globaltimurnn.com


Senin, 02 Maret 2026

Berbagi Takjil, Angkatan Ker448at Nusantara polres Halut Di Bulan Suci Ramadan

Maret 02, 2026

Foto : Berbagi Takjil, Angkatan Ker448at Nusantara polres Halut  Di Bulan Suci Ramadan 

Halut
, Globaltimurnn.com - Polisi Angkatan KER448at Nusantara Polres Halmahera utara(Halut), Memasuki hari ke dua belas  Bulan Suci Ramadan, Melaksanakan  aksi berbagi Takjil Gratis di jalan Bundaran Hibulamo dan Depan Mapolres Halut Pada Senin (02/03/2026)


Kegiatan ini dilakukan sebagai implementasi Polri Yang Presisi,wujud rasa sukur atas enam tahun pengapdian mereka sebagai Anggota Polri dalam melayani bangsa dan negara.


Dalam Rangka Memperingati 6th Pengapdian,Polisi angkatan. Ker448at Nusantara,Sebanyak 300 Paket kotak Takjil dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas di  bundaran hibulamo dan depan polres halut jalan ir hein namotemo M.SP, kecamatan tobelo,Kabupaten halmahera utara.


Ketua angkata KER448AT polres halut briptu idham haldun S.H. Menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur para anggota atas pengapdian selama enam tahun di institusi Kepolisian.


“Enam tahun Mengapdi adalah berkah bagi kami,sebagai bentuk sukur atas keselamatan selama bertugas sebagai anggota polri, kami mengadakan kegiatan berbagi takjil ini”, ujar briptu idham yang bertugas di satuan lalu lintas  polres halut.


Dia juga menambahkan,Agenda seperti ini memang sudah sering di lakukan setiap tahunnya,Sekaligus sebagai wadah mempererat tali silaturahmi sesama letin angkatan.


Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat.salah satu warga yang menerima takjil mengungkapkan rasa terima kasih dan turut mendoakan keselamatan bagi para anggota polri khusnya angkatan Ker448at Halut.


“Alhamdulillah saya sangat berterima kasih atas  kepedulian bapak bapak polisi yang berbagi takjil semoga selalu diberikan perlindungan dalam bertugas dan keberkahan dalam hidup” ujar seorang pengendara bentor yang melintas.


Kegiatan sosial ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,Sekaligus menjadi inspirasi bagi pihak yang lain untuk berbagi di bulan suci ramadan.  (Tim)

Selengkapnya

Tingkatkan Kompetensi Menyusun Dokumen Keuangan, Kodaeral lX Gelar Pelatihan Wabku

Maret 02, 2026

Foto : Tingkatkan Kompetensi Menyusun Dokumen Keuangan, Kodaeral lX Gelar Pelatihan Wabku

Ambon
, Globaltimurnn.com - Guna meningkatkan kompetensi, akuntabilitas, dan keterampilan personel dalam menyusun dokumen keuangan dengan benar, Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral lX) menggelar pelatihan pembuatan dokumen pertanggungjawaban keuangan bagi personel satuan kerja yang dihelat di Rupata Mako Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Senin (2/3/2026).


Wakil Komandan Kodaeral lX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. membuka kegiatan yang dihadiri seluruh Pejabat Utama dan Kepala Satuan Kerja jajaran Kodaeral lX ini. 


Sedikitnya 70 personel dari 35 satuan kerja jajaran Kodaeral lX dan tiga personel dari Gugus Tempur Laut Koarmada lll mengikuti pelatihan yang dipandu Kepala Keuangan Wilayah Kodaeral lX, Kepala Akuntansi Kodaeral lX dan personel Staf Perencanaan Kodaeral lX. 


Wadan Kodaeral lX mengatakan Pelatihan Pembuatan Dokumen Pertanggungjawaban Keuangan ini, merupakan bagian dari pembinaan personel dan peningkatan profesionalisme untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan sesuai aturan yang berlaku.


"Pelatihan pertanggungjawaban keuangan adalah program untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola, menatausahakan, dan melaporkan keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi," terangnya. 


Pelatihan ini lanjutnya, menargetkan personel keuangan untuk meningkatkan kualitas pembuatan dokumen pertanggungjawaban keuangan disatuan jajaran Kodaeral lX.


Pelatihan yang bertujuan untuk mencegah kesalahan administratif dan memfasilitasi audit ini, diharapkan dapat menyamakan persepsi, membuka pengetahuan dan wawasan para personel pengawak tentang alur dan prosedur yang benar sesuai regulasi. (Rdks) 

Selengkapnya

HUT Ke-54, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Kantor SAR Seluruh Indonesia Lanksanakan Giat Tasyakuran

Maret 02, 2026

Foto : HUT Ke-54, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Kantor SAR Seluruh Indonesia Lanksanakan Giat Tasyakuran 

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kantor SAR Ambon melaksanakan giat Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari jadi ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Senin, 02/03/2026.


Bertempat di Aula Rapat Kantor SAR Ambon, giat Tasyakuran diikuti oleh seluruh Pejabat, Personel, Dharma Wanita Unsur Pelaksana, para Pensiunan Kantor SAR Ambon, rekan-rekans Pers serta para anggota keluarga Kantor SAR Ambon yang sudah berpeluang. 


Giat Tasyakuran ini adalah kegiatan puncak pada rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-54 Basarnas tahun 2026.


Puncak Tasyakuran HUT Ke-54 Dilaksanakan secara serentak di Kantor Pusat Basarnas dan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT)/Kantor SAR di seluruh Indonesia. Kegiatan diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan refleksi pengabdian.


Selain itu, Kantor SAR Ambon juga menyerahkan berbagai bingkisan kepada personel yang memenangi beberapa perlombaan yang sudah dilaksanakan bulan februari kemarin.


Tak hanya itu, dalam giat Tasyakuran sekaligus Buka Puasa bersama keluarga besar Kantor SAR Ambon, Kepala Kantor SAR Ambon juga memberikan bingkisan kepada para anggota keluarga Kantor SAR Ambon yang sudah berpeluang sebagai bentuk apresiasi sekaligus penghormatan kepada para almarhum yang sudah mengabdikan jiwa dan raga untuk Korps Baju Orens Baret Hitam.


Sebelumnya, dalam memperingati hari jadi ke-54 Basarnas yang jatuh pada tanggal 28 februari, berbagai kegiatan pun dilaksanakan oleh seluruh Kantor SAR se-Indonesia seperti perlombaan olahraga, uji skils antar personel, donor darah, penanaman mangrove, dan ziarah tabur bunga untuk menghormati jasa para pahlawan. 


Tasyakuran ini merupakan momen refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Basarnas dalam mengemban tugas kemanusiaan, serta doa agar diberikan keselamatan dan kemudahan dalam setiap operasi penyelamatan. (Rdks) 

Selengkapnya

Perkim Ambon Jawab Keluhan Warga Hunuth Pembangunan Rumah Terdampak Konflik Tetap Berjalan, Target Rampung Sebelum HUT Satu Tahun Peristiwa

Maret 02, 2026

Foto : Perkim Ambon Jawab Keluhan Warga Hunuth Pembangunan Rumah Terdampak Konflik Tetap Berjalan, Target Rampung Sebelum HUT Satu Tahun Peristiwa

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Ambon mengeluarkan klarifikasi resmi terkait progres pembangunan rumah warga Hunuth yang terkena dampak konflik pada 19 Agustus 2025. Penjelasan ini datang sebagai tanggapan atas aspirasi warga yang menyampaikan kekhawatiran terkait pekerjaan yang dinilai belum sepenuhnya tuntas.

 

Kepala Dinas Perkim, yang ditemui di ruang kerjanya pada Senin (02/03/2026), menegaskan bahwa komitmen Pemkot Ambon untuk menyelesaikan seluruh pembangunan tetap tidak goyah, meskipun harus mengikuti mekanisme dan kemampuan keuangan daerah.

 

“Saat kejadian terjadi, anggaran perubahan sudah selesai. Namun pemerintah tetap bergerak cepat hanya dua hari kemudian, Tim Penanggulangan Bencana resmi dibentuk melalui Surat Keputusan yang melibatkan Sekretaris Kota, Perkim, PU, BPBD, dan Badan Keuangan,” ungkapnya.

 

Dari hasil pendataan, terdapat 15 rumah rusak berat dan 27 rumah rusak ringan. Lima unit rumah rusak total telah dibangun ulang, sedangkan 10 lainnya menjalani rehabilitasi berat. Sementara itu, perbaikan untuk rumah rusak ringan kini memasuki tahap akhir. Semua 15 rumah rusak berat bahkan telah selesai pada Desember 2025, sehingga warga bisa kembali tinggal sebelum momen Natal tiba.

 

Pendanaan untuk pembangunan bersumber dari berbagai kanal: bantuan Provinsi Maluku sebesar Rp1 miliar, Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Ambon sekitar Rp600 juta, serta donasi masyarakat yang terkumpul kurang lebih Rp670 juta. Pada tahap awal, enam rumah bahkan dikerjakan melalui karya bakti bersama TNI untuk mempercepat proses dan menjaga suasana kondusif.

 

“Standar rehabilitasi rumah tidak layak huni umumnya Rp20 juta. Namun Walikota mengambil kebijakan agar rumah dibangun kembali mendekati kondisi awal sebelum terbakar,” jelas Kadis Perkim. Ia menambahkan bahwa jika terdapat penyesuaian atau tambahan material di luar standar, hal tersebut merupakan inisiatif pribadi warga.

 

Meskipun sosialisasi telah dilakukan beberapa kali, termasuk pertemuan di Gereja Imanuel Hunuth sebelum pekerjaan dimulai, Kadis Perkim mengakui adanya dinamika koordinasi di lapangan. “Kami tetap terbuka terhadap masukan. Jika masih ada kekurangan, akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur dan anggaran yang ada,” tegasnya.

 

Di sisi lain, sejumlah warga Hunuth menyampaikan harapan agar proses penyelesaian berjalan merata dan transparan. Beberapa di antaranya mengaku hingga kedelapan bulan pasca kejadian, masih ada pekerjaan yang belum tuntas baik pada rumah rusak berat maupun ringan.

 

“Pada awalnya pemerintah menjanjikan rumah sesuai kondisi sebelum terbakar, tapi ada kendala seperti keterlambatan material, perubahan teknis, hingga peralihan sistem kerja ke kontraktor,” ujar salah satu warga dalam keluhan yang disampaikan pada Senin (23/02/2026). 


Beberapa warga bahkan harus mengeluarkan dana pribadi untuk menyelesaikan bagian rumah yang belum tertangani, seperti plafon, kamar mandi, pintu, dan jendela. Mereka juga mempertanyakan transparansi Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang dinilai belum sepenuhnya disosialisasikan.

 

Selain kerusakan rumah, sejumlah keluarga juga mengalami kerugian harta benda dan sumber penghasilan yang hingga kini belum pulih total.

 

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Pemkot Ambon melalui Perkim menegaskan akan terus menuntaskan pembangunan secara bertahap dan adil. Warga sendiri berharap proses ini bisa rampung tepat pada satu tahun peristiwa, yaitu sebelum Agustus 2026 mendatang.

 

Proses pemulihan di Hunuth menjadi bukti penting bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat membangun kembali kepercayaan, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana benar-benar memberikan manfaat bagi yang paling membutuhkan. (Za) 

 

Selengkapnya

Hasil Adipura 2025: Kota Ambon Masuk Kategori Dalam Pembinaan, Satu-Satunya di Maluku dengan Skor Lebih dari 30

Maret 02, 2026

Foto : Hasil Adipura 2025: Kota Ambon Masuk Kategori Dalam Pembinaan, Satu-Satunya di Maluku dengan Skor Lebih dari 30

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kota Ambon resmi mendapatkan predikat "Dalam Pembinaan" dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota Tahun 2025 yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Hasil ini tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 126 Tahun 2026.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries B. Gaspersz, menyampaikan kepada Tim Media Center pada Senin (02/03/2026) bahwa kota ini memperoleh skor 45,80, sehingga masuk dalam jajaran 253 kabupaten/kota di Indonesia yang memerlukan pembinaan intensif.

 

"Penilaian periode Januari-Desember 2025 ini dilakukan terhadap 420 kabupaten/kota dengan standar yang jauh lebih ketat melalui pendekatan 'Adipura Baru'," jelasnya.

 

Menurutnya, standar yang lebih ketat tersebut berdampak pada tidak adanya satupun daerah di Indonesia yang berhasil meraih predikat Adipura Kencana maupun Adipura. Hanya sebanyak 35 kabupaten/kota yang berhasil memperoleh Sertifikat Menuju Kota/Kabupaten Bersih.

 

Sistem penilaian terbaru lebih fokus pada aspek teknis mendalam dengan pembobotan sebagai berikut :

 1,Pengelolaan Sampah Komprehensif (50%)

2, Kebijakan & Anggaran (20%)

3, SDM & Fasilitas (30%)

 

Selain itu, terdapat dua syarat wajib yang tidak bisa ditawar: tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) minimal mencapai sistem controlled landfill.

 

"Di tingkat Provinsi Maluku, Kota Ambon menjadi satu-satunya daerah yang masuk kategori Dalam Pembinaan dengan skor di atas 30. Sementara daerah lain di Maluku berada dalam kategori Dalam Pengawasan dengan skor di bawah 30," tandas Gaspersz. (Za)

Selengkapnya

Penggabungan SD Negeri 39 dan SMP Negeri 24 Ambon Tunda, Ortu dan Komite SD 39 Tolak, Minta Fasilitas SMP 24 Disetarakan Dulu

Maret 02, 2026

Foto : Penggabungan SD Negeri 39 dan SMP Negeri 24 Ambon Tunda, Ortu dan Komite SD 39 Tolak, Minta Fasilitas SMP 24 Disetarakan Dulu

Ambon
, Globaltimurnn.com – Rencana penggabungan SD Negeri 39 dan SMP Negeri 24 Kota Ambon belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini muncul setelah Ketua Komite SD 39 bersama orang tua murid mengeluarkan penolakan tegas, dengan alasan fasilitas sekolah mereka saat ini telah dibenahi secara mandiri dan siap mendukung proses belajar mengajar, Senin, (02/03/2026). 

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Edi Tasso, menjelaskan bahwa orang tua siswa SD 39 sangat aktif dalam membenahi kondisi sekolah. Mulai dari pembuatan taplak meja, perbaikan seng dan plafon, hingga penyediaan speaker di setiap ruang kelas. Bahkan hasil karya siswa juga dipajang di seluruh ruangan untuk mempercantik lingkungan belajar.

 

“Orang tua di SD 39 benar-benar peduli. Mereka yang langsung menangani perbaikan kerusakan dan melengkapi segala kebutuhan kelas agar anak-anak merasa nyaman,” jelas Tasso.

 

Sebelumnya, Ketua Komite SMP 24 juga pernah mempermasalahkan perbedaan bunyi lonceng di kedua sekolah. Setelah melalui pertemuan, kedua pihak telah menyepakati untuk menyamakan lonceng dan menyesuaikan jam belajar ke depannya.

 

Namun persoalan utama tetap berada pada kesiapan fasilitas di SMP 24. pihak SD 39 menyatakan bersedia bergabung hanya jika SMP 24 terlebih dahulu melengkapi dan memperbaiki sarana prasarana agar setara.

 

“SD 39 meminta agar beberapa hal di SMP 24 diperbaiki dulu, seperti pintu toilet yang rusak, kelengkapan gorden kelas, serta berbagai sarana penunjang pembelajaran lainnya,” ungkap Tasso.

 

Kepala SD 39 juga menyampaikan adanya trauma masa lalu terkait kondisi bangunan sekolah yang belum memadai, yang menjadi salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan soal penggabungan.

 

Meski demikian, Kadis Pendidikan menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan kedua pihak sekolah. “Kami tidak akan memaksakan kehendak. Jika keduanya sudah siap dan sepakat, maka penggabungan bisa segera dilakukan,” tegasnya.

 

Tasso juga menambahkan bahwa setiap keunggulan fasilitas yang ada di sekolah harus bisa dijadikan contoh bagi sekolah lain. “Kalau ada yang baik dan mendukung kenyamanan belajar di sebelah, kenapa tidak kita tirukan? Yang paling penting adalah anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang maksimal,” katanya.

 

Dinas Pendidikan Kota Ambon berharap komunikasi antara kedua sekolah terus berjalan dengan baik, sehingga dapat ditemukan solusi terbaik yang bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan dan kenyamanan belajar seluruh siswa. (Za)

Selengkapnya

Safari Ramadhan 1447 H Sukses Digelar di Manusela Pemkot Ambon Tunjukkan Kehadiran dan Peduli Bersama Masyarakat

Maret 02, 2026

Foto : Safari Ramadhan 1447 H Sukses Digelar di Manusela Pemkot Ambon Tunjukkan Kehadiran dan Peduli Bersama Masyarakat

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pada Senin (02/03/2026), halaman Masjid Al-Ikhwan di BTN Manusela, RW 21 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, menjadi lokasi ketiga dari lima rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Ambon. 


Kegiatan yang menjadi wujud silaturahmi dan kepedulian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, pimpinan OPD terkait, Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua Baznas Kota Ambon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Camat Sirimau, Raja Negeri Batu Merah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

 

Dalam sambutannya, Walikota Bodewin menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya acara rutin, melainkan bentuk kehadiran pemerintah yang erat menyatu dengan masyarakat. "Pemerintah kota ada bersama kalian untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan sukacita. Meskipun tidak bisa menjangkau semua warga, setidaknya ini menjadi bukti bahwa kami hadir dan peduli," ucapnya.

 


Selain itu, pemerintah juga mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan khusyuk. Bersama Balai POM, pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang beredar juga telah dilakukan. "Alhamdulillah, hasil uji menunjukkan kuliner di Kota Ambon aman dan memenuhi standar keamanan untuk dikonsumsi," jelas Walikota.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Ambon membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang telah terdata, sementara Baznas Kota Ambon menambah 25 paket sembako lagi. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Waihaong dan Wara, dengan dua lokasi lainnya akan segera diikuti.

 

Walikota juga menegaskan bahwa komitmen membangun kebersamaan lintas agama bukan hanya terwujud melalui Safari Ramadhan, melainkan juga Safari Natal setiap tahunnya. Hal ini menjadi bagian penting dari visi Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Pemerintah juga terus memfasilitasi berbagai perayaan keagamaan, mulai dari Festival Ramadhan, Festival Imlek, Jalan Salib, hingga rencana Festival Ogo-Ogo menjelang Nyepi.

 

"Kota ini milik kita bersama. Mari kita jaga kedamaian dan saling menghargai. Ramadhan adalah momen emas untuk memperkuat iman, takwa, dan solidaritas sosial," tegasnya.

 


Terkait kebutuhan infrastruktur yang disampaikan masyarakat seperti perbaikan jalan, penerangan, dan air bersih, Walikota meminta kesabaran karena pembangunan harus dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas akibat keterbatasan anggaran. "Kita punya niat tulus untuk membangun Kota Ambon. Jika anggaran memungkinkan, semua bisa kita kerjakan sekaligus, tapi saat ini kita lakukan secara bertahap," jelasnya.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Abdul Karim, yang mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT. Mengutip ayat Al-Qur'an, ia menjelaskan bahwa Allah Maha Kaya dan hanya mengharapkan rasa syukur dari hambanya. "Jika kita bersyukur, nikmat akan ditambah, namun jika mengeluh dan kufur nikmat, azabnya sangat pedih," ucapnya.

 

Ustaz Abdul Karim juga menekankan bahwa syukur tidak hanya melalui lisan, melainkan juga amal perbuatan seperti zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang sah seperti Baznas. "Ramadhan adalah bulan kasih sayang dan perlombaan kebaikan. Mari kita berbagi kepada yang membutuhkan dan jangan pernah mengeluh atas rezeki yang telah ditetapkan Allah," pesannya.

 

Safari Ramadhan di BTN Manusela pun ditutup dengan suasana khidmat dan penuh keakraban, menjadi bukti komitmen bersama untuk menjaga toleransi dan membangun Ambon yang damai serta sejahtera. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT