globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 11 Oktober 2026

𝗞𝗮𝗱𝗲𝘁 𝗨𝗡𝗛𝗔𝗡 𝗥𝗜 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁, 𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗶𝗻𝗮𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗸𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗽𝗹𝗶𝗻

Oktober 11, 2026



𝙃𝘼𝙇𝙐𝙏, Globaltimurnn.com — Sejumlah Kadet dan pengasuh Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) tiba di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Halmahera Utara, Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (11/10/2026).


Kedatangan para Kadet Unhan RI pada pukul 15.15 WIT tersebut dalam rangka melaksanakan pendampingan dan pembinaan kepada siswa Sekolah Rakyat, khususnya dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menanamkan rasa tanggung jawab serta wawasan kebangsaan.


Rombongan terdiri dari Sersan Mayor Satu Hotdo Felix Ibastanta Sinaga, Sersan Mayor Dua Aurora Desy Elizabeth Lumbantoruan, Sersan Mayor Dua Christi Agita Melani Pelawi, Sersan Ray Miracle Hutapea, Sersan Daffa Alfaaiz Habib, Sersan Damar Mario Purba, Lettu Pasis Anestya Dikra Kelana, serta Sertu Djumari selaku pengasuh Kadet Unhan.


Kedatangan mereka disambut Kepala Sekolah Rakyat Halmahera Utara Elvis Awa, Camat Kao Dedi Hendrik Mayoru, S.Pd., M.Pd., Danramil 1508-03/Kao Kapten Inf Frans Komea, para guru dan wali asuh, serta siswa-siswi Sekolah Rakyat.


Dalam rangkaian penyambutan, para Kadet menyaksikan penampilan baris-berbaris siswa serta tayangan mengenai kegiatan siswa-siswi rintisan Sekolah Rakyat Halmahera Utara.


𝙆𝙚𝙥𝙖𝙡𝙖 𝙎𝙚𝙠𝙤𝙡𝙖𝙝 𝙍𝙖𝙠𝙮𝙖𝙩 𝙃𝙖𝙡𝙢𝙖𝙝𝙚𝙧𝙖 𝙐𝙩𝙖𝙧𝙖, 𝙀𝙡𝙫𝙞𝙨 𝘼𝙬𝙖, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Kadet dan pengasuh Unhan RI.


Menurutnya, kehadiran Kadet Unhan menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa.


“Para Kadet Unhan RI akan menjadi kakak pengasuh bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat, terhitung mulai hari ini hingga 24 Oktober 2026,” ujar Elvis.


Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh para Kadet selama menjalani pendidikan di Unhan dapat dibagikan kepada siswa, terutama dalam pembentukan karakter, peningkatan kedisiplinan dan penanaman wawasan kebangsaan.


Elvis juga menyerahkan pendampingan aktivitas siswa kepada para Kadet dengan tetap berkoordinasi bersama guru dan wali asuh di Sekolah Rakyat.


𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪, 𝘿𝙖𝙣𝙧𝙖𝙢𝙞𝙡 1508-03/𝙆𝙖𝙤 𝙆𝙖𝙥𝙩𝙚𝙣 𝙄𝙣𝙛 𝙁𝙧𝙖𝙣𝙨 𝙆𝙤𝙢𝙚𝙖 menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh program yang diberikan para Kadet dengan penuh semangat, disiplin dan tanggung jawab.


Kapten Frans juga mengingatkan pengasuh Unhan untuk memperhatikan kesehatan dan kebugaran para Kadet selama menjalankan tugas pendampingan, mengingat jarak menuju fasilitas kesehatan dari lokasi sekolah cukup jauh.


“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman dan memberikan manfaat bagi para Kadet maupun siswa-siswi Sekolah Rakyat,” katanya.



𝘾𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙆𝙖𝙤 𝘿𝙚𝙙𝙞 𝙃𝙚𝙣𝙙𝙧𝙞𝙠 𝙈𝙖𝙮𝙤𝙧𝙪 menilai kehadiran para Kadet Unhan RI menjadi kesempatan penting dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda.


Menurutnya, pendidikan bukan hanya mengenai transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, penanaman nilai moral dan pengembangan potensi anak.


Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.


Dedi juga mengaitkan pembinaan tersebut dengan semangat “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya” yang menurutnya menggambarkan pentingnya pembangunan manusia secara utuh, baik mental, karakter, keterampilan maupun pengetahuan.


“Kehadiran para Kadet dan pengasuh Unhan RI di Sekolah Rakyat ini merupakan kesempatan yang sangat baik. Kami berharap para Kadet dapat berbagi pengalaman, memberikan teladan kedisiplinan, menanamkan wawasan kebangsaan serta membantu membentuk karakter siswa-siswi,” ujarnya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa sekaligus mendukung upaya menyiapkan generasi muda yang mandiri, berkarakter dan mampu mengembangkan potensi masing-masing menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

PIRA Ambon Apresiasi Diklat Perdana Laskar Gerindra Maluku, Yashmin Seiff Dorong Perempuan Ambil Bagian

Oktober 11, 2026


Malteng
, Globaltimurnn.com — Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Maluku angkatan pertama menjadi momentum penting dalam memperkuat pengaderan, membangun soliditas organisasi, serta menyiapkan kader yang tangguh untuk masa depan Partai Gerindra.


Ketua Pengurus Cabang Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kota Ambon, Dr. (Cand.) Yashmin Seiff, SH., MBA., AESTH., Dipl. M.Kn., menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, diklat perdana ini menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen para kader dalam membangun organisasi yang solid.


Yashmin mengungkapkan, PIRA Kota Ambon turut mengambil bagian dalam kepanitiaan kegiatan tersebut. Ia menilai, kerja sama yang terbangun antara panitia dan peserta menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.


“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Kerja sama tim sangat solid, dan para peserta pun menyampaikan rasa puas. Tidak ada hal-hal yang mengecewakan selama kegiatan berlangsung,” ungkap Yashmin usai kegiatan, Minggu (11/10/2026).


Diklat yang diikuti lebih dari 300 peserta dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku itu berlangsung sejak pembukaan hingga penutupan. Berbagai tahapan dilalui peserta, mulai dari penyampaian materi pelatihan hingga prosesi api unggun yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.


Menurut Yashmin, semangat peserta yang mampu mengikuti seluruh tahapan hingga selesai merupakan gambaran komitmen dan kesungguhan kader dalam menjalani proses pengaderan.


“Mereka tetap tangguh sampai selesai. Semangat mereka luar biasa. Peserta tidak pulang dengan tangan hampa, melainkan membawa bekal ilmu yang akan dikembangkan di daerah masing-masing,” ujarnya.


Meski memberikan apresiasi atas pelaksanaan diklat perdana tersebut, Yashmin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak kader, termasuk kaum perempuan.


Ia menilai, keterlibatan perempuan dalam proses pengaderan partai merupakan hal penting agar kaderisasi berjalan lebih inklusif dan mampu memperkuat peran perempuan dalam organisasi.


“Karena peserta kali ini mayoritas laki-laki, kami berharap ke depannya kaum perempuan juga dapat mendapatkan kesempatan yang sama. Kehadiran peserta perempuan akan melengkapi keberadaan Laskar Gerindra secara keseluruhan,” tegasnya.


Baginya, pengaderan melalui pendidikan dan pelatihan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai dan tanggung jawab sebagai kader partai.


Melalui kegiatan tersebut, para kader diharapkan mampu memahami bagaimana menjaga nama baik organisasi, menunjukkan sikap yang bertanggung jawab, serta berkontribusi secara positif dalam menjalankan tugas di lingkungan Partai Gerindra.


“Pengaderan melalui pelatihan seperti ini sangat penting. Di sinilah para kader belajar sejak dini bagaimana bersikap, menjaga marwah partai, dan memahami segala hal yang diperlukan di lingkungan Partai Gerindra,” jelasnya.


Lebih lanjut, Yashmin menekankan bahwa keberhasilan pengaderan tidak hanya bergantung pada kader-kader muda yang dipersiapkan untuk masa depan, tetapi juga membutuhkan dukungan para pengurus senior dan anggota legislatif yang telah lebih dahulu berkiprah.


Menurutnya, perpaduan pengalaman para senior dengan semangat dan kemampuan kader muda merupakan kekuatan penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi.


“Dari merekalah akan lahir kader-kader tangguh di masa depan. Namun, kami tidak mengabaikan para pengurus dan anggota dewan yang telah terlebih dahulu berkiprah. Semangat dan dukungan mereka sungguh luar biasa. Di sinilah terlihat bahwa kita semua berada dalam satu keluarga besar yang kuat, keluarga Partai Gerindra,” tambahnya.


Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui diklat tersebut tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus diwujudkan dalam kerja nyata di tengah masyarakat dan dalam pelaksanaan tanggung jawab organisasi di setiap daerah.


Yashmin juga menegaskan komitmen kader Gerindra di Maluku untuk mendukung kebijakan dan langkah strategis Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, serta memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi agenda politik dan pemerintahan ke depan.


Di tingkat daerah, ia turut menyampaikan harapan agar Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, dapat mempersiapkan diri secara matang untuk kembali memimpin Maluku pada periode kedua.


“Kita harus tetap bersatu, solid, dan maju bersama. Tidak ada yang tertinggal. Di Maluku khususnya, kami selalu bergandengan tangan, dan demikian pula halnya dengan seluruh kader Gerindra di Indonesia,” pungkasnya.


Diketahui, Diklat Laskar Gerindra tidak hanya dilaksanakan di Provinsi Maluku, tetapi juga digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pengaderan partai secara nasional.


Melalui pelaksanaan diklat ini, diharapkan lahir kader-kader yang memiliki disiplin, wawasan, dan semangat pengabdian, sekaligus mampu menjaga soliditas organisasi serta berkontribusi bagi masyarakat sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. (Za)

Selengkapnya

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Namlea dan Kasi Pidum Kejari Buru Bahas Pelayanan Tahanan

Oktober 11, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com - Memperkuat koordinasi dan sinergi dalam sistem peradilan pidana, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menerima kunjungan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, Masruri Abdul Azis, pada Kamis (08/10/2026).


Kunjungan yang berlangsung di ruang kerja Kalapas Namlea tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi antara jajaran pemasyarakatan dan kejaksaan, khususnya dalam mendukung kelancaran pelayanan tahanan.


Muhammad M. Marasabessy menyambut baik kunjungan Masruri Abdul Azis yang baru menjabat sebagai Kasi Pidum Kejari Buru. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik antarlembaga penegak hukum merupakan faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi.


Marasabessy menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan memperkuat sinergi di bidang penegakan hukum.


"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kasi Pidum di Lapas Namlea sebagai bentuk koordinasi sinergis antara pemasyarakatan dan kejaksaan dalam penegakan hukum," ujarnya.


Ia berharap, hubungan kerja sama antara Lapas Kelas III Namlea dan Kejari Buru dapat terus ditingkatkan, terutama dalam pelaksanaan pelayanan tahanan yang membutuhkan koordinasi efektif dan responsif.


Menurutnya, kedua institusi memiliki tugas dan fungsi yang saling berkaitan dalam sistem peradilan pidana. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif diperlukan agar berbagai kebutuhan dan kendala dalam pelaksanaan tugas dapat ditangani secara tepat.


"Lapas Namlea dan Kejari Buru merupakan institusi yang memiliki tugas dan fungsi yang relevan dalam sistem peradilan pidana, sehingga perlu adanya komunikasi yang efektif antara Lapas Namlea maupun Kejari Buru," tambahnya.


Sementara itu, Masruri Abdul Azis menjelaskan bahwa kunjungan perdananya ke Lapas Namlea sebagai Kasi Pidum yang baru dilantik bertujuan membangun komunikasi yang lebih baik serta memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan tahanan.


Ia menegaskan, koordinasi tersebut terutama diperlukan dalam proses penerimaan dan penyerahan tahanan, termasuk penanganan tahanan yang mengalami gangguan kesehatan atau membutuhkan penanganan medis segera.


Menurut Masruri, komunikasi yang baik antara kejaksaan dan pihak lapas akan membantu mempercepat pengambilan langkah ketika menghadapi situasi darurat, khususnya mengingat keterbatasan tenaga kesehatan di lingkungan lapas.


"Tujuan kedatangan kami di sini adalah untuk silaturahmi dan agar lebih terkoneksi lagi. Jika ada permasalahan, kita bisa lebih mudah berkoordinasi, seperti dalam penyerahan tahanan. Begitu juga apabila ada tahanan yang sakit, kami bisa berkoordinasi sebagai penuntut umum agar ketika terjadi kedaruratan medis dapat segera direspons," ungkapnya.


Melalui pertemuan tersebut, Lapas Kelas III Namlea dan Kejari Buru diharapkan semakin memperkuat kolaborasi, membangun komunikasi yang efektif, serta meningkatkan kualitas koordinasi dalam penanganan tahanan.


Sinergi antarlembaga ini menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, sekaligus memastikan pelayanan terhadap tahanan dapat berjalan dengan baik, terkoordinasi, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. (Za)

Selengkapnya

Peringati HUT ke-42 Gereja Kehidupan, Wali Kota Ambon Ajak Jemaat Perkuat Persaudaraan dan Toleransi

Oktober 11, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, mengajak seluruh jemaat Gereja Kehidupan, Jemaat GPM Nusaniwe Eri, Kecamatan Nusaniwe, untuk terus memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menjaga semangat toleransi dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.


Ajakan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Wali Kota Ambon yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Gereja Kehidupan, Jemaat GPM Nusaniwe Eri, Minggu (11/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan itu turut dirangkaikan dengan gerak jalan cepat tepat serta penarikan lotre berhadiah yang melibatkan jemaat dan masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Jemaat GPM Nusaniwe Eri yang merayakan perjalanan pelayanan selama 42 tahun.


Menurutnya, perjalanan selama lebih dari empat dekade tersebut tentu diwarnai berbagai pengalaman pelayanan, pengorbanan, kebersamaan, serta kesaksian iman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bergereja.


Karena itu, peringatan HUT ke-42 tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sekaligus memperbarui komitmen pelayanan agar gereja terus menjadi berkat bagi sesama.


“Kiranya momentum perayaan ini semakin memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Richard Luhukay.


Wali Kota Ambon juga menyambut baik pelaksanaan gerak jalan cepat tepat dan penarikan lotre berhadiah sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-42 tersebut.


Menurutnya, kegiatan gerak jalan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memiliki nilai positif dalam mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat sportivitas.


Selain itu, kegiatan yang melibatkan banyak orang tersebut menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menciptakan suasana sukacita di tengah kehidupan jemaat.


Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, tetap menjaga ketertiban dan keselamatan, serta menjunjung tinggi sportivitas.


Menang atau kalah, lanjutnya, bukanlah hal yang utama. Lebih dari itu, partisipasi, kebersamaan, dan sukacita yang terbangun selama kegiatan berlangsung merupakan nilai penting yang harus dijaga.


Gereja Berperan Penting Menjaga Kerukunan di Kota Ambon


Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon memandang kehidupan masyarakat yang sehat, rukun, dan harmonis sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang lebih baik.


Sebagai kota yang dihuni masyarakat dari beragam latar belakang, Ambon membutuhkan komitmen bersama untuk terus memelihara persaudaraan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam hal ini, gereja dan seluruh lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, menanamkan nilai-nilai kasih, serta memperkuat semangat pelayanan dan kepedulian terhadap sesama.


Wali Kota berharap Jemaat GPM Nusaniwe Eri dapat terus mengambil bagian dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan mendukung pembangunan Kota Ambon yang maju, inklusif, toleran, serta berkelanjutan.


Pemerintah Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan membangun kebersamaan sehingga rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-42 Gereja Kehidupan dapat terlaksana.


Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung dengan baik, lancar, aman, dan penuh berkat bagi seluruh jemaat serta masyarakat.


Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, kegiatan gerak jalan cepat tepat dan penarikan lotre berhadiah secara resmi dinyatakan dibuka.


Peringatan HUT ke-42 Gereja Kehidupan Jemaat GPM Nusaniwe Eri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan perjalanan pelayanan gereja, tetapi juga semakin memperkokoh kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kontribusi jemaat dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kota Ambon. (Za)

Selengkapnya

Wayamato FC Juara Bukit Moria Cup I 2026, Bupati Piet Hein Babua Apresiasi Turnamen Berjalan Aman

Oktober 11, 2026


HALUT
, Globaltimurnn.com — Wayamato FC dari Desa Gura keluar sebagai juara Open Turnamen Bukit Moria Cup I Tahun 2026 setelah mengalahkan Ashanum FC dari Desa Gosoma melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.


Pertandingan final yang mempertemukan kedua tim berlangsung di Lapangan Pengasihan Pitu-Lina Ino, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (11/10/2026).


Pertandingan berlangsung ketat. Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tidak mampu mencetak gol sehingga skor tetap 0-0. Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti yang dimenangkan Wayamato FC dengan skor 4-3.


Penutupan turnamen turut dihadiri Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P., Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Aksandris Kitong, Anggota DPRD Halut Karwanto Hohakay, Ketua PSSI Halut Rifai Sadoki, panitia, official, pelatih dan manajer kedua tim, jajaran Pemkab Halut, serta  ribuan penonton.


Dalam sambutannya sekaligus menutup turnamen, Bupati Piet Hein Babua mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen yang berlangsung selama kurang lebih 41 hari.


Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam pertandingan merupakan hal yang wajar dalam olahraga. Namun, hal tersebut tidak boleh berkembang menjadi keributan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama," ujar Piet.


Ia mengatakan, sebelumnya dirinya telah menyampaikan bahwa apabila terjadi keributan antarsuporter yang mengganggu keamanan dan ketertiban, maka pemerintah akan mempertimbangkan pelarangan pertandingan sepak bola di Halmahera Utara.


Namun, hingga pertandingan terakhir, turnamen dapat berlangsung tanpa insiden fatal. Kondisi tersebut, kata Bupati, menunjukkan bahwa masyarakat Halmahera Utara mampu menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap pertandingan.


"Dengan demikian, pertandingan-pertandingan sepak bola di Halmahera Utara tentu akan terus kita dukung dan laksanakan," katanya.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras sehingga Open Turnamen Bukit Moria Cup I dapat berjalan dengan baik hingga pertandingan final.


Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada turnamen kali ini, tetapi dapat kembali dilaksanakan dalam waktu mendatang.


"Kalau memungkinkan, turnamen seperti ini jangan berhenti sampai hari ini. Satu atau dua bulan ke depan dapat kita laksanakan kembali, sehingga Tobelo semakin ramai dan masyarakat memiliki ruang untuk berekreasi," ungkapnya.


Menurut Piet, Halmahera Utara membutuhkan lebih banyak ruang dan kegiatan rekreasi bagi masyarakat. Sepak bola, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk rekreasi yang murah, merakyat, dan dapat dinikmati seluruh kalangan. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Lapas Namlea Perkuat Pencegahan Penyakit Menular, 150 Warga Binaan Jalani Skrining Tahap Kedua

Oktober 11, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com — Upaya menjaga kesehatan warga binaan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea melalui deteksi dini penyakit menular. Bekerja sama dengan Puskesmas Sawa, Lapas Namlea kembali menggelar skrining kesehatan tahap kedua yang melibatkan 150 warga binaan, Kamis (08/10/2026).


Pemeriksaan yang berlangsung di aula Lapas Namlea ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada pekan sebelumnya, yang telah diikuti 51 warga binaan. Pada tahap kedua, skrining diperluas untuk menjangkau seluruh warga binaan sebagai langkah mengidentifikasi potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.


Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk melindungi kesehatan warga binaan sekaligus meminimalkan risiko penularan penyakit di dalam lapas.


Menurutnya, kondisi hunian yang padat dan persoalan kelebihan kapasitas menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kesehatan para penghuni. Situasi tersebut membutuhkan perhatian serius serta upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan.


“Penyakit menular merupakan salah satu hal yang kami antisipasi bagi warga binaan. Faktor kepadatan penghuni dan overkapasitas yang saat ini kita alami berisiko tinggi menumbuhkembangkan penyakit menular dengan cepat di kalangan warga binaan. Oleh karena itu, langkah proaktif dari Puskesmas Sawa sangat kami apresiasi,” ujar Marasabessy.


Dalam pelaksanaannya, setiap warga binaan menjalani serangkaian pemeriksaan yang meliputi asesmen, pemeriksaan fisik, hingga pengambilan sampel. Skrining ini difokuskan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit Tuberkulosis (TBC), HIV, dan sifilis.


Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi warga binaan yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, sehingga langkah pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin.


Penanggung Jawab Sifilis Puskesmas Sawa, Romlah Bugis, menjelaskan bahwa warga binaan yang menunjukkan indikasi penyakit menular akan menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan kondisi kesehatannya.


“Kami akan melakukan langkah-langkah pencegahan apabila ditemukan suspek yang diduga mengalami penyakit menular, dengan pemeriksaan yang lebih mendetail untuk mengonfirmasi bahwa penderita benar-benar mengidap penyakit tersebut. Apabila positif, akan kami berikan terapi dengan pemberian antibiotik secara berkala,” ungkap Romlah.


Melalui kolaborasi antara Lapas Kelas III Namlea dan Puskesmas Sawa, kegiatan skrining ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Deteksi dini diharapkan mampu membantu mencegah penyebaran penyakit menular sekaligus memastikan warga binaan yang membutuhkan penanganan memperoleh layanan medis sesuai kondisi kesehatannya. (Za) 

Selengkapnya

Sabtu, 10 Oktober 2026

Kebakaran Hebat Di Lahan Warga Seram Utara Timur Seti, Maluku Tengah

Oktober 10, 2026


Malteng
, globaltimurnn.com - Kebakaran hebat lahan warga Dusun Waekoa, Negeri Mulumet, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, tanaman warga dilalap habis si jago merah, selain tanaman umur panjang maupun hasil kebun ludes terbakar. Sabtu 10/10/2026


Pantauan media ini, masyarakat kehilangan begitu banyak hasil kebun termasuk tanaman umur panjang, baik cengkeh, pala kelapa, sagu bahkan hutan jati dan lain sebagai-nya. 


Dengan adanya musibah bencana kebakaran hutan dan lahan tersebut, warga Seram Utara Timur Seti, yang mata pencaharian-nya hanyalah mengharapkan hasil kebun dan olahan cengkeh, pala, sagu, serta kelapa, harus berhenti dalam beberapa waktu yang cukup lama. 


Hal tersebut akan membuat warga menderita, lebih parah lagi kesulitan untuk mengisi perut, bahkan sampai menyekolahkan anak, yang berada di bangku SD, SMP, SMA bahkan Perguruan tinggi. 


Stok makanan pun akan terhenti, karena makan dan minum keseharian warga hanya bergantung pada hasil kebun. 


Masyarakat Seram Utara Timur Seti berharap penuh kepada pemerintah daerah, maupun pemerintah Provinsi agar bisa melihat kondisi masyarakat Seram Utara Timur Seti saat ini yang dilanda musibah kebakaran hutan dan lahan. 


Bencana kebakaran ini melanda tiga Kecamatan di Seram Uatar, bukan saja melanda satu Kecamatan. 


Masyarakat berbondong - bondong bersama pemerintah Negeri, pemerintah Kecamatan yang mana Camat Seram Utara Timur Seti, serta Warga Iliona turun bersama padam api yang sedang berkorban dengan peralatan seadanya. (AH) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT