Ambon, globaltimurnn.com – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran minuman keras tradisional, narkoba, bahan tambang, serta barang ilegal lainnya di wilayah pelabuhan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KPYS Ambon IPTU Giovani B. M. Tofy, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek KPYS IPDA Burhan Nawir, dilaksanakan pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIT di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kegiatan tersebut dilakukan saat KM Cantika L 77 yang berasal dari Pelabuhan Maluku Barat Daya (MBD) tiba dan melakukan proses debarkasi penumpang serta barang bawaan. Bersamaan dengan itu, personel Polsek KPYS melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke Kota Ambon.
Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menemukan dan mengamankan minuman keras tradisional jenis sopi sebanyak 130 liter yang dikemas dalam berbagai bentuk dan wadah untuk mengelabui petugas.
Kapolsek KPYS Ambon menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi menjadi pemicu berbagai gangguan kamtibmas.
“Razia ini merupakan langkah preventif untuk mencegah peredaran minuman keras ilegal yang dapat memicu tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh barang bukti yang ditemukan langsung diamankan ke Polsek KPYS untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.
Barang bukti berupa 130 liter sopi selanjutnya dibawa dan diamankan di Mapolsek KPYS Ambon sebagai tindak lanjut dari kegiatan penegakan hukum yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor Sprin/157/VII/KEP./2026/Polsek KPYS tentang Razia Miras, Narkoba, Bahan Tambang serta Kelengkapan Administrasi Kendaraan.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek KPYS menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap arus penumpang maupun barang yang masuk melalui pelabuhan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Ambon. (Rdks)















