globaltimurnn.com

Selasa, 28 April 2026

Mendorong Pembangunan Nasional Di Era Digital, OJK Perkuat Peran Perempuan

April 28, 2026

Foto : Mendorong Pembangunan Nasional Di Era Digital, OJK Perkuat Peran Perempuan

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Peran perempuan Indonesia harus semakin diperkuat agar semakin berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ketahanan sosial di tengah percepatan transformasi digital.


Demikian benang merah webinar bertajuk “Kartini Masa Kini: Perempuan, Pengetahuan, dan Perubahan” yang digelar OJK di Jakarta, Selasa 28 April 2026, yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta diikuti lebih dari 5.000 peserta secara online.


Menurut Friderica, perempuan Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.


“Tentu peran dan kontribusi kepemimpinan perempuan sangat penting dan strategis, baik itu dalam lingkup keluarga, profesional, dan seluruh sektor lainnya. 


Kemudian peningkatan kesejahteraan keuangan dan menjaga trust sebagai tujuan utama transformasi di sektor jasa keuangan menuju Indonesia Emas 2045, yang saya yakin juga banyak didukung oleh para perempuan di sektor jasa keuangan,” Kata Friderica


Friderica juga menekankan bahwa penguatan kapasitas perempuan menjadi faktor penting dalam menciptakan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.


“Semua peran penting perempuan yang sangat luar biasa, dan harus kita dukung dan kita equip mereka dengan literasi, pengetahuan, keahlian, keterampilan yang bisa mendukung mereka mencapai kesejahteraan keluarga, maupun setidaknya melindungi mereka dari berbagai scam dan penipuan,” Tegasnya


Sementara itu, Meutya Hafid menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang semakin penting dalam ekosistem ekonomi dan digital nasional, termasuk dalam memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif dan aman.


“Peran perempuan akan semakin hebat lagi semakin besar lagi di sektor ekonomi atau menopang pertumbuhan ekonomi negara,” tambah Meutya.


Untuk mendukung peran itu, menurut Meutya ada berbagai tantangan yang perlu dihadapi kaum perempuan. 


Salah satu tantangannya adalah kejahatan-kejahatan keuangan yang banyak sekali menyasar perempuan. 


“Nah bagaimana ketika kita masuk tidak hanya aksesnya yang dibuka tapi perlindungan terhadap perempuan di wilayah itu juga dijaga dengan baik,“ Kata Meutya


Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini juga sedang menggencarkan berbagai kegiatan perlindungan anak yang  akan berdampak terhadap perempuan.


Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, termasuk insan OJK, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, media, serta masyarakat umum, yang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi dan transformasi digital.


OJK menilai bahwa pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas, akses, dan pelindungan merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. 


Ke depan, OJK akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan ekonomi nasional. (V374) 


Selengkapnya

Pemda Halmahera Utara Gelar Rapat Bersama, Bahas Pengamanan dan Penataan Keramaian

April 28, 2026

Foto : Pemda Halmahera Utara Gelar Rapat Bersama, Bahas Pengamanan dan Penataan Keramaian

Tobelo
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat koordinasi bersama Forkompinda, para Camat, dan Kepala Desa se-kabupaten. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, pukul 10.45 WIT di Ruang Meeting Fredy Djandua, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, dengan fokus utama membahas ketentraman, ketertiban, serta penataan acara keramaian di masyarakat.

 

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. E.J. Papilaya, MTP, dan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Tobelo R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H, perwakilan kodim 1508/Tobelo Pasi pers Kodim 1508/Tobelo Kapten Inf. Heri Susanto, perwakilan Polres Halut Kabag Ops Polres Halut AKP. Y.B. Manek, Asisten I Setda Drs. F.N. Sahetapy, M.H, Kepala OPD terkait, serta ratusan kepala Desa dan Camat.

 

Dalam arahannya, Sekda Papilaya menyampaikan bahwa Bupati memberikan perhatian serius terhadap situasi keamanan yang akhir-akhir ini sering meresahkan masyarakat. Salah satu opsi strategis yang ditawarkan adalah kebijakan pembatasan atau penghentian sementara kegiatan keramaian selama tiga bulan guna memberikan efek jera.

 

"Kita ingin menyamakan persepsi. Apakah kita akan menutup keramaian selama tiga bulan, atau ada skema lain. Namun yang jelas, kegiatan yang diizinkan hanya pesta di gedung pertemuan dan kegiatan keagamaan," ujar Sekda.

 

Lebih lanjut dijelaskan, jika kondisi dibiarkan akan semakin tidak terkendali, apalagi disebarluaskan melalui media sosial. Oleh karena itu, akan segera diterbitkan Surat Edaran resmi melalui Kesbangpol dan Asisten I sebagai pedoman bersama.

 

Sementara itu, Ketua pengadilan Negeri Tobelo, R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H menekankan pentingnya asas keadilan. Menurutnya, pembatasan kegiatan hiburan seperti ronggeng dapat dipertimbangkan, namun tidak boleh menghambat kegiatan adat budaya dan ekonomi masyarakat.

 

"Kita tidak bisa menjadikan ronggeng sebagai kambing hitam semata. Perlu pendekatan sosial yang kuat dari desa dan deteksi dini dari aparat," tegasnya.

 

Pihak Kepolisian melalui Kabag Ops Polres Halut AKP. Y.B. Manek menyoroti bahwa minuman keras (miras) dan penyalahgunaan lem menjadi penyebab utama kerusuhan. Oleh karena itu, penindakan terhadap barang haram ini akan diperketat. Hal senada juga disampaikan pihak TNI Pasi pers Kodim 1508/Tobelo Kapten Inf. Heri Susanto yang menekankan agar Kepala Desa turun tangan terlebih dahulu menyelesaikan masalah di wilayahnya sebelum melibatkan aparat.

 

Kepala Kesbangpol Halut Drs. Anwar S  Kabalmay juga menambahkan, bahwa pada prinsipnya acara hajatan tetap boleh, namun kegiatan ronggeng hiburan umum yang berpotensi memicu keributan akan dibatasi, sementara seni budaya adat seperti Tide-Tide tetap dilestarikan.

 

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para Camat dan Kepala Desa pada umumnya menyetujui perlunya pembatasan demi keamanan, namun mengusulkan beberapa poin penting:

 - Kegiatan adat harus tetap dilestarikan.

- Penggunaan sound system dibatasi dan harus tertib.

- Penyelenggara wajib bertanggung jawab penuh dan menyediakan tim pengamanan.

- Diperlukan payung hukum yang kuat baik berupa Surat Edaran maupun Perda.

 

Menutup rapat, Sekda Papilaya menyimpulkan beberapa keputusan final:

 1. Akan diterbitkan Surat Edaran Bersama yang mengikat seluruh pihak.

2. Perda P4GN akan diedarkan kembali sebagai landasan hukum.

3. Larangan penjualan lem akan diawasi ketat oleh Satpol PP.

4. Bagi desa yang sudah ada jadwal hajatan sebelum rapat ini, acara tetap boleh dilaksanakan, namun wajib aman dan tertib. Jika terjadi keributan, maka desa tersebut tidak akan diberi izin selama tiga bulan ke depan.

 

"Jika desa aman, maka daerah akan tentram, investasi masuk, dan kesejahteraan meningkat. Mari kita jaga kondisi ini bersama-sama," tutup Sekda. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Senin, 27 April 2026

Kominfo Maluku Paparkan Progres Lawamena Satu Data untuk Percepat Pengambilan Keputusan

April 27, 2026

Foto : Kominfo Maluku Paparkan Progres Lawamena Satu Data untuk Percepat Pengambilan Keputusan

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Titus F.L. Renwarin, memaparkan progres pengembangan Lawamena Satu Data Maluku dalam kegiatan Media Briefing Pemanfaatan SEPAKAT sebagai Alat Bantu Analisis dalam Perencanaan Pembangunan Maluku sebagai Wilayah Kepulauan, yang berlangsung di lantai 1 Hotel Zest, Ambon. Selasa (28/04/2026)


Dalam kesempatan tersebut, Titus menjelaskan bahwa inisiatif Lawamena Satu Data lahir dari kebutuhan untuk mengatasi fragmentasi data yang selama ini tersebar di berbagai perangkat daerah (OPD). Menurutnya, kondisi tersebut kerap menjadi kendala dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat oleh pimpinan daerah.


“Lawamena Satu Data ini hadir untuk menjawab persoalan fragmentasi data yang selama ini terjadi. Ke depan, seluruh data sektoral yang tersebar di OPD akan kita integrasikan dalam satu portal yang terstandar,” ujar Titus.


Ia menambahkan, portal tersebut tidak hanya menghimpun data daerah, tetapi juga akan terintegrasi dengan data dari pemerintah pusat melalui prinsip interoperabilitas. Dengan demikian, seluruh data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan dapat saling terhubung dan saling melengkapi.


“Portal Satu Data ini nantinya akan dilengkapi dengan executive dashboard yang dapat diakses langsung oleh pimpinan daerah. Jadi, pengambilan keputusan tidak lagi bergantung pada permintaan data manual, tetapi sudah berbasis data yang tersedia secara real time dan akurat,” jelasnya.


Lebih lanjut, Titus menyampaikan bahwa pembangunan portal secara teknis didukung oleh program SKALA, dengan tetap mengacu pada standar data dan metadata yang berlaku secara nasional. Hal ini penting untuk memastikan kualitas dan keseragaman data yang masuk dalam sistem.


“Kami di Kominfo berperan memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem, sementara proses integrasi data dilakukan dengan mekanisme teknis yang ketat agar data yang masuk benar-benar sesuai standar,” tambahnya.


Ia berharap, dengan terwujudnya Lawamena Satu Data Maluku, proses perencanaan pembangunan dapat menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung kebutuhan Maluku sebagai wilayah kepulauan.


“Harapannya, dengan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pimpinan daerah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data yang valid,” tutup Titus.


Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas yang juga sebagai Wakil Ketua Komite Pengarah Program SKALA, Perwakilan SKALA Pusat, Kepala Bappeda Provinsi Maluku, serta Insan Pers. (Rdks) 

Selengkapnya

Keindahan Berbeda Agama Yang Membawa Kedamaian dan Toleransi Yang Sangat Kuat Menjadi Contoh Nyata

April 27, 2026

Foto : Keindahan Berbeda Agama Yang Membawa Kedamaian dan Toleransi Yang Sangat Kuat Menjadi Contoh Nyata 

Ambon
, Globaltimurnn.com – Hangatnya suasana Halal Bihalal yang digelar Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Kei (PB AMKAY) Provinsi Maluku tak sekadar menjadi tradisi pasca-Idulfitri. Lebih dari itu, kegiatan ini menjelma menjadi cermin hidupnya nilai persaudaraan lintas iman yang telah lama berakar kuat di tengah masyarakat Kei di Maluku.


Ketua PB AMKAY Maluku, Mayor Derek Rahangiar, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ruang perjumpaan yang mempererat tali kekeluargaan, khususnya bagi masyarakat Kei yang tersebar di Pulau Ambon dan sekitarnya.


“Ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum untuk menyatukan kembali rasa persaudaraan dalam bingkai kebersamaan,” ujarnya usai kegiatan, Senin (27/04/2026).


Mengusung tema “Sucikan Hati dalam Merajut Silaturahmi dalam Kebersamaan,” acara ini menjadi refleksi spiritual sekaligus sosial. Setelah menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri, masyarakat diajak kembali pada nilai dasar: saling memaafkan, merangkul perbedaan, dan menjaga harmoni.


Yang menarik, Halal Bihalal ini tidak hanya melibatkan umat Muslim. Warga Kristen turut ambil bagian aktif, bahkan menjadi panitia pelaksana. Sebaliknya, saat perayaan Natal, umat Muslim juga berperan serupa. Pola ini bukan hal baru, melainkan tradisi yang terus dijaga.


“Di sini, toleransi bukan sekadar wacana. Kami hidupkan dalam tindakan nyata,” tegas Derek.


Ia menyebut PB AMKAY sebagai ruang persaudaraan yang unik tempat di mana sekat agama melebur dalam nilai kebersamaan. Semangat ini juga menjangkau berbagai wilayah di Pulau Ambon, termasuk kawasan administratif di Kabupaten Maluku Tengah seperti Leihitu dan Salahutu.


“Dalam setiap situasi, baik suka maupun duka, kami hadir bersama. Itulah makna persaudaraan bagi kami,” tambahnya.


Senada dengan itu, Sekretaris PB AMKAY, Muhamat Borut, menilai bahwa nilai toleransi masyarakat Kei bukanlah sesuatu yang baru dibangun, melainkan warisan leluhur yang terus dijaga dan kini dikembangkan dalam skala yang lebih luas.


Menurutnya, kekuatan utama terletak pada praktik langsung di lapangan di mana umat berbeda agama saling mendukung dalam setiap kegiatan keagamaan.


“Ini bukan sekadar konsep, tapi budaya hidup yang terus kami rawat,” ujarnya.


Ia bahkan menyampaikan refleksi menarik tentang posisi masyarakat Kei dalam konteks toleransi.


“Kalau dunia ingin belajar rekonsiliasi, lihat Indonesia. Jika Indonesia bicara toleransi, datang ke Maluku. Dan kalau Maluku ingin menunjukkan contoh terbaik, belajarlah dari masyarakat Kei,” ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, PB AMKAY terus menghidupkan filosofi Ain Ni Ain sebuah nilai luhur yang menegaskan bahwa semua orang bersaudara. Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, semangat ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kedamaian.


“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, justru menjadi kekuatan untuk hidup berdampingan. Karena pada akhirnya, damai itu indah,” tutup Muhamat. (Za)

Selengkapnya

Polri Ukir Prestasi Dunia, Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum di Jepang

April 27, 2026

Foto : Polri Ukir Prestasi Dunia, Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum di Jepang

Osaka, Jepang
, Globaltimurnn.com - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa sejak diresmikannya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024, pembinaan atlet Polri semakin terarah dan berkelanjutan.


Peresmian KOP dilakukan oleh Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Mei 2024, sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.


“Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.



Dalam implementasinya, kebijakan tersebut terbukti memberikan dampak positif. Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (27/4/2026).


Kontingen Polri yang diperkuat oleh 15 atlet terbaik tampil dominan sejak hari pertama hingga hari kedua pertandingan dengan perolehan total 21 medali, terdiri dari 14 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu. Raihan tersebut menempatkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri di puncak klasemen akhir, mengungguli peserta dari berbagai negara.


DAFTAR PERAIH MEDALI

Medali Emas:

1. Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Individu Putri

2. Bripda M. Rizky Prasetya – Juara 1 Poomsae Individu Putra

3. Brigadir Ihya Ainizahra – Juara 1 Poomsae Individu Putri

4. Bripda Gabriel Simorangkir – Juara 1 Poomsae Individu Putra

5. Bripda Muhammad Rizky Prasetia dan Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Pair

6. Briptu Johansen Vicenzo, Bripda Gabriel Simorangkir, dan Bripda Muhammad Rizky Prasetia – Juara 1 Poomsae Beregu Putra

7. Bripda Dinda Putri Lestari – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri

8. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri

9. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri

10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra

11. Bripda Gigih Adhiyodha – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra

12. Bripda Edgar Afazhar Agus Sastama – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-80 Putra

13. Bripda Muhamad Hafidz Rifqy Al Qorny – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-68 Putra

14. Brigadir Ressya Folingga – Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri


Medali Perak:

1. Brigadir Ihya Ainizahra dan Briptu Johansen Vicenzo – Juara 2 Poomsae Pair

2. Brigadir Ihya Ainizahra, Bripda Rizky Irma Suryani, dan Bripda Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Beregu Putri

3. Briptu Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Individu Putri

4. Brigadir Ressya Folingga – Juara 2 Kyorugi Prestasi O-73 Putri

5. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 2 Kyorugi Prestasi U-49 Putri


Medali Perunggu:

1. Briptu Johansen Vicenzo – Juara 3 Freestyle Poomsae

2. Bripda Bagas Adyatma – Juara 3 Kyorugi Prestasi U-74 Putra


Dominasi Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri terlihat di berbagai nomor pertandingan, baik kategori poomsae maupun kyorugi prestasi, yang menunjukkan kesiapan teknik, fisik, dan mental bertanding para atlet.


Official Tim Taekwondo Polri, M. Rustam Febrianzah, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta persiapan matang seluruh atlet dan tim pelatih.


Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. atas dukungan, perhatian, dan komitmen yang konsisten dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh personel Polri untuk berprestasi di bidang olahraga.


Dukungan tersebut menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik di tingkat internasional, khususnya cabang taekwondo.


Wakapolri juga menyampaikan selamat kepada seluruh atlet atas prestasi yang diraih dalam cabang olahraga taekwondo dan olahraga prestasi lainnya. Ia menegaskan bahwa Komite Olahraga Polri akan terus mendukung pengembangan bakat dan pembinaan atlet guna mendorong peningkatan prestasi di tingkat internasional serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap Polri.


Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi Polri, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia serta memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional.


Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna melahirkan prestasi-prestasi membanggakan di masa mendatang.


Berprestasi di Dunia, Mengharumkan Nama Indonesia.

Selengkapnya

Api Subuh di Passo" Respons Cepat Damkar Ambon Padamkan Kebakaran, Warga Selamat"

April 27, 2026

Foto : Api Subuh di Passo" Respons Cepat Damkar Ambon Padamkan Kebakaran, Warga Selamat"

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kepanikan sempat menyelimuti warga RT 41 RW 09, Desa Passo, Selasa pagi (28/04/2026), setelah kobaran api melahap sebuah rumah milik warga. Peristiwa yang terjadi saat sebagian masyarakat masih beraktivitas pagi itu sontak mengundang perhatian dan kepedulian warga sekitar.


Rumah milik Bapak Noli Supuseppa yang saat ini ditempati oleh Bapak Ino Sapulette dilaporkan terbakar sekitar pukul 06.55 WIT. Informasi awal diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui layanan darurat 112 dari masyarakat.


Tanpa menunggu lama, tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Hanya dalam waktu sekitar tujuh menit, petugas sudah tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.


Operasi pemadaman melibatkan Platon A dengan dukungan dua unit armada. Satu unit mobil pemadam dikerahkan dari pos komando utama dengan kekuatan 14 personel, sementara satu unit lainnya berasal dari Pos Passo dengan enam personel tambahan.


Upaya pemadaman berlangsung intens selama hampir satu jam. Berkat kerja sigap dan koordinasi yang baik, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.45 WIT.


Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait. Hingga saat ini, total kerugian materiil belum dapat dipastikan.


Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah.


Setelah memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali, seluruh personel kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan keadaan darurat lainnya.


Respons cepat petugas Damkar Kota Ambon kembali membuktikan komitmen mereka dalam melindungi masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana kebakaran di wilayah kota. (Za)

Selengkapnya

Merajut Harmoni di Tanah Rantau, Halal Bihalal AMKAY Maluku Tampilkan Wajah Persaudaraan Sejati Warga Kei

April 27, 2026

Foto : Merajut Harmoni di Tanah Rantau, Halal Bihalal AMKAY Maluku Tampilkan Wajah Persaudaraan Sejati Warga Kei

Ambon
, Globaltimurnn.com– Hangat, akrab, dan sarat makna. Itulah suasana yang terasa dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Kei (AMKAY) Provinsi Maluku, sebuah momentum yang tak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang perjumpaan hati bagi warga Kei lintas iman di tanah rantau.


Bertempat di Gedung Ashari Al-Fatah, Ambon, kegiatan ini menghadirkan beragam elemen masyarakat mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga keluarga besar Kei yang tersebar di berbagai wilayah Maluku.


Mengusung tema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi dalam Kebersamaan”, acara berlangsung dalam balutan nuansa kekeluargaan yang kental, seolah menghadirkan kampung halaman di tengah perantauan.


Ketua PB AMKAY Maluku, Derek Rahangiar, dalam sambutannya menekankan bahwa Halal Bihalal bukan hanya tradisi pasca-Idul Fitri, melainkan wadah untuk memperkuat ikatan batin dan merawat nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur Kei.


Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat Ain Ni Ain, filosofi persaudaraan yang menjadi identitas masyarakat Kei sebagai fondasi dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman.


“Persaudaraan harus terus dijaga, bukan hanya dalam kata, tetapi melalui tindakan nyata yang saling menguatkan,” pesannya.


Nilai itu bukan sekadar jargon. Dalam praktiknya, solidaritas warga Kei tampak nyata, termasuk ketika ada sesama yang membutuhkan bantuan, bahkan hingga proses pemulangan jenazah ke kampung halaman. Kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa ikatan kekeluargaan tetap hidup, meski terpisah jarak.


Yang paling mencuri perhatian adalah kuatnya semangat toleransi yang terbangun. Warga Kei dari latar belakang Muslim dan Nasrani hadir, duduk bersama, dan merayakan kebersamaan tanpa sekat. Perbedaan keyakinan justru menjadi perekat, bukan pemisah.


Tradisi unik pun terus dijaga. Dalam perayaan Natal, panitia kerap berasal dari umat Muslim. Sebaliknya, saat kegiatan keislaman digelar, umat Kristen turut ambil bagian sebagai penyelenggara. Bahkan, setiap acara diwarnai doa lintas agama sebuah simbol bahwa toleransi telah menjadi budaya hidup, bukan sekadar slogan.


Kehangatan malam itu semakin terasa lewat sentuhan budaya. Lagu-lagu daerah Kei, tarian samrah, hingga pujian bernuansa persaudaraan yang dibawakan warga Nasrani menghidupkan suasana, mengundang tepuk tangan meriah dari para hadirin.


Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat gotong royong dan dukungan berbagai pihak. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp37.195.000, sebagian besar berasal dari donasi warga, termasuk kontribusi signifikan dari Ketua Umum PB AMKAY.


Tak hanya mempererat silaturahmi, acara ini juga diisi dengan pesan moral melalui hikmah Halal Bihalal yang disampaikan Hj. Muhammad Alim. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menanamkan nilai saling menghormati dan menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari.


Sebagai penutup, PB AMKAY menyalurkan tali kasih kepada kaum duafa sebuah wujud nyata bahwa kebersamaan juga harus diwujudkan dalam kepedulian sosial.


Malam itu, Halal Bihalal bukan sekadar perayaan. Ia menjadi cermin bahwa di tengah keberagaman, masyarakat Kei tetap teguh menjaga warisan persaudaraan hidup, tumbuh, dan terus diwariskan lintas generasi. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT