globaltimurnn.com


Senin, 23 Maret 2026

Maraknya Miras Dihalut, Kapolres Halut Turun Lansung Pimpin Razia

Maret 23, 2026


Foto : Maraknya Miras Dihalut, Kapolres Halut Turun Lansung Pimpin Razia

Halut
, Globaltimurnn.com - Maraknya peredaran minuman keras (miras) jenis cap tikus di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), memicu berbagai permasalahan yang sering terjadi dikalangan masayarakat. 


Hal tersebut lansung di sikapi tegas Kapolres Halmahera Utara AKBP. Erlichson Pasaribu, dan lansung pimpin Razia, siang tadi di Kecamatan Tobelo. Senin 23/03/2026


Dari hasil razia siang tadi Kapolres Halut bersama personel berhasil menyita ratusan liter miras dari berbagai jenis, dan ditemukan di beberapa lokasi berbeda. 


Hal tersebut di lakukan Polres Halut, sebagai upaya cipta kondisi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Ucap Kapolres kepada wartawan


Dari perjalanan razia tersebut Kapolres memaparkan" Personel menyasar rumah warga di Desa Gamsungi, dan berhasil menemukan 16 kantong miras jenis cap tikus, ukuran 600 mililiter. 



Tidak hanya itu, di Desa Gosoma juga, personel berhasil mengamankan 25 botol cap tikus serta satu wadah berisi ramuan akar yang diduga bahan campuran miras.


Bahkan di sejumlah toko pada wilayah Tobelo pun di lakukan razia dan berhasil ditemukan 7 botol cap tikus pada salah satu toko, sementara 14 kantong miras jenis ciu berhasil di amankan personel pada toko lain. 


Di lokasi berbeda, tepatnya di Desa Gura, kembali personel Polres menemukan barang bukti dalam jumlah lebih besar, mulai dari kantong, botol hingga wadah berisi miras jenis ciu, sehingga secara keseluruhan, polisi memperkirakan total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 300 liter miras, baik dalam kemasan plastik maupun botol. Sebut Kapolres


Mantan Kapolres Halbar ini pun menegaskan bahwa peredaran miras ilegal masih menjadi salah satu faktor utama pemicu gangguan keamanan di wilayah Tobelo dan sekitarnya. 


“Miras kerap menjadi pemicu terjadinya tindak criminal, sehingga itu, razia ini akan terus kami lakukan secara rutin. Tandasnya


Kapolres pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran miras ilegal, termasuk dengan meningkatkan kesadaran akan dampak negatifnya. (Tim)

Selengkapnya

Minggu, 22 Maret 2026

Akhirnya Warga Inamosol Merasa Lega, Usai Dengar Suara Orang No 1 Di Maluku, Komitmen Bangun Jalan, 80 Tahun Derita pun Terguncang

Maret 22, 2026

Foto : Akhirnya Warga Inamosol Merasa Lega, Usai Dengar Suara Orang No 1 Di Maluku, Komitmen Bangun Jalan, 80 Tahun Derita pun Terguncang

SBB
, Globaltimurnn.com - Sebuah angin segar menyapu wajah-wajah penuh harap warga Kecamatan Inamosol. 


Setelah menanti selama delapan dekade, penderitaan akibat jalur jalan yang rusak parah dan tak layak fungsi akhirnya menemukan titik terang. 


Tanggal 22 Maret 2026, tercatat sebagai tonggak sejarah baru bagi masyarakat di pegunungan Pulau Seram tersebut. Ungkap Geral Wakano sebagai tokoh masyarakat Inosol usai bersama Gubernur Maluku ikut kegiatan peresmian Gereja Rumberu minggu kemarin


Kata Wakano" Setelah meresmikan gereja Galed didesa Rumberu, saat di Pastori Desa Rumberu, Gubernur Maluku secara resmi menyampaikan janjinya yang langsung didengar oleh Para Raja dan Tokoh masyarakat serta tokoh agama dan Wakil Bupati SBB. Ungkapnya


Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Provinsi Maluku itu berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan yang telah berusia 80 tahun dan kini kondisinya memprihatinkan tersebut. Sebut Wakano


“Kita akan mengupayakan dana Inpres (Instruksi Presiden) untuk merealisasikan perbaikan jalan ini. Kata Gubernur pelan


Bagi masyarakat Kecamatan Inamosol, jalan yang menghubungkan desa-desa mereka dengan pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan publik ini telah lama menjadi musuh bersama. Sebutnya


Selama 80 tahun, warga seringkali terisolasi, hasil pertanian sulit dipasarkan, dan akses menuju fasilitas kesehatan menjadi tantangan ekstrem, terutama saat musim hujan. Ucapnya


Wakano mengatakan" Kami sangat bersyukur atas janji Bapak Gubernur, Ini adalah hari yang kami tunggu-tunggu selama puluhan tahun. 


Selain itu suara datang dari Caroles Biak yang mengatakan" Kami berharap realisasinya segera terwujud agar anak cucu kami tidak lagi merasakan susahnya jalan seperti yang kami alami,” ujar Bapak Caroles Niak salah satu tokoh masyarakat setempat dengan mata berkaca-kaca


Komitmen yang ditegaskan di Pastori Rumberu ini menjadi simbol baru bahwa perhatian pemerintah pusat dan daerah kini mulai menyentuh wilayah-wilayah terpencil. 


Masyarakat Inamosol kini berharap agar janji mulia ini segera diikuti dengan aksi nyata di lapangan, sehingga tonggak sejarah ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan pintu pembuka kemakmuran bagi generasi mendatang. (V374) 

Selengkapnya

Bukan Sekedar Peresmian Sebuah Gedung Gereja, Bukti Sejarah Gubernur Dengar Lansung Suara Masyarakat Inamosol

Maret 22, 2026

Foto : Bukan Sekedar Peresmian Sebuah Gedung Gereja, Bukti Sejarah Gubernur Dengar Lansung Suara Masyarakat Inamosol

Rumberu
, Globaltimurnn.com - Ada dua cara seorang pemimpin hadir di tengah rakyat, acara yang dihadiri secara seremoni, foto bersama, pidato di atas panggung, lalu pulang.

Dan yang Kedua, hadir dengan telinga yang terbuka lebar dan hati yang siap memutuskan, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, memilih cara kedua.
Minggu (22/3/2026)

Dari informasi yang diterima Redaksi Globaltimurnn.com sore tadi, di sebuah ruangan sederhana di Pastori Gereja Rumberu, usai peresmian gedung gereja yang membutuhkan waktu 29 tahun itu telah berdiri kokoh, terjadilah sebuah momen yang tak kalah monumental.

Duduk melingkar bersama Camat Inamosol, para kepala desa, serta tokoh-tokoh adat dan masyarakat, gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, bersama Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama. S. Pd, yang baru pertama kali dalam sejarah menginjakkan kaki di desa terpencil ini memilih untuk mendengar keluhana dan jeritah hati Masyarakat pegunungan dari Kawatu, Rumberu, Rambatu Manusa.

Pasalnya" Dan yang berbicara bukan sekadar masyarakat biasa,
Raja Rumberu, Musa Tibalya, dengan wibawa yang melekat pada dirinya sebagai pemimpin adat, membuka suara, Dengan bahasa yang santun namun menusuk, ia menyampaikan apa yang selama puluhan tahun menjadi luka Bersama, yaitu jalan. Ucap Tibaly

Dikatakan-nya" Jalan yang seharusnya menghubungkan hidup, tetapi justru menjadi jurang pemisah. Tuturnya


Sementara Pj Desa Rambatu, Daud Tenine, menambahkan dengan data dan pengalaman pribadi, Berulang kali ia saksikan sendiri warga yang harus berjalan kaki berjam-jam karena kendaraan tak mampu menembus lumpur dan batu besar yang menghadang di jalur Waimital–Kawatu–Rumberu–Rambatu–Manusa, demiakian pula dengan beberapa kejadian mobil harus ternggelam di sungai akibat banjir. Ungkapnya

Tambahnya" Berulang kali ia dengar keluhan yang sama, yang tak kunjung menemukan ujung,
Namun ada satu nama yang menjadi poros pergerakan di balik layer, Gerard Wakanno. Ucapnya

Dialah yang selama ini tak kenal lelah menggerakkan tokoh masyarakat se-Kecamatan Inamosol untuk menyusun satu suara. Terangnya

Dialah yang memimpin langsung penyusunan proposal pembangunan jalan sebuah dokumen yang bukan sekadar kertas, tetapi kristalisasi dari penderitaan panjang dan harapan yang tak pernah padam. Jelasnya

Di ruang Pastori itu, Gerard Wakanno bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat menyerahkan proposal tersebut langsung ke tangan Gubernur Hendrik Lewerissa.


Satu per satu mereka menyampaikan, jalan ini adalah jalan kabupaten, tetapi beban biaya pembangunannya terlalu berat jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten Seram Bagian Barat.

Prosesnya panjang, Anggarannya terbatas, Sementara warga Inamosol tidak bisa menunggu lagi,
Dan di sinilah perbedaan antara pemimpin biasa dengan pemimpin yang luar biasa terlihat.

Gubernur Lewerissa tidak menjawab dengan kalimat diplomatis yang mengambang, Tidak pula melemparkan persoalan ini kembali ke kabupaten dengan dalih kewenangan, Ia menoleh ke samping, memanggil Kepala Dinas PUPR Provinsi yang ikut dalam rombongan, lalu berdiskusi langsung, cepat, dan terukur.

Hasilnya mengguncang ruangan kecil itu, Ruas jalan Inamosol yang selama ini terkatung-katung dalam status jalan Kabupaten yang seolah tak berujung dan seolah tak bertuan akan dibangun melalui skema Dana Inpres. Ucap Gubernur sentak mengheningkan suasana ruang kecil itu

Sebuah terobosan cerdas yang memotong birokrasi berlapis yang selama ini menjadi tembok penghalang.

Raja Musa Tibalya yang duduk di sudut ruangan tampak menghela napas panjang, Bukan napas biasa, Itu adalah napas lega yang telah ditahan selama bertahun-tahun, Pj Desa Rambatu Daud Tenine dan PJ Desa Manusa Abe Neyte hanya bisa mengangguk-angguk, seolah tak percaya bahwa apa yang mereka sampaikan langsung mendapat respons nyata dalam hitungan menit.

Gerard Wakanno, yang memimpin langsung tim penyusun proposal, menyampaikan dengan nada yang bergetar namun penuh keyakinan "Kami sudah bertahun-tahun menyuarakan ini. Ucap Wakano

Bukan sekali dua kali kami sampaikan, Tapi hari ini, di Pastori Rumberu, kami melihat sendiri bagaimana seorang pemimpin bisa mengambil keputusan yang mengubah nasib sebuah wilayah. Pak Gubernur tidak hanya menerima proposal kami. Ucapnya

Beliau mendiskusikannya, menganalisisnya, lalu memutuskan dengan cepat, Itu adalah kelas kepemimpinan yang langka." Sebut Wakano

Namun ada satu elemen dalam perjalanan ini yang tak boleh luput dari catatan, Ibu Gubernur, Dalam video yang diabadikan warga, tampak jelas Ibu Gubernur duduk di dalam mobil 4x4 yang merayap perlahan di tepi tebing, melintasi lumpur licin dan bebatuan besar yang mengintai setiap saat.

Ia tidak mengeluh, Ia memilih hadir, menemani suaminya, menembus jalan yang sama yang selama ini menjadi mimpi buruk warga Inamosol.

Bagi masyarakat Rumberu, kehadiran Ibu Gubernur bukan sekadar formalitas, Itu adalah pesan tersirat bahwa pemimpin mereka dan keluarga benar-benar merasakan apa yang dirasakan rakyat.

Camat Inamosol Emy Neyte yang turut mendampingi selama diskusi di Pastori tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

"Ini adalah momen yang akan kami ceritakan kepada anak cucu kami, Bahwa pernah ada seorang gubernur yang datang bukan hanya untuk meresmikan gedung gereja, tetapi untuk meresmikan harapan baru bagi kami semua.

Gubernur bersama Ketua TP-PKK telah menunjukkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang berani datang ke tempat yang paling sulit dijangkau, mendengar dengan sungguh-sungguh, dan memutuskan dengan keberanian." Ucap Camat (V374)

Selengkapnya

Perkuat Sinergitas, Dankodaeral IX Terima Kunjungan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Gubernur Maluku dan Forkopimda

Maret 22, 2026

Foto : Perkuat Sinergitas, Dankodaeral IX Terima Kunjungan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Gubernur Maluku dan Forkopimda

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menerima kunjungan silaturahmi Idul Fitri 1447 H dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., Pangdam XV/Patimura, Kapolda Maluku, Wali Kota Ambon dan para Forkopimda serta perwakilan tokoh agama se-Provinsi Maluku.


Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kediaman Komandan Kodaeral IX, kompleks Mako Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, pada Sabtu (21/3/2026).


Kunjungan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergitas antara unsur pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, serta para tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di wilayah Maluku, khususnya menjelang dan pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Sementara itu, Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dalam menjaga stabilitas wilayah.


Ia menegaskan bahwa Kodaeral IX siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan Maluku yang aman dan nyaman bagi semua.


“Kodaeral IX akan selalu berkomitmen untuk mendukung terciptanya keamanan wilayah, khususnya di perairan Maluku. Sinergitas dengan pemerintah daerah dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta mempererat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan silaturahmi dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi ringan yang mencerminkan kebersamaan serta semangat persatuan antar seluruh pihak yang hadir. (V374) 

Selengkapnya

​Prajurit dan Warga Rindam XV/Pattimura Bersatu Dalam Saf Sholat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Eriwakang

Maret 22, 2026

Foto : ​Prajurit dan Warga Rindam XV/Pattimura Bersatu Dalam Saf Sholat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Eriwakang

Suli
, Globaltimurnn.com - Lapangan Sepakbola Eriwakang Rindam XV/Pattimura berubah menjadi hamparan putih saat ribuan jamaah memadati area tersebut untuk menunaikan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026). 


Di bawah langit Suli yang khidmat, momentum kemenangan ini menyatukan keluarga besar ksatria "Tri Daya Yudha" dengan masyarakat sekitar dalam satu ikatan spiritual yang kuat.


​Hadir dalam kegiatan tersebut, Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir, S.E., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Cabang IX Rindam XV/Pattimura, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta ratusan prajurit, PNS, dan anggota Persit. Kehadiran mereka membaur tanpa sekat dengan warga Kecamatan Salahutu, menciptakan pemandangan sinergitas yang nyata di hari yang fitri.


​Danrindam XV/Pattimura, Brigjen TNI Irfan Amir, menekankan bahwa Idul Fitri adalah titik balik untuk memperkuat pengabdian. 


"Hari raya ini bukan sekadar seremoni usai berpuasa, melainkan jembatan untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Saya berharap nilai-nilai disiplin dan spiritualitas yang kita tempa selama Ramadhan dapat menjadi fondasi kokoh bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas negara serta menjadi teladan di tengah masyarakat," tegasnya.


​Dalam khotbahnya, Ustadz Ali Lestaluhu menggarisbawahi relevansi puasa dengan jiwa korsa melalui tema "Ramadhan membentuk Mental Prajurit yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-Nilai Tauhid untuk Indonesia Maju". Ia mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum refleksi untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih disiplin, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.


Seluruh rangkaian ibadah yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman yang penuh kehangatan. 


Suasana damai di Lapangan Eriwakang hari ini menjadi bukti nyata bagaimana Rindam XV/Pattimura terus menjaga kerukunan dan toleransi, sekaligus mempertegas bahwa TNI akan selalu hadir dan menyatu dengan detak jantung kehidupan rakyat. (V374) 

Selengkapnya

Sabtu, 21 Maret 2026

Kapolres SBB Dapat Apresiasi Dari Sejumlah Tokoh Masyarakat SBB, Berhasil Lakukan Langkah Cepat Redam Konflik Di Huamual

Maret 21, 2026

Foto : Kapolres SBB Dapat Apresiasi Dari Sejumlah Tokoh Masyarakat SBB, Berhasil Lakukan Langkah Cepat Redam Konflik Di Huamual

SBB
, Globaltimurnn.com - Langkah cepat Kapolres Seram Bagian Barat AKBP. Andi Zulkifli yang didampingi Kapolsek Huamual Ipda. Salim Balami, serta Kasat Serse Polres SBB AKP. Idrus Mukadar serta sejumlah PJU Polres SBB lain-nya, pada pasca konflik Dusun Ani Desa Lokki dan Dusun Tanah Goyang RT. 06 Pawai, menetralisasi situasi dan kondisi tertangani dengan baik dan aman terkendali. 


Kegiatan tersebut menunjukan langkah cepat Kapolres SBB dalam menjaga situasi Kamtibmas di Bumi Saka Mese Nusa tetap kondusif, aman pada momen perayaan hari raya idul fitri 1447. H. Sabtu 21/03/2026


Kinerja Kapolres yang begitu baik dan cepat dalam penanganan konflik tersebut mendapat apresiasi yang sangat luar biasa dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di SBB. 


Salah satu tokoh Masyarakat SBB Mansur Tuharea saat ditemui media ini di kediaman-nya menyampaikan bahwa" Dirinya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kapolres SBB bersama jajarannya yang begitu luar biasa melakukan langkah cepat menangani konflik di Desa Lokki, Kecamatan Huamual. Ujar Tuharea


Kapolres patut dapat apresiasi, cara Kapolres ini luar biasa, tidak sekedar perintah anggota saja untuk penanganan, namun turun lansung tidak mengenal waktu, tidak mengenal cuaca, padahal sedang ada dalam momen penting persiapan perayaan hari raya idul fitri. Sebut Tuharea


Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar hilangkan rasa dendam, rasa benci itu, karena itu hanya menyusahkan diri kita sendiri, mari kita semua bersatu dalam memajukan setiap pembangunan di Kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa ini, kita dorong pembangunan sumber daya manusia-nya, sumber daya alam yang ada serta pembangunan yang di programkan pemerintah di daerah ini agar daerah ini kian maju dan bisa keluar dari keterpurukan sosial yang selama ini menjadi sorotan. Harapnya


Dikatakan-nya" Kinerja (Kerja keras) Pak Kapolres dan jajarannya patut di Apresiasi, demi menjaga kondusi Kamtibmas harus tetap kondusif, mata pun tidak bisa tutup karena harus ada di lokasi pasca konflik. 


Hal - hal ini harus menjadi catatan penting bagi yang pemerintah daerah dan dalam penyelesaian tersebut juga harusnya ada keterwakilan pemerintah daerah yang mestinya hadir disana. Ujarnya


Tujuan-nya adalah" mengeliminir dan melokalisir peristiwa hingga tidak melibatkan orang lain dan mencegah isu yang sengaja dihembuskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Sekda dan Asisten terkait serta Kabakesbangpol harus memantau perkembangan dilapangan dan melaporkan kepada Bupati untuk dikoordinasikan dengan Forkopimda. jelasnya


Tidak hanya itu ada peran MUI dan FKUB untuk dilibatkan dalam masalah tersebut, sehingga bisa lewat pengarahan ajaran kerohanian itulah ada rasa takut untuk berbuat hal - hal yang tidak menguntungkan, sekaligus bisa membantu meredam situasi, serta ada solusi perdamaian. Tuturnya


Apresiasi yang sama juga datang dari tokoh masyarakat Inamosol, Geral Wakano, bahwa Kapolres sangat luar biasa dalam gerakan cepatnya meredam kondisi pasca konflik. Ucapnya


Wakano menghimbau kedua Dusun yang bertikai, agar bisa menghargai Kapolres dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap konduaif, sehingga berikan rasa percaya kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polres SBB guna penanganan tindakan pidana-nya bagi setiap pelaku, sehingga tidak melibatkan pihak lain untuk menciptakan situasi kian melebar. 


Wakano juga berharap" Masyarakat dapat menjauhkan diri dari setiap isu provokatif yang hanya merusak perbedaan orang basudara yang ada di dua wilayah tersebut, jauhilah perpecahan, katong orang SBB cinta damai. Tutupnya  (V374) 


Selengkapnya

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Sekda Maluku Gelar Open House Idul Fitri di Karang Panjang

Maret 21, 2026

Foto : Hangat dan Penuh Kebersamaan, Sekda Maluku Gelar Open House Idul Fitri di Karang Panjang

Ambon
, Globaltimurnn.com – Usai melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Fitri, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku bersama keluarga menggelar open house di kediaman dinas Karang Panjang, Sabtu (21/03/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, Kabinda Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Wakil Rektor Universitas Pattimura beserta jajaran, para tokoh agama, General Manager Hotel Santika Ambon, guru SMAN 1 Ambon, insan pers, buruh sapu, serta masyarakat.


Sekitar pukul 10.00 WIT, Gubernur Maluku bersama pimpinan OPD tiba di kediaman Sekda dan disambut hangat dalam suasana penuh kekeluargaan.


Dalam kesempatan tersebut, Sekda Maluku menyampaikan rasa syukur karena seluruh umat Muslim dapat kembali merayakan Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan.


“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dapat sampai di hari yang fitri ini, hari kemenangan bagi seluruh kaum muslimin,” ujarnya.


Sekda juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah hadir untuk bersilaturahmi dan merayakan Idul Fitri bersama.


Suasana open house semakin semarak dengan hiburan dari ibu-ibu buruh sapu serta penampilan musik tradisional tifa totobuang oleh Sanggar Seni Wairanang Negeri Soya, yang menjadi simbol kuatnya nilai toleransi antar umat beragama di Maluku.


Kegiatan berlangsung penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan di antara seluruh tamu yang hadir.


Mengakhiri kegiatan tersebut, Sekda Maluku turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Maluku dimanapun berada. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT