globaltimurnn.com: Keagamaan
Deskripsi gambar
Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 September 2026

91 Tahun GPM: Merawat Iman, Menghidupkan Persaudaraan, dan Terus Melayani

September 06, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Pagi Minggu, 6 September 2026, menjadi salah satu momentum penting bagi keluarga besar Gereja Protestan Maluku (GPM). Di tengah perjalanan panjang pelayanan yang telah berlangsung selama 91 tahun, warga GPM di Maluku kembali berhimpun dalam satu semangat, bersyukur, melayani, dan terus menghadirkan kasih Tuhan di tengah kehidupan masyarakat.


Usia 91 tahun bukan sekadar angka. Ia menjadi penanda perjalanan panjang sebuah gereja yang tumbuh bersama umat, melewati berbagai perubahan zaman, menghadapi tantangan, sekaligus terus berusaha menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan gerejawi dan sosial.


Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 GPM dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026. Ibadah Syukur berlangsung serentak mulai pukul 09.00 WIT di seluruh jemaat dan wilayah pelayanan GPM di Provinsi Maluku. 


Dari gereja-gereja di pelosok hingga pusat pelayanan, suasana syukur menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh warga GPM dalam satu perayaan.


Setelah ibadah syukur, rangkaian perayaan dilanjutkan dengan resepsi bersama yang dipusatkan di Baileo Oikumene pada malam hari, Kota Ambon.


Namun, perayaan tahun ini tidak hanya berbicara tentang kemeriahan. Di balik perayaan HUT ke-91, terselip pesan kuat tentang pentingnya menghargai mereka yang selama ini bekerja dalam senyap untuk menjaga kehidupan pelayanan gereja.


Salah satunya diwujudkan melalui pemberian bantuan sosial atau diakonal kepada 194 Tuagama, para pelayan pembantu ibadah dari berbagai klasis.


Bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kesetiaan mereka dalam menjalankan pelayanan. Mereka mungkin tidak selalu berada di pusat perhatian, tetapi kehadiran dan pengabdian mereka menjadi bagian penting dalam kehidupan jemaat.


Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi dan Nasional (HBGN) Sinode GPM, Benhur G. Watubun, dalam laporan panitia menegaskan bahwa perayaan HUT ke-91 GPM harus menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang pelayanan gereja sekaligus memperbarui komitmen dalam menjalankan panggilan pelayanan.


Menurutnya, selama 91 tahun GPM terus hadir dalam kehidupan umat dan masyarakat. Gereja tidak hanya menjalankan tugas keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam berbagai persoalan sosial dan kehidupan masyarakat.


Perjalanan GPM hingga memasuki usia ke-91 tahun juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai bentuk pelayanan yang telah dilakukan.


Tema yang diangkat dalam perayaan HUT ke-91 GPM menempatkan rasa syukur dan ketekunan dalam berbuat baik sebagai bagian penting dari panggilan gereja.


Pesan tersebut mengingatkan bahwa gereja tidak cukup hanya merayakan perjalanan sejarahnya. Lebih dari itu, gereja ditantang untuk terus menghadirkan manfaat bagi umat dan masyarakat.


Bagi panitia, perayaan HUT ke-91 menjadi momentum untuk memperkuat iman dan spiritualitas warga gereja, meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas partisipasi warga dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai basis kehidupan iman.


Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, keluarga juga dipandang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menjaga kehidupan iman warga gereja.


Karena itu, semangat pelayanan tidak berhenti di dalam gedung gereja. Ia diharapkan hadir di tengah keluarga, lingkungan sosial, serta berbagai ruang kehidupan masyarakat.


Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai rangkaian menuju puncak perayaan. Dimulai dari Launching Logo HUT ke-91 GPM, yang kemudian menjadi simbol dalam berbagai kegiatan di tingkat sinode, klasis hingga jemaat.


Kemudian dilanjutkan dengan Pencerahan HUT ke-91 GPM yang dilaksanakan di sejumlah klasis dan jemaat. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman warga gereja terhadap tema serta makna perayaan.


Ada pula Pekan Bina Keluarga GPM yang berlangsung 30 Agustus hingga 7 September 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat keluarga sebagai fondasi kehidupan iman sekaligus tempat pertama pembentukan karakter.


Generasi muda juga mendapatkan ruang melalui berbagai Kegiatan Kreatif GPM. Seni dan kreativitas menjadi sarana bagi warga gereja untuk mengekspresikan talenta sekaligus mempererat kebersamaan.


Sementara itu, kegiatan Jumat GPM dilaksanakan secara serentak di jemaat-jemaat sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-91.


Seluruh kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perayaan ulang tahun GPM bukan sekadar seremoni tahunan. Di dalamnya terdapat upaya untuk membangun kebersamaan, memperkuat iman, memberdayakan warga, sekaligus menjaga semangat pelayanan lintas generasi.


Di antara banyak pesan yang muncul dalam perayaan HUT ke-91 GPM, penghargaan kepada para pekerja gereja menjadi salah satu bagian yang paling manusiawi.


Benhur G. Watubun menyampaikan apresiasi kepada para pekerja GPM yang selama ini menjalankan tugas pelayanan dengan kesetiaan.


Mereka memberikan waktu, tenaga, pikiran bahkan perhatian untuk memastikan pelayanan gereja terus berjalan.


Tidak semuanya terlihat, Tidak semuanya disebutkan, Namun, setiap bentuk pengabdian memiliki arti bagi keberlangsungan pelayanan GPM.


Semangat inilah yang kemudian diterjemahkan dalam pemberian bantuan diakonal kepada 194 Tuagama dari berbagai klasis.


Bantuan tersebut bukan hanya mengenai sembako. Lebih jauh, ia menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dalam kesederhanaan tetap memiliki tempat dan penghargaan dalam kehidupan gereja.


Memasuki usia 91 tahun, GPM berada pada titik untuk tidak hanya mengenang perjalanan masa lalu, tetapi juga menatap masa depan.

Tantangan kehidupan umat terus berubah. Persoalan keluarga, generasi muda, kehidupan sosial, ekonomi, hingga perkembangan teknologi menjadi bagian dari realitas yang harus dihadapi bersama.


Karena itu, semangat HUT ke-91 GPM diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian acara selesai.


Syukur harus diterjemahkan menjadi pelayanan. Iman harus diwujudkan dalam tindakan. Dan persaudaraan harus terus dirawat dalam kehidupan bersama.


Di usia 91 tahun, GPM kembali diingatkan bahwa gereja bukan hanya tentang bangunan, organisasi atau sejarah panjang.


Gereja adalah tentang manusia yang melayani, keluarga yang bertumbuh, jemaat yang saling menopang, dan kasih yang terus dihadirkan di tengah masyarakat.


Dari Maluku hingga Maluku Utara, perayaan HUT ke-91 menjadi satu pesan bersama: perjalanan panjang harus disyukuri, pelayanan harus diteruskan, dan kebaikan harus terus dikerjakan.


"Selamat HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku, Terus bertumbuh dalam iman, kuat dalam persaudaraan, dan setia dalam pelayanan." (Za)

Selengkapnya

Sabtu, 05 September 2026

Maulid Nabi di Langgur: Ketika Teladan Rasulullah Bertemu dengan Semangat Ain Ni Ain

September 05, 2026


Langgur
, Globaltimurnn.com — Lantunan ayat suci Al-Qur’an perlahan memenuhi ruang Masjid Agung Raudha, Langgur. Suasana Jumat itu terasa berbeda. Wajah-wajah jamaah tertunduk khusyuk, sementara gema ayat suci menjadi pembuka sebuah peringatan yang bukan sekadar mengenang kelahiran seorang manusia agung, tetapi juga menghidupkan kembali pesan tentang persaudaraan dan perdamaian.


Di masjid yang menjadi salah satu pusat kehidupan keagamaan masyarakat Maluku Tenggara itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (04/09/2027).


Tema yang diusung pun terasa dekat dengan denyut kehidupan masyarakat setempat: “Rasulullah SAW Teladan Kita, Ain Ni Ain Pererat Kita, Persaudaraan dan Perdamaian Kekuatan Maluku Tenggara.”


Tema itu seolah menjadi jembatan antara keteladanan Rasulullah SAW dengan nilai luhur yang telah lama hidup di tengah masyarakat Maluku Tenggara Ain Ni Ain, sebuah filosofi tentang persaudaraan, kebersamaan dan kehidupan dalam ikatan saling menghargai.


Rangkaian kegiatan dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan Qori Abdulwahab Rumaf.


Suara merdu sang qori mengawali perjalanan spiritual para jamaah yang hadir. Perlahan, suasana masjid semakin khidmat.


Nuansa kecintaan kepada Rasulullah SAW kemudian semakin terasa ketika ibu-ibu Majelis Raudha membawakan marhaban massal.


Lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema di dalam masjid. Bagi jamaah, marhaban bukan sekadar bagian dari rangkaian acara, melainkan ekspresi kecintaan kepada sosok Rasulullah SAW yang sepanjang hidupnya mengajarkan kasih sayang, persaudaraan dan penghormatan terhadap sesama, Di tengah suasana itulah pesan utama Maulid mulai menemukan ruangnya.


Puncak peringatan diisi dengan penyampaian hikmah oleh Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., Ketua Yayasan Ar Rahmah Ambon, yang secara khusus hadir dalam kegiatan tersebut.


Di hadapan jamaah, Habib Rifqi mengajak umat untuk tidak menjadikan Maulid sekadar sebagai momentum seremonial tahunan.


Kelahiran Rasulullah SAW, menurut pesan yang disampaikannya, harus menjadi pintu untuk kembali melihat bagaimana Nabi Muhammad SAW menjalani kehidupan dan membangun hubungan dengan manusia.


Rasulullah bukan hanya menjadi teladan dalam ibadah, tetapi juga dalam cara memperlakukan orang lain.


Dalam kehidupan bermasyarakat, kedamaian harus dijaga. Persaudaraan harus diperkuat. Dan segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan perpecahan harus dihindari.


Pesan tersebut menemukan relevansinya dengan kehidupan masyarakat Maluku Tenggara yang memiliki kekayaan tradisi kebersamaan melalui nilai Ain Ni Ain.


Ain Ni Ain bukan sekadar ungkapan, Ia merupakan semangat untuk melihat orang lain sebagai bagian dari kehidupan bersama.


Dalam nilai itu, perbedaan tidak semestinya menjadi alasan untuk menjauh. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika setiap orang mampu saling menghormati dan saling menjaga.


Di tengah kehidupan masyarakat yang terus bergerak dan menghadapi berbagai perubahan, pesan tentang persaudaraan menjadi semakin penting.


Ia tumbuh dari kebiasaan sederhana, saling menyapa, saling membantu, menghormati perbedaan, menjaga ucapan dan tidak mudah terprovokasi oleh sesuatu yang dapat memecah hubungan antarsesama, Nilai-nilai tersebut sejatinya telah lama diajarkan Rasulullah SAW.


Kasih sayang, keadilan, kepedulian dan persaudaraan menjadi bagian dari keteladanan Nabi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Karena itu, Maulid Nabi di Masjid Agung Raudha seakan mengingatkan kembali bahwa mencintai Rasulullah bukan hanya dengan memperbanyak pujian kepadanya, tetapi juga dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan nyata, Peringatan Maulid kemudian tidak berhenti pada ceramah dan rangkaian ibadah.


Ada pesan lain yang juga ingin dihidupkan: bahwa kecintaan kepada Rasulullah harus melahirkan kepedulian terhadap sesama.


Sebab Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk tidak hanya dekat kepada Allah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan orang lain.


Jumat itu, Masjid Agung Raudha bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya sebuah peringatan keagamaan.


Ia menjadi ruang untuk kembali mengingat siapa yang menjadi teladan dan nilai apa yang perlu dijaga.


Dari Langgur, pesan Maulid Nabi tahun ini terasa sederhana, namun dalam meneladani Rasulullah SAW, merawat Ain Ni Ain, mempererat persaudaraan dan menjaga perdamaian.


Sebab kekuatan Maluku Tenggara bukan hanya terletak pada kekayaan alam dan budayanya, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya untuk hidup bersama.


Dan selama nilai persaudaraan itu terus dirawat, pesan Rasulullah tentang kasih sayang dan perdamaian akan tetap menemukan tempatnya, bukan hanya di dalam masjid, tetapi juga di rumah, di kampung, di ruang-ruang publik dan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. (Za)

Selengkapnya

Senin, 31 Agustus 2026

Merasa dikecewakan oleh Panitia LASQI Kota Ambon, Habib Rifqi : Jangan Permainkan Ulama dan Tokoh Agama

Agustus 31, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Ketua Yayasan Ar Rahmah Ambon, Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak yang disebut terlibat dalam panitia Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon terkait konsep kegiatan keagamaan yang sebelumnya dibahas bersama dirinya.


Habib Rifqi mengaku kecewa karena setelah dimintai masukan mengenai konsep kegiatan “Ambon Bershalawat”, tidak ada lagi komunikasi maupun penjelasan terkait tindak lanjut gagasan yang telah disampaikannya.


Menurutnya, pada 14 Agustus 2026, dirinya bertemu dengan sejumlah pihak dan menjelaskan konsep kegiatan yang mencakup pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, hadrah Al-Banjari hingga ceramah agama.


“Saya sudah menjelaskan konsepnya. Ada pembacaan Maulid, hadrah Al-Banjari, kemudian ceramah. Saya sudah memberikan ide dan bahan, tetapi setelah itu tidak ada penjelasan kepada saya,” ujar Habib Rifqi.


Ia menegaskan, dirinya tidak mempersoalkan apabila gagasan tersebut dikembangkan atau digunakan pihak lain. Namun, menurutnya, etika komunikasi dan sikap menghargai terhadap orang yang sejak awal dimintai masukan tetap harus dijaga.


“Apa karena kita bukan orang pemerintah, bukan orang kaya, bukan orang pejabat? Lantas kami ini ulama dan tokoh agama dipermainkan segitunya?” tegasnya.


Habib Rifqi juga mengaku telah beberapa kali berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan kegiatan tersebut, termasuk seseorang bernama Ari Namun, ia menyebut komunikasi tersebut tidak berujung pada kepastian.


Kondisi itu membuat Habib Rifqi mempertanyakan proses penyusunan konsep kegiatan di tubuh LASQI Kota Ambon.


“Apakah LASQI Ambon miskin konsep sehingga harus mencari tahu dari orang yang mengerti, kemudian konsepnya diambil begitu saja? Kalau memang begitu, bagaimana kalian bisa maju dengan cara seperti ini?” katanya.


Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka dan baik-baik. Habib Rifqi juga meminta pihak yang merasa berkaitan memberikan penjelasan dan, apabila terdapat kekeliruan, menyampaikan permintaan maaf.


“Jangan permainkan kami, mana etika dan moral kalian. Ini bukan hanya soal konsep, tetapi soal bagaimana ulama dan tokoh agama dihargai,” pungkasnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026

Bersama Pangdam XV/Pattimura Dan Ketua Sinode GPM, Gubernur Maluku Resmikan Gedung Gereja Getsemani Piru

Agustus 30, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kemegahan dan rasa haru mewarnai peresmian serta pentahbisan Gedung Gereja Jemaat GPM Getsemani yang terletak di Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Minggu (30/8/2026).


Rangkaian acara yang dimulai pukul 11.15 WIT tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, pimpinan TNI/Polri, tokoh agama, hingga ratusan warga jemaat yang antusias menyaksikan momen bersejarah ini.


Kehadiran Jajaran Pimpinan Daerah dan Forkopimda, Rombongan Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han, tiba di lokasi disambut langsung oleh pejabat daerah dan jajaran Kodim 1513/SBB. 


Turut mendampingi Pangdam di antaranya Kapoksahli XV/PTM Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Rafles Manurung, Waasinteldam XV/Ptm Letkol Inf. Rudolf Paulus, serta Dantim Intelrem 151/Bny Mayor Inf. Abd. Wahab Tuahena. 


Penjemputan turut dihadiri Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda, Danpom Masohi Letkol Cpm Faisal, Danramil 1513-03/Kairatu Kpt Inf Tupamahu, dan Pasi Intel Kodim 1513/SBB Kpt Inf Agung Prabowo.


Selain jajaran TNI, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., didampingi Ibu, Ketua Sinode GPM Maluku Pdt. S. I. Sapulette, M.Si., Ketua Klasis Seram Barat Pdt. Heinart Talarima, M.Th., Kalapas Kelas IIB SBB Hery Kusbandono, Wakapolres SBB Kompol Pieter Fredy Matahelumual, Kepala Desa Piru O. Manupassa, serta Majelis Jemaat dan sekitar 500 tamu undangan.


Prosesi Pentahbisan dan Penyerahan Kunci Prosesi diawali dengan laporan dari Panitia Pembangunan, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pentahbisan. 


Momen simbolis peralihan dan penyerahan tanggung jawab pelayanan ditandai dengan penyerahan kunci dari Ketua MPH Sinode GPM kepada Ketua MPK Seram Barat, yang kemudian diteruskan kepada Ketua Majelis Jemaat GPM Getsemani.


Ketua Sinode GPM, Pdt. S. I. Sapulette, M.Si., dalam arahannya menekankan pentingnya pembinaan mental dan spiritual jemaat agar sejalan dengan megahnya bangunan fisik gereja yang baru ditahbiskan tersebut.


Pesan Toleransi dan Sinergi dari Pangdam XV/Pattimura Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa kehadirannya merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung pembangunan rohani serta menjaga toleransi di wilayah Maluku dan Maluku Utara.


"Gereja bukan sekadar bangunan fisik, Gedung Gereja GPM Getsemani ini adalah rumah doa, tempat persekutuan, pendidikan iman, dan pusat kegiatan sosial. 


Sejalan dengan semangat Kodam XV/Pattimura 'Saka Mese Nusa, Satu Hati Membangun Negeri', mari kita jaga persatuan, gotong royong, dan jadikan gereja ini tempat pembinaan generasi muda serta perekat persatuan di Desa Piru," ujar Pangdam.


Pangdam juga mengapresiasi kebersamaan Jemaat GPM Getsemani yang selama ini aktif menjadi mitra TNI, termasuk dalam aksi kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan bersama Babinsa Koramil Piru.


Sementara itu, dalam sambutan-nya, Gubernur Maluku menyampaikan" 11 Tahun Perjuangan Iman dan Seruan Menjaga Alam. 


Selain itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan gereja yang memakan waktu perjuangan selama 11 tahun sejak 5 Agustus 2015.


Gubernur menggarisbawahi bahwa gereja ini berdiri di atas tanah milik TNI AD, yang menjadi bukti nyata sinergi, toleransi, dan persatuan anak bangsa tanpa membeda-bedakan kelompok.


"Nama Getsemani mengajarkan kita tentang iman yang berdoa dan berjuang, tetap percaya meski berat dan tidak menyerah dalam ujian. 


Lewat semangat 'Par Maluku Pung Bae', mari kita jaga persaudaraan satu di Bumi Saka Mese Nusa. Makin indah gedung gereja ini, harus makin erat pula persekutuan kita," tutur Gubernur.


Tak hanya soal pembinaan moral dan rohani, Gubernur Hendrik Lewerissa juga memberikan imbauan penting terkait kelestarian lingkungan. Beliau mengingatkan warga untuk tidak membakar hutan atau lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. 



Jika melihat titik api, warga diminta segera melapor kepada aparat TNI/Polri demi menjaga keamanan dan kelestarian daerah.


Rangkaian acara diakhiri dengan doa syukur bersama, Seluruh prosesi peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja GPM Getsemani Desa Piru berakhir pada pukul 13.30 WIT dalam suasana yang aman, khidmat, dan lancar. (Yan)

Selengkapnya

Sabtu, 15 Agustus 2026

SMTPI Jemaat GPM Kamarian Menggelar Kegiatan Sentuhan Merah Putih

Agustus 15, 2026


Kamarian
, globaltimurnn.com - Semangat Nasionalisme Mewarnai Suasana Di jemaat GPM Kamarian Dalam Memperingati Hari Kemerdekaan Repoblik Indonesia Yang Jatuh pada Besok Senin 17 Agustus 2026 Dengan Indonesia Berusia 81 Tahun. 


Hari Ini Anak-anak Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil SMTPI Menggelar Kegiatan Bertajuk Sentuhan Merah Putih Kegiatan Ini Merupakan Partisipasi Anak-anak Dalam Memperingati Hari Ulang Tahun HUT Kemerdekaan Repoblik Indonesia Ke 81 Tahun. 


Suasana Meriah Merayakan Dalam Gedung Gereja Karmel Jemaat GPM Kamarian Dengan Kostum Merah Putih Tampil Penuh Antusias Dalam Lagu Yang Di Bawahkan Dalam Sukacita Bersama Oleh Anak-Anak SMPTI Jemaat GPM Kamarian. 


Setiap Bendera Merah Putih Yang Juga Ikut Di Angkat Dan Juga Lagu-Lagu Kebangsaan Yang juga Di Putarkan Dalam Ibada Sentuhan Merah Putih Saat Ini. 


Setiap Ibu Pengasuh Dan Juga Anak-anak SMTPI Ikut Dalam Kegembiraan Dalam Menyongsong HUT Kemerdekaan Repoblik Indonesia Ke 81 Tahun Saat Ini. 


Ibadah Yang Berlansung Dalam Sykukuran Saat Ini Yang Iayani Oleh Pendeta Ibu Elka Amanupunyo Telusa S.Si Dalam Hotnya Amanupunyo Menyampaikan Semarak Kemerdekaan Yang Di Rasakan Oleh Kita Sebagai Bangsa Dan Warga Negara Yang Mencintai Negara dan Bangsa. 


Amanupunyo mengajak marilah Kita Sebagai Anak- Anak Penerus Bangsa Ini Selalu mencintai Dan Akang selalu Menghargai Bangsa Indonesia Yang Kita Cinta Bersama Ini. 


Setiap anak-anak Dengan Semangat Sekali Dalam Membawahkan Setiap lagu Pujian Kebangsaan Dalam Momentum Sentuhan Merah Putih Saat Ini. (Ogen) 

Selengkapnya

Rabu, 24 Juni 2026

Kolaborasi Kemenag SBB, DWP Kemenag SBB dan Baznas SBB, Rayakan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas

Juni 24, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Dalam rangka merayakan 10 Muharram, Baznas SBB, DWP Kemenag SBB dan kantor kementerian SBB, berkolaborasi menggelar kegiatan perayaan 10 muharram, yang tepatnya dilaksanakan pada sekolah Madrasah Aliyah Al Ikhlas Kairatu, pukul 10 : 30 Wit, hingga berakhir pukul 12 : 00 Wit siang tadi. Kamis 25/06/2026


Dari informasi yang diterima media ini, Baznas SBB, DWP Kemenag dan kantor Kementerian Agama melaksanakan kegiatan tersebut dalam rangka perayaan Yatim dan penyandang disabilitas. 


Kegiatan ini merupakan Kolaborasi dari Kantor Kementerian Agama Agama Kab SBB, DWP Kemenag SBB dan Baznas SBB. 


Kegiatan ini merupakan Agenda Rutin Tahunan yang dilakukan bersama dan berpindah lokasi dalam wilayah Kabupaten SBB.


Hadir dalam Kegiatan tersebut yakni" Ka Kemenag SBB H. Djafar Tunny SAg, Ka.KTU SBB H. Amin, Kasi Bimas H. Iksan Narahaubun, Ketua DWP Kemenag SBB Hj Ida Pattimura, serta Pimpinan Baznas SBB diwakili oleh Fathin Tuasamu. 


Selain itu Undangan lain berasal dari Pengurus DWP Kemenag SBB, KUA Kairatu, Kepala - kepala Madrasah di Kecamatan Kairatu, serta Anak Siswa-siswi Penerima Bantuan yang berasal dari beberapa Sekolah Madrasah di bawah lingkup Kemenag SBB. 


Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh H. Iksan Narahaubun, menyampaikan bahwa" Kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas merupakan Agenda rutin tahunan


Agenda ini melibatkan Kemenag SBB, DWP Kemenag SBB serta Baznas SBB berupa pembagian Paket bantuan kepada Siswa-siswi Yatim dan Miskin serta Penyandang Disabilitas. 


Fathin Tuasamu yang mewakili Baznas SBB, dalam sambutan-nya menyampaikan Apresiasi dan Terima kasih kepada Panitia Kegiatan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, dan selalu melibatkan Baznas SBB untuk berkolaborasi. 


Bagi Baznas SBB hal ini sangat penting untuk dilaksanakan secara rutin setiap tahun karena merupakan Agenda yang sesuai dengan program kerja dari Baznas SBB. Ucap Tuasamu


Tentu saja sangat bermanfaat bagi Kaum Dhuafa khusus-nya Anak yatim dan Disabilitas. Tuturnya


Selain itu" Ka Kemenag SBB dalamm sambutan-nya menyampaikan terimakasih kepada Panitia kegiatan sehingga Agenda ini tetap berjalan dan mengapresiasi kehadiran Baznas SBB yang selalu terlibat aktif dalam setiap momen berbagi dalam lingkup kegiatan Kemenag SBB. Ucapnya


Semoga kegiatan tetap berlanjut dan makin bermanfaat bagi penerima bantuan. 


Kami berharap sedikit Santunan yang diberikan dapat memotivasi Ade - ade siswa-siswi untuk lebih giat belajar dan menjadi generasi yang sukses ke depan. 


Kegiatan diakhiri denga Pembagian Bingkisan berupa Alat Tulis untuk 150 siswa-siswi penerima bantuan, sebanyak 150 paket. (Rdks) 

Selengkapnya

Senin, 22 Juni 2026

Gubernur Maluku Buka MTQ XXXI Tingkat Provinsi, Dorong Lahirnya Generasi Qur'ani Berakhlak dan Berdaya Saing

Juni 22, 2026


AMBON
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon. Pembukaan MTQ ditandai dengan pernyataan resmi Gubernur yang mengharapkan ajang tersebut menjadi sarana membangun generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, harmonis, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan daerah. Senin (22/6/2026)


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa MTQ memiliki peran strategis dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur'an, tetapi juga wahana pembentukan karakter dan peradaban bangsa.


"Pelaksanaan event-event keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Qur'an mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa. Karena masalah moral akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini," ujar Lewerissa.


Ia menjelaskan, pelaksanaan MTQ harus mampu melampaui aspek seremonial dan meninggalkan jejak peradaban melalui perubahan pola pikir, karakter, dan perilaku masyarakat ke arah yang lebih terbuka, damai, serta menghargai keberagaman.


Menurut Gubernur, nilai-nilai Al-Qur'an yang dilombakan dalam berbagai cabang MTQ harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkeadaban.


"Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia selain dilombakan melalui MTQ ini, sejatinya nilai-nilai Al-Qur'an juga harus dihidupkan dan dilombakan di dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menabur kebaikan kepada semesta," katanya.


Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus menjaga persatuan, persaudaraan, dan kedamaian sebagai fondasi pembangunan daerah.


"Dalam konteks ini beta ingin mengajak katong samua untuk menjadikan Maluku sebagai daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermartabat. Maluku yang aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi kebiasaan dan karakter bagi semua warga masyarakat," tegasnya.


Tema MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, yaitu "Mewujudkan Generasi Qur'ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae", dinilai sejalan dengan upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan spiritual.


Gubernur juga mengingatkan pentingnya mewariskan nilai-nilai positif kepada generasi penerus sebagai bekal membangun masa depan Maluku yang lebih baik.


"Janganlah kita wariskan cerita-cerita kelam, kebencian, dan kenestapaan kepada anak cucu kita, tetapi mari kita wariskan cerita-cerita sukses, cerita kemajuan, cerita damai, dan indahnya kebersamaan," pesannya.


Lebih lanjut, Lewerissa berharap MTQ dapat melahirkan generasi Qur'ani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Maluku yang maju dan berkeadaban.


"Semoga dengan MTQ ini dapat melahirkan generasi Qur'ani, yaitu generasi yang punya kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual sebagai modal untuk membangun Maluku yang lebih maju dan berkeadaban," harapnya.


MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang dipusatkan di Kota Ambon diikuti sebanyak 369 peserta dari 11 kabupaten/kota se-Maluku yang akan berkompetisi pada delapan cabang lomba, diantaranya Cabang Seni Baca Al-Qur'an, Cabang Qiroah Al-Qur'an, Cabang Hafalan Al-Qur'an, Cabang Tafsir Al-Qur'an, Cabang Fahmil Al-Qur'an, Cabang Syahril Al-Qur'an, Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur'an, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Maluku pada MTQ tingkat nasional yang akan berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Bulan September.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, para Bupati dan Walikota se-Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Selasa, 16 Juni 2026

Pawai Obor 1 Muharram, Danlanal Tual Berbaur Bersama Masyarakat Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Juni 16, 2026


Tual
, globaltimurnn.com - Semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Tual. Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tual, Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo, turut membaur bersama masyarakat dalam pawai obor yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Senin malam (15/6/2026).


‎Mengenakan busana muslim, Danlanal Tual bersama seluruh prajurit Lanal Tual berjalan kaki menyusuri rute pawai bersama ratusan warga.


Cahaya obor yang menerangi jalan-jalan kota menjadi simbol semangat hijrah, persatuan, serta harapan baru dalam menyongsong tahun Islam yang baru.


‎Kehadiran prajurit TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga memperlihatkan eratnya hubungan antara aparat negara dan warga.


Momentum tersebut menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, melainkan juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat.


‎“Cahaya obor ini adalah simbol semangat baru dan persatuan. Kami ingin Lanal Tual selalu hadir dan menyatu dalam setiap momen spiritual dan kultural masyarakat,” ujar Kolonel Andik di sela-sela kegiatan.


Usai pawai obor, rangkaian peringatan Tahun Baru Islam dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Muhajirin yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual.


Suasana khusyuk menyelimuti masjid ketika prajurit Lanal Tual dan masyarakat bersama-sama melantunkan dzikir, doa akhir tahun, serta doa awal tahun.


Lantunan kalimat-kalimat thayyibah menggema sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara senantiasa diberkahi keamanan, kedamaian, dan kemajuan.


‎Kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga, tokoh agama, dan unsur TNI di wilayah kepulauan Kei. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam pawai obor hingga doa bersama menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.


‎Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual, tetapi juga mempertegas komitmen bersama untuk merawat persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun masa depan daerah yang lebih baik. (Rdks) 

Selengkapnya

Minggu, 14 Juni 2026

Jamaah Haji Asal Ambon Dipulangkan Lebih Awal karena Faktor Kesehatan, Keluarga Sampaikan Apresiasi kepada Pemerintah, Kemen Haji dan PPIH Maluku

Juni 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Salah satu jemaah haji asal Kota Ambon, Provinsi Maluku, atas nama Zulaiha Tuasikal, dipulangkan lebih awal ke Tanah Air melalui mekanisme tanazul karena pertimbangan kondisi kesehatan.

 Alhamdulillah, jemaah yang tergabung dalam Kloter 24 Embarkasi Ujung Pandang (UPG-24) tersebut telah tiba dengan selamat di Ambon pada Minggu (14/6/2026) dan diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, menjelaskan bahwa Zulaiha Tuasikal semula tergabung dalam Kloter 24 asal Provinsi Maluku. Namun, setelah melalui pertimbangan dan penanganan sesuai prosedur, yang bersangkutan ditanazulkan ke Kloter 15 Embarkasi Ujung Pandang agar dapat dipulangkan lebih awal.


"Jemaah atas nama Ibu Zulaiha Tuasikal yang semula berada pada Kloter UPG-24 asal Provinsi Maluku, karena kondisi kesehatan ditanazulkan ke Kloter 15 Embarkasi Ujung Pandang. Yang bersangkutan telah dipulangkan dan tiba di Tanah Air pada tanggal 12 Juni 2026," ujar Djumadi.


Ia menambahkan, setelah menjalani proses perjalanan dan pemantauan kesehatan, jemaah tersebut akhirnya tiba di Ambon pada 14 Juni 2026 dan langsung diterima oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Maluku sebelum diserahterimakan kepada keluarga.


"Alhamdulillah, hari ini yang bersangkutan telah tiba di Ambon, diterima oleh PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat," tambahnya.


Pada kesempatan yang sama Adik Kandung ibu Zulaiha, Hadidjah Latupono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mengawal proses pemulangan jemaah sejak di Arab Saudi hingga tiba di Maluku.


"Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, serta Panitia Haji yang telah memberikan perhatian dan langkah cepat dalam mengawal proses tanazul Ibu Zulaiha Tuasikal mulai dari Makkah hingga kembali ke Tanah Air," ungkapnya melalui sambungan telepon.


Menurutnya, komunikasi yang baik dan respons cepat dari petugas memberikan ketenangan bagi keluarga selama proses pemulangan berlangsung. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Maluku, Kasrul Selang, beserta seluruh jajaran yang dinilai penuh tanggung jawab dalam mendampingi proses tersebut.


"Kami merasa tenang karena selalu mendapatkan informasi yang jelas. Kepedulian dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh panitia sangat membantu keluarga. Untuk itu kami menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh pihak yang terlibat," ujarnya.


Keluarga juga berharap pelayanan dan pendampingan kepada jemaah haji, khususnya yang mengalami kondisi khusus atau membutuhkan penanganan kesehatan, dapat terus ditingkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.


"Harapan kami, pelayanan yang baik seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. Semoga penyelenggaraan haji ke depan semakin baik dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh jemaah," tutup Hadidjah.


Pemulangan lebih awal melalui mekanisme tanazul merupakan salah satu bentuk layanan yang diberikan kepada jemaah dengan kebutuhan khusus, termasuk pertimbangan kesehatan, guna memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan ibadah haji hingga kembali ke daerah asal. (Rdks) 

Selengkapnya

Senin, 08 Juni 2026

Seorang Jamaah Haji Dipulangkan Lebih Awal, Gubernur Maluku : Semoga Menjadi Hajah Yang Mabrurah

Juni 08, 2026

Foto : Seorang Jamaah Haji Dipulangkan Lebih Awal, Gubernur Maluku : Semoga Menjadi Hajah Yang Mabrurah

Ambon
, globaltimurnn.com – Seorang jemaah haji asal Kota Ambon, Provinsi Maluku, Hj. Halidja Holle (72 tahun), dengan Nomor Porsi 2500013702, Rombongan 2 Regu 5 Kloter UPG 24 yang dititipkan pada Kloter UPG 9, telah tiba dengan selamat di Maluku setelah menjalani proses tanazul (pemulangan lebih awal) dari Arab Saudi.


Hj. Halidja Holle dipulangkan lebih awal sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kondisi kesehatannya. Sejak tiba di Kota Makkah, yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan berupa batuk berkepanjangan yang diduga dipengaruhi oleh suhu kamar yang cukup dingin. Kondisi tersebut kemudian disertai sesak napas sehingga dilakukan pemindahan kamar guna membantu proses pemulihan.


Setelah dilakukan penyesuaian tempat tinggal, kondisi batuk yang dialami berangsur membaik dan sesak napas sempat berkurang. Namun demikian, tim kesehatan haji tetap melakukan pemantauan intensif dan merujuk Hj. Halidja ke Rumah Sakit Mina Al-Wadi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Mina Al-Wadi, Hj. Halidja kemudian mendapatkan perawatan lanjutan dan observasi kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Hingga proses tanazul dilaksanakan, yang bersangkutan masih mengalami sesak napas dan harus beristirahat dalam posisi setengah duduk untuk membantu pernapasan.


Meski demikian, Hj. Halidja menyampaikan rasa syukurnya karena kondisi kesehatannya berangsur membaik setelah melaksanakan Tawaf Wada. Ia mengaku keluhan sesak napas yang dirasakan selama ini mulai berkurang setelah menyelesaikan rangkaian ibadah tersebut.


Demi menghindari risiko kesehatan yang lebih serius dan berdasarkan pertimbangan medis, Hj. Halidja Holle dipulangkan lebih awal dari Arab Saudi pada 4 Juni 2026. Setelah melalui proses perjalanan yang aman dan lancar, beliau akhirnya tiba di Maluku pada 9 Juni 2026 dalam keadaan selamat.


Gubernur Maluku menyampaikan rasa syukur atas kepulangan Hj. Halidja Holle dan mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT.


“Alhamdulillah, Ibu Hj. Halidja Holle telah tiba kembali di Maluku dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Gubernur Maluku.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), petugas pendamping, serta tim kesehatan haji terus mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci maupun menjelang kepulangan ke daerah asal.


Jemaah diharapkan segera melaporkan setiap keluhan kesehatan kepada petugas agar dapat memperoleh penanganan secara cepat, tepat, dan optimal, sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar.


Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, pendamping ibadah, serta keluarga jemaah yang terus memberikan dukungan selama proses pelayanan dan pemulangan jemaah haji asal Maluku. (Tim) 

Selengkapnya

Jelang Pemulangan Jemaah Haji, Satu Jemaah Kloter 24 asal Maluku Wafat di Makkah, Gubernur : Insha Allah, Husnul Khatimah.

Juni 08, 2026

Foto : Jelang Pemulangan Jemaah Haji, Satu Jemaah Kloter 24 asal Maluku Wafat di Makkah, Gubernur : Insha Allah, Husnul Khatimah. 

Ambon
, globaltimurnn.com — Menjelang proses pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci, kabar duka kembali menyelimuti keluarga jemaah haji serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Maluku. Salah satu jemaah haji asal Maluku yang tergabung dalam Kloter 24 dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi, Kamis (4/6/2026).


Jemaah yang wafat atas nama Hj.Darmi Hukom binti Abd Wahab Hukom (73 tahun), tergabung dalam Kloter 24, Rombongan 9. Almarhumah menghembuskan napas terakhir di King Faisal Hospital, Makkah, pada pukul 22.48 Waktu Arab Saudi (WAS).


Sebelum wafat, almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan haji. Karena kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut, almarhumah kemudian dirujuk ke King Faisal Hospital hingga akhirnya meninggal dunia dalam perawatan.


Atas peristiwa tersebut, Gubernur Maluku selaku Koordinator Haji Daerah Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.


"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh masyarakat Maluku, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj. Darmi Hukom di Tanah Suci. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Gubernur.


Gubernur juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.


"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir dan batin serta kesabaran dalam menerima takdir Allah SWT," tambahnya.


Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, Kasrul Selang, turut menyampaikan duka cita atas berpulangnya almarhumah.


"Kami keluarga besar PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj. Darmi Hukom. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan magfirah-Nya serta menempatkan almarhumah di tempat yang mulia di sisi-Nya," ungkap Kasrul.


Menurutnya, kepergian almarhumah tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku yang selama ini mendampingi proses penyelenggaraan ibadah haji.


"Duka ini bukan hanya duka keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi duka kita bersama. Kami turut merasakan kehilangan dan terus mendoakan agar almarhumah memperoleh husnul khatimah," tuturnya. 


PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi terkait proses pemulasaraan dan pemakaman almarhumah sesuai ketentuan yang berlaku di Tanah Suci.  (Rdks) 

Selengkapnya

Jumat, 08 Mei 2026

Parang Berubah Menjadi Air Kelapa Muda Yang Sejuk, Mujizat Tuhan Nyata Di Desa Murnaten

Mei 08, 2026

Foto : Parang Berubah Menjadi Air Kelapa Muda Yang Sejuk, Mujizat Tuhan Nyata Di Desa Murnaten

Murnaten
, Globaltimurnn.com - Ketika Tanggal 5 Mei 2026, terdengar suara menantang, saat jemaat GMAHK di Desa Murnaten bersiap mengadakan acara pengorganisasian Gereja jemaat Advent Elim Murnaten. 


Tidak hanya hari itu, Namun malam sebelum acara, tenda telah dirusak oleh sekelompok orang dari Desa, dijatuhkan ke tanah. 


Pagi harinya, di hari saat mana acara akan segera berlansung, pemandangan mengerikan kehadiran semua yang datang hendak mengikuti acara, kurang lebih Sekitar 100 orang berkumpul di depan gereja, membawa parang dan senjata tajam lainnya, Wajah mereka keras, geram, suara mereka lantang disertai bau alkohol sopi yang tercium dari mulut, Tujuan mereka satu adalah menggagalkan acara pengorganisasian gereja jemat Advent di Murnaten.


GMHK Elim Murnaten, hanya sekelompok kecil jemaat yang haus akan kebenaran Tuhan, Tidak ada senjata, Hanya Alkitab dan nyanyian, serta bersenjatakan doa. 


Saat itu, pendeta tidak lari, Mereka justru berlutut dan berdoa dengan air mata, selain itu Dalam doa Ibu Popy Haratilu Souhoka didalam mobil, terdengar teriakan kepada Tuhan, Engkaulah yang memerintahkan kami memberitakan Injil, Sekarang, bukakanlah jalan. Ucap Ibu popi dalam doanya


Seketika itu Tuhan bertindak, Pendeta Emerson Batlayery dan pendeta Bhuken Dasmasela saat itu berdoa dalam hati dan mendekati kerumunan masa serta Pimpinan masa yaitu Pendeta Noya dari jemaat GPM Murnaten, Puji Tuhan, karena kemurahan Tuhan, negosiasi berhasil. 


Perlahan, tanpa duga, beberapa orang dari massa yang tadinya paling keras mulai mundur, Dua orang dari mereka mendekati beberapa anggota jemaat yang sedang berada di seberang jalan, serta salah satu pendeta GMHK lain Maichel Hitipeuw, bukan dengan parang, tetapi dengan segunung kelapa muda, Dengan wajah yang penuh ramah dan tenang, lunak, salah satu dari antara mereka berkata" Kami minta maaf, Ini untuk kalian, Silakan lanjutkan acaranya. 


Seketika pendeta Maichel Hitipeuw dan beberapa anggota GMHK di lokasi itu seakan tidak percaya, namun itu fakta, Parang yang tajam berubah menjadi butiran kelapa muda yang menyegarkan? Hanya Tuhan yang bisa melakukannya.


Acara pun berjalan, Gereja Elim Murnaten resmi terorganisasi, Bahkan beberapa warga yang tadinya menentang ikut duduk mendengar firman Tuhan, walau hanya duduk di pinggiran jalan, Bisa saja ini mujizat-Nya Tuhan datang dalam wujud kelapa muda yang manis.


Sungguh, Tuhan itu nyata, Sampai hari ini, di Murnaten, akan menjadi berkat bagi semua masyarakat disana. "Haleluya". (V374) 

Selengkapnya

Senin, 20 April 2026

Kodaeral IX Gelar Doa Bersama Demi Keselamatan dan Kelancaran Latihan, Sambut Latopslagab 2026

April 20, 2026

Foto : Kodaeral IX Gelar Doa Bersama Demi Keselamatan dan Kelancaran Latihan, Sambut Latopslagab 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com - Dalam rangka menyambut pelaksanaan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun Anggaran 2026, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX menggelar Doa Bersama di Mesjid dan Gereja Kesatriaan Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku, Senin (20/4/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk permohonan ikhtiar spiritual agar seluruh rangkaian latihan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.


Ibadah doa bersama dilakukan di dua tempat berbeda sesuai dengan agama yang dianut oleh para prajurit dan PNS di lingkungan Kodaeral IX.


Untuk Umat Islam dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Kodaeral IX. Kegiatan dimulai tepat setelah pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah, diisi dengan pembacaan surat Yasin dan doa keselamatan.


Sedangkan untuk Umat Kristiani dilaksanakan secara khidmat di Gereja Mahanaim Kodaeral IX, dihadiri oleh personel perwira, bintara, tamtama dan PNS Kodaeral IX.


Tujuan kegiatan doa bersama ini adalah untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel yang terlibat dalam Latopslagab 2026 diberikan kesehatan serta kekuatan.


Kegiatan latihan yang berlangsung mulai 14 hingga 25 April 2026 mendatang ini, diawali dengan tahap Gladi Posko (command post exercise) dan dilanjutkan Gladi Lapangan (field training exercise).


Selain itu, doa ini juga dipanjatkan agar seluruh alutsista yang dikerahkan dalam latihan operasi tersebut dapat berfungsi optimal tanpa kendala teknis maupun personel (zero accident).


Keberhasilan sebuah operasi tidak hanya bergantung pada kesiapan fisik dan strategi, namun juga dukungan doa serta restu dari Sang Pencipta agar semua rencana berjalan dengan lancar di lapangan.


Dengan dimulainya doa bersama ini, seluruh unsur yang terlibat dalam Latopslagab TA 2026 dinyatakan siap secara mental menyukseskan latihan gabungan tersebut. (Rdks) 

Selengkapnya

Rabu, 01 April 2026

Kodam XV/Pattimura Gelar Doa Bersama untuk Prajurit Gugur di Lebanon dan Keselamatan Satgas Ops

April 01, 2026

Foto : Kodam XV/Pattimura Gelar Doa Bersama untuk Prajurit Gugur di Lebanon dan Keselamatan Satgas Ops

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kodam XV/Pattimura menyelenggarakan kegiatan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir dan empati mendalam atas gugurnya prajurit terbaik dalam penugasan perdamaian di Lebanon akibat serangan Israel, Ambon, Selasa, (31/3/2026) 


Kegiatan ini dipusatkan di tiga tempat ibadah berbeda di lingkungan Makodam sesuai dengan agama masing-masing prajurit, yakni Masjid Al-Ittihad bagi umat Islam, Gereja Jamahan Kasih bagi umat Nasrani, serta Pura Sura Yudha Mandala bagi umat Hindu.



Seluruh personel tampak khusyuk memanjatkan doa agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.


​Selain mendoakan almarhum, momentum ini juga digunakan untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi seluruh prajurit TNI yang tengah mengemban tugas negara, baik di dalam maupun luar negeri. (V374) 

Selengkapnya

Jumat, 20 Maret 2026

Sholat Idul Fitri 1447 H di Mapolda Sultra, Angkat Tema Penguatan Iman dan Profesionalisme

Maret 20, 2026

Foto : Sholat Idul Fitri 1447 H di Mapolda Sultra, Angkat Tema Penguatan Iman dan Profesionalisme

Kendari
, Globaltimurnn.com – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi berlangsung khidmat di Lapangan Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (21/3/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra serta personel dan masyarakat sekitar.


Bertindak sebagai khatib, Zulkifli Musthan menyampaikan khutbah dengan tema “Meningkatkan Keimanan, Ketakwaan, dan Profesionalisme Guna Menguatkan Solidaritas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat.”


Dalam khutbahnya, disampaikan pentingnya menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara jajaran kepolisian dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung transformasi Polri yang lebih humanis dan presisi. (V374) 

Selengkapnya

Meriahkan 1 Syawal 1447 H! Swiss-Belhotel & Zest Ambon Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Maret 20, 2026

Foto : Meriahkan 1 Syawal 1447 H! Swiss-Belhotel & Zest Ambon Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ambon
, Globalrimurnn.com – Mengusung nuansa kemewahan dengan sentuhan kebersamaan, Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Ambon resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 

1 Syawal 1447 Hijriah / 2026 Masehi kepada seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat luas. Kamis (21/03/2026). 

 

Dalam poster ucapan yang dipadukan dengan desain elegan berwarna krem dan emas menghadirkan ornamen lampu pelita khas Ramadan dan siluet masjid yang memancarkan kesan kedamaian kedua hotel tersebut mengajak semua orang untuk merayakan kemenangan setelah menjalani bulan suci Ramadan dengan penuh kesungguhan.

 

Terdapat kalimat sapaan khas Idul Fitri yang hangat: "Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin", yang disampaikan atas nama seluruh manajemen dan staf Swiss-Belhotel Ambon serta Zest Ambon. Pesan ini menjadi simbol dari semangat saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi yang menjadi inti dari perayaan Hari Raya.

 

"Kami berharap momen Idul Fitri tahun ini dapat membawa kebahagiaan, kedamaian, dan berkah bagi semua keluarga di seluruh Indonesia, khususnya di Ambon," ujar perwakilan manajemen kedua hotel. Selain itu, mereka juga mengingatkan bahwa informasi lebih lanjut tentang layanan dan program hotel dapat diakses melalui situs resmi swiss-belhotel.com.

 

Dengan ucapan yang penuh makna ini, Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Ambon kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia layanan akomodasi terbaik, tapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Senin, 09 Maret 2026

Harmoni dalam Buka Puasa Bersama, Merajut Persaudaraan Lintas Iman

Maret 09, 2026

Foto : Harmoni dalam Buka Puasa Bersama, Merajut Persaudaraan Lintas Iman   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kota Ambon kembali menunjukkan wajah toleransinya yang memesona melalui sebuah acara buka puasa bersama yang penuh makna. Kegiatan yang diinisiasi oleh PHRG Jemaat GPM Silo ini berhasil mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ibu-ibu pengajian, Rebana Masjid Ponegoro, hingga kelompok rebana dan paduan trompet, dalam balutan suasana kekeluargaan yang kental. Senin (09/03/2026). 

 

Masjid Al-Huda di kawasan Diponegoro menjadi saksi bisu indahnya kolaborasi lintas iman ini. Tidak hanya dihadiri oleh Jajaran OPD terkait, acara ini juga diramaikan oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, rohaniawan, serta berbagai undangan lainnya yang turut merasakan kehangatan persaudaraan.

 

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, yang membacakan sambutan Wali Kota Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menegaskan bahwa inisiatif panitia perayaan hari-hari besar ini adalah cerminan sejati dari "orang basudara" di Kota Ambon. "Kolaborasi yang ditunjukkan oleh anak-anak muda Kristen dan remaja masjid saat kita memasuki lokasi kegiatan tadi menunjukkan bahwa kebersamaan tidak hanya sekadar simbol, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. 

 

Momen ini menjadi pengingat kuat akan nilai-nilai persaudaraan yang telah lama tertanam di Ambon, sebuah kekuatan utama yang tak boleh luntur. Ibu Ely menyoroti bagaimana umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan ditemani oleh saudara-saudara Kristen mereka, sebuah pemandangan langka yang menjadi "kekuatan yang dimiliki Kota Ambon."

 

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau untuk cerdas menyaring informasi, menjauhi hoaks yang berpotensi memecah belah. "Dengan ketahanan dan kebersamaan yang kuat, masyarakat Kota Ambon mampu membendung hal-hal yang dapat memecah persatuan," tegasnya.

 

Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Jemaat GPM Silo atas peran aktif mereka dalam menginisiasi kegiatan ini, membuktikan bahwa silaturahmi dan kebersamaan antarumat beragama di Ambon tetap terjaga apik.

 

Tak hanya itu, Wakil Wali Kota juga mengajak generasi muda untuk menjadi penerus estafet persaudaraan ini. Mereka adalah kunci masa depan Ambon yang harmonis.

 

Di akhir sambutannya, mengingatkan kembali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, dengan membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan (pukul 22.00 hingga 05.00 WIT). "Jangan menjadikan sembarang tempat sebagai lokasi pembuangan sampah. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan Kota Ambon agar tetap bersih dan nyaman," pungkasnya.

 

Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah deklarasi nyata bahwa Ambon adalah rumah bagi keberagaman yang harmonis, tempat di mana perbedaan dirayakan dan persaudaraan menjadi pondasi utama. (Za) 

 

Selengkapnya

Minggu, 08 Maret 2026

Misa di Gereja St. Isidorus, dan Serahkan Bantuan Keyboard dan Gelar Bakti Kesehatan, Dihadiri Wakapolda Sultra

Maret 08, 2026

Foto : Misa di Gereja St. Isidorus, dan Serahkan Bantuan Keyboard dan Gelar Bakti Kesehatan, Dihadiri Wakapolda Sultra

Kendari
, Globaltimurnn.com – Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama personel Persekutuan Oikumene Polda Sultra melaksanakan ibadah misa bersama jemaat Gereja Katolik Stasi St. Isidorus pada Minggu (8/3/2026) pukul 07.30 WITA.


Misa yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Pastor Daud La Bolo dan diikuti oleh jemaat gereja serta personel Polda Sultra.


Selain mengikuti ibadah bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan alat musik kepada pihak gereja. Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sultra menyerahkan bantuan berupa satu unit keyboard yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pelayanan serta menambah semarak ibadah jemaat di gereja tersebut.



Tidak hanya itu, Polda Sultra juga menggelar kegiatan bakti kesehatan bagi jemaat gereja dan masyarakat sekitar. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga pemberian obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Sebanyak 67 peserta tercatat mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dan mendapatkan pemeriksaan langsung dari tim medis yang disiapkan oleh Polda Sultra.



Melalui kegiatan ini, Polda Sultra menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial serta pelayanan kemasyarakatan.


Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan dengan jemaat gereja serta seluruh elemen masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara. (V374) 

Selengkapnya

Kamis, 05 Maret 2026

Silaturahmi Ramadhan, Bupati dan Wabup Halut Hadiri Buka Puasa KKSS

Maret 05, 2026

Foto : Silaturahmi Ramadhan, Bupati dan Wabup Halut Hadiri Buka Puasa KKSS

Halut
, Globaltimurnn.com – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Halmahera Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Pada’idi, Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo, Kamis (5/3/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPD KKSS Halmahera Utara Abdul Haris, para imam masjid, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Halut, Kapolsek Tobelo Ipda Asdar, warga asal Sulawesi yang tergabung dalam KKSS Halmahera Utara, serta para undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat asal Sulawesi yang telah lama hidup dan berkontribusi di Kabupaten Halmahera Utara.


Bupati menjelaskan bahwa sejak dahulu para pedagang dari Sulawesi Selatan telah hadir dan hidup berdampingan dengan masyarakat di bumi Hibualamo.


“Dulu kita mengenal para pedagang dari Sulawesi Selatan atau Makassar sebagai pedagang Bugis. Mereka telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi dan pembangunan di Halmahera Utara,” ujar Bupati.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama sebagai nilai yang harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad dalam tausiyahnya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Sulawesi yang berada di Halmahera Utara, untuk meneladani sifat-sifat para nabi dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, salah satu sifat yang perlu diteladani adalah kesabaran, terutama dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.


“Dengan meneladani sifat para nabi, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT. Salah satu sifat yang penting adalah sabar. Di bulan Ramadhan ini kita harus mampu menahan diri hingga waktu berbuka puasa tiba,” ungkap Wakil Bupati.


Kasman juga menegaskan bahwa sejak masa pencalonan hingga menjalankan pemerintahan saat ini, dirinya bersama Bupati selalu menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama.


“Saya dan Pak Bupati sangat menjunjung tinggi toleransi. Saya bahkan salut kepada Pak Bupati yang memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan salat di rumah beliau saat acara buka puasa beberapa hari lalu. Itu menjadi bukti bahwa kita hidup saling menghargai dalam keberagaman,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua BPD KKSS Halmahera Utara Abdul Haris menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh warga Sulawesi di Kabupaten Halmahera Utara.

Menurutnya, KKSS tidak hanya terdiri dari warga Sulawesi saja, tetapi juga berbagai paguyuban lainnya yang hidup berdampingan dalam kebersamaan.


“KKSS terdiri dari warga Sulawesi maupun paguyuban lainnya, baik umat Muslim maupun Nasrani. Semua berkumpul bersama seperti yang terlihat dalam kegiatan hari ini,” kata Haris.


Ia menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara KKSS, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Halmahera Utara.


“Kami menilai toleransi antar umat beragama di Halmahera Utara sudah sangat baik. Melalui kegiatan seperti ini, kebersamaan dan persatuan akan terus terjaga,” tutup Haris. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Kebersamaan Ramadhan, Bupati Halut Undang Jajaran Pemda Buka Puasa Bersama

Maret 05, 2026

Foto : Kebersamaan Ramadhan, Bupati Halut Undang Jajaran Pemda Buka Puasa Bersama

Halut
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama di kediaman Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, yang berlokasi di Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban di tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad, Sekretaris Daerah E.J. Papilaya, Asisten I Bidang Pemerintahan Nelson Sahetapy, Kepala Bapenda Andy Kabarek, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudhiahart Noya, Kepala Dinas PMD Naftali Gita, Kepala Dinas Kominfo Yandre Sumtaki, Kabag Umum dan Protokoler Markus Aurmatin, serta sejumlah anggota DPRD Halut di antaranya Janlis Kitong dan para undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan serta membangun kembali kebersamaan di lingkungan Pemerintah Daerah Halmahera Utara.


Menurutnya, kesibukan sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah seringkali membuat kesempatan untuk bertemu dan berkumpul bersama jajaran pemerintah menjadi sangat terbatas.


“Karena kesibukan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kesempatan untuk duduk bersama menjadi sangat jarang. Oleh karena itu, melalui buka puasa bersama ini kita membangun kembali kebersamaan dalam suasana kekeluargaan di bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati.


Bupati juga mengungkapkan bahwa kepemimpinan Piet-Kasman akan memasuki satu tahun pada 21 Maret 2026 sejak dilantik pada 21 Maret 2025. Ia menegaskan bahwa perjalanan memimpin daerah tidaklah mudah sehingga diperlukan kebersamaan seluruh jajaran pemerintah untuk membangun Kabupaten Halmahera Utara.


Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi setiap orang untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.


Ia juga menambahkan bahwa selama masa pemerintahan Piet-Kasman telah berbagai program dan kebijakan dijalankan demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Meski di tengah keterbatasan anggaran, beberapa prestasi telah dicapai. Hal ini menjadi kebanggaan bagi kita semua dan tentunya menjadi perhatian pemerintah pusat dalam melihat perkembangan daerah kita,” ungkap Kasman.


Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati berencana dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam skala yang lebih besar sebagai ajang silaturahmi seluruh jajaran Pemerintah Daerah Halmahera Utara. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT