globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Rabu, 26 Agustus 2026

Program "MANTAP" Dinas Koperasi dan UKM Malteng, Didukung Penuh Bank Maluku Malut

Agustus 26, 2026


Masohi
, globaltimurnn.com - Bank Maluku Maluku Utara Cabang Masohi pada prinsipnya optimis mendukung penuh program inovasi Pinjaman Tanpa Bunga (MANTAP) Dinas Koperasi dan UKM Maluku Tengah. 


Sejalan dengan program Kredit UKM pada Bank milik Daerah menjadi prioritas untuk diproses oleh managemen, demikian disampaikan Pimpinan Cabang Bank Maluku Malut Rahman Hamsidi, Rabu 26/8/2026 kepada wartawan di Masohi. 


Pihaknya mengoptimalkan seluruh rangkaian verifikasi lanjutan. Baik ferivikasi dokumen maupun ferivikasi lapangan. 


"Sejak rekomendasi beserta berkas-berkas calon kreditur kita terima, langsung kita tindak lanjuti dengan melakukan verifikasi lanjutan, Dan, target yang kita tetapkan adalah, maksimal seminggu proses ferivikasi kita rampungkan,"  tandas Hamsidi di ruang kerjanya. 


Menyoal  presentase jumlah pendaftar dan persetujuan yang diterbitkan pihaknya, Hamsidi menyebut, itu semata -mata karena memang pendaftar tidak layak. 

Dikatakan, sejak berkas-berkas calon penerima manfaat mengantongi rekomendasi dari Dinas Koperasi, sejak itu pula, ferivikasi lanjutan dilakukan oleh pihak bank berdasarkan mekanisme umum pengajuan kredit UKM di perbankan. 


"Diantaranya, calon kreditur tidak memiliki pinjaman di bank lain. Slik OJK-nya bersih - tidak tersandung kredit macet. Dan persyaratan lain yang sifatnya wajib," sebut Hamsidi


Menyoal jumlah pengajuan kredit yang berbanding terbalik dengan jumlah yang disetujui kreditnya, menurut dia, semata-mata karena calon kreditur dimaksud tidak memenuhi syarat.


"Secara umum, calon kreditur yang diverifikasi  tidak memenuhi syarat.  Yakni diantaranya, karena masih memiliki pinjaman di bank lain, dan,  Slik OJK tidak bersih ," jelasnya. 


"Mohon maaf, tapi ada juga yang setelah dilakukan ferivikasi di lapangan, ternyata tidak memiliki  usaha. Hanya meminjam dokumentasi usaha milik orang lain,"ungkapnya (V374)

Selengkapnya

Empat Hari Dalam Pelarian, Imanuel Birahy Akhirnya Diamankan Polisi

Agustus 26, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Upaya pencarian terhadap Imanuel Birahy (23), narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon yang melarikan diri beberapa hari lalu, akhirnya membuahkan hasil. Imanuel diduga berhasil diamankan oleh personel Polsek Teluk Ambon pada Kamis (27/08/2026).


Imanuel sebelumnya melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Ambon pada Minggu (23/08/2026) sekitar pukul 04.40 WIT. Selama empat hari, keberadaannya menjadi perhatian aparat yang melakukan pencarian untuk menemukan kembali narapidana tersebut.


Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, membenarkan bahwa Imanuel telah diamankan. Saat ini, yang bersangkutan masih berada di Polsek Teluk Ambon sebelum diserahkan kembali kepada pihak Lapas.


“Iya. Ini kami bersama Pak Kapolresta mau ke Polsek Teluk untuk menyerahkan yang bersangkutan ke Lapas,” ujar Janete.


Namun, pihak kepolisian belum membeberkan secara detail lokasi maupun kronologi penangkapan Imanuel. Janete menyebut informasi mengenai proses penangkapan akan disampaikan melalui keterangan resmi kepolisian.


“Tadi ditangkap. Kalau lokasi di mana belum tahu. Tunggu nanti kita rilis,” katanya.


Sebelum berhasil diamankan, Imanuel yang akrab disapa Manu diketahui melarikan diri dengan cara keluar dari area hunian Lapas. Berdasarkan informasi sebelumnya, ia diduga membobol plafon Sel-1 Blok Merpati untuk membuka jalan keluar.


Setelah berhasil keluar dari blok tersebut, Imanuel kemudian menggunakan kain sarung yang telah disambung untuk melewati tembok pembatas antara Pos 1 dan Pos 2. Cara tersebut diduga menjadi bagian dari rangkaian aksinya hingga berhasil keluar dari lingkungan Lapas.


Pelarian itu kemudian diikuti dengan pencarian oleh aparat. Selama beberapa hari, petugas melakukan penelusuran terhadap keberadaan Imanuel hingga akhirnya ia berhasil diamankan pada Kamis.


Imanuel merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan terhadap Elfianus Siahaya. Dalam perkara tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara pada 29 Mei 2023.


Vonis tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Junita Sahetapy yang sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 15 tahun.


Kini, setelah berhasil diamankan, Imanuel akan kembali diserahkan kepada pihak Lapas Kelas IIA Ambon. Penangkapan tersebut sekaligus mengakhiri pelarian yang berlangsung selama empat hari dan menjadi langkah lanjutan dalam proses pengembalian yang bersangkutan untuk menjalani masa pidana sesuai putusan pengadilan. (Za)

Selengkapnya

KPKNL Ambon Tinjau Aset Negara, Lapas Piru Pastikan BMN Dikelola Sesuai Ketentuan

Agustus 26, 2026


Piru
, globaltimurnn.com – Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus mendapat perhatian untuk memastikan seluruh aset negara tercatat, terawat, dan dimanfaatkan sesuai aturan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan survei penilaian BMN oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ambon, Kamis (27/08/2026).


Dalam kegiatan tersebut, tim KPKNL Ambon melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah aset tanah milik negara yang berada di lingkungan Lapas Piru. Objek yang menjadi perhatian antara lain tanah yang dimanfaatkan untuk kios dan koperasi serta aset tanah yang berada di kawasan rumah dinas.


Peninjauan lapangan menjadi bagian penting dalam proses penilaian BMN. Tim melakukan pengumpulan data sekaligus melihat kondisi fisik, lokasi, luas, serta bentuk pemanfaatan aset secara langsung. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar untuk menentukan nilai wajar dan memastikan pemanfaatan aset memiliki landasan administrasi yang jelas.


Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menyambut baik pelaksanaan survei tersebut. Menurutnya, proses penilaian tidak hanya berkaitan dengan nilai aset, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola BMN agar semakin tertib dan akuntabel.


Penilaian ini menjadi bagian penting dalam memastikan aset negara yang berada di lingkungan Lapas Piru dikelola sesuai ketentuan. Kami berkomitmen agar setiap BMN dapat dimanfaatkan secara optimal, tertib administrasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, ujar Hery.


Sementara itu, Penjabat Fungsional Penilai Ahli Muda KPKNL Ambon, Asdar Sahlin, menjelaskan bahwa pemeriksaan secara langsung diperlukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi aset di lapangan.


Menurut Asdar, data aktual yang diperoleh melalui survei menjadi salah satu komponen penting dalam proses penilaian. Karena itu, tim tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga mencocokkannya dengan kondisi dan pemanfaatan aset secara faktual.


“Data lapangan menjadi bahan penting dalam proses penilaian. Melalui peninjauan langsung, kami dapat memperoleh gambaran aktual mengenai kondisi maupun pemanfaatan objek BMN sehingga hasil penilaian dapat dilakukan secara objektif,” jelasnya.


Di sisi lain, Ketua Koperasi sekaligus Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Piru, Wikrama Jaya, menyebut keberadaan kios dan koperasi memiliki peran dalam mendukung aktivitas serta memenuhi kebutuhan di lingkungan Lapas.


Ia berharap proses penilaian tersebut dapat memberikan kepastian dalam pemanfaatan aset sekaligus mendorong pengelolaan kios dan koperasi yang lebih tertib.


“Harapannya, pemanfaatan aset semakin tertata dan memiliki dasar yang jelas. Dengan begitu, kios maupun koperasi tetap dapat memberikan manfaat dengan tetap mengikuti ketentuan pengelolaan BMN,” kata Wikrama.


Pelaksanaan survei penilaian KPKNL Ambon menjadi bagian dari langkah Lapas Piru dalam memperkuat pengelolaan aset negara. Melalui pencatatan, penilaian, serta pemanfaatan yang sesuai ketentuan, pengelolaan BMN diharapkan dapat berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. (Za)

Selengkapnya

MKKS SMA, SMK, SLB se-Kabupaten SBB, Dalam Giat Pembedahan Perangkat Pembelajaran

Agustus 26, 2026


Kairatu
, globaltimurnn.com - Pemerintah Provinsi Maluku Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku menggelar kegiatan musyawarah kerja kepala sekolah se-Kabupaten Seram Bagian Barat uang di gelar tepatnya pada SMAN 1 SBB, yang dimulai pukul 09 : 00 Wit, pagi ini. Kamis 27/08/2026


Kegiatan tersebut dihadiri lansung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Dr. Sarlota Singerin. S. Pd, M. Pd, dihadiri juga Kepala Dinas Cabang Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat, dan seluruh Kepala sekolah se-Kabupaten SBB, baik SMA, SMK, SLB. 


Dalam pemaparan materi yang di sampaikan-nya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku menyampaikan dan mengulas tentang tugas dan fungsi Kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan, serta 10 tugas pokok wakasek kurikulum. 


Sementara dalam pernyataan-nya saat ditemui media ini di lokasi pelaksanaan kegiatan, Kadis mengatakan" Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh cabang dinas pendidikan menengah pendidikan kusus Kabupaten SBB yang diinisiasi awal oleh SMAN 1 SBB musyawarah mata pelajaran. 


Mengingat hal tersebut sangat penting, untuk menghadirkan semua kepala sekolah juga wakasek urusan kurikulum,  untuk membedah perangkat pembelajaran yang sudah terkumpul pada Juli lalu di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Ucapnya


Dikatakan-nya pula" Yang menjadi esensi untuk ditekan dalam pembinaan sehingga menghasilkan aoput pembelajaran yang baik. Sebutnya


Pihaknya berharap" Guru, kepala sekolah, wakur, bisa mempedomaninya dengan baik dan mengerahkan kepada guru untuk menyiapkan perangkat pembelajaran yang baik, guna menata proses pembelajaran sehingga aoput pembelajaran benar - benar berkualitas, bermakna dan berdampak untuk anak - anak. Jelasnya  



Kehadiran kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku dalam kegiatan tersebut sebagai pemateri, dapat meningkatkan kualitas guru dalam menyusun program belajar mengajar serta peningkatan mutu pendidikan di SBB kian lebih baik. (Rdks) 


Selengkapnya

Gubernur Dorong Muslimat NU Perkuat Peran Tangani Stunting dan Pemberdayaan UMKM

Agustus 26, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mendorong Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Maluku untuk memperkuat kontribusinya dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, terutama penanganan stunting, penguatan gerakan orang tua asuh, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) IV Muslimat NU Provinsi Maluku yang dirangkaikan dengan kegiatan penanganan stunting, gerakan orang tua asuh dan pemberdayaan UMKM, di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (26/8/2026).


Menurut Gubernur, Konferwil tidak semata-mata menjadi forum organisasi untuk memilih dan menetapkan kepengurusan baru, tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Konferensi Wilayah bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih dan menetapkan kepengurusan. Lebih dari itu, Konferensi Wilayah harus menjadi ruang konsolidasi gagasan, penguatan organisasi, evaluasi perjalanan, serta perumusan langkah strategis untuk menjawab berbagai persoalan umat, bangsa dan daerah,” kata Hendrik.


Ia menilai Muslimat NU memiliki posisi strategis karena kekuatan organisasinya menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Peran tersebut dinilai penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, mendidik generasi, meningkatkan kehidupan keagamaan, serta menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.


Karena itu, Gubernur mengapresiasi keputusan Muslimat NU Maluku yang mengintegrasikan agenda organisasi dengan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.


“Stunting bukan semata persoalan kesehatan. Ia adalah persoalan masa depan sumber daya manusia. Mengatasinya tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan gotong royong: pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, tokoh agama, hingga keluarga sebagai garda terdepan,” ujarnya.


Dalam konteks tersebut, Hendrik menegaskan pentingnya penguatan gerakan orang tua asuh sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial bersama. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan setiap anak di Maluku mendapatkan hak untuk tumbuh sehat, memperoleh gizi yang cukup, mengakses pendidikan yang layak, dan memiliki masa depan yang baik.


Selain isu kesehatan dan perlindungan anak, Gubernur juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan UMKM. Ia berharap pelaku UMKM, khususnya yang digerakkan perempuan dan para ibu, dapat terus didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.


“UMKM, khususnya yang digerakkan oleh perempuan dan para ibu, harus kita dorong untuk naik kelas. Artinya: akses pembiayaan lebih mudah, pasar lebih luas, kualitas produk meningkat, dan pemanfaatan teknologi digital semakin masif,” tegasnya.


Menurut Hendrik, Maluku memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari hasil laut, pertanian, perkebunan, kerajinan, kuliner hingga berbagai produk kreatif masyarakat. Potensi tersebut perlu dikembangkan agar menghasilkan produk bernilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.


Ia menekankan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya pada aspek produksi. Pelaku usaha juga perlu mendapatkan dukungan dalam peningkatan kualitas produk, kemasan, legalitas, akses permodalan hingga pemasaran.


“Saya berharap Muslimat NU dapat menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan, pendampingan usaha, penguatan koperasi, pemanfaatan teknologi digital serta perluasan jejaring pemasaran,” kata Hendrik.


Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Maluku terbuka untuk membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan, termasuk Muslimat NU, sehingga berbagai program pemberdayaan dapat dilaksanakan secara terarah, terukur dan berkelanjutan.


“Mari kita rapatkan barisan. Mari kita bangun kolaborasi untuk mewujudkan keluarga Maluku yang sehat, mandiri, produktif, dan sejahtera,” ajaknya.


Hendrik juga berharap Muslimat NU Maluku terus mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga, melindungi dan mencerdaskan generasi, serta memberdayakan perempuan sebagai salah satu pilar penting pembangunan masyarakat.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan selamat melaksanakan Konferwil IV Muslimat NU Maluku dan berharap forum tersebut menghasilkan kepemimpinan yang amanah, program kerja yang berdampak, serta kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah.


“Semoga forum ini melahirkan kepemimpinan yang amanah, program kerja yang berdampak, dan kontribusi terbaik bagi umat dan daerah,” pungkasnya.


Konferwil IV Muslimat NU Maluku tersebut dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Hj. Siti Aniroh Slamet Efendy, SE, Wakil Ketua NU Maluku Dr. Abu Bakar Kabakoran, S.Ag., M.Si., jajaran Forkopimda Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, jajaran pengurus wilayah Muslimat NU Maluku, pimpinan Muslimat NU dari 11 cabang dan kota se-Maluku, pimpinan organisasi kemasyarakatan keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, serta peserta Konferwil IV Muslimat NU Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Sekda Maluku Buka Pelatihan Dasar CPNS, Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Agustus 26, 2026


Ambon
, glibaltimurnn.com – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III dan II Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Tual Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku. Rabu (26/8/2026)


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, kompeten, disiplin, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan masyarakat.


Dalam sambutannya, Sekda Maluku menegaskan bahwa Latsar CPNS tidak sekadar menjadi tahapan untuk mengubah status dari CPNS menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi merupakan proses strategis dalam membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia aparatur.


“Pelatihan ini sangat penting dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Latsar merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia ASN yang memiliki integritas, profesionalisme, inovasi, tanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Sadali.


Menurutnya, seorang ASN harus memahami hakikat keberadaannya sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Karena itu, orientasi utama ASN haruslah memberikan pelayanan terbaik, bukan mengutamakan kepentingan pribadi maupun kelompok.


“Kita ini namanya abdi negara, abdi masyarakat. Kita ada untuk melayani, bukan untuk dilayani. Karena itu, jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas, serta jaga kepercayaan yang diberikan negara dan pimpinan,” tegasnya.


Sadali juga mengingatkan para peserta agar menjadikan integritas, kejujuran dan tanggung jawab sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia optimistis para peserta Latsar saat ini merupakan calon-calon pemimpin birokrasi Maluku di masa mendatang.


“Suatu saat nanti, adik-adik akan menjadi pemimpin-pemimpin pemerintahan di Provinsi Maluku dan menggantikan kita. Karena itu, mulai dari sekarang bangun reputasi dengan bekerja jujur, disiplin, penuh loyalitas dan tanggung jawab. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa Latsar memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya membentuk karakter ASN yang unggul, disiplin, jujur dan berintegritas sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.


Para CPNS juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dengan memahami tugas pokok dan fungsi pada unit kerja masing-masing serta memperkaya pengetahuan melalui berbagai literasi dan regulasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.


“Ketika sudah ditempatkan di suatu perangkat daerah, pelajari tugas pokok dan fungsi dengan baik. Pahami regulasi yang berkaitan dengan tugas tersebut, termasuk Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, sehingga adik-adik memahami posisi, hak dan kewajiban sebagai ASN,” jelasnya.


Ia menambahkan, pendidikan formal yang telah ditempuh belum cukup untuk menjawab seluruh tantangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Karena itu, Latsar menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi sekaligus membangun kemampuan adaptasi terhadap dinamika birokrasi.


“Kompetensi yang diperoleh di bangku pendidikan belum tentu cukup untuk melaksanakan seluruh tugas yang dipercayakan. Karena itu, pelatihan ini penting untuk membentuk ASN yang memiliki kompetensi mumpuni dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Sadali juga mengajak para peserta menjadi agen perubahan di lingkungan pemerintahan. Perkembangan teknologi dan transformasi digital yang berlangsung cepat, menurutnya, menuntut ASN untuk mampu beradaptasi dan tidak bekerja dengan pola-pola lama.


“Kita tidak boleh bekerja dengan sesuatu yang biasa-biasa saja. Ke depan kita dituntut melakukan tindakan-tindakan yang luar biasa. Teknologi berkembang sangat pesat, sehingga ASN harus mampu mengikuti perkembangan dan memanfaatkan teknologi digital dalam pelaksanaan tugas,” tuturnya.


Selain kompetensi, Sekda juga menekankan pentingnya membangun kerja sama dan menghilangkan ego sektoral di antara peserta yang berasal dari berbagai daerah.


“Tidak ada lagi ego sektoral. Mau dari Buru Selatan, Kepulauan Aru, Kota Tual atau daerah lainnya, semuanya adalah ASN. Kita harus saling menghargai, saling bertanya, saling mengisi dan bekerja sama,” pesannya.


Ia juga mengingatkan peserta untuk menghargai seluruh rekan kerja, baik yang memiliki latar belakang pendidikan berbeda maupun yang lebih senior secara masa kerja.


“Senioritas bukan berarti kita yang sarjana kemudian mengabaikan rekan yang pendidikannya SMA. Bisa saja mereka memiliki pengalaman kerja yang jauh lebih lama. Begitu juga sebaliknya. Mari saling menghargai, saling belajar dan saling melengkapi,” ujarnya.


Di akhir sambutannya, Sadali meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, aktif berdiskusi dan tidak ragu bertanya kepada para narasumber.


Ia menyebut para peserta sebagai orang-orang yang beruntung karena telah melewati proses seleksi CPNS yang ketat di tengah persaingan yang tinggi.


“Adik-adik termasuk orang-orang yang beruntung karena telah mendapatkan kepercayaan negara setelah melewati proses seleksi. Kepercayaan itu sekarang menjadi tanggung jawab di pundak adik-adik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.


Sadali berharap seluruh peserta dapat mengikuti Latsar dengan baik hingga dinyatakan lulus.


“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan lulus seratus persen. Kelulusan itu sangat bergantung pada kedisiplinan dan kesungguhan adik-adik dalam mengikuti seluruh proses pelatihan,” pungkasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPSDM Provinsi Maluku beserta jajaran, Kepala BPSDM Kabupaten Buru Selatan atau yang mewakili, Kepala BPSDM Kabupaten Kepulauan Aru, Kepala BKPSDM Kota Tual, para pejabat administrator dan pengawas lingkup BPSDM Provinsi Maluku, serta para widyaiswara lingkup BPSDM Provinsi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Hutan Pohon Sagu Di Waisarisa Hangus Terbakar, Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata Bergerak Cepat Padamkan Api

Agustus 26, 2026


Waisarisa
, globaltimurnn.com - Api begitu cepat berkobar melalap habis puluhan pohon Sagu, dan hutan yang berada di Desa Waisarisa, sejak pukul 17 : 30 Wit, sore tadn hingga malam ini. Rabu 26/08/2026


Kebakaran hutan harus segera dipadamkan karena menimbulkan dampak buruk yang sangat besar bagi kesehatan manusia, lingkungan, dan kelangsungan makhluk hidup. 


Asap tebal dari kebakaran hutan mengandung gas berbahaya yang menyebabkan gangguan pernapasan akut (ISPA) bagi warga di sekitar wilayah terdampak.


Api memusnahkan flora, fauna, serta merusak struktur tanah dan lapisan gambut yang sulit pulih.



Meski demikian, menurut rujukan dari Kementerian Lingkungan Hidup, penanganan kebakaran tidak cukup hanya dengan memadamkan api di permukaan, tetapi juga harus disertai pencegahan, pendinginan total pada bara bawah tanah (terutama di lahan gambut), serta penegakan hukum bagi pelaku pembakaran.


Kebakaran di Waisarisa membuat warga panik, namun luar biasanya Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata Bergerak Cepat Padamkan Api, api berhasil di padamkan. 



Dua buah mobil dikerahkan dari Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata, satu mobil pemadam kebakaran satunya mobil tangki air, yang siap suplay air masuk ke mobil pemadam kebakaran milik Yonif TP 865/Satria Manewata. 


Pantauan media ini, terlihat ikut terlibat bersama Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata, yakni" Bhabinkamtibmas Waisarisa Brigpol. J. J. Patiasina, Aipda. Yosep Pesireron, dari Polsek Waisarisa, Babinsa Waisarisa Serka M. Nasir Syam. 



Aksi pemadaman kobaran api yang membakar habis hutan Sagu itu, Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata berharap agar warga masyarakat Desa Waisarisa maupun warga sekitar dapat melihat kondisi saat ini adalah musim kemarau panjang, panas terik, sehingga mudah terjadi kebakaran, oleh sebab itu, diharapkan agar menjaga hutan dengan baik jangan membakar kebun, atau sengaja membakar ditepi jalan, akhirnya berakibat api akan melalap habis hutan sekitar. 


Tim Tanggap Darurat Yonif TP 865/Satria Manewata akan selalu siap menjadi garda terdepan membantu masyarakat SBB dalam penanganan pemadam kebakaran, bahkan juga membantu pemerintah pada hal yang sama. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT