globaltimurnn.com

Sabtu, 18 April 2026

Lakukan 3 langkah Pada Oknum Satpol Yang Disebut Telantarkan Keluarga, Kasat Satpol PP SBB Nyatakan Hubungan VP Dan Kekasihnya Bukan Suami Istri

April 18, 2026

Foto : Lakukan 3 langkah Pada Oknum Satpol Yang Disebut Telantarkan Keluarga, Kasat Satpol PP SBB Nyatakan Hubungan VP Dan Kekasihnya Bukan Suami Istri 

Piru
, Globaltimurnn.com - Persoalan Oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten SBB, berinisial VP yang diduga menelantarkan keluarga dan cemarkan nama baik istri di dunia Maya, akhirnya mendapat tanggapan dari PLT Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten SBB Muhamad Guntur.


Saat Ditemui di ruang kerjanya, salah satu awak media di Kantor Bupati SBB, pada Kamis, (16/4/2026) yang mana Guntur menyatakan" pihak Satpol PP SBB sudah memanggil oknum VP dan telah melakukan pembinaan atas apa yang dilakukannya, yakni dugaan penelantaran keluarga dan cemarkan nama isteri yang dinilai Kasat kurang etis dan berimbas  contoh buruk bagi masyarakat.


Karena itu, Kasat telah  memberikan peringatan dan Berita Acara Pemeriksaan ( BAP)  oleh PTI pada Rabu, (15/4/2026) mulai dari Pukul: 09.00 hingga 13.00 WIT, dimana menurut Guntur awalnya Oknum VP melakukan pelaporan ke BPKSDM SBB, setelah itu pihaknya memberikan teguran keras untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.


Sementara, jika ada proses hukum yang dilakukan oleh Korban maka biar VP yang menghadapinya.


Dalam keterangannya kepada media di Piru pagi tadi, Guntur mengungkapkan, dalam pertemuan dengan pihak Satpol PP ada sejumlah klarifikasi yang disampaikan oleh VP yakni,  hubungan dengan perempuan itu, bukan atas dasar nikah sah tetapi hanya sebagai kekasih, VP juga mengakui anak yang hadir dari hubungan itu adalah anaknya.


Menurut pengakuan VP dalam tuturannya kepada Kasat, perbuatannya memposting di aplikasi medsos FB adalah akibat rasa ketersinggungan karena kekasihnya itu sering memaki dirinya dan diduga menjalin hubungan dengan pria lain.


Karena status VP yang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu itu, tidak ada sanksi pecat ataupun menahan gaji karena mereka memiliki Perjanjian Kerja dengan Bupati langsung.


Karena itu Satpol PP SBB hanya  melakukan 3 langkah selain teguran kepada yang bersangkutan, yakni membuat BAP dan Surat Pernyataan serta video klarifikasi" Urai Guntur. (Tim)

Selengkapnya

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Pesawat Patroli Maritim TNl AL P-8301 Tiba di Ambon

April 18, 2026

Foto : Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Pesawat Patroli Maritim TNl AL P-8301 Tiba di Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Dalam upaya memperkuat pengamanan wilayah perairan timur Indonesia, pesawat udara (Pesud) TNl AL binaan Puspenerbal,  CN235-220 MPA P-8301 mendarat di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku pada Sabtu (18/4/2026).


Kedatangan pesawat patroli maritim milik TNI Angkatan Laut ini merupakan bagian dari pergerakan unsur udara dalam Operasi Siaga Purla/Tameng Papua-26 Tahap II.


Pesawat Udara P-8301 (CN235-220 MPA) yang dipiloti oleh Mayor Laut (P) Wisnu Akbar tersebut, menempuh rute penerbangan dari Sorong (SOR) menuju Ambon (AMB) dan dijadwalkan untuk melaksanakan Remain Over Night (RON) guna mendukung kelanjutan operasi.


Setibanya di apron bandara, Pesud P-8301 disambut dengan jajaran kehormatan atau prosesi Merflug yang dihadiri oleh jajaran pejabat Kodaeral IX antara lain Dansatrol Kodaeral IX, Kafasharkan Ambon, Paur Kesling Rumkit, Pjs, Kadisyahal Kodaeral IX, dan Kaminmed Rumkit serta Danton merflugh dari Kodaeral IX. 


Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya sinergi antar unsur dalam menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan dan zona ekonomi eksklusif.


Operasi Tameng Papua-26 Tahap II ini difokuskan pada peningkatan pengawasan maritim, pencegahan pelanggaran wilayah, serta penegakan hukum di laut. Pesawat CN235-220 MPA sendiri merupakan alutsista strategis yang dilengkapi dengan kemampuan deteksi canggih untuk memantau aktivitas ilegal di perairan Papua dan sekitarnya.


Setelah singgah di Ambon, unsur udara milik TNI AL ini akan melanjutkan koordinasi dengan komando atas untuk menjalankan misi patroli sektor yang telah ditentukan dalam direktif latihan dan operasi. (Rdks) 

Selengkapnya

Sambut HBP Ke-62, Lapas Namlea Salurkan Bansos ke Warga dan Santri

April 18, 2026

Foto : Sambut HBP Ke-62, Lapas Namlea Salurkan Bansos ke Warga dan Santri

Namlea
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali melancarkan aksi sosialnya dalam membantu khalayak luas. Setelah sebelumnya menggelar donor darah massal, kali ini Lapas Namlea menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 62, Sabtu (18/04/2026). 


Sebanyak 5 paket bansos dibagikan kepada masyarakat sekitar dan Santri Pondok Pesantren Tahdfidzul Qur’an Al-Anshor Desa Jikumerasa. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, bersama para Kepala Subseksi dan pegawai. 


“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya bagi mereka yang membutuhkan di tengah berbagai tantangan ekonomi. Semoga membawa manfaat dan memberi berkah bagi yang menerima,” ucap Marasabessy. 


Ia menambahkan, disamping seremonial HBP Ke-62, pembagian bansos kepada masyarakat merupakan perwujudan dari program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang memfokuskan pemberian bansos kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar. 


“Pemberian bansos juga dilakukan secara berkala selama sebulan sekali dan sasarannya tentu bagi masyarakat mengalami keterbatasan ekonomi ataupun keluarga warga binaan dengan kondisi serupa. Dengan adanya kegiatan ini, pemasyarakatan dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat luas sekaligus sejalan dengan slogan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat,” jelasnya. 


Beberapa warga pun tampak bersyukur dan berterima kasih atas bansos yang diberikan khususnya warga yang tinggal tepat disekitaran Lapas. “Terima kasih kepada Lapas Namlea atas bantuannya yang sangat berarti bagi kami semoga kedepannya terus bermanfaat bagi masyarakat,” tutur salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. (Za)

Selengkapnya

SMP Muhammadiyah Ambon Cetak Prestasi Nasional Meski Terbatas Fasilitas

April 18, 2026

Foto : SMP Muhammadiyah Ambon Cetak Prestasi Nasional Meski Terbatas Fasilitas

Ambon
, Globaltimurnn.com – Peringatan Milad ke-58 SMP Muhammadiyah Ambon digelar dengan penuh semangat dan kebanggaan pada Jumat (17/04/2026). Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, secara resmi membuka acara tersebut sekaligus mewakili Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, untuk memberikan apresiasi tinggi atas sederet prestasi gemilang yang telah diraih sekolah hingga ke tingkat nasional.

 

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah, Wara, ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, jajaran OPD Pemkot Ambon, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Suasana semakin meriah dengan penampilan kreativitas siswa dan penyalaan kembang api sebagai tanda dibukanya acara perayaan.

 

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wawali, Wali Kota menyampaikan rasa bangga yang luar biasa. Ia menilai bahwa selama 58 tahun, SMP Muhammadiyah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai keislaman.

 

"Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan ilmunya, sehingga anak-anak mampu bersaing hingga mencapai ajang nasional," ujar Ely Toisutta.

 

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas. Melalui panggung seni dan kreativitas yang ditampilkan, ia mengajak siswa untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjauhi hal-hal negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas demi masa depan Ambon yang lebih baik.

 


Kepala Sekolah, Ardon Jamdin, memaparkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Tahun ini menjadi sejarah baru dengan diluncurkannya program Full Day School yang difokuskan pada penguatan pendidikan Al-Qur'an dan karakter siswa.

 

"Program ini kami hadirkan untuk menjawab kekhawatiran orang tua terkait degradasi moral. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi, kelas yang disiapkan sudah penuh terisi," ungkapnya.

 

Selain itu, sekolah juga aktif menjalin kerjasama strategis, mulai dari pengiriman siswa ke Pondok Pesantren Muhammadiyah di Solo hingga lembaga bahasa di Pare, Kediri, untuk mempersiapkan generasi yang unggul secara global.

 

Di balik gemilangnya prestasi dan inovasi tersebut, SMP Muhammadiyah Ambon menghadapi tantangan berat terkait keterbatasan sarana dan prasarana. Dari data yang ada, sekolah menampung 13 Rombongan Belajar (Rombel) namun hanya memiliki 7 ruang kelas.

 

Kondisi ini memaksa penerapan sistem double shift serta pengalihan fungsi laboratorium dan perpustakaan menjadi ruang belajar. Bahkan saat ujian pun sekolah terpaksa meminjam gedung lain karena tidak memiliki fasilitas yang memadai.

 

"Kami sangat berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota untuk pembangunan laboratorium dan perpustakaan, agar proses belajar mengajar bisa lebih maksimal," harap Ardon.

 

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, semangat juang sekolah dan para siswa tidak surut. Mereka tetap optimis dan berkomitmen untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Ambon di kancah nasional.

 

Di akhir acara, Wawali juga menyerahkan penghargaan kepada para siswa yang telah memenangkan berbagai kompetisi sebagai bentuk motivasi dan apresiasi. (Za)

Selengkapnya

Panas di Balik Seleksi Sekkot Ambon, Bodewin Wattimena, Integritas Lebih Penting dari Sekadar Jabatan

April 18, 2026

Foto : Panas di Balik Seleksi Sekkot Ambon, Bodewin Wattimena, Integritas Lebih Penting dari Sekadar Jabatan

Ambon
, Globaltimurnn.com — Dinamika seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon kian menghangat. Di tengah munculnya dukungan dan serangan terhadap sejumlah kandidat, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, angkat bicara dan menegaskan satu hal penting, integritas adalah kunci utama.


Berbicara di Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (18/04/2026), ia menegaskan bahwa proses seleksi masih berjalan dan belum ada calon yang dipastikan terpilih. 


Ia menjelaskan bahwa seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari penjaringan hingga penilaian oleh pansel dan asesor. Dari proses tersebut, akan dipilih tiga kandidat terbaik sebelum keputusan akhir ditentukan oleh Wali Kota.


Namun, yang menarik, Bodewin Wattimena memberi sinyal bahwa keputusan tidak semata-mata berbasis angka dan dokumen administratif.


“Objektif itu soal pangkat dan kinerja. Tapi integritas, itu tidak bisa dilihat hanya dari kertas,” ungkapnya.


Menurutnya, pengalaman bekerja langsung dengan para pejabat menjadi pertimbangan penting dalam menilai kualitas kepemimpinan seseorang.


Di sisi lain, ia mengkritisi fenomena dukungan terbuka dan kampanye negatif yang mulai bermunculan di ruang publik. “Ini jabatan karier ASN, bukan kontestasi politik. Jangan dipolitisasi,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh opini yang belum tentu benar, apalagi jika bertujuan merusak reputasi kandidat tertentu. “Semua calon punya kelebihan dan kekurangan. Jangan saling menjatuhkan,” katanya.


Meski demikian, ia tetap membuka ruang partisipasi publik dengan catatan, setiap masukan harus disertai bukti yang valid. “Kalau ada data, silakan disampaikan. Tapi kalau hanya asumsi, itu tidak akan memengaruhi saya,” tandasnya.


Seleksi Sekkot Ambon menjadi perhatian luas karena posisi tersebut memegang peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, sekaligus menjaga stabilitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. (Za)

Selengkapnya

KRYD Polsek KPYS Ambon, Amankan 32 Liter Sopi di Pelabuhan Yos Sudarso

April 18, 2026

Foto : KRYD Polsek KPYS Ambon, Amankan 32 Liter Sopi di Pelabuhan Yos Sudarso

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar barang bawaan penumpang kapal, Rabu malam (15/04/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan saat kedatangan KM Dorolonda di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon yang tiba dari Pelabuhan Namlea sekitar pukul 22.30 WIT.


Dipimpin oleh Plt. Kapolsek KPYS Iptu. Stevanus Taberima bersama Wakapolsek Ipda. Burhan Nawir, personel Polsek KPYS bersinergi dengan TNI AL dan petugas Pelni melakukan pengamanan serta pengawasan terhadap proses debarkasi dan embarkasi penumpang maupun barang.


Dalam pelaksanaannya, petugas mengarahkan seluruh barang bawaan penumpang untuk melalui pemeriksaan mesin X-Ray guna mengantisipasi masuknya barang ilegal, termasuk minuman keras tradisional jenis sopi.


Hasilnya, petugas berhasil mengamankan minuman keras tradisional jenis sopi sebanyak 32 liter yang dikemas dalam berbagai bentuk dan cara untuk mengelabui petugas.


Sebagai tindak lanjut, barang bukti tersebut langsung dimusnahkan di lokasi dengan cara dituangkan ke selokan, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polresta Ambon.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas yang sering dipicu oleh konsumsi minuman keras, sekaligus memastikan keamanan di kawasan pelabuhan sebagai salah satu pintu masuk utama di Kota Ambon.


Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Pelabuhan Yos Sudarso terpantau aman, tertib, dan kondusif. Selanjutnya, KM Dorolonda melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Sorong. (Rdks) 

Selengkapnya

Jumat, 17 April 2026

Di Balik Pelantikan KONI Ambon, Harapan Tinggi, Tantangan Berat Menanti Bodewin Wattimena

April 17, 2026

Foto : Di Balik Pelantikan KONI Ambon, Harapan Tinggi, Tantangan Berat Menanti Bodewin Wattimena

Ambon
, Globaltimurnn.com — Pelantikan Bodewin Wattimena sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon periode 2025–2029 membawa harapan besar, namun juga menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang tidak ringan, Sabtu (18/04/2026). 


Di balik seremoni resmi yang dipimpin Sam Latuconsina, tersimpan realitas yang selama ini menjadi persoalan klasik: pembinaan atlet yang belum merata, minimnya kompetisi berjenjang, hingga ketergantungan pada bakat alami tanpa sistem.


SK KONI Nomor 03 Tahun 2026 memang telah mengesahkan kepengurusan baru secara sah dan lengkap. Namun legitimasi administratif bukan jaminan keberhasilan di lapangan.


Bodewin dalam sambutannya mencoba menjawab tantangan itu dengan menekankan pentingnya pembinaan sejak dini dan penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga, “KONI harus jadi motor, bukan penonton. Kita tidak bisa lagi berjalan tanpa arah,” ujarnya.


Pernyataan ini secara tidak langsung mencerminkan evaluasi terhadap kondisi sebelumnya, di mana pembinaan dinilai belum berjalan maksimal.


Di sisi lain, Sam Latuconsina menggarisbawahi posisi strategis Ambon sebagai penyumbang atlet terbesar di Maluku. Namun ia juga mengingatkan bahwa status tersebut tidak boleh membuat organisasi terlena.


Fakta di lapangan menunjukkan bahwa persaingan antar daerah kini semakin ketat. Kabupaten/kota lain mulai berbenah, membangun sistem pembinaan yang lebih modern dan terukur Artinya, jika Ambon tidak bergerak cepat, dominasi itu bisa berakhir.


Agenda POPMAL yang akan datang menjadi ujian awal bagi kepengurusan baru. Event ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga indikator keberhasilan pembinaan jangka pendek.


Dengan komposisi pengurus yang besar, tantangan berikutnya adalah memastikan tidak terjadi tumpang tindih peran dan minim koordinasi penyakit klasik organisasi besar.


Pelantikan telah usai, Janji sudah disampaikan, Kini yang dibutuhkan adalah kerja nyata, Publik Ambon tidak lagi menunggu rencana mereka menunggu hasil. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT