globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Sabtu, 10 Oktober 2026

𝗣𝗶𝗲𝘁 𝗛𝗲𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗯𝘂𝗮 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝘀 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗖𝗮𝗹𝗼𝗻 𝗞𝗲𝘁𝘂𝗮 𝗗𝗣𝗗 𝗜𝗜 𝗚𝗼𝗹𝗸𝗮𝗿 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁

Oktober 10, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com – Piet Hein Babua menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (10/10/2026).


Berkas pendaftaran diserahkan di Sekretariat Partai Golkar Halmahera Utara, Desa Gura, Kecamatan Tobelo. Penyerahan tersebut diterima oleh panitia penjaringan bersama sejumlah kader partai.


Kedatangan Piet Hein Babua turut mendapat perhatian dari para pendukung dan masyarakat yang hadir di lokasi. Suasana semakin semarak dengan adanya tarian cakalele yang mengiringi proses pengembalian berkas.


Pengembalian berkas ini menjadi bagian dari tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Halmahera Utara yang saat ini tengah berlangsung.


Piet Hein Babua menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme yang ditetapkan Partai Golkar.


Dalam proses tersebut, dukungan terhadap dirinya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi serta soliditas Partai Golkar di Kabupaten Halmahera Utara.


Selanjutnya, proses pencalonan akan mengikuti mekanisme internal partai hingga penetapan Ketua DPD II Partai Golkar Halmahera Utara. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Pelantikan Majelis Taklim BKPRMI Maluku, Perkuat Dakwah dan Ukhuwah Menuju Maluku Pung Bae

Oktober 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com - Pelantikan pengurus Majelis Taklim Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku periode 2026-2029 menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, membumikan akhlak Rasulullah SAW, serta mendorong gerakan dakwah yang lebih inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat.


Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut berlangsung di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Ambon, Sabtu (10/10/2026).


Acara ini mengusung tema “Membumikan Akhlak Rasulullah, Bersinergi dalam Ukhuwah, Berkarya dalam Dakwah untuk Umat yang Religius dan Harmonis Menuju Maluku Pung Bae.”


Pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda pergantian atau pengesahan kepengurusan organisasi.


Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk memperkuat pembinaan keagamaan, memperluas jangkauan dakwah, serta membangun kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.


Dalam suasana penuh kekeluargaan, Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Wilayah BKPRMI Provinsi Maluku Nomor 012/SK/DPW-BKPRMI/DMK/ROM VIII/2026 tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan Paripurna Majelis Taklim BKPRMI Maluku Periode 2026-2029, kepengurusan yang baru diberikan tanggung jawab untuk menyusun dan melaksanakan program kegiatan majelis taklim serta melaporkan pelaksanaannya secara berkala kepada DPW BKPRMI Maluku melalui bidang pemberdayaan muslimah.


Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadikan Majelis Taklim BKPRMI sebagai wadah pembinaan umat yang tidak hanya berfokus pada pengajian, tetapi juga memperkuat silaturahmi, meningkatkan pengetahuan agama, membangun karakter, serta mendorong kegiatan sosial keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Ketua Umum BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, menekankan bahwa pelantikan pengurus Majelis Taklim harus dimaknai sebagai amanah perjuangan dakwah, bukan sekadar kegiatan seremonial.


Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan, istiqamah dalam menjalankan program, merangkul lebih banyak jemaah, serta membangun sinergi dengan BKPRMI di tingkat kabupaten dan kota.


Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama antara pengurus, aktivis dakwah, tokoh masyarakat, pengurus masjid, majelis taklim, dan pemerintah.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta membiasakan tabayun atau klarifikasi agar perbedaan tidak berkembang menjadi perpecahan di dalam organisasi.


Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kader BKPRMI perlu menjaga lima citra diri organisasi, yakni muwahhid sebagai pemersatu umat, mujahid sebagai pembela kebenaran, musaddid sebagai pelurus, mu'addid sebagai pendidik, serta mujaddid sebagai pembaru.


Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan tugas dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.


Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Ahmad Ilham juga menyoroti pentingnya melahirkan dai dan daiyah yang memiliki wawasan luas, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta memahami persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata atau dakwah bilhal, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan umat.


Ia juga mendorong agar masjid kembali diperkuat perannya sebagai pusat peradaban Islam, sebagaimana pada masa Rasulullah SAW.


Masjid, menurut pesan yang disampaikannya, bukan hanya menjadi tempat ibadah, melainkan juga ruang membangun persaudaraan, membahas persoalan sosial, serta menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.


Pengelolaan infak masjid pun diharapkan dapat dilakukan secara lebih kreatif dan produktif melalui program pemberdayaan umat, bantuan pendidikan, beasiswa, dan pengembangan usaha yang bermanfaat, dengan tetap memperhatikan ketentuan serta amanah pengelolaan dana umat.


Ia turut mengajak kaum ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim BKPRMI untuk berjalan beriringan dengan generasi muda dan remaja masjid. Menurutnya, pembinaan umat perlu dilakukan secara berkesinambungan agar generasi penerus memiliki landasan keimanan, pengetahuan, dan karakter yang kuat.


Dalam pesannya, ia mengutip falsafah masyarakat Buton, poma-maaka dan pomamasiaka, yang mengandung pesan untuk saling mencintai, menyayangi, serta menjaga kehormatan satu sama lain.


Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun keluarga besar BKPRMI yang harmonis, mengedepankan persaudaraan, dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik.


Sementara itu, Ketua Majelis Taklim BKPRMI Provinsi Maluku yang baru dilantik, Nurlaila Erniyo, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah kepemimpinan periode 2026-2029.


Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral dan tanggung jawab dakwah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun di hadapan Allah SWT.


Ia menyadari bahwa memimpin majelis taklim membutuhkan ketulusan niat, keluasan wawasan, keteguhan prinsip, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen untuk menghadirkan dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan.


Nurlaila berharap Majelis Taklim BKPRMI Provinsi Maluku ke depan mampu mengambil peran lebih strategis dalam meningkatkan kualitas mubalig dan mubaligah, mengembangkan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memperluas jangkauan pembinaan hingga ke berbagai wilayah di Maluku.


Menurutnya, majelis taklim harus menjadi organisasi yang tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga produktif melahirkan gagasan, kuat secara kelembagaan, dan mampu memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya membangun tradisi dakwah yang santun dalam tutur kata, kokoh dalam prinsip, bijaksana dalam menyikapi perbedaan, serta terbuka dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.


Dalam konteks Maluku yang kaya akan budaya, adat istiadat, dan keberagaman kehidupan sosial, dakwah diharapkan menjadi kekuatan yang mempererat persaudaraan, menjaga martabat kemanusiaan, serta merawat perdamaian.


Nurlaila menegaskan bahwa kepemimpinan yang ingin dibangunnya tidak bertumpu pada satu figur, melainkan pada kebersamaan, kepercayaan, dan kerja kolektif seluruh pengurus.


Karena itu, ia membuka ruang bagi ide, gagasan, kritik, dan masukan yang konstruktif. Ia mengajak seluruh pengurus untuk membangun budaya organisasi yang profesional, tertib, transparan, dan berorientasi pada hasil.


Baginya, keberhasilan kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi dari perubahan positif dan manfaat nyata yang dapat dirasakan umat.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan tersebut.


Momentum ini mengajak seluruh jemaah untuk kembali memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan pribadi, keluarga, organisasi, maupun bermasyarakat.


Sifat siddiq atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau menyampaikan kebenaran, serta fatanah atau cerdas menjadi nilai utama yang perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.


Keteladanan Rasulullah tidak hanya tercermin dalam perkataan, tetapi juga melalui sikap, keputusan, dan tindakan yang membawa kebaikan bagi sesama.


Semangat tersebut sejalan dengan pesan agar Majelis Taklim BKPRMI menjadi ruang pembinaan yang memperkuat keimanan, meningkatkan ilmu agama, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membangun lingkungan yang berakhlakul karimah.


Melalui kegiatan pengajian, pembinaan keluarga, silaturahmi, dan program pemberdayaan masyarakat, majelis taklim diharapkan mampu berkontribusi dalam membentuk umat yang religius sekaligus memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya.


Pelantikan pengurus Majelis Taklim BKPRMI Provinsi Maluku periode 2026-2029 membawa harapan agar gerakan dakwah semakin terarah, terbuka, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.


Tantangan ke depan tentu membutuhkan komitmen bersama, mulai dari menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas jaringan dakwah, hingga memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat.


Dengan berlandaskan nilai-nilai Islam, semangat ukhuwah, serta keteladanan Rasulullah SAW, Majelis Taklim BKPRMI diharapkan menjadi rumah besar bagi para pejuang dakwah untuk saling menguatkan dan bekerja bersama demi kemaslahatan umat.


Pada akhirnya, makna pelantikan tidak berhenti pada pengucapan ikrar dan penyerahan surat keputusan. Amanah tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, program yang bermanfaat, dan pengabdian yang berkelanjutan.


Semangat itulah yang diharapkan mengiringi perjalanan pengurus baru Majelis Taklim BKPRMI Provinsi Maluku dalam membumikan akhlak Rasulullah, mempererat ukhuwah, dan berkarya melalui dakwah demi terwujudnya masyarakat Maluku yang religius, harmonis, dan sejalan dengan cita-cita Maluku Pung Bae. (Za) 

Selengkapnya

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon Gelar Kerja Bakti dan Bagikan Masker Untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Oktober 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Ambon, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon melaksanakan kegiatan kerja bakti dan pembagian masker pada Jumat (09/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIT tersebut dipusatkan di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon dengan melibatkan para pegawai serta peserta magang.


Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.


Dalam kegiatan tersebut, para pegawai bersama peserta magang bergotong royong membersihkan lingkungan kantor agar tetap bersih, rapi, dan nyaman. Selain itu, pembagian masker juga dilakukan kepada pegawai dan masyarakat di sekitar kantor sebagai langkah antisipasi terhadap dampak paparan kabut asap.


Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon untuk tidak hanya memperhatikan kebersihan lingkungan kerja, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di sekitarnya.


Melalui kerja bakti, seluruh peserta turut memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Sementara itu, pembagian masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan langsung terhadap partikel yang terkandung dalam asap.


Selama pelaksanaan kegiatan, para pegawai dan peserta magang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme.


Berdasarkan hasil pelaksanaan, kegiatan kerja bakti dan pembagian masker berlangsung dengan lancar. Lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menjadi lebih bersih, sedangkan pembagian masker menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk meningkatkan perlindungan kesehatan pegawai dan masyarakat sekitar.


Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon berharap kegiatan semacam ini dapat terus menumbuhkan kesadaran seluruh pegawai tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan di tengah perubahan kualitas udara.


Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan terus terpelihara, sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim) 

Selengkapnya

Luar Biasa,,, Bahas Penguatan Kerja Sama Jaga Kamtibmas, Kapolres SBB Terima Kunjungan Silaturahmi Tokoh Masyarakat Pasir Panjang Dan Raja Buano Selatan

Oktober 10, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP REFINDO PRADIKTA RULANDO, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Dusun Pasir Panjang, La Asihi, bersama Raja Buano Selatan, Franky Nusaaly, di kediaman Kapolres SBB, Rabu (7/10/2026) pukul 16.30 WIT.


Pertemuan tersebut membahas berbagai permasalahan dan perkembangan kondisi di Dusun Pasir Panjang, sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam pertemuan itu, Kadus Pasir Panjang, La Asihi, menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai permasalahan yang terjadi di dusun. 


Sementara itu, Raja Buano Selatan, Franky Nusaaly, 

berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik melalui komunikasi dan langkah-langkah yang tepat.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando menjelaskan bahwa komunikasi antara pihak kepolisian dan masyarakat harus terus dilakukan dalam rangka pengelolaan kondisi kamtibmas. 


Kapolres juga mengajak Kepala Dusun dan masyarakat untuk membantu kepolisian dengan memberikan informasi yang diperlukan bila terdaoat potensi konflik yang harus segera dikelola


**“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dusun Pasir Panjang yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami berharap dukungan serta masukan dari seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat tetap terjaga,”** ujar Kapolres.


Ia menegaskan bahwa setiap gejolak dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi perhatian kepolisian. Upaya pencegahan dan penanganan terus dilakukan agar potensi gangguan tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Waesala, IPDA Ashar, S.Sos., turut menyampaikan pandangannya mengenai dinamika yang terjadi di Dusun Pasir Panjang serta pentingnya mengedepankan komunikasi dan penyelesaian masalah secara baik.


Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Kabag Log Polres SBB AKP M. Jayadi, Bhabinkamtibmas Desa Buano Selatan AIPDA Hendro Tehutora, serta staf Desa Buano Selatan dan perwakilan masyarakat Dusun Pasir Panjang.


Melalui kegiatan ini, Polres Seram Bagian Barat berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga persaudaraan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Seram Bagian Barat. (Rdks) 

Selengkapnya

Cegah Pencemaran dan Penyakit, Camat Nusaniwe Pimpin Aksi Bersih Sungai di Wainitu

Oktober 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah pencemaran sungai terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Bersama unsur TNI-Polri, pemerintah kelurahan, ketua RT, dan masyarakat, Camat Nusaniwe Niel A. Wattimena memimpin aksi pembersihan aliran sungai dari tumpukan sampah di Kelurahan Wainitu, Jumat (9/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di jalur sungai pada RT 01/RW 05 dan RT 02/RW 04 tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan, sekaligus langkah nyata untuk mengurangi risiko pencemaran dan gangguan kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai.


Aksi bersih sungai ini melibatkan Camat Nusaniwe Niel A. Wattimena, Danramil 1504-06/Nusaniwe, Kapolsek Nusaniwe beserta jajaran, lurah setempat, para ketua RT, personel TNI-Polri, serta masyarakat yang secara bersama-sama turun langsung membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai.


Pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang baik dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nusaniwe, yang melibatkan Camat, Danramil, dan Kapolsek. Sinergi ketiga unsur pimpinan wilayah ini menjadi bagian penting dalam mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk menangani persoalan kebersihan lingkungan.


Melalui koordinasi tersebut, upaya menjaga kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, tetapi juga melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah kelurahan, serta masyarakat sebagai bagian dari solusi bersama.


Peran lurah setempat juga menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan motivasi kerja yang tinggi, lurah bergerak mengarahkan para ketua RT dan masyarakat agar turut mengambil bagian dalam aksi pembersihan sungai.


Respons cepat dari perangkat wilayah dan masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka dalam kegiatan kerja bakti. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi yang baik, disertai dorongan dan arahan langsung dari pemerintah kelurahan, dapat membantu menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.


Camat Nusaniwe, Niel A. Wattimena, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan dilakukan karena ditemukan cukup banyak sampah yang menumpuk di sepanjang aliran sungai di kawasan Wainitu.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.


“Dalam rangka pembersihan sampah di Kelurahan Wainitu, kami bersama lurah, Danramil, Kapolsek beserta jajaran, ketua-ketua RT, dan masyarakat melakukan pembersihan aliran sungai karena sampahnya cukup banyak. Tujuannya untuk mengantisipasi persoalan lingkungan serta mencegah timbulnya penyakit bagi masyarakat,” jelas Wattimena.


Ia menegaskan, persoalan sampah dan pencemaran sungai membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak. Karena itu, kegiatan kerja bakti seperti ini perlu didukung dengan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.


Selain menemukan tumpukan sampah, Wattimena juga menyoroti adanya praktik pembuangan kotoran secara langsung ke aliran sungai oleh sebagian warga.


Menurutnya, perilaku tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat mencemari lingkungan dan berpotensi berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat di sekitarnya.


Untuk menangani persoalan tersebut, Pemerintah Kecamatan Nusaniwe akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait dan Pemerintah Kota Ambon guna mencari solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan, termasuk penanganan sistem pembuangan kotoran yang langsung mengarah ke sungai.


Ia menilai, penanganan pencemaran sungai tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan, tetapi juga harus disertai pembenahan sistem pembuangan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pengawasan secara berkelanjutan.


Terkait kemungkinan pemberian sanksi kepada warga yang masih membuang sampah sembarangan, Wattimena menegaskan bahwa pemerintah akan mengacu pada ketentuan peraturan daerah yang berlaku.


“Jelas, nanti akan dilihat sesuai dengan peraturan daerah yang ada mengenai sanksi yang harus diberikan. Pelanggaran pasti akan dikenakan sanksi agar masyarakat tidak lagi melakukan hal-hal yang berdampak buruk terhadap kebersihan lingkungan,” tegasnya.


Menurutnya, penerapan aturan perlu diimbangi dengan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta konsekuensi dari tindakan yang menyebabkan pencemaran.


Ia juga menyampaikan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tersebut sejalan dengan salah satu dari 17 program prioritas Wali Kota Ambon, yakni pada poin kedua yaitu : Pengelolahan Persampahan dan penataan lingkungan. 


Program tersebut menjadi salah satu acuan bagi pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.


Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pembersihan sungai, Pemerintah Kecamatan Nusaniwe berencana memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah maupun kotoran ke aliran sungai.


Langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi bersama lurah, para ketua RT, dan perangkat wilayah terkait untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai serta dampak pencemaran terhadap lingkungan dan kesehatan.


Wattimena menegaskan bahwa keterlibatan perangkat kelurahan dan ketua RT sangat penting dalam memastikan pesan-pesan kebersihan dapat diterima dan diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan kerja bakti, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.


Ia berharap, sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah kelurahan, ketua RT, dan masyarakat dapat terus dipertahankan sehingga kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kesempatan saja.


Pemerintah Kecamatan Nusaniwe pun mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Wainitu untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya ketika kerja bakti berlangsung, melainkan sebagai kebiasaan yang diterapkan setiap hari.


Dengan koordinasi yang baik, semangat kerja perangkat wilayah, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan persoalan sampah dan pencemaran sungai di Wainitu dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.


Melalui langkah tersebut, aliran sungai diharapkan tetap bersih, risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan, dan masyarakat dapat menikmati lingkungan permukiman yang lebih sehat, bersih, serta nyaman. (Za)

Selengkapnya

𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗣𝗶𝗲𝘁 𝗛𝗲𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗯𝘂𝗮 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗼𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗱𝗲𝗹 𝗧𝗼𝗯𝗲𝗹𝗼, 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗚𝗮𝘆𝗮 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽 𝗦𝗲𝗵𝗮𝘁 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘁𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵

Oktober 10, 2026


𝐇𝐀𝐋𝐔𝐓
, Globaltimurnn.com— Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., secara resmi membuka Join Padel Tobelo yang berlokasi di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Sabtu (10/10/2026). Kehadiran fasilitas olahraga tersebut diharapkan menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran, mempererat persaudaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Peresmian yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIT itu dihadiri Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa beserta jajaran, Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Utara Rahmat, S.H., M.H., Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., pemilik Join Padel Tobelo Alexander Hidayat, pemilik H&D Coffee Diana Sumendap, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.


𝘿𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖, 𝘽𝙪𝙥𝙖𝙩𝙞 𝙋𝙞𝙚𝙩 𝙃𝙚𝙞𝙣 𝘽𝙖𝙗𝙪𝙖 menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas olahraga baru yang dinilai menjadi bagian dari perkembangan aktivitas masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Halmahera Utara.

Menurut Bupati, perkembangan berbagai usaha, termasuk kuliner dan fasilitas olahraga, menunjukkan bahwa Halmahera Utara memiliki potensi ekonomi yang terus bertumbuh.


“Bagi saya, kegiatan pagi ini merupakan sesuatu yang sangat baik bagi masyarakat Halmahera Utara. Hari ini kita menghadirkan satu lagi tempat di mana masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas, sekaligus menyalurkan bakat dan hobi,” ujarnya.


Ia mengatakan, olahraga padel yang kini berkembang di berbagai daerah tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan prestasi olahraga.


Namun, lebih dari itu, Bupati menekankan pentingnya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, menjaga kesehatan dan kebugaran, serta membangun interaksi sosial yang positif.


Menurutnya, fasilitas seperti Join Padel Tobelo dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang sehat dan menyenangkan.


“Di tempat seperti ini orang-orang dari berbagai latar belakang dapat bertemu, berkumpul, berolahraga bersama, dan berinteraksi. Dari pertemuan-pertemuan seperti inilah kemudian tumbuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat,” katanya. 


Selain memberikan manfaat di bidang olahraga, Bupati menilai perpaduan fasilitas olahraga dan usaha kuliner merupakan peluang ekonomi baru yang dapat dikembangkan di Halmahera Utara.


Ia mengamati, dalam beberapa waktu terakhir mulai bermunculan tempat usaha yang menggabungkan olahraga dengan kafe. Perkembangan ini menunjukkan adanya peluang bagi pelaku usaha dan investor untuk menghadirkan konsep usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa pertumbuhan usaha harus disertai dengan upaya menjaga keamanan, kenyamanan, serta keharmonisan lingkungan.


“Iklim usaha harus kita jaga. Iklim investasi harus kita jaga. Dan yang tidak kalah penting, iklim bertetangga dan kehidupan masyarakat juga harus kita jaga. Semuanya harus berjalan secara harmonis,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar senantiasa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama dalam urusan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga dan pelaku usaha.


“Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Karena masyarakat adalah yang paling utama yang harus kita jaga,” ungkapnya.


Bupati kemudian menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemilik serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan Join Padel Tobelo. Ia berharap fasilitas tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi olahraga maupun perekonomian daerah. 


𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪, 𝙥𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠 𝙅𝙤𝙞𝙣 𝙋𝙖𝙙𝙚𝙡 𝙏𝙤𝙗𝙚𝙡𝙤, 𝘼𝙡𝙚𝙭𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧 𝙃𝙞𝙙𝙖𝙮𝙖𝙩, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya fasilitas olahraga tersebut. Ia mengatakan, pembangunan Join Padel berawal dari ide sederhana untuk menghadirkan olahraga padel bagi masyarakat Halmahera Utara.


Menurut Alexander, padel bukan sekadar olahraga, melainkan aktivitas yang menyenangkan dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk masyarakat yang baru pertama kali mencobanya.


Ia berharap Join Padel tidak hanya menjadi tempat bermain atau menyewa lapangan, tetapi juga berkembang sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, dan menghabiskan waktu bersama.


“Kami tidak hanya ingin Join Padel menjadi tempat untuk menyewa dan bermain di lapangan. Kami ingin Tobelo menjadi sebuah community house, tempat orang bertemu, berolahraga, bersosialisasi, dan menghabiskan waktu bersama,” ujarnya.


Alexander juga berharap kehadiran fasilitas tersebut dapat mendorong anak-anak muda untuk menjalani aktivitas yang sehat dan produktif, sekaligus menumbuhkan komunitas padel di Halmahera Utara.


Ia bahkan berharap suatu saat nanti dapat lahir atlet-atlet padel dari Tobelo yang mampu berprestasi di tingkat nasional.


Baginya, keberhasilan Join Padel tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari kontribusinya terhadap perkembangan olahraga dan kehidupan sosial masyarakat.


𝙋𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙖, 𝙥𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠 𝙃&𝘿 𝘾𝙤𝙛𝙛𝙚𝙚, 𝘿𝙞𝙖𝙣𝙖 𝙎𝙪𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙥, menyampaikan bahwa kehadiran H&D Coffee di kawasan Join Padel bertujuan mendukung kebutuhan pengunjung, baik para pencinta olahraga maupun masyarakat yang ingin bersantai bersama keluarga.


Ia menjelaskan, H&D Coffee berupaya menghadirkan pilihan makanan dan minuman yang mendukung gaya hidup sehat, dengan menyediakan menu sarapan hingga makanan untuk siang dan sore hari.


Diana berharap H&D Coffee dapat menjadi bagian dari suasana kebersamaan di Join Padel sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat untuk menikmati sarapan maupun bersantai.


Lebih lanjut, ia menilai bertambahnya tempat usaha di Halmahera Utara dapat menghidupkan kawasan ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya tarik daerah bagi pengunjung dan investor.


Diana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya jajaran yang menangani pelayanan perizinan, atas dukungan dan respons yang diberikan kepada pelaku usaha.


Menurutnya, pelayanan perizinan yang cepat dan responsif sangat membantu pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dalam mengembangkan kegiatan usahanya.


Ia berharap kehadiran H&D Coffee dapat memberikan kontribusi, meskipun masih dalam skala kecil, bagi pertumbuhan ekonomi daerah.


Dengan hadirnya Join Padel Tobelo yang dipadukan dengan H&D Coffee, diharapkan semakin banyak ruang publik produktif yang tumbuh di Halmahera Utara, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat, kebersamaan masyarakat, dan iklim usaha yang kondusif.


Pemerintah daerah bersama pelaku usaha diharapkan terus bersinergi agar berbagai peluang ekonomi baru dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Utara. "Ujarnya." (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

𝗝𝗼𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗱𝗲𝗹 𝗧𝗼𝗯𝗲𝗹𝗼 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿, 𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗱𝗮𝗵 𝗢𝗹𝗮𝗵𝗿𝗮𝗴𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗶𝗻𝗮𝗮𝗻 𝗔𝘁𝗹𝗲𝘁 𝗠𝘂𝗱𝗮

Oktober 10, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com — Kehadiran Join Padel Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara diharapkan menjadi wadah baru bagi masyarakat untuk berolahraga, menjaga kesehatan, sekaligus mendorong pembinaan atlet muda berprestasi.


Fasilitas olahraga padel yang berlokasi di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, ini hadir seiring berkembangnya olahraga padel di berbagai kota besar di Indonesia. Pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum digunakan memungkinkan pembangunan lapangan dilakukan lebih cepat. 


Pihak Manajemen Join Padel Tobelo (Tony Hidayat) menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas olahraga padel di Kabupaten Halmahera Utara tidak hanya bertujuan menjadi tempat berolahraga dan menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai wadah pembinaan atlet muda yang berpotensi meraih prestasi hingga tingkat nasional. 


Hal tersebut disampaikan saat diwawancarai oleh awak media di Ruang VVIP Lantai II H&D Coffee, bertepatan dengan kegiatan Grand Opening Join Padel Tobelo, Sabtu (10/10/2026). 


Menurutnya, olahraga padel kini semakin berkembang di berbagai kota besar di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjawab minat masyarakat Halmahera Utara sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di cabang olahraga tersebut. 


Untuk tahap awal, fasilitas ini diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga dan memanfaatkan berbagai sarana olahraga yang tersedia di Halmahera Utara. 


Kedepan, pengelola berencana menjalin kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta bergabung dengan organisasi atau asosiasi padel Indonesia. Setelah tersedianya pelatih, pihaknya juga menargetkan pembentukan akademi padel bagi anak-anak dan generasi muda.


Melalui program tersebut, diharapkan dapat ditemukan bibit-bibit atlet potensial yang selanjutnya dibina agar mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional.


Selain menyediakan lapangan olahraga, Join Padel Tobelo juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa kafe. Dengan demikian, tempat ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, serta membangun hubungan pertemanan maupun bisnis.


Sementara itu salah satu Manajemen Jhojo Tandiarang juga menyampaikan apresiasi atas sambutan positif Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terhadap kehadiran fasilitas tersebut. Dukungan Bupati beserta jajaran pemerintah daerah, dinas terkait, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dinilai menjadi dorongan penting bagi pengembangan olahraga padel di daerah.


Dengan hadirnya Join Padel Tobelo, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik menekuni olahraga padel dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus peluang untuk meraih prestasi. "Ucap Frans." (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT