𝐇𝐀𝐋𝐔𝐓, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama guna memohon rahmat, keselamatan, kelancaran pasokan air, serta diturunkannya hujan yang membawa berkah bagi seluruh wilayah. Kegiatan berlangsung pada Minggu malam, 30 Agustus 2026 pukul 20.25 WIT, bertempat di Gedung Poligrand, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.
Hadir secara langsung dalam kegiatan ini antara lain: Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Kajari Halmahera Utara Rahmat, S.H., M.H., Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P., Kapolres Halmahera Utara AKBP. Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Sekretaris Daerah Drs. E.J. Papilaya, M.TP serta DanSubdenpom XV/1-1 Tobelo Letda Cpm. Irwansyah Kurniawan, S.H.
Turut hadir pula para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah maupun nasional. Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca kering dan panas diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, bahkan sampai bulan Oktober.
“Dalam satu minggu terakhir, intensitas kebakaran hutan dan lahan di wilayah kita cukup tinggi. Seringkali dalam sehari terdeteksi 5 hingga 8 titik api di lokasi berbeda. Ini menjadi tantangan besar, apalagi dengan keterbatasan peralatan yang kita miliki,” ujar Bupati.
Pemerintah telah mengambil berbagai langkah antisipasi mulai dari pembentukan tim penanganan kebakaran hingga peningkatan kewaspadaan sampai ke tingkat desa. Namun demikian, upaya pemerintah saja tidak cukup tanpa dukungan seluruh masyarakat. Bupati mengimbau masyarakat agar berhati-hati membuang puntung rokok maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu api, terutama saat cuaca sangat kering dan berangin.
“Selain ikhtiar manusiawi berupa pencegahan dan penanganan secara maksimal, kita pun menyadari segala sesuatu berada dalam kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, malam ini kita berkumpul lintas iman untuk bersama-sama memohon perlindungan-Nya,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajak para pemuka agama menyisipkan pesan keselamatan dan kewaspadaan di setiap kesempatan ibadah, agar seluruh umat berdoa sekaligus bersiap menghadapi potensi bencana.
Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin langsung oleh Pendeta, Pastor, dan Imam perwakilan umat beragama di Halmahera Utara. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat, aman, dan tertib hingga selesai sepenuhnya pada pukul 21.15 WIT. (Red)
















