globaltimurnn.com


Rabu, 04 Maret 2026

Berbagi Berkah di Bumi Jargaria: Satgas Trisila TNI AL dan Lanal Aru Tebar Takjil untuk Masyarakat

Maret 04, 2026

Foto : Berbagi Berkah di Bumi Jargaria: Satgas Trisila TNI AL dan Lanal Aru Tebar Takjil untuk Masyarakat

Dobo
, Globaltimurnn.com - Suasana sore di Jalan Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, mendadak hangat dan penuh kebersamaan. Di depan Kantor Makotis Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru, para prajurit Jalasena yang tergabung dalam Satgas Trisila TNI AL Tahap I Tahun Anggaran 2026 menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat pengguna jalan, Rabu (04/03/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 17.15 WIT ini dipimpin langsung oleh Wadan Satgas Trisila, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, M.Tr. Hanla., M.M., didampingi Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla. 


Kehadiran para petinggi TNI AL ini menunjukkan bahwa di balik ketegasan menjaga kedaulatan laut, terselip kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat di perbatasan.



Turut turun ke jalan memberikan paket berbuka puasa di antaranya Komandan KRI Balongan-908, Letkol Laut (P) Wida Adi Prasetya, Komandan KRI Dorang-874, Letkol Laut (P) Eko Hadi Suwarno, serta Pasops Satgas, Mayor Laut (P) Army Provytama. 


Senyum ramah juga terpancar dari Ketua Jalasenastri Cab-4 Korcab IX, Ny. Ema Sriadi, bersama para pengurus yang antusias menyapa warga.


Danlanal Aru, Letkol Laut (P) Sriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI AL dengan rakyat, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Trisila TNI AL yakni Disiplin, Hierarki, dan Kehormatan Militer dalam bentuk pengabdian masyarakat.



"Melalui momen ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi dengan warga Kepulauan Aru. Kami berharap kehadiran Satgas Trisila di sini tidak hanya memberikan rasa aman secara kedaulatan, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi lingkungan sekitar," ujar Danlanal Aru di sela-sela kegiatan.


Meski arus lalu lintas cukup ramai, pembagian takjil berlangsung tertib dan aman. Warga tampak antusias menerima paket takjil dari para prajurit dan ibu-ibu Jalasenastri. 



Tepat pukul 17.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan rampung dengan suasana penuh kekeluargaan sebelum kumandang azan Magrib memanggil.


Aksi ini membuktikan bahwa dedikasi prajurit TNI AL tak hanya terbatas pada gelombang samudera, namun juga menyentuh hati rakyat di daratan. (V374) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku Hadiri Buka Puasa Bersama dan Gerakan Pangan Murah di Negeri Liang, Perkuat Silaturahmi dan Stabilitas Harga Pangan

Maret 04, 2026

Foto : Gubernur Maluku Hadiri Buka Puasa Bersama dan Gerakan Pangan Murah di Negeri Liang, Perkuat Silaturahmi dan Stabilitas Harga Pangan

Liang
, Globaltimurnn.com – Dalam rangka menjalin dan mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H, Gubernur Maluku menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan bersama masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, yang dipusatkan di pelataran Masjid Jami Negeri Liang, Rabu (4/03/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Staf Ahli/Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, Bupati Maluku Tengah atau yang diwakili Assisten 3 Setda Maluku Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kepala OJK Provinsi Maluku, Kepala Stasiun TVRI Maluku, Satgas Pangan Polda Maluku, Aster Kasdam XV/Pattimura, Kepala Perum Bulog Maluku–Maluku Utara, Pemerintah Negeri Liang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Negeri Liang.


Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholders, instansi vertikal, serta semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta berdampak pada terpenuhinya kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.



Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah puasa tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim atau ritual semata, namun sejatinya menjadi momentum untuk menempa diri menjadi pribadi yang penuh kearifan dan kebijaksanaan, dengan menumbuhkan nilai kesabaran, ketabahan, keadilan, kejujuran, ketulusan, empati, dan kasih sayang.


Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan ini sangat strategis dan relevan dengan nilai-nilai puasa tersebut, karena tujuan utamanya merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah dalam membangun kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.


Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Provinsi Maluku berupaya untuk:

Pertama, menstabilkan harga pangan dengan menyediakan berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau. Kedua, memastikan ketersediaan pangan melalui upaya menjaga pasokan yang cukup dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Ketiga, meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran sehari-hari.



Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dengan harapan melalui Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan, selain meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang bijak, juga dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan murah serta meningkatkan daya beli masyarakat di Provinsi Maluku.


Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat persatuan antara pemerintah dan masyarakat Negeri Liang. (Rdks) 

Selengkapnya

Siapkan Generasi Unggul, Kodaeral lX Gelar Program Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang 4 TW.I TA.2026

Maret 04, 2026

Foto : Siapkan Generasi Unggul, Kodaeral lX Gelar Program Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang 4 TW.I TA.2026

Ambon
, Globaltimurnn.com - Guna turut andil dalam menyiapkan generasi unggul, Komando Daerah TNI Angkatan Laut lX (Kodaeral IX) menggelar Program Perkemaham Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang 4 Triwulan I Tahun Anggaran 2026 yang dihelat Lapangan samping Kantor Srena Mako Kodaeral IX, Halong, Kodaeral lX, Kota Ambon Rabu (4/02/2026). 


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda sebagai calon kader bangsa yang berkarakter, disiplin dan berjiwa kepemimpinan.


Asisten Teritorial Dankodaeral IX, Kolonel Laut (P) Pilipus Sri Suharto mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. bertindak selaku Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara dipercayakan kepada Mayor Laut (P) Budiyanto.



Upacara pembukaan berlangsung tertib dan penuh semangat, diikuti oleh 550 peserta KKRI Gelombang 4 TW I TA 2026 berasal dari Yayasan Kalam Kudus yang siap mengikuti rangkaian pembinaan dan pelatihan.


Komandan Kodaeral IX dalam amanatnya yang dibacakan Aster Dankodaeral IX menyampaikan bahwa kegiatan KKRl ini merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menyiapkan para siswa menjadi kader-kader pemimpin masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menghindarkan generasi muda dari tindak kejahatan dan kenakalan remaja.


“Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diberikan pembinaan fisik yang bermanfaat, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan tentang etika, keagamaan, disiplin serta kepemimpinan, sehingga diharapkan mampu membentuk karakter yang tangguh dan berintegritas,” terang Dankodaeral lX. 



Lebih lanjut ditegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, melalui program KKRI ini, Kodaeral IX berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembentukan SDM yang unggul dan berdaya saing, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini.


Kegiatan Upacara Pembukaan KKRI Gel.4 TW.I TA.2026 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para peserta dalam menempuh proses pendidikan dan pelatihan, guna mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter dan siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Rdks)

Selengkapnya

Safari Ramadhan ke Waiheru, Walikota Ambon Minta Jaga Damai, Jangan Terprovokasi Isu Luar Negeri

Maret 04, 2026

Foto : Safari Ramadhan ke Waiheru, Walikota Ambon Minta Jaga Damai, Jangan Terprovokasi Isu Luar Negeri

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dengan semangat silaturahmi dan kepedulian yang mendalam, Pemerintah Kota Ambon sukses menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah keempat di halaman Masjid Baiturrahman, Perumnas Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, pada hari Rabu (04/03/2026). 


Kegiatan yang menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Walikota Ambon Bodewin Wattimena beserta istri yang juga Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, pimpinan OPD, Ketua Baznas, Ketua DPRD Moritz Tamaela, Wakapolresta Pulau Ambon, serta Kepala Desa Waiheru Usman Eli bersama perangkat desa dan tokoh agama masyarakat.

 

Dalam sambutannya yang penuh makna, Walikota menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan bukan hanya momen untuk meningkatkan iman dan takwa, tetapi juga menjadi berkah bagi Kota Ambon melalui perbuatan baik yang berdampak positif bagi kehidupan bersama. "Setiap upaya mendekatkan diri kepada Tuhan pasti diwujudkan dengan perbuatan-perbuatan baik. Ini menjadi berkah bagi Kota Ambon karena perubahan yang baik akan berdampak bagi kehidupan bersama," ucapnya.

 


Tahun ini, Safari Ramadhan diselenggarakan di empat kecamatan dengan lima titik lokasi mulai dari Waihaong (Nusaniwe), dua titik di Batu Merah (Sirimau), hingga Waiheru (Baguala), dan akan ditutup dengan meriah di Laha (Teluk Ambon). Selain kegiatan silaturahmi, Pemkot Ambon juga mendukung berbagai aktivitas keagamaan, memasang dekorasi bernuansa Islami, serta membagikan bantuan sosial berupa 100 paket sembako dari pemerintah kota dan 25 paket dari Baznas kepada warga yang berhak menerima.

 

Walikota juga tidak lupa menyentil persoalan krusial yang menjadi perhatian bersama: pengelolaan sampah dan kondisi infrastruktur. Dengan tegas, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergandeng tangan menjaga kebersihan lingkungan. "Kalau katong semua sepakat bahwa kebersihan bagian dari iman, maka mari sama-sama benahi persoalan sampah supaya Ambon menjadi kota yang lebih bersih dan sehat," tandasnya.

 

Mengenai jalan raya, Walikota mengakui bahwa masih banyak ruas yang membutuhkan perbaikan, termasuk di wilayah Waiheru. Meskipun terbatasnya anggaran daerah menjadi tantangan, ia menjamin bahwa beberapa segmen jalan di Waiheru akan mendapatkan pengecoran aspal tahun ini. "Memang belum bisa semua sekaligus, tapi pasti ada ruas di Waiheru yang diaspal tahun ini. Katong perbaiki pelan-pelan," janjinnya.

 


Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pentingnya menjaga toleransi dan kondusivitas selama Ramadhan. Walikota mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda atau terprovokasi oleh isu-isu konflik yang terjadi di luar negeri. "Yang terjadi di luar sana, biarlah di sana. Tanggung jawab katong adalah jaga Ambon tetap aman, nyaman, dan damai," tegasnya. Sebagai bentuk penghormatan kepada umat yang berpuasa, pemerintah juga telah memberikan instruksi kepada rumah makan dan tempat hiburan untuk menyesuaikan jam operasional mereka.

 

Kepala Desa Waiheru Usman Eli menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan pemerintah kota dalam menetapkan wilayahnya sebagai lokasi Safari Ramadhan. Ia juga mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah telah menunjukkan peningkatan signifikan berkat kerja keras TP-PKK dan pemerintah desa selama beberapa bulan terakhir. "Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi masyarakat," harapnya.

 

Kegiatan pun semakin bermakna dengan dihadirkannya tausiah dari Ustadz Arsal Tuasikal, yang mengingatkan akan bahaya distorsi informasi dan hoaks yang telah ada sejak zaman dahulu kala. Di era digital saat ini, ujarnya, umat Islam tidak hanya dituntut menahan lapar dan haus, tetapi juga harus mampu "berpuasa digital". 


"Jangan sedikit-sedikit membuat status yang menimbulkan salah paham. Kalau tidak tahu persoalan, jangan ikut campur," pesannya, menekankan bahwa jejak digital akan tetap tercatat dan bisa menjadi sumber perpecahan bila tidak dikelola dengan bijak.

 

Safari Ramadhan kali ini diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk membangun Kota Ambon yang inklusif, penuh toleransi, dan berkelanjutan. (Za) 

 

Selengkapnya

SLBN Piru Baru Pertama Di Maluku SLBN Ikut PKL, Bahkan Raih Sejumlah Prestasi Gemilang

Maret 04, 2026

Foto : SLBN Piru Baru Pertama Di Maluku SLBN Ikut PKL, Bahkan Raih Sejumlah Prestasi Gemilang

Piru
, Globaltimurnn.com - Selama kurang lebih dua tahun terakhir ini, SEkolah Luar Biasa Negeri Piru (SLB) yang di dalamnya diketahui terhimpun tiga tingkatan dari SD, SMP, hingga SMA, ada berbagai prestasi dan kemajuan yang di raih oleh para siswa didik terlebih kusus pada tingkat SMA. 


Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah Agustina Kainama. S. Pd, dalam keterangan-nya kepada Wartawan saat ditemui di ruang kerjanya siang tadi sekitar pukul 14 : 00 Wit, mengatakan" SLBN Piru memiliki jumlah siswa sebanyak 58 yang terdiri dari tingkat SD sebanyak 16 peserta didik, SMP sebanyak 24 peserta didik, dan SMA sebanyak 18 peserta didik. Ujarnya


Dikatakan-nya" Sementara untuk tenaga guru sebanyak 22 tenaga guru baik PNS, P3K penuh Waktu maupun P3K. Ucapnya


Pada 2025 tahun lalu siswa SMA mengikuti kegiatan PKL pada SMAN 5 Ambon dengan kompetensi kuliner dan tata busana sebanyak 4 orang, hasil dari PKL mendapat desain menjahit sebanyak 21 baju cele untuk remaja Gereja Eti, Jemaat Mata Empat, Kecamatan seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. 


PKL yang di selenggarakan pada bulan Oktober 2025 itu untuk yang pertama kali selama SLBN Piru didirikan sejak 2014 dan untuk SLB se-Maluku baru SLBN Piru yang melangkah perdana melakukan kegiatan PKL. Sebut Kainama


Kegiatan PKL tersebut termotivasi dari saat Ibu Kepsek mulai membuka juknis kegiatan PKL SLB dan membaca sehingga dari situlah terdorong melakukan kegiatan PKL.


Selain itu, Kainama juga menyampaikan" Ternyata ada bakat yang tersembunyi dari anak - anak menyandang disabilitas kususnya anak - anak gravita ada yang mengikuti lomba FLS3N, O2SN, bahkan ada yang ikut lomba LKSN. Tutur Kainama


Dikatakan-nya juga" Untuk yang FLS3N dua tahun terakhir itu bagi anak yang bernama kacinsia Salenusa itu mengikuti lomba menyusun cerita pendek dan berhasil meraih juara 1 tingkat Provinsi. Jelasnya


Sedangkan untuk lomba cinta baca puisi itu diikuti oleh Helga Lekelaet juga berhasil meraih juara 1, serta juga Gril Souhaly meraih juara 2 dalam lomba merangkai bunga dan juga buket, sementara Dessy Kwalomine meraih juara 2 lomba kreasi barang bekas 


Bahkan Kainama membeberkan sejumlah siswa SLBN Piru pernah berhasil meraih juara pada lomba lari cepat tingkat Kabupaten di tahun - tahun kebekas yang di raih oleh Sopia Lekalait. Bebernya


Sementara bagi siswa SMA nantinya dalam kesiapan-nya menghadapi ujian sekolah (UAS) yang akan berlangsung awal April 2026 nanti, dari penyusunan soal itu diikuti dari kegiatan KKG nanti rayon 2 antara Kabupaten SBB dengan Maluku Tengah. Sebutnya


Dalam kegiatan tersebut melibatkan 4 SLB yang ada di SBB maupun Maluku Tengah diantaranya yang dari SLBN Piru, SLB Talabatai, SLB Haruru, dan SLB Kota Masohi. 


Dan dari 4 sekolah tersebut akan sama - sama menyusun soal ujian, baik SD, SMP maupun SMA yang ada pada SLB. 


Bahkan bklan berbagai prestasi yang pernah diraih para siswa SLBN Piru saja, namun kebersamaan dan toleransi pun diciptakan dengan kegiatan buka puasa bersama yang akan diselenggarakan selasa pekan depan. Tutur Kainama  (V374) 


Selengkapnya

Selasa, 03 Maret 2026

Ambon Jadi Pelopor Digitalisasi Pramuka Nasional – Walikota Dorong KTA dan Aplikasi "Ayo Pramuka" Jadi Jantung Organisasi Modern

Maret 03, 2026

Foto : Ambon Jadi Pelopor Digitalisasi Pramuka Nasional – Walikota Dorong KTA dan Aplikasi "Ayo Pramuka" Jadi Jantung Organisasi Modern

Ambon
, Globaltimurnn.com – Gerakan Pramuka memasuki babak baru dengan memulai transformasi digital dari tanah Maluku! Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pendataan Potensi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional dan Bimbingan Teknis Aplikasi "Ayo Pramuka" Kwartir Nasional (Kwarnas) pada Rabu (04/03/2026) di Ruang Rapat Vlisingen, Kota Ambon.

 

Acara yang menjadi tonggak sejarah pertama di Provinsi Maluku ini diikuti oleh seluruh jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Maluku, baik secara tatap muka maupun daring, dengan didampingi langsung oleh tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas.

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Walikota menegaskan bahwa kelangsungan hidup sebuah organisasi besar terletak pada kemampuannya membaca dan mengelola lingkungan strategis baik dari dalam maupun luar.

 


"Gerakan Pramuka sudah berdiri sejak lama dengan potensi dan sumber daya yang luar biasa besar. Namun pertanyaannya: apakah semua aset berharga itu sudah dikelola dengan cara yang paling maksimal?" ujar Walikota Wattimena.

 

Menurutnya, pendataan anggota melalui sistem terintegrasi adalah langkah krusial untuk melepaskan seluruh potensi yang ada. Bukan sekadar kartu identitas biasa, KTA menjadi bentuk pengakuan resmi yang memberikan harga diri bagi setiap anggota Pramuka.

 

"Bagaimana mungkin kita tidak tahu dengan pasti berapa banyak anggota aktif yang ada? Berapa di antaranya sudah memiliki KTA resmi? Ini bukan hanya soal administrasi, tapi tentang menghargai setiap individu yang telah berkontribusi tahun-tahun lamanya," tegasnya.

 


Walikota juga mengakui bahwa masih banyak anggota setia yang belum memiliki KTA resmi, kondisi yang harus segera diperbaiki melalui pendataan digital yang akurat dan terpercaya.

 

Di tengah laju perkembangan teknologi yang tidak bisa ditahan lagi, Walikota menekankan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan yang harus diterima dengan tangan terbuka.

 

"Suka atau tidak, kita harus beradaptasi. Dengan jumlah anggota mencapai sekitar 25 juta orang di seluruh Indonesia, kita tidak bisa lagi bergantung pada sistem manual yang lambat dan rentan kesalahan. Teknologi adalah kunci untuk memperkuat sistem dan manajemen organisasi kita," jelasnya.

 

Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Kwarda Pramuka Maluku, Saiful Almaskati, disebutkan bahwa Bimtek aplikasi "Ayo Pramuka" adalah langkah strategis untuk mengubah wajah Pramuka menjadi organisasi yang modern dan siap bersaing.

 

"Pramuka tidak hanya tentang tali-temali dan kemah alam saja. Kita harus juga menjadi organisasi yang melek teknologi dan memiliki literasi digital yang tinggi," ucapnya dalam sambutan tersebut.

 

Aplikasi "Ayo Pramuka" hadir dengan sejumlah fitur canggih yang diharapkan bisa merevolusi pengelolaan organisasi. Di antaranya adalah kemampuan untuk melakukan pendataan anggota secara rapi, akurat, dan real-time hingga ke tingkat ranting terkecil. Selain itu, aplikasi ini juga dipercaya akan mempercepat proses administrasi, termasuk pengusulan Pramuka Garuda dan berbagai tanda penghargaan yang selama ini sering dianggap memakan waktu lama.

 

Melalui sistem digital ini, Kwarnas berharap bisa mendapatkan data riil tentang jumlah dan profil anggota Pramuka di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat citra Pramuka sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga nilai-nilai luhur kepramukaan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman.


Kwarda Maluku juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Ambon dan Dinas Kominfo yang telah menjadi tuan rumah dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini. Dengan diadakannya acara ini di Ambon, diharapkan Kwarcab Kota Ambon dapat menjadi contoh terbaik bagi seluruh kwartir lain di Provinsi Maluku dalam mengoptimalkan transformasi digital organisasi.

 

Transformasi ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka terus bergerak maju untuk membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki karakter yang kuat, tetapi juga adaptif dan berdaya saing di era digital. (Za)

Selengkapnya

Warga Miskin Di Tawane Wane Tidak Tersentuh Bantuan Rumah Layak Huni, Diduga Kadus Spekulasi Data Penerima

Maret 03, 2026

Foto : Warga Miskin Di Tawane Wane Tidak Tersentuh Bantuan Rumah Layak Huni, Diduga Kadus Spekulasi Data Penerima

Tawane Wane, Globaltimurnn
.com - Bantuan Rumah Layak Huni (RLH) atau bedah rumah wajib ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), warga miskin, lansia, penyandang disabilitas, atau korban bencana yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH) dan memiliki lahan sendiri. 


Pengusulan wajib melalui RT/RW ke Kelurahan/Desa untuk diverifikasi dan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 


Namun sangat disayangkan, yang terjadi di Negeri Sepa, Dusun Tawane Wane, Kabupaten Maluku Tengah terkesan salah sasaran, kuat dugaan sarat kepentingan emosional dan kebencian Kepala Dusun kepada warga yang benar benar tidak mampu, sehingga warga miskin yang mestinya mendapat bantuan rumah tersebut ternyata tidak bisa mendapat karena ada kebencian Kadus pada warga miskin tersebut. 


Dari hasil pantauan Media ini di lapangan, kuat dugaan bantuan rumah yang di salurkan oleh pemerintah pusat lewat Dinas Perumahan Dan Wilayah Pemukiman Provinsi Maluku yang di salurkan kepada masyarakat berdasarkan data yang di berikan oleh pihak Dusun. 


Ironisnya data yang di masukan oleh Kadus Hj. M. Amin Maollo tersebut tidak sesuai fakta di lapangan karena dinilai pilih kasih. 


Pemerintah Negeri disinyalir buta mata, buta hati dan pikiran, sehingga membiarkan kepala Dusun seenaknya saja perlakukan masyarakat tidak adil, dengan memberikan bantuan rumah layak huni hanya kepada orang - orang yang tidak pantas menerimanya. 


Sementara masyarakat miskin yang benar - benar tidak mampu tidak diberikan bantuan tersebut, diduga alasan beberapa warga miskin yang tidak mampu ekonomi rendah tidak mendapatkan bantuan tersebut karena ada ketidakcocokan Kadus dengan warga tersebut, sehingga bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang ekonominya baik - baik saja bahkan memiliki rumah lebih layak parmanen. 


Ini bukan bantuan yang benar - benar sesuai aturan namun pemberian bantuan dengan sebelah mata. 


Informasi yang diterima Media ini, kelima nama keluarga penerima tersebut tidak layak menerima bantuan tersebut, kelima keluarga tersebut mendapat bantuan bukan karena tidak mampu namun karena orang dekat Kadus dan orang kepercayaan Kadus yang selalu menyembunyikan segala aib Kadus bersama istrinya. 


Kepala Dinas Pemdes dan Bupati diminta segera sikapi tegas akan hal tersebut, jika tidak di sikapi maka Bupati dan Kadis Pemdes juga turut menyembunyikan kejahatan yang terselubung hingga rakyat menjadi korban. 


Diketahui, Kelima penerima bantuan rumah layak huni yang sepantasnya tidak layak menerima adalah Keluarga Futuwembun, Kel. Hermanus Resoa, Kel. Nayatuewen, Kel. Markus Parinusa, dan Kel. Simon Isak. 


Kelima Keluarga tersebut memiliki rumah yang layak huni, bahkan ada yang memiliki rumah beton, sampai memiliki mobil, tapi bisa menerima bantuan rumah dari pemerintah, dan bahkan pekerjaan mereka walau ada yang hanya kerja bangunan namun bisa berpenghasilan penghasilan yang cukup. 


Sementara ada diantaranya keluarga yang rumahnya benar - benar tidak layak huni, dari keluarga yang ekonomi rendah bahkan tidak mampu, terlewatkan bantuan tersebut karena pemberian bantuan rumah tersebut disinyalir unsur balas dendam. 


Sekertaris Negeri Sepa yang di hubungi media ini terkait bantuan tersebut hanya menjawab " Baik siap Pimpinan" Selain itu Sekertaris juga meyakinkan bahwa bantuan rumah tersebut datangnya dari Dinas Perumahan dan kawasan pemukiman Provinsi Maluku" Ucapnya dalam pesan Whatsapp-nya beberapa hari lalu


Sementara Raja Negeri Sepa A. Amahoroe yang di hubungi hingga berita ini diturunkan tidak merespon apapun, diduga baik sekertaris Negeri maupun Raja bersekongkol dengan Kadus sehingga mengorbankan Rakyat yang layak menerima bantuan rumah tersebut. 


Hal tersebut dikuatkan dengan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan pemukiman Provinsi Maluku yang berusaha ditemui oleh sejumlah awak Media namun selalu beralasan sibuk, sebagai dalil, sengaja menhindar dari konfirmasi Media. 


Gubernur Maluku diminta segera sikapi akan hal tersebut karena berdampak pada nama baik dan citra pemerintah Provinsi yang terkesan berikan bantuan salah sasaran. (Tim) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT