globaltimurnn.com

Rabu, 05 Agustus 2026

Gandeng Karyawan Perusahaan Perkebunan Coklat, Kapolsek Wahai Ajak Padamkan Kebakaran Hutan

Agustus 05, 2026


Wahai
, globaltimurnn.com - Tepatnya di Negeri Siatele, Kecamatan Seram utara telah terjadi kebaran, pada hari Rabu Tanggal  05 Agustus 2026, Pukul 16:22 wit, bertempat di Jona 11B PT. SDW (Sumber Daya Wahana) Negeri Siatele, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. 


Telah dilakukan Pemadaman Api Yang dipimpin Oleh Kapolsek Wahai FAHRUL SABBAN  S.HI, M.H menggunakan alat manual, mobil Truk Tengki, Jonder Tengki untuk mencegah api meluas ke Lahan Perkebunan Kakao PT. SDW (Sumber Daya Wahana). 


Dari informasi yang diterima awal terjadinya kebakaran itu, sekitar pukul 16 : 22 WIT, Rabu sore kemarin saat terima informasi awal dari salah satu warga Bayu Wibisono Soekandar, selaku HRD (Human Resources Development) PT. SDW (Sumber Daya Wahana) bahwa Telah Terjadi Kebakaran di Lahan HGU PT. SDW yang Berlokasi Di Jona 11B Desa Siatele yang dilakukan oleh OTK. 



Dari informasi tersebut Kapolsek lansung bergerak mengambil langkah cepat dengan menurunkan sejumlah personel Polsek termasuk Bhabinkamtibmas ke TKP.


Tiba di lokasi kebakaran Kapolsek lansung bergerak cepat bersama personel Polsek dan karyawan melakukan pemadaman api dengan peralatan seadanya.


Setelah upaya pemadaman berhasil padamkan api, Kapolsek melakukan Mensterilkan area kejadian, dan melakukan investigasi atau olah TKP, kemudian Memastikan bahwa tidak ada api yang masi nyala demi mencegah kebakaran lahan tidak meluas. 


Usai pemadaman dilakukan Kapolsek bersama personel melakukan patroli Bersama Security PT. SDW dilahan Yang terbakar memastikan api sudah Padam. 


Bhabinkamtibmas Bersama Security PT. SDW diarahkan untuk terus memantau dilokasi kejadian guna memastikan tidak ada api susulan yang kembali nyala.


Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut,Manicam (Jenderal Menejer PT. SDW) Bayu Wibisono Soekandar (HRD PT. SDW) IPDA Dzuliasin (Kanit Intelkam Polsek Wahai. AIPTU P. Risamasu (Kasium Polsek Wahai) BRIGPOL H. P Simbolon (Bhabinkamtibmas Desa Pasahari) 20 Orang Karyawan PT. SDW,Kegiatan berjalan lancar serta situasi aman dan terkendali. (Adrian)

Selengkapnya

HUT Ke-67 SMA Negeri 7 Maluku Tengah, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Alumni Bersatu Wujudkan Revitalisasi Sekolah

Agustus 05, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 7 Maluku Tengah di Saparua menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antaralumni lintas generasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan almamater.


Mengusung tema "Simfoni Alma Mater SMA Negeri Saparua: Merajut Nostalgia, Melangkah Menginspirasi Bangsa", rangkaian kegiatan berlangsung sejak 27 Juli hingga 5 Agustus 2026 di lingkungan SMA Negeri 7 Maluku Tengah.


Ketua Panitia HUT ke-67 SMA Negeri 7 Maluku Tengah menjelaskan, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Program Kerja SMA Negeri 7 Maluku Tengah Tahun Pelajaran 2026/2027, hasil rapat pembentukan panitia, serta Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 7 Maluku Tengah Nomor 424/SK.033/2025 tentang pembentukan panitia.


Peringatan HUT tahun ini bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara warga sekolah dan alumni, menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater, sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta sportivitas para peserta didik.


Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan perayaan, mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, lomba lari 10 kilometer tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Saparua dan Saparua Timur yang diikuti 210 peserta, berbagai perlombaan antarsiswa yang diikuti sekitar 50 peserta, hingga acara syukuran sebagai puncak peringatan.


Ketua Alumni SMA Negeri 7 Maluku Tengah, Prof. Dr. Marthinus Johanes Saptenno, S.H., M.Hum, menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh guru yang telah berjasa membentuk karakter serta perjalanan hidup para alumni.


"Keberhasilan yang kami raih hingga saat ini tidak lepas dari didikan dan bimbingan Bapak dan Ibu Guru. Sebagai alumni, kami senantiasa mendoakan agar para guru selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan dalam mendidik generasi penerus," ujarnya.


Saptenno juga mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah. Ia pun berpesan kepada para siswa agar terus belajar dengan tekun sehingga mampu menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, dan daerah.


Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, yang juga merupakan alumni SMA Negeri Saparua, mengatakan kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan perayaan HUT, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada sekolah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi yang kini telah mengabdi di berbagai bidang.


Kepada para siswa kelas X, XI, dan XII, Hendrik mengingatkan agar memanfaatkan kemajuan teknologi serta fasilitas pendidikan yang tersedia saat ini untuk meningkatkan kualitas diri.


"Dulu fasilitas belajar sangat terbatas, tetapi keterbatasan itu tidak menghalangi kami untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Manfaatkan kesempatan yang kalian miliki saat ini sebaik-baiknya," pesannya.


Dalam kesempatan tersebut, Hendrik juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus mendukung pengembangan SMA Negeri 7 Maluku Tengah, termasuk mendorong kembali program revitalisasi sekolah. Meski demikian, ia mengakui realisasi pembangunan sejumlah sarana dan prasarana masih terkendala kebijakan efisiensi anggaran.


"Kami hanya meminta sedikit waktu dan kesabaran hingga kondisi anggaran memungkinkan. Sekolah ini tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku," tegasnya.


Di hadapan para alumni, Hendrik mengajak seluruh lulusan SMA Negeri Saparua untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap almamater agar tetap berkembang dan mampu melahirkan generasi unggul.


Ia juga membagikan kisah perjalanannya sebagai bukti bahwa siswa dari daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.


"Saya bangga menjadi alumni SMA Negeri Saparua. Dari sekolah inilah saya melangkah hingga diterima di Fakultas Hukum Universitas Pattimura melalui jalur PMDK. Ini membuktikan bahwa siswa dari daerah mampu bersaing apabila memiliki tekad dan semangat belajar," ungkapnya.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa mengucapkan selamat ulang tahun ke-67 kepada SMA Negeri 7 Maluku Tengah. Ia berharap sekolah tersebut terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama Maluku maupun Indonesia di masa depan. (Za)

Selengkapnya

Tutup Pengabdian Di Kajari Malteng, Hutapea Ajak Insan Pers, OKP, Dan LSM Coffee Morning Eratkan Sinergitas

Agustus 05, 2026


Masohi
, globaltimurnn.com - Mengakhiri masa pengabdian, tugasnya selaku pimpinan kepala kejaksaan negeri (Kajari) maluku tengah,Herbert Pesta Hutapea, menggelar Coffee Morning bersama insan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah,Rabu pada 05/7/ 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung penuh hikmah dan keakraban hal itu menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum dialog terbuka bersama Kejaksaan Maluku Tengah dan para jurnalis beserta okp dan lsm yang selama ini menjadi mitra dalam mendorog supremasi penegakkan hukum dan keterbukaan publik yang layak kepada  masyarakat pada umumnya 


Helbert Pesta Hutapea dalam sambutan itu dirinya menyampaikan  apresiasi dan ucapan terima kasih kepada insan pers, LSM, serta OKP yang selama masa kepemimpinannya, satu tahun  dua puluh lima hari,telah berkontribusi baik  melalui kritik, masukan, pengawasan terhadap kinerja Kejaksaan.


Ia juga mengatakan" bahwa, sinergi yang terjalin selama ini merupakan bagian penting dalam membangun institusi penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat."tegas Hutapea 


Diskusi berlangsung dalam konteks penyelesaian Kasus perkasus yang belum di selesaikan dan sudah di terselesaikan oleh kejaksaan sendiri merupakan sebuah kewajiban hukum yang harus di tegahkan 


Hutapea menjelaskan" interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pandangan, harapan, serta masukan terkait penegakan hukum di Kabupaten Maluku Tengah". ungkapnya 


Beragam isu menjadi bahan diskusi yang dibahas secara terbuka dalam semangat membangun kolaborasi antara Kejaksaan dan jurnalis sebagai bahan pertanggung jawaban kepada masyarakat luas


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi,semata tetapi juga menjadi momen perpisahan menjelang berakhirnya pengabdian sang  Kajari Maluku Tengah.


Dia menegaskan" hubungan baik yang telah dibangun selama ini di antara Kejaksaan dan insan pers, LSM, organisasi kepemudaan dapat terus dipertahankan dan diperkuat.


Hutapea juga berjanji di hadapan wartawan dan wartawati,Lsm dan okp bahwa,akan saya menyampaikan nanti kepada Kajari baru sebagai pesan dari saya agar selalu membangun kordinasi dan silaturahmi bersama para Insan pers, LSM dan organisasi kepemudaan yang telah terjalin selama ini untuk harus tetap di jaga harap". Hutapea tutupnya 


Akhir kegiatan coffee morning tersebut di arahkan untuk foto bersama sebagai titipan sebuah kenangan, cendramata perpisahan kepada lsm,okp,wartawan dan  wartawati Maluku Tengah (Tim)

Selengkapnya

Siap Bawa Nama Maluku, Helvi Nanda Kuhuparuw Minta Doa Dan Dukungan Masyarakat

Agustus 05, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com — Maluku kembali dibuat bangga. Perwakilan Putri Pariwisata Maluku 2026, Helvi Nanda Kuhuparuw, kini bersiap melangkah ke ajang nasional untuk membawa nama harum daerah di tingkat nasional. Sebelum bertolak untuk berkompetisi, Helvi Nanda Kuhuparuw bersilaturahmi dan meminta restu secara langsung kepada Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Maluku. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momen penting bagi keterwakilan generasi muda asal Kabupaten Seram Bagian Barat di panggung nasional. Rabu (5/7/2026)


Dalam kesempatan tersebut, Abdullah Vanath menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat Helvi yang sebelumnya juga berhasil mengukir prestasi sebagai Runner Up 2 Jujaro Kota Ambon. Ia menegaskan bahwa mempromosikan keindahan alam dan potensi daerah merupakan wujud kepedulian yang sangat berharga bagi Maluku.


Abdullah Vanath mengajak seluruh masyarakat Maluku, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, untuk memberikan dukungan penuh. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam memberikan doa dan dukungan akan menjadi penambah semangat yang luar biasa bagi perjuangan wakil daerah di tingkat nasional.


Sementara itu, Helvi Nanda Kuhuparuw menyampaikan bahwa dalam ajang nasional mendatang, dirinya mengusung fokus kampanye untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan. Secara khusus, ia ingin mengangkat pesona keindahan alam dan bahari Maluku, terutama daya tarik Kepulauan Banda, agar semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia maupun dunia Internasional.


Helvi Nanda Kuhuparuw memohon doa restu serta dukungan dari seluruh warga Maluku agar seluruh proses yang dijalani dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik untuk Bumi Raja-Raja tercinta. (Rdks)

Selengkapnya

Ekonomi Maluku Tumbuh 5,31 Persen pada Triwulan II 2026, Lampaui Pertumbuhan Nasional

Agustus 05, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Pemerintah Provinsi Maluku menyambut positif capaian pertumbuhan ekonomi Maluku yang mencapai 5,31 persen (year on year) pada Triwulan II Tahun 2026. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku yang disampaikan di Aula Kantor BPS Provinsi Maluku, Rabu (5/8/2026), capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 3,39 persen dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,29 persen.


Secara akumulatif Semester I Tahun 2026, ekonomi Maluku juga tumbuh 5,24 persen, menunjukkan tren positif yang mencerminkan ketahanan dan akselerasi perekonomian daerah. Pertumbuhan tersebut didorong oleh berbagai lapangan usaha, terutama sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, administrasi pemerintahan, perdagangan, konstruksi, serta industri pengolahan.


Sektor pertanian menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 1,18 persen, ditopang oleh peningkatan produksi padi, produksi ternak sapi sebesar 22,17 persen, serta produksi perikanan yang mencapai 153 ribu ton atau meningkat 4,39 persen dibandingkan Triwulan II Tahun 2025.


Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian Maluku dengan kontribusi sekitar 70 persen terhadap struktur ekonomi daerah dan menjadi sumber pertumbuhan terbesar sebesar 4,11 persen. Selain itu, peningkatan belanja pemerintah, investasi, serta aktivitas perdagangan dan impor turut memperkuat pertumbuhan ekonomi pada triwulan ini.


Mewakili Gubernur Maluku, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku, Jasmono, menyampaikan apresiasi kepada BPS Provinsi Maluku atas penyajian data statistik yang akurat dan komprehensif.


"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS Provinsi Maluku yang telah bekerja secara profesional dalam menyajikan berbagai indikator strategis daerah. Data ini akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Jasmono.


Ia menambahkan, berbagai indikator yang dirilis BPS, mulai dari pertumbuhan ekonomi, ketenagakerjaan, indeks ketimpangan gender hingga hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Triwulan II Tahun 2026, menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah ke depan.


"Kami berharap seluruh data makroekonomi yang telah dipublikasikan hari ini dapat menjadi pedoman bersama dalam memperkuat sinergi pembangunan serta mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku," tambahnya.


Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala BPS Provinsi Maluku beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku, Kepala BKKBN, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (Rdks)

Selengkapnya

Mandek-nya Dana Bansos 2023 Malteng, Herbert Pesta Hutapea Di Mutasikan

Agustus 05, 2026


Masohi
, globaltimurnn.com - Mutasi pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan hal yang lazim dalam rangka penyegaran organisasi, promosi jabatan, maupun kebutuhan institusi. Namun, ketika mutasi terjadi di tengah sorotan publik terhadap penanganan suatu perkara yang memiliki dampak luas, pertanyaan dan spekulasi hampir tidak dapat dihindari. 


Mutasi Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Kajari Malteng), Herbeth Pesta Hutapea, menjadi perhatian masyarakat luas, dari masyarakat akar rumput, mahasiswa, aktivis, akademisi, politisi hingga birokrasi.


Baik masyarakat Maluku dan khususnya masyarakat Maluku Tengah (Malteng), karena bertepatan dengan masih menguatnya sorotan terhadap penanganan dugaan penyimpangan/korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2023. 


Besaran dana Bansos 2023 pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Maluku Tengah (Diskop UMKM Malteng) sebesar Rp. 9.779.544.000., (Sembilan Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah), sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Malteng Nomor 518 – 658 Tahun 2023, yang ditandatangani Penjabat Bupati Malteng Rakib Sahubawa.


Di ruang publik berkembang berbagai pertanyaan mengenai sejauh mana proses penegakan hukum akan terus berjalan setelah pergantian kepemimpinan tersebut. 


Publik tentu memiliki harapan agar setiap proses hukum tetap berlangsung secara profesional, independen, dan tidak terpengaruh oleh dinamika rotasi jabatan. 


Pergantian pimpinan seharusnya tidak menghentikan atau memperlambat penyelidikan maupun penyidikan apabila memang terdapat dasar hukum dan alat bukti yang cukup.


Sebaliknya, mutasi juga tidak boleh serta-merta dimaknai sebagai konsekuensi dari suatu perkara tanpa adanya penjelasan resmi maupun fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. 


Disisi lain, mutasi jabatan Kajari Malteng Herbeth Pesta Hutapea, menjadi Kajari Tarakan,  digantikan Didik Haryanto, yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat. 


Sesuai Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 tanggal 29 Juli 2026. Hal ini menjadi bola salju bagi para pedebah dalam kasus Bansos 2023, yang menyeret nama mantan Pj Bupati Malteng Rakib Sahubawa dan Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Malteng Wahayumi Cs termasuk oknum Anggota DPRD Malteng periode tahun 2019-2024.


Tentunya bagi mereka yang berada dalam pusaran hukum Kasus Bansos 2023, bisa menari ria dengan mutasi Hutapea, karena hingga kini masih dalam tahap penyidikan, pemeriksaan saksi kurang lebih 400 orang, dan belum ada gelar perkara hingga penetapan tersangka. 


Padahal, sebelumnya pendebah itu panas dingin, tidur tidak nyaman, makan tidak enak, mikir siapa yang ditetapkan sebagai tersangka atau dikorbankan dalam kasus tersebut.


Dalam negara hukum, asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi, dimana setiap individu yang dikaitkan dengan suatu perkara (Kasus Bansosn 2023), berhak memperoleh perlakuan yang adil hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. 


Oleh karena itu, pemberitaan maupun opini publik perlu dibangun di atas fakta yang terverifikasi, bukan asumsi atau spekulasi.


Di sisi lain, kejaksaan memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk menjaga kepercayaan masyarakat. 


Transparansi dalam memberikan informasi mengenai perkembangan penanganan perkara menjadi salah satu cara efektif untuk menghilangkan keraguan publik. 


Ketika komunikasi dilakukan secara terbuka dan proporsional, ruang berbagai tafsir yang tidak berdasar akan semakin sempit.


Kasus yang berkaitan dengan Dana Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2023, memiliki sensitivitas tinggi karena menyangkut hak masyarakat yang membutuhkan. Setiap dugaan penyimpangan wajib ditangani secara serius, cepat, dan akuntabel. 


Siapa pun yang nantinya terbukti bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum, sementara mereka yang tidak terbukti harus dipulihkan nama baiknya.


Mutasi Kajari Malteng Herbeth Pesta Hutapea, pada akhirnya hendaknya dipandang sebagai bagian dari mekanisme organisasi Kejaksaan, kecuali terdapat fakta hukum yang menunjukkan sebaliknya. 


Jauh lebih penting bagi masyarakat Maluku dan khususnya Maluku Tengah (Maltemg) adalah memastikan bahwa penanganan dugaan kasus Bansos 2023 tetap berjalan tanpa intervensi, tanpa tebang pilih, dan dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan.


Kepercayaan publik Maluku dan khususnya Malteng terhadap penegakan hukum oleh Kejari Malteng tidak dibangun oleh pergantian pejabat semata, melainkan oleh konsistensi aparat dalam mengungkap fakta, menegakkan hukum secara objektif, serta memberikan kepastian bahwa setiap perkara akan diselesaikan secara profesional hingga tuntas.


Namun menjadi pertanyaan kuat, mutasi jabatan dalam pusaran kasus Bansos 2023, bukan menjadi bagian dari spkulasi interfensi untuk menyelamatkan siapa aktor dibalik kasus tersebut. Karena ada aktor dari raja di raja yang diduga melakukan lobi cara yahudi untuk mempengaruhi eksistensi penyelesaian perkara dana Bansos 2023 yang sudah berada di tahap akhir gelar perkara penetapan tersangka.


Meski pernyataan Kasi Intelijen Kejari Maluku Tengah (Malteng) Yudha Warta P.A, mengatakan bahwa mutasi pimpinan tidak akan memengaruhi proses penanganan perkara yang sedang berjalan. 


Dan seluruh proses penyidikan tetap berjalan secara profesional sesuai mekanisme hukum. Termasuk perkara dugaan korupsi dana Bansos 2023 masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari auditor.


“Soal penanganan kasus tetap jalan meski Kajari Maluku Tengah diganti, kita tetap profesional, kasusnya tetap jalan, tidak ada yang berubah. 


Untuk kasus dana Bansos 2023 kita masih menunggu hasil penghitungan kerugian.” Tegas  Kasi Intelijen Kejari Malteng, Yudha Warta P.A, kepada salah satu wartawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pada Kamis, (30/07/26).


Pernyataan tersebut harusnya tidak menjadi kamuflase dalam komunikasi publik, soalnya kasus Bansos 2023 menjadi kasus besar yang diikuti publik seantero Maluku dan khususnya Maluku Tengah (Malteng). 


Pasalnya, rotasi dan mutasi jabatan Kajari Malteng Herbeth Pesta Hutapea, dinilai terlalu singkat karena baru satu tahun bertugas pertanggal 23 Juli 2025. 


Tidak seperti Kajari Malteng yang sebelum-sebelumnya, masa tugas mereka kurang lebih hingga dua tahun.


Disaat kasus dana Bansos 2023, pada tahap penyidikan dan kurang lebih 400 saksi diperiksa dan menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari auditor. 


Publik Maluku dan khususnya Malteng dikagetkan dengan mutasi Herbeth Pesta Hutapea, yang dipromosikan menjadi Kejari Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. 


Tentunya publik berspekulasi mutasi jabatan dalam pusaran kasus dana Bansos 2023 dengan anggaran super mega Rp. 9.779.544.000., (Sembilan Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah).


Apakah ada interfensi kuat untuk menekan Herbeth Pesta Hutapea, untuk tidak dipaksakan menaikan kasus dari penyidikan ke gelar perkara penetapan tersangka kepada aktor yang mengatur Dana Bansos tersebut. 


Dengan pendekatan dua pilihan, tetap dipromosi mejadi Kejari atau tetap dipromosi namun ada pihak yang dikorbankan untuk ditetapkan menjadi tersangka, demi menyelamatkan aktor yang sesungguhnya. 


Pusaran pertanyaan ini, hanya  dapat diketahui oleh pihak yang punya kapasitas, dan hanya Tuhan yang maha mengetahui atas kezaliman dalam kasus tersebut hingga publik dikagetka dengan mutasi Kajari Malteng Herbeth Pesta Hutapea. (Tim/Red)

Selengkapnya

Rutan Ambon Beri Premi Bagi Warga Binaan Barbershop, Apresiasi Kerja Keras dan Bekal Menuju Kemandirian

Agustus 05, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan. Melalui program Barbershop Rutan Ambon, para warga binaan yang aktif memberikan layanan pangkas rambut memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, produktivitas, dan keterampilan yang mereka tunjukkan selama mengikuti program pembinaan, Rabu (05/08/2026).


Program Barbershop menjadi salah satu pembinaan kemandirian unggulan di Rutan Ambon. Selain membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang jasa pangkas rambut, program ini juga memberikan pengalaman kerja yang dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


Sepanjang bulan ini, sebanyak 58 warga binaan telah memanfaatkan layanan Barbershop Rutan Ambon. Tingginya jumlah pengguna menjadi bukti bahwa layanan tersebut mendapat respons positif sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap kemampuan para warga binaan yang terlibat.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry, mengatakan bahwa pemberian premi bukan sekadar bentuk imbalan, tetapi merupakan penghargaan atas semangat belajar, kerja keras, dan tanggung jawab yang ditunjukkan warga binaan.


"Premi yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan keterampilan yang terus mereka kembangkan. Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi warga binaan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri ketika kembali ke masyarakat," ujar Jefry.


Senada dengan itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rido, menilai program Barbershop tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter positif bagi warga binaan.


Menurutnya, melalui aktivitas tersebut warga binaan dilatih untuk memiliki disiplin, tanggung jawab, ketelitian, serta etika dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.


"Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk memperoleh pekerjaan atau bahkan membuka usaha sendiri setelah selesai menjalani masa pidana," jelas Rido.


Salah satu penerima premi, warga binaan berinisial A.N. Glen, mengaku bersyukur atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan oleh pihak Rutan Ambon. Kesempatan menjadi tukang cukur, menurutnya, tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri untuk menatap masa depan yang lebih baik.


"Saya berterima kasih kepada pihak Rutan Ambon yang telah memberikan kesempatan sekaligus apresiasi kepada kami. Program Barbershop membuat saya terus belajar, bertanggung jawab dalam bekerja, dan semakin termotivasi untuk memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat," ungkap Glen.


Melalui pembinaan yang produktif disertai pemberian premi sebagai bentuk penghargaan, Rutan Kelas IIA Ambon terus berupaya menciptakan warga binaan yang terampil, percaya diri, dan memiliki daya saing. Program pembinaan kemandirian seperti Barbershop diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap berkarya, mandiri, serta memberikan kontribusi positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT