globaltimurnn.com

Jumat, 01 Mei 2026

May Day Fiesta 2026, Polda Sultra Hadir Untuk Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib

Mei 01, 2026

Foto : May Day Fiesta 2026, Polda Sultra Hadir Untuk Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib

Kendari
, Globaltimurnn.com – Personel Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan pelayanan masyarakat dalam rangka Hari Buruh Internasional (May Day) Jumat, 1 Mei 2026 yang dilaksanakan di Lapangan ex MTQ Kota Kendari. Jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 694 personel.


Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan. S.I.K., S.H., M.Hum, bersama Forkopimda Sultra, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo Sultra) Abu Syarif Bafadal, MM dan PJU Polda Sultra turun langsung untuk memantau pelaksanaan pelayanan personel di Hari Buruh tersebut.


Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Kota Kendari bertajuk MAY DAY Fiesta dengan berbagai macam kegiatan yakni jalan santai, senam bersama, pemberian santunan jaminan kepada ahli waris tenaga kerja, pemberian door prize, donor darah dan pemeriksaan kesehatan dengan jumlah masyarakat diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 orang.


Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K., menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian sebagai upaya dalam memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat untuk memastikan kegiatan May Day 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan kondusif.," kata Kabid Humas.


Hari Buruh sendiri telah ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia dan menjadi momentum penting bagi para pekerja untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional secara adil dan merata, selain itu hari buruh adalah bentuk kolaborasi bersama mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.


Pada tahun 2026 ini, peringatan Hari Buruh dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dengan agenda perayaan bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 


Momentum ini menjadi ajang bagi buruh dari berbagai serikat pekerja untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia. (V374) 

Selengkapnya

Kamis, 30 April 2026

Putusan Pengadilan Fatlolon 8 Tahun Penjara

April 30, 2026

Foto : Putusan Pengadilan Fatlolon 8 Tahun Penjara 

KKT
, Globaltimurnn.com - Pada hari Kamis, 30 April 2026, telah dilaksanakan persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penyertaan modal pada BUMD PT Tanimbar Energi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun Anggaran 2020 sampai dengan 2022, bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon, dengan agenda pembacaan putusan Majelis Hakim terhadap para terdakwa yaitu Ir. Johanna Joice Julita Lololuan, Karel F.G.B. Lusnamera, dan Petrus Fatlolon.


Dalam perkara ini, Penuntut Umum mendakwakan para terdakwa dengan dakwaan primair melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Selanjutnya dalam dakwaan subsidair, para terdakwa didakwakan melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang yang sama juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.


Dalam tuntutannya, Penuntut Umum terhadap Terdakwa Ir. Johanna Joice Julita Lololuan menuntut pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun, pidana denda sebesar Rp250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) subsidair 90 (sembilan puluh) hari penjara, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp783.422.904,- (tujuh ratus delapan puluh tiga juta empat ratus dua puluh dua ribu sembilan ratus empat rupiah) subsidair 3 (tiga) tahun dan 3 (tiga) bulan penjara.


Terhadap Terdakwa Karel F.G.B. Lusnamera, Penuntut Umum menuntut pidana penjara selama 6 (enam) tahun, pidana denda sebesar Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidair 90 (sembilan puluh) hari penjara, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp745.110.404.- (tujuh ratus empat puluh lima juta seratus sepuluh ribu empat ratus empat rupiah) subsidair 2 (dua) tahun dan 9 (sembilan) bulan penjara.


Sementara terhadap Terdakwa Petrus Fatlolon, Penuntut Umum menuntut pidana penjara selama 8 (delapan) tahun, pidana denda sebesar Rp300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) subsidair 100 (seratus) hari penjara, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp4.427.710.190,- (empat miliar empat ratus dua puluh tujuh juta tujuh ratus sepuluh ribu seratus sembilan puluh rupiah) subsidair 3 (tiga) tahun dan 9 (sembilan) bulan penjara.


Setelah melalui seluruh rangkaian persidangan, Majelis Hakim dalam putusannya menyatakan bahwa para terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primair, sehingga dibebaskan dari dakwaan tersebut.


Namun demikian, Majelis Hakim menyatakan bahwa para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dalam dakwaan subsidair.


Terhadap Terdakwa Ir. Johanna Joice Julita Lololuan, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan 6 (enam) bulan serta pidana denda sebesar Rp150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah), dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 70 (tujuh puluh) hari. Terdakwa juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp2.978.121.749,- (dua miliar sembilan ratus tujuh puluh delapan juta seratus dua puluh satu ribu tujuh ratus empat puluh sembilan rupiah) dengan ketentuan apabila tidak dibayar dalam jangka waktu yang ditentukan, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang, dan apabila tidak mencukupi diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun.


Terhadap Terdakwa Karel F.G.B. Lusnarnera, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan 4 (empat) bulan serta pidana denda sebesar Rp150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah), dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 70 (tujuh puluh) hari. Terdakwa juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp2.978.121.749,- (dua miliar sembilan ratus tujuh puluh delapan juta seratus dua puluh satu ribu tujuh ratus empat puluh sembilan rupiah) dengan ketentuan yang sama sebagaimana putusan terhadap Terdakwa Ir. Johanna Joice Julita Lololuan.


Sementara itu, terhadap Terdakwa Petrus Fatiolon, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) tahun serta pidana denda sebesar Rp150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 70 (tujuh puluh) hari.


Majelis Hakim juga menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalani para terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta memerintahkan agar para terdakwa tetap berada dalam tahanan. Terhadap barang bukti, sebagian dikembalikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Sekretaris Daerah, sementara sebagian lainnya tetap terlampir dalam berkas perkara. Uang tunai sejumlah Rp295.322.502,- dirampas untuk negara dan diperhitungkan untuk menutupi kewajiban uang pengganti yang dibebankan kepada para terdakwa.


Persidangan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. Putusan ini merupakan hasil dari proses pembuktian yang dilakukan secara terbuka di persidangan berdasarkan alat bukti yang sah menurut hukum.


Terhadap putusan tersebut, para pihak memiliki hak untuk menempuh upaya hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku.


Demikian disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. (Rdks) 

Selengkapnya

Cegah Gangguan Sejak Dini, Lapas Wahai Libatkan Personel Koramil Dalam Operasi Penggeledahan

April 30, 2026

Foto : Cegah Gangguan Sejak Dini, Lapas Wahai Libatkan Personel Koramil Dalam Operasi Penggeledahan

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus ciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sebagai langkah konkret deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), pihak Lapas menggelar penggeledahan blok hunian dengan menggandeng personel dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai. Rabu (29/04/2026).


‎Kegiatan yang dimulai pada malam hari hari ini menyasar seluruh kamar hunian Warga Binaan. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara mendetail, mulai dari penggeledahan badan hingga penyisiran setiap sudut ruangan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang masuk ke Lapas, seperti handphone, narkoba, maupun senjata tajam.


‎Pelaksana Harian  Kepala Lapas Wahai, La Joi, menyatakan pelibatan personel TNI merupakan wujud nyata sinergi Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Wahai. "Kami tidak ingin lengah. Melibatkan rekan-rekan dari Koramil adalah strategi deteksi dini untuk memastikan bahwa stabilitas kamtib Lapas tetap terjaga. Kehadiran TNI juga memberikan dukungan moril bagi petugas kami dalam menjalankan fungsi pengamanan," ujarnya.


Di sisi lain, perwakilan Koramil Wahai, Sersan Dua Rustandi menegaskan pihaknya siap mendukung penuh upaya Lapas dalam menjaga ketertiban. Menurutnya, koordinasi lintas instansi seperti ini sangat penting untuk memitigasi risiko gangguan keamanan yang bisa terjadi kapan saja.


‎"Kami siap mendukung penuh setiap upaya Lapas Wahai dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Sinergi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan sekecil apa pun," tegas Hamim.


Penggeledahan berlangsung secara humanis, namun tetap tegas. Petugas tetap mengedepankan etika dan menghormati hak-hak Warga Binaan selama proses penyisiran berlangsung. Hasil dari razia selama penyisiran berlangsung berupa, tiga korek api, satu pak kartu poker, satu pak kartu domino, satu tissue medis, satu kunci, satu card reader, satu cincin, dua jarum, dan satu headset yang telah rusak yang akan didata dan dimusnahkan sebagai transparansi dan komitmen Lapas Wahai menuju wilayah yang bersih dari barang terlarang.


‎Menanggapi aksi sigap jajaran Lapas Wahai, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan sinergi dengan APH lain adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan keamanan di Lapas.


"Sekecil apapun barang terlarang yang ditemukan, itu adalah potensi gangguan. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk terus konsisten melakukan pengawasan. Jangan beri ruang bagi barang-barang yang dapat memicu ketidakkondusifan. Mari kita wujudkan Lapas yang bersih dan berwibawa melalui kerja sama lintas sektoral seperti ini," ajak Ricky.


‎Dengan dilaksanakannya operasi gabungan ini, diharapkan stabilitas keamanan di Lapas Wahai tetap terjaga sehingga program pembinaan bagi Warga Binaan berjalan optimal tanpa adanya gangguan dari dalam maupun luar. (Za)

Selengkapnya

Wujudkan Warga Binaan Bersih Narkoba, Lapas Wahai Tingkatkan Deteksi Dini melalui Tes Urine

April 30, 2026

Foto : Wujudkan Warga Binaan Bersih Narkoba, Lapas Wahai Tingkatkan Deteksi Dini melalui Tes Urine

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali mewujudkan lingkungan pembinaan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sebagai deteksi dini, pihak Lapas menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes urine secara ketat bagi para Tahanan baru, Kamis (30/04/2026).


Tes urine diawasi langsung oleh jajaran pengamanan dan tim medis Lapas Wahai. Petugas Medis Lapas Wahai, Fitri Rianti, menjelaskan ini merupakan Standar Operasional Prosedur yang tidak bisa ditawar bagi siapa pun yang baru memasuki lingkungan Lapas.


"Kami harus memastikan kondisi fisik mereka sehat dan aliran darah maupun urinenya bersih dari zat adiktif sebelum mereka berbaur dengan Warga Binaan lainnya. Ini adalah langkah preventif kesehatan sekaligus keamanan," jelas Fitri.


Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menyampaikan kegiatan ini adalah keseriusan institusi dalam menjaga integritas dan keamanan Lapas dari ancaman peredaran gelap narkoba. 


"Tes urine bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan wujud nyata dari program Warna Beersih dari Narkoba. Kami tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap peredaran gelap narkotika di Lapas. Deteksi dini melalui tes urine bagi Tahanan baru adalah benteng pertahanan pertama kami untuk memastikan Lapas Wahai tetap steril," tegasnya.


Langkah tegas Lapas Wahai ini mendapat dukungan dan apresiasi penuh dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, bahwa apa yang dilakukan Lapas Wahai merupakan contoh kepatuhan terhadap pedoman baru kementerian. "Pemberantasan narkoba dan zero handphone, pungutan liar, dan narkoba menjadi prioritas utama. 


Kami di tingkat wilayah akan terus mendorong dan mengawasi agar seluruh Lapas dan Rutan di Maluku konsisten menjalankan program ini demi menciptakan Pemasyarakatan berdampak nyata," ungkapnya.


Langkah proaktif ini merupakan pengejawantahan dari program unggulan Warga Binaan Bersih Narkoba sekaligus bentuk implementasi langsung dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. 


Dengan dilaksanakannya tes urine secara berkala dan ketat bagi Tahanan baru, diharapkan lingkungan Lapas Wahai terus mempertahankan predikat sebagai kawasan yang bersih dari pengaruh narkoba. Hal ini akan membuat proses rehabilitasi dan pembinaan karakter Warga Binaan berjalan lebih optimal, aman, dan tertib. (Za)

Selengkapnya

Apel Siaga TNI-Polri, Siap Amankan Peringatan Hari Buruh Internasional

April 30, 2026

Foto : Apel Siaga TNI-Polri, Siap Amankan Peringatan Hari Buruh Internasional 

Halut
, Globaltimurnn.com - Ratusan personel gabungan TNI dan Polri melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional atau May Day. Kegiatan dilaksanakan Jumat pagi, 01 Mei 2026, bertempat di Lapangan Upacara Polres Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo.

 

Apel dipimpin langsung oleh Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L Gaol, S.E., M.M dan Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K, dengan Komandan Upacara IPDA Sirajudin.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Danki Brimob Kompi I Batalyon A Pelopor Polda Maluku Utara, Pejabat Utama (PJU) Polres Halut, serta pasukan gabungan yang terdiri dari personel Kodim, Brimob, Sabhara, Polairud, Lantas, Samapta, Reskrim, dan staf Polres Halmahera Utara.

 


Dalam amanatnya, Kapolres Halut menekankan bahwa peringatan Hari Buruh merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi. Oleh karena itu, aparat memiliki tanggung jawab besar memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan mengedepankan pendekatan humanis. Perkuat sinergitas dan kedepankan langkah preemtif serta preventif untuk deteksi dini potensi gangguan," tegasnya.

 



Kapolres juga mengingatkan agar personel menghindari tindakan yang memicu konflik, tetap sabar, dan berperan sebagai pengayom serta pelayan masyarakat. Selain itu, personel diminta untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi prosedur operasional yang berlaku.

 

"Dengan kesiapan yang matang dan sinergitas yang kuat, saya yakin kita mampu menjaga situasi Kamtibmas di Halmahera Utara tetap aman dan terkendali," tambahnya. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Ditengah Hiruk Pikuk Sorotan Publik, Ketua PKK SBB Justru Lewati Akses Tersulit Temui Warga Pegunungan Taniwel, Jawab Seberkas Harapan

April 30, 2026

Foto : Ditengah Hiruk Pikuk Sorotan Publik, Ketua PKK SBB Justru Lewati Akses Tersulit Temui Warga Pegunungan Taniwel, Jawab Seberkas Harapan

Ambon
, Globaltimurnn.com - Demi mewujudkan impian program PKK dan harapan masyarakat pegunungan Seram Bagian Barat di Kecamatan Taniwel, tepatnya Desa Riring–Rumahsoal, Ketua TP-PKK SBB mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat setempat.


Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah inspiratif sekaligus bukti nyata kepedulian terhadap wilayah terpencil yang sulit dijangkau. Ungkap salah satu tokoh muda masyarakat SBB Yanto Lemosol kepada sejumlah awak media via pesan whatsaap-nya


Menurutnya" Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah, Medan berat berupa gunung dan lembah harus dilalui demi menjangkau masyarakat di daerah pegunungan. Ungkap Yanto


Yanto mengatakan" Inisiatif ini dinilai sebagai langkah berani yang tidak semua pemimpin daerah, khususnya Ketua PKK di tingkat kabupaten/kota di Maluku, bersedia lakukan hal tersebut. Ujarnya


Yanto menjelaskan" Kunjungan ini menunjukkan kepedulian langsung terhadap persoalan mendasar masyarakat. 

Foto : Yanto Lemosol Tokoh Muda pegunungan SBB Kecamatan Taniwel

Ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk menyerap kebutuhan riil di lapangan. Sebutnya


Ditambahkan-nya" kehadiran Ketua PKK SBB membuka ruang bagi identifikasi berbagai persoalan krusial, termasuk isu stunting dan kebutuhan dasar lainnya. 


Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan program-program PKK dapat lebih tepat sasaran, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa melalui kegiatan prioritas yang berkelanjutan. Terang Yanto


Masyarakat setempat juga menyampaikan harapan agar kunjungan tersebut tidak berhenti pada tahap observasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret dan eksekusi program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.


Dalam pertemuan bersama anak-anak sekolah, tokoh masyarakat, dan warga, terlihat antusiasme dan apresiasi tinggi terhadap kehadiran Ketua PKK SBB.


Kunjungan ini dinilai memberikan semangat baru sekaligus harapan akan adanya perubahan yang lebih baik di wilayah Pegunungan Taniwel.


“Kami mendukung penuh langkah ini dan berharap ada tindak lanjut nyata setelah kunjungan kerja ini. Tambah Yanto.


Kunjungan tersebut menjadi simbol komitmen dalam mendekatkan pelayanan dan program pemberdayaan hingga ke wilayah terpencil, sekaligus mempertegas peran PKK sebagai garda terdepan dalam pembangunan berbasis keluarga di daerah. Tutupnya (Rdks)

Selengkapnya

Kunjungi SMA Siwalima, Wakil Gubernur Maluku Motivasi Siswa dan Hadirkan Marsma TNI Dr. Anton Pallaguna

April 30, 2026

Foto : Kunjungi SMA Siwalima, Wakil Gubernur Maluku Motivasi Siswa dan Hadirkan Marsma TNI Dr. Anton Pallaguna 

Ambon
, Globaltimurnn.com – Usai menghadiri prosesi wisuda di Politeknik Negeri Ambon, Wakil Gubernur Maluku melakukan kunjungan khusus ke SMA Siwalima Ambon pada Kamis (30/04/2026). 


Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur membawa tamu istimewa, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Dr. Anton "Sioux" Pallaguna, S.E., M.M.O.A.S., untuk memberikan motivasi langsung kepada para siswa.  


Wakil Gubernur menjelaskan bahwa SMA Siwalima merupakan sekolah unggulan di Maluku yang masuk dalam jaringan Sekolah Garuda di seluruh Indonesia. 


Kehadiran perwira tinggi TNI AU ini dimaksudkan untuk membakar semangat para siswa agar berani bermimpi menjadi pemimpin nasional, tentara, polisi, pilot, hingga kapten kapal perang.  


Wakil Gubernur mendorong para siswa untuk memanfaatkan peluang masuk ke Universitas Pertahanan RI, yang menawarkan akses pendidikan berkualitas secara gratis.  


Beliau meluruskan bahwa meskipun Marsma TNI Anton Pallaguna bukan putra asli daerah, beliau memiliki ikatan historis yang kuat dengan Maluku karena mengawali karier militernya dengan lulus menjadi perwira TNI AU saat mengikuti seleksi di Kota Tual, Maluku, Hal ini menjadi bukti bahwa Maluku adalah tempat lahirnya para pemimpin besar.


Wakil Gubernur membagikan kisah pribadinya yang tumbuh sebagai anak yatim sejak usia sembilan bulan dan dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang tangguh. Beliau menekankan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk sukses, terbukti dari perjalanan kariernya dari Madrasah hingga menjadi Bupati dan kini Wakil Gubernur.  


Wakil Gubernur juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh siswa untuk menjauhi narkoba. Penyalahgunaan narkoba akan menghancurkan masa depan, menutup kesempatan masuk TNI/Polri, dan mengecewakan orang tua serta guru.  


Harapan untuk Masa Depan SiswaWakil Gubernur berharap para siswa SMA Siwalima menyadari status mereka sebagai orang-orang terpilih di sekolah unggulan. Beliau menginginkan agar penjelasan langsung dari sosok sukses seperti Marsma TNI Anton Pallaguna dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk mencapai kesuksesan yang melampaui pencapaian para pendahulunya. 


“Jika orang tua kalian mampu secara ekonomi, kalian harus bisa bermimpi lebih tinggi lagi, bahkan menjadi Presiden," ujar Wakil Gubernur menyemangati para siswa.  


Kunjungan ini diakhiri dengan sesi berbagi pengalaman oleh Marsma TNI Anton Pallaguna mengenai dedikasi dan kedisiplinan sebagai prajurit TNI. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT