globaltimurnn.com

Selasa, 19 Mei 2026

𝐖𝐚𝐛𝐮𝐩 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧 𝐔𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐤𝐢𝐭𝐧𝐚𝐬: 𝐓𝐞𝐤𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐉𝐚𝐠𝐚 𝐆𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐮𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

Mei 19, 2026

Foto : 𝐖𝐚𝐛𝐮𝐩 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧 𝐔𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐤𝐢𝐭𝐧𝐚𝐬: 𝐓𝐞𝐤𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐉𝐚𝐠𝐚 𝐆𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐮𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

Halut
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar Upacara Peningkatan Prestasi Kerja sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Halmahera Utara, Jalan Ir. Hein Namotemo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo. Rabu (20/05/2026). 

 

Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝗺𝗮𝗵𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗗𝗿. 𝗞𝗮𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗛𝗶. 𝗔𝗵𝗺𝗮𝗱, 𝗦.𝗣𝗱., 𝗠.𝗣𝗱., sedangkan Komandan Upacara dipimpin oleh 𝗣𝗲𝗿𝘄𝗮𝗸𝗶𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗮𝘁𝗽𝗼𝗹-𝗣𝗣 𝗛𝗮𝗹𝗺𝗮𝗵𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗷𝗶𝗱𝗼𝗻 𝗕𝗮𝗵𝗮𝗯𝘂, 𝗦.𝗜𝗣. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Halmahera Utara.


Momen inti upacara adalah pembacaan naskah sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Menteri menegaskan bahwa tantangan kebangsaan kini telah bergeser dari kedaulatan wilayah menuju kedaulatan informasi dan kedaulatan digital.

 

"Dahulu kita berjuang mempertahankan kemerdekaan fisik, namun hari ini kita harus berjuang menguasai dan menjaga ruang digital. Transformasi teknologi membawa kemajuan, namun juga risiko nyata berupa berita bohong, ujaran kebencian, penipuan, hingga dampak buruk bagi generasi muda," tegas isi sambutan tersebut.

 

Disebutkan, dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai lebih dari 80 persen, anak dan remaja kini hidup di dunia nyata dan dunia maya. Di sana mereka menghadapi empat ancaman utama yang disebut sebagai 4K: Kontak tidak diinginkan, Konten negatif, Kecanduan gawai, serta gangguan Kesehatan fisik dan mental.

 

Untuk itu, tema Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" menjadi panggilan tugas bersama. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital, bukan untuk membatasi kemajuan, melainkan memastikan teknologi berkembang sejalan dengan perlindungan.

 

"Peraturan saja tidak cukup. Kekuatan terbesar adalah kesadaran diri. Ketika kita paham sesuatu merugikan masa depan, kita sendirilah yang harus berhenti," pesan Menteri dalam sambutannya.

 

Amanat itu juga mengajak seluruh elemen bangsa—mulai pemerintah, pendidik, orang tua, industri teknologi, insan pers, hingga masyarakat luas—untuk berkolaborasi menjaga ekosistem digital yang aman dan positif. "Kolaborasi adalah kunci. Kita harus pastikan transformasi digital menjadi kekuatan, bukan ancaman, dan anak-anak kita menjadi pemenang di era ini, bukan korban di dalamnya," tambahnya.

 

"Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi, termasuk kepada ANS dan Panti Asuhan."

 

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat Kebangkitan Nasional 1908 terus hidup dan diterjemahkan dalam peningkatan kinerja aparatur serta pengabdian nyata bagi kemajuan Kabupaten Halmahera Utara dan Indonesia. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Pangdam XV/Pattimura Sapa Prajurit dan Persit di Wilayah Bumi Duan Lolat

Mei 19, 2026

Foto : Pangdam XV/Pattimura Sapa Prajurit dan Persit di Wilayah Bumi Duan Lolat

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto beserta sejumlah PJU Kodam XV/Pattimura melakukan kunjungan kerja perdana ke Makodim 1507/Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Selasa (19/5/2026).


Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XV/Pattimura, Ny. Dian Dody Triwinarto, kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan pengarahan langsung kepada prajurit, PNS, Persit Kodim 1507/Saumlaki, serta personel Koramil dan Yonif 734/SNS. Kehadiran pucuk pimpinan Kodam XV/Pattimura di wilayah berjuluk "Bumi Duan Lolat" ini dinilai sangat strategis sebagai momentum penguatan konsolidasi internal, kesiapsiagaan aparat teritorial, serta stabilitas keamanan di kawasan perbatasan dan wilayah selatan Maluku.


​Dalam arahannya, Mayjen TNI Dody Triwinarto menekankan pentingnya loyalitas, profesionalisme, dan disiplin sebagai garda terdepan pertahanan negara. Pangdam menyatakan bahwa kehadirannya di Bumi Saumlaki adalah untuk melihat langsung anggotanya yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri. Ia menyadari bahwa jabatan yang diembannya merupakan sebuah amanah dan takdir dari Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya di tanah Maluku yang dikenal sebagai negeri raja-raja ini.


​Selain menekankan aspek kedinasan, Pangdam juga membagikan pesan spiritual dan moral yang mendalam kepada seluruh personel yang hadir. Ia mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa menanamkan jiwa bersyukur dalam kehidupan sehari-hari, karena dengan bersyukur manusia akan lupa bagaimana cara mengeluh dan justru semakin merasakan nikmat Tuhan.


Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan bahwa keberanian dan nyali saja tidak cukup dalam menghadapi dinamika tugas, melainkan harus diimbangi dengan kecerdasan berpikir dan kemampuan mengendalikan diri. Keberhasilan tugas dan derajat tertinggi seorang prajurit bukan diukur dari pangkat, melainkan dari sejauh mana mereka mampu memberikan manfaat dan kebaikan bagi masyarakat di sekitarnya.


​Perhatian khusus dalam kunjungan ini juga diarahkan pada penguatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana. Pangdam bersama Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura Ny. Dian Dody Triwinarto mengingatkan pentingnya ketahanan keluarga dan peran istri sebagai pilar moral yang menjaga keharmonisan serta stabilitas psikologis rumah tangga. Menurut Pangdam, kehebatan seorang prajurit di medan tugas tidak lepas dari kehadiran sosok istri yang kuat di sampingnya. 


Kunjungan kerja ini pada akhirnya menegaskan komitmen kuat Kodam XV/Pattimura dalam melakukan pembinaan personel secara berkelanjutan, sekaligus memastikan kesiapan pertahanan di wilayah kepulauan selatan Maluku yang berbatasan langsung dengan jalur strategis nasional. (Rdks) 

Selengkapnya

Peringati Harkitnas, Lisapaly Pimpin Upacara Harkitnas, Dilapangan Upacara Kantor Bupati SBB

Mei 19, 2026

Foto : Peringati Harkitnas, Lisapaly Pimpin Upacara Harkitnas, Dilapangan Upacara Kantor Bupati SBB

Piru
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan khidmat di lapangan upacara kantor Bupati SBB, Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat, Kab. SBB. Rabu (20/5/2026)


Upacara Harkitnas ini, merupakan sebuah momentum penting untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, serta komitmen bersama dalam menjaga generasi penerus bangsa demi kedaulatan negara.


Reinhold Lisapaly, S. Sos, Saat memimpin upacara, dalam menyampaikan amat singkatnya mengatakan" pemerintah terus menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial yang terus berubah. Ucapnya


Generasi muda disebut sebagai aset utama bangsa yang harus dibina melalui pendidikan, karakter, dan nilai kebangsaan. Tuturnya


Dikatakan-nya“ Momentum Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong, dan semangat juang adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat kedaulatan negara,” demikian pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut.


Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga stabilitas daerah, memperkuat toleransi, serta membangun kolaborasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini diharapkan menjadi refleksi bersama agar semangat perjuangan para pendahulu terus hidup dalam setiap langkah pembangunan, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berjiwa nasionalis.


Dengan semangat “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” Pemkab SBB menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sumber daya manusia sebagai pondasi utama menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. Pungkasnya  (Likko) 

Selengkapnya

Lapas Wahai Hadirkan Jalur Pijat Refleksi, Wujud Nyata Pelayanan Kesehatan Humanis

Mei 19, 2026

Foto : Lapas Wahai Hadirkan Jalur Pijat Refleksi, Wujud Nyata Pelayanan Kesehatan Humanis

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai resmi luncurkan fasilitas baru berupa jalur pijat refleksi kaki (reflexology path) bagi para Warga Binaan, Selasa (19/05/2026). Inovasi yang dibuat di branggang ini dihadirkan sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan menyentuh kebutuhan dasar di Lapas.


Fasilitas kesehatan alternatif ini diinisiasi oleh Fitri, seorang Calon Aparatur Sipil Negara di Lapas Wahai. Menurutnya, ide ini muncul dari keinginan untuk memberikan terapi kesehatan yang mandiri, murah, dan bisa diakses kapan saja oleh Warga Binaan tanpa harus selalu bergantung pada obat-obatan kimia.


"Saya melihat pentingnya menyediakan sarana kesehatan preventif yang sederhana, namun berdampak besar. Jalur refleksi ini memanfaatkan batu-batu alam yang disusun sedemikian rupa untuk menstimulasi titik-titik saraf di telapak kaki. Kami ingin Warga Binaan menjaga kebugaran tubuh secara mandiri di sela-sela aktivitas mereka," ujar Fitri.


Kehadiran fasilitas baru ini ldisambut antusias oleh para penghuni Lapas, terutama mereka yang sudah berusia lanjut. YM, salah seorang Warga Binaan lanjut usia, sangat terbantu dengan adanya jalur refleksi ini untuk mengurangi keluhan kesehatan yang sering dialaminya. "Bagi kami yang sudah tua ini, sering sekali kaki terasa kebas dan pegal-pegal. Sejak ada jalur batu refleksi ini, saya rutin jalan di atasnya setiap pagi. Alhamdulillah, badan rasanya lebih segar dan tidur malam jadi lebih nyenyak tanpa harus sering-sering minta obat ke klinik," ungkap YM.


Peluncuran fasilitas baru ini mendapat dukungan penuh dari jajaran struktural Lapas Wahai. Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, menegaskan kehadiran jalur refleksi ini untuk memenuhi hak-hak dasar Warga Binaan, khususnya dalam aspek kesehatan fisik dan psikologis.


"Pembinaan yang berhasil adalah pembinaan yang memanusiakan manusia. Jalur pijat refleksi ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan wujud kepedulian kami agar Warga Binaan tetap sehat secara jasmani selama menjalani masa pidana. Ketika fisik mereka sehat, mereka akan lebih optimal dan bersemangat dalam mengikuti berbagai program pembinaan yang kami sediakan," kata Merpaty.


Apresiasi serupa disampaikan Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi. Pihak Lapas selalu membuka ruang bagi para petugas, terutama generasi muda, untuk membawa perubahan positif dan inovatif demi kemajuan institusi.


"Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh saudari Fitri. Ini membuktikan keterbatasan sarana bukan penghalang untuk melahirkan pelayanan yang humanis. Jalur pijat refleksi ini menjadi bukti kami terus berbenah dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan, memastikan mereka diperlakukan dengan layak dan humanis," pungkasnya.  (Za)

Selengkapnya

Perkuat Layanan Kesehatan dan Spritual, Lapas Geser Jalin Sinergi Strategis dengan Puskesmas Geser dan KUA Seram Timur

Mei 19, 2026

Foto : Perkuat Layanan Kesehatan dan Spritual, Lapas Geser Jalin Sinergi Strategis dengan Puskesmas Geser dan KUA Seram Timur

Geser
, Globaltimurnn.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan melalui penguatan sinergi lintas instansi. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kunjungan strategis Kepala Lapas (Kalapas) Kelas III Geser, Nober Hasanda, bersama pejabat struktural ke Puskesmas Perawatan Geser dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seram Timur, selasa (19/05/2026).


Kunjungan jajaran Lapas Geser ke Puskesmas Perawatan Geser disambut hangat oleh Kepala Puskesmas, Hj. Boki Rumonin, di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, Nober menekankan pentingnya dukungan instansi kesehatan untuk memastikan pemenuhan hak kesehatan warga binaan berjalan optimal.


Nober mengatakan, inisiasi Lapas Geser tidak hanya berfokus pada layanan internal Lapas, dampak positif kolaborasi ini juga dirancang untuk menjangkau masyarakat luas. 


“Sinergi ini sangat krusial untuk memastikan pemenuhan hak kesehatan warga binaan dapat berjalan secara optimal, mulai dari deteksi dini hingga penanganan medis. Selain itu, inisiasi juga dirancang untuk kegiatan pengabdian masyarakat seperti pemeriksaan kesehatan gratis yang kami promotori,” ujar Nober.


Kepala Puskesmas Perawatan Geser, Hj. Boki Rumonin, menyambut baik sinergi dan langkah proaktif Lapas Geser dan menyatakan komitmen dan dukungan maksimal guna merealisasikan sinergi dan inisiatif ini.


“Kami jajaran kesehatan sangat terbuka dan mendukung setiap kolaborasi dari intasni eksternal yang berdampak positif, salah satunya dengan pihak Lapas Geser untuk menyukseskan program-program peningkatan kualitas hidup dan kesehatan, baik bagi para warga binaan maupun masyarakat umum di wilayah Geser,” jelasnya.


Usai membahas layanan kesehatan, Kalapas beserta rombongan melanjutkan koordinasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seram Timur. Langkah ini diambil untuk menyusun program pembinaan kepribadian yang lebih terorganisir bagi warga binaan melalui pendekatan spiritual.


Kunjungan Kalapas disambut hangat oleh pihak KUA. melalui Penyuluh Agama Ibrahim Rumonin, pihak KUA Kecamatan Seram Timur, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mendukung penuh program Lapas Geser. Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan tenaga penyuluh profesional yang akan memberikan bimbingan dan materi keagamaan secara rutin.


“Ini adalah langkah positif yang sejalan dengan fungsi kami di KUA. Kami berkomitmen penuh dan siap memberikan bimbingan kerohanian secara rutin. Semoga program ini membantu warga binaan memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” terang Ibrahim.


Nober mengatakan, sinergi antara Lapas Geser dan KUA ini berfokus pada pendekatan spiritual yang dinilai mampu menyentuh hati dan memperbaiki perilaku warga binaan. 


“Bimbingan keagamaan yang diberikan diharapkan menjadi bekal mental yang kuat, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mengalami transformasi spritual ke arah yang lebih baik,” pungkas Nober.


Melalui kolaborasi aktif di bidang kesehatan dan spiritual ini, Lapas Geser membuktikan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak positif bagi warga binaan serta masyarakat sekitar. (Za)

Selengkapnya

Pemkot Ambon Terus Benahi Kota, DLHP Hadirkan 10 TPS Baru di Sejumlah Wilayah

Mei 19, 2026

Foto : Pemkot Ambon Terus Benahi Kota, DLHP Hadirkan 10 TPS Baru di Sejumlah Wilayah

Ambon
, Globaltimurnn.com — Pemerintah Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kota yang bersih dan tertata melalui penguatan infrastruktur persampahan.


Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon saat menghadiri rapat internal Komisi III DPRD Kota Ambon, Selasa (19/05/2026).


Dalam rapat itu, Kepala DLHP Kota Ambon Apries Benel Gaspersz, mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, namun berbagai inovasi tetap dilakukan agar pelayanan kebersihan kepada masyarakat tidak terhambat.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi III DPRD Kota Ambon atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terus dibangun.


“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan DPRD menjadi kekuatan untuk terus meningkatkan pelayanan persampahan di Kota Ambon,” ujarnya.


Sebagai bentuk nyata pembenahan kota, DLHP kini mulai mengerjakan pembangunan 10 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang bersumber dari bantuan CSR BDI.


TPS tersebut tersebar di beberapa titik strategis, seperti kawasan Gunung Nona, Batu Merah, Halong, Lorong Joker, Kuburan Benteng, hingga Eri Batu Anyang.


Selain bantuan dari BDI, sebelumnya Pemerintah Kota Ambon juga telah menerima bantuan TPS dari PLN yang telah diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat.


Menurut Kepala DLHP, kerja sama dengan berbagai pihak melalui program CSR menjadi solusi penting dalam mempercepat penataan sistem pengelolaan sampah di Kota Ambon.


“Harapan kami, seluruh langkah dan inovasi yang dilakukan ini dapat membawa Kota Ambon menjadi lebih bersih, nyaman, dan lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Pembinaan Rohani Islam di Lapas Wahai, Warga Binaan Belajar Huruf Hijaiyah

Mei 19, 2026

Foto : Pembinaan Rohani Islam di Lapas Wahai, Warga Binaan Belajar Huruf Hijaiyah

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus tunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui pembinaan rohani Islam. Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan yaitu pembelajaran membaca huruf Hijaiyah bagi Warga Binaan yang belum menguasai bacaan Al-Qur’an, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di musala Lapas Wahai dengan suasana penuh semangat oleh Warga Binaan. Dalam pembelajaran ini, para Warga Binaan diajarkan langsung oleh petugas Lapas mengenai pengenalan huruf Hijaiyah, cara pengucapan yang benar, hingga tahapan dasar membaca Al-Qur’an.


Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman agama dan membentuk pribadi Warga Binaan menjadi lebih baik selama menjalani masa pidana. Selain sebagai sarana belajar agama, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual agar Warga Binaan memperbaiki diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.


Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh Warga Binaan Muslim memiliki kesempatan belajar membaca Al-Qur’an dari dasar. “Kami melihat antusias Warga Binaan sangat baik dalam mengikuti pembelajaran ini. Harapannya, mereka tidak hanya mampu mengenal huruf Hijaiyah, tetapi juga dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman hidup,” harapnya.


Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Wahai, La Joi, menyampaikan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter Warga Binaan. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu bekal positif yang diharapkan diterapkan setelah kembali ke masyarakat.

“Kami berharap Warga Binaan meningkatkan pemahaman agama dan memiliki perubahan perilaku yang lebih baik. Pembinaan keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk pribadi yang lebih positif,” tutur La Joi.


Melalui pembinaan keagamaan ini, Lapas Wahai berharap menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih humanis, religius, dan mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan ke depannya. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT