
Foto : Pemuda ICMI Maluku Cetak Bibit Pemimpin Masa Depan Lewat Leadership Camp, Siapkan Generasi Emas 2045
Ambon, Globaltimurnn.com – Semangat optimisme dan harapan akan masa depan bangsa terasa begitu kuat dalam pelaksanaan Leadership Camp to School Gelombang II yang diselenggarakan Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Provinsi Maluku di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Sabtu (30/05/2026).
Mengusung tema “Generasi Muda Bergerak Bersatu, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi ratusan pelajar dari berbagai SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK di Kota Ambon.
Sejak pembukaan kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian agenda yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Ketua Panitia menjelaskan, Leadership Camp to School bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul yang nantinya menjadi penggerak pembangunan bangsa.
Menurutnya, Indonesia sedang menuju momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan kualitas generasi muda. Karena itu, pembinaan karakter dan kepemimpinan perlu dilakukan sejak usia sekolah agar lahir generasi yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi bagi daerah dan negara.
“Generasi muda harus dipersiapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, ketahanan pangan hingga pengembangan UMKM,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menjadi bentuk dukungan Pemuda ICMI Maluku terhadap agenda pembangunan nasional yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Ketua Umum MPW Pemuda ICMI Maluku, Burhanudin Rumbouw, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan gelombang kedua ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses digelar pada tahun 2025.
Ia menegaskan, komitmen Pemuda ICMI tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi berfokus pada pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Maluku.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa. Kita ingin anak-anak muda Maluku tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, memiliki etika yang baik, serta mampu menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing,” kata Burhanudin.
Menurutnya, Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar menjadi penonton di tengah perubahan yang terjadi.
Burhanudin juga menilai kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring pertemanan dan memperkuat solidaritas antarpelajar dari berbagai sekolah.
Melalui interaksi yang terbangun selama kegiatan, para peserta tidak hanya memperoleh ilmu kepemimpinan, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan membangun hubungan yang bermanfaat bagi masa depan.
“Di sini mereka belajar mengenal satu sama lain, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan pertemanan yang suatu saat akan menjadi modal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Usai pembukaan, Burhanudin kembali menegaskan bahwa Leadership Camp to School merupakan salah satu program strategis organisasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Ia mengapresiasi tingginya minat sekolah-sekolah di Kota Ambon yang mengirimkan peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Meski jumlah peserta tahun ini dibatasi sekitar 120 orang, antusiasme sekolah menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap program pengembangan karakter dan kepemimpinan masih sangat besar.
“Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah yang dapat berpartisipasi sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh generasi muda Maluku,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Maluku, Dr. Ruslan H.S. Tawari, S.Pi., M.Si., memberikan motivasi kepada para peserta agar berani bermimpi besar dan mulai mempersiapkan diri menjadi pemimpin sejak dini.
Di hadapan ratusan pelajar, Ruslan mengingatkan bahwa setiap tokoh besar bangsa pernah berada pada posisi yang sama seperti mereka saat ini, yakni duduk di bangku sekolah dan belajar membangun kapasitas diri.
“Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Di antara kalian bisa saja ada yang kelak menjadi kepala dinas, bupati, gubernur, menteri, bahkan presiden,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan para peserta.
Ia menegaskan bahwa masa muda merupakan periode terbaik untuk menimba ilmu, memperluas wawasan, membangun karakter, serta mengasah kemampuan kepemimpinan.
Menurut Ruslan, pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Karena itu, seluruh generasi muda harus memanfaatkan setiap kesempatan belajar dan berorganisasi sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Bangsa ini membutuhkan pemimpin-pemimpin baru yang siap melanjutkan estafet pembangunan. Persiapkan diri mulai sekarang dengan belajar sungguh-sungguh dan membangun karakter yang kuat,” pesannya.
Melalui Leadership Camp to School Gelombang II, Pemuda ICMI Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, sekolah, dan berbagai pihak diharapkan terus diperkuat agar cita-cita melahirkan generasi pemimpin Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dari tanah Maluku. (Za)
















