Taniwel, globaltimurnn.com - Peristiwa kebakaran lahan dan rumah masyarakat Patahuwe, yang terjadi beberapa hari kemarin, sangat memprihatinkan, publik soroti adanya oknum masyarakat Lisabata yang jadi sumber pemicu.
Dari informasi yang berkembang dikalangan masyarakat menyebutkan diduga kuat oknum masyarakat Desa Lisabata Moribe Lohy adalah otak pemicu atau pelaku kebakaran lahan dan dan rumah warga Patahuwe.
Informasi ini mencuat setelah beredar kabar di kalangan masyarakat di Taniwel, menyebutkan pemicu adalah oknum masyarakat tersebut.
Tidak hanya itu, lebih ironis lagi Bupati diminta segera bertindak tegas kepada ketua BPD Lisabata yang juga adalah seorang ASN Umrin Hatumena guru pada SD Lisabata yang diduga menjadi aktor pembakaran rumah warga Patahuwe, banyak saksi mata yang mendengar dan lihat lansung Umrin Hatumena yang memimpin lansung masa pembakaran rumah warga Patahuwe. Ungkap salah satu warga Patahuwe yang enggan namanya dimediakan
Bahkan bukan Umrin Hatumena saja, tetapi juga Kepala Desa Lisabata yang menurut keterangan masyarkat bahwa terlihat jelas Kades Lisabata Lahwin Koly memimpin lansung aksi pembakaran itu. Ujar sumber
Informasi mencuat ke publik, Dugaan pelaku pembakaran lahan dan rumah warga Patahuwe adalah Warga Desa Lisabata Moribe Lohy.
Menurut informasi masyarakat" awal kebakaran bersumber dari oknum masyarakat Desa Lisabata yang awal informasi bahwa oknum tersebut membakar lahan-nya selama beberapa waktu, dan akhirnya kondisi alam tidak berkompromi sehingga datangnya angin menerbangkan serpihan api dari kayu dan rumput kemudian melebar ke semua lahan yang ada di sekitar sehingga membakar ke semua lokasi hingga dekat ke perkampungan masyarakat Desa Patahuwe bahkan lahan kebun dari warga Desa Patahuwe pun ikut terbakar, dari awal informasi tersebut lalu masyarakat Desa Patahuwe dituding oleh oknum tersebut bahwa warga Patahuwe yang membakar hutan tersebut.
Kapolres SBB didesak segera menangkap Moribe Lohy dan Kades Lisabata, yang diduga profokator pemicu konflik dan penyebab kebakaran baik hutan maupun warga masyarakat Patahuwe.
Tindakan pemicu konflik ini tidak boleh di biarkan, perkaranini harus di tindak tegas agar jadi pelajaran sehingga hubungan persaudaraan di daerah tersebut bisa terjaga dengan baik.
Dalam arahan Gubernur Maluku kepada korban kebakaran warga masyarakat Patahuwe siang tadi di Taniwel juga sangat jelas bahwa pihaknya sudah perintahkan Kapolda Maluku untuk segera sikapi secara tegas tangkap pelaku pembakaran dan profokator diproses sesuai hukum yang berlaku. (Rdks)


