MBD, globaltimurnn.com - Basarnas ambon bersama masyarakat setempat, dan juga dibantu sejumlah bantuan lain terus mencari 8 korban tenggelam akibat kecelakaan laut dengan menggunakan speed boat berpenumpang 10 orang, hingga saat ini hari ke-3 belum juga ditemukan.
Lokasi kejadian LKK : 7°39'2.95"S , 129°38'27.61"E di Sekitar Perairan Pulai Dai Kab Maluku Barat Daya, Jarak ± 264 NM Heading 160° arah Tenggara dari BRIN Ambon menggunakan Google Earth.
Sejak tanggal 13 Juni 2026 kemarin, Kansar Ambon terus lakukan koordinasi dengan Camat Babar Barat Face Laipeni.
Selain itu Kansar Ambon juga bangun komunikasi dengan Kapolsek Tepa, guna pencarian dibantu oleh KM. Tiefelin dan masyarakat telah memasuki Hari ke-3, KM. Tiefelin telah selesai melakukan pengisian BBM dan sementara persiapan untuk bergerak menuju Lokasi pencarian.
Dari hasil komunikasi itu, Kapolsek Tepa mengatakan" KM. Tiefelin bergerak langsung menuju Lokasi Kejadian dan tidak melakukan penyisiran dikarenakan permintaan langsung dari pihak keluarga korban untuk melakukan Doa serta Adat disana dan hari ini merupakan pencarian terakhir oleh KM. Tiefelin karena sudah waktunya melanjutkan perjalanan menuju Saumlaki setelah 3 (tiga) Hari melaksanakan Ops SAR.
Sedangkan Speed Boat milik masyarakat dari desa di Pulau Dai (Kab. MBD) masih melakukan pencarian dengan dibantu pengisian BBM oleh Kecamatan dan Kabupaten.
Diketahui korban hilang sebanyak 8 orang, masih dalam pencarian unsur SAR diantaranya" Kantor SAR Ambon BPBD Kab. MBD, Koramil Tepa, Polsek Tepa, Camat Babar Barat, Syahbandar Tepa, Dinkes (Medis), Kepala Desa Sinairusi Kab MBD, Pendeta, dan Masyarakat.
Dalam pencarian tersebut Tim SAR gabungan menggunakan Alut dan Palsar yakni" Speed Boat Masyarakat 3 Unit, KM. Tiefelin.
Dalam pencarian tersebut, tim SAR alami beberapa hambatan yakni" Jaringan Komunikasi, Cuaca Cerah Berawan, Angin Tenggara, 18 - 29 Knots, dengan tinggi gelombang 1,25 – 2,5 M. (Rdks)















