globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Jumat, 02 Oktober 2026

Buka Pelatihan Caregiver SMK Go Global, Wagub Maluku: Jadilah Panutan dan Pemberi Jalan Sukses bagi Anak Maluku Lainnya

Oktober 02, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, membuka Pelatihan Caregiver Program SMK Go Global yang merupakan kerja sama Poltekkes Kemenkes Maluku dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sulawesi Utara, di Aula Christina Martha Tiahahu, Poltekkes Kemenkes Maluku, Jumat (2/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses dan peluang bagi generasi muda Maluku untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh kesempatan kerja di luar negeri melalui jalur yang legal, terarah dan berada dalam pemantauan pemerintah.


Turut hadir Kepala BP3MI Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kantor Wilayah Hukum Provinsi Maluku, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, para peserta program Caregiver serta orang tua peserta.


Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan Caregiver selama 26 hari. Setelah menyelesaikan tahapan pelatihan, para peserta dipersiapkan untuk bekerja di Malaysia selama dua tahun dengan peluang keberlanjutan program ke depan.


Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Vanath menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BP3MI yang telah menghadirkan program tersebut di Maluku karena dinilai memberikan ruang dan peluang baru bagi anak-anak Maluku untuk mengembangkan diri sekaligus memperoleh pengalaman kerja internasional.


“Ini bukan hanya jalan menuju kesuksesan, tetapi kalian akan menjadi sumber spirit bagi anak-anak Maluku yang lain,” ujar Wagub.


Wagub juga meminta para orang tua untuk tidak khawatir melepas anak-anak mereka mengikuti program tersebut. Menurutnya, program ini merupakan jalur kerja yang legal dan peserta tetap mendapatkan pendampingan serta pemantauan dari pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Maluku.


“Tidak usah takut, ibu-ibu. Tidak usah khawatir. Saya sebagai Wakil Gubernur dan sebagai orang tua, saya katakan hari ini tidak ada pilihan lain, anak-anak kita harus keluar untuk melihat dunia yang lebih luas,” katanya.


Ia menekankan pentingnya membangun kemandirian generasi muda. Menurutnya, orang tua perlu memberikan ruang kepada anak-anak untuk belajar menghadapi tantangan, mengenal lingkungan baru dan membangun pengalaman positif.


“Sebagai orang tua, kita jangan terlalu memanjakan anak-anak kita. Kita harus mengajarkan kemandirian kepada mereka sehingga mereka bisa mengenal dunia yang lebih luas dan positif,” tutur Wagub.


Abdullah mengaku bangga karena 40 anak Maluku menjadi peserta awal program Caregiver yang dipersiapkan untuk bekerja di Malaysia. Ia berharap keberangkatan para peserta nantinya menjadi awal terbukanya kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Maluku.


“Kalian ini menjadi sejarah awal yang kita kirim dari Maluku ke Malaysia. Kalau orang di Seram bilang, kalian ini pemberi jalan. Pemberi jalan supaya besok adik-adik kalian juga ikut dari belakang,” ujarnya.

Untuk itu, Wagub meminta para peserta tidak hanya menjadikan kesempatan tersebut sebagai sarana memperoleh penghasilan. Lebih dari itu, pengalaman bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan untuk membentuk mental, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kapasitas diri.


“Kalian pergi ke sana bukan untuk kerja saja. Kalian bukan cuma mengambil gaji, menghabiskan gaji, lalu pulang setelah dua tahun tidak ada apa-apa. Saya berharap ketika datang ke sana, mental kalian lebih terlatih,” tegasnya.


Wagub menilai, keberhasilan para peserta nantinya dapat menjadi contoh sekaligus membuka kepercayaan terhadap kualitas sumber daya manusia Maluku. Karena itu, ia mendorong peserta menjaga nama baik daerah, menunjukkan kemampuan dan membuktikan bahwa anak-anak Maluku mampu bersaing di dunia kerja internasional.


“Ini adalah pilihan yang baik. Kalian bukan saja membuat diri kalian sukses, tetapi kalian akan menjadi sumber spirit bagi anak-anak Maluku yang lain,” katanya.


Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Wagub, berkepentingan untuk memastikan informasi mengenai peluang kerja legal dan program peningkatan kompetensi dapat diketahui masyarakat secara luas, mulai dari Maluku Barat Daya hingga Seram dan Pulau Buru.


“Pemerintah bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan ini kepada rakyat Maluku, bahwa ada satu jalur baik yang bisa dilalui anak-anak kita,” pungkasnya.


Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi, kemandirian dan daya saing, sekaligus mampu memanfaatkan peluang kerja secara aman, legal dan produktif untuk masa depan diri, keluarga dan daerah. (Rdks) 

Selengkapnya

Luar Biasa,,,Tiga Negeri Amalatu Bercengkerama Bersama Kapolres SBB

Oktober 02, 2026


Amalatu
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., melaksanakan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dari Negeri Latu, Tomalehu dan Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (2/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIT tersebut bertempat di kediaman Sekretaris Desa Latu, Mutalib Patty. Silaturahmi ini menjadi momentum bagi Kapolres SBB untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi secara langsung dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat dalam rangka bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres SBB menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Amalatu.


“Kedatangan saya saat ini dalam rangka bersilaturahmi dengan Bapak dan Ibu, para tokoh dari Desa Latu, Desa Tomalehu dan Desa Hualoy. Saya berharap apabila ada persoalan agar dapat diselesaikan secara baik. Intinya, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan apabila kita mau duduk dan berbicara secara bersama-sama,” ujar AKBP Refindo.


Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi akan terus dilakukan kepada seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun wilayah.


Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah desa turut menyampaikan usul, saran serta aspirasi yang berkaitan dengan pelayanan kepolisian dan situasi Kamtibmas di Kecamatan Amalatu.


Sekretaris Desa Hualoy, Abubakar Hehanussa, menyampaikan harapan agar Kapolres SBB dapat meluangkan waktu untuk bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat di Negeri Hualoy.


“Kami berharap apabila Bapak Kapolres memiliki waktu, dapat juga bersilaturahmi di Negeri Hualoy. Selaku Pemerintah Desa Hualoy, kami akan tetap bersama-sama dengan pihak keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Latu, Bakhtiar Patty, menyampaikan beberapa hal terkait keberadaan dan pelayanan Polsek Kairatu Timur. Ia mengusulkan adanya penyesuaian nama Polsek karena wilayah hukumnya berada di Kecamatan Amalatu.


Selain itu, Bakhtiar juga menyampaikan mengenai bangunan Polsek Kairatu Timur yang berada di Desa Latu agar dapat diaktifkan kembali, mengingat Kecamatan Amalatu memiliki sejumlah wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dalam hal pemeliharaan Kamtibmas.


Hal senada disampaikan Kepala Pemuda Latu, Alwan Kakiay. Ia berharap kendaraan patroli Polsek Kairatu Timur yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki sehingga dapat kembali digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Amalatu.


Kapolres SBB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kecamatan Amalatu dan Kabupaten Seram Bagian Barat secara keseluruhan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradipta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A.; Kasubsi Penmas Sihumas Polres SBB IPDA Asep Souissa; Camat Amalatu Ny. Sitti Munira Sahupala, SP, Kepala Desa Latu Bakhtiar Patty; Sekretaris Desa Latu Mutalib Patty; Sekretaris Desa Tomalehu Abad Retob; Sekretaris Desa Hualoy Abubakar Hehanussa; Kepala Pemuda Latu Alwan Kakiay; serta Kaur Pemerintah Desa Hualoy Maajid Tubaka. (Rdks) 

Selengkapnya

SD Kristen Laturake Di Kecamatan Taniwel Rusak Parah, Butuh Perhatian Semua Pihak

Oktober 02, 2026


Taniwel
, globaltimurnn.com - Sekolah Dasar Kristen Laturake Kecamatan Taniwel Mengalami Rusak Parah Hampir Di Setiap Ruangan Yang Paling Tidak Dapat Di Gunakan Lagi ada Dua Bangunan Gedung Sekolah Yang Sudah Mengalami Kerusakan Yang Semakin Parah Hampir Di Badan Sekolah akibat Lonsor Tahun-Tahun Kemarin. 


Kondisi Bangunan sekolah Dasar Kristen Laturake Ini Dari Dua Bangunan Tidak Lagi Di Gunakan Oleh Setiap Siswa dan Dewan Guru Untuk Proses Belajar Mengajar. 


Permasalahan Gedung Sekolah yang Mengalami Kerusakan Kususnya di Sekolah Dasar Kristen Laturake. 


Potret Kepudulian Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Yang Selalu Membangun Kordinasi dengan Pemerintah pusat Terkait Dengan Bantuan Gedung Sekolah Melalui Dana Refitalisasi Yang Adalah Program Presiden Repoblik Indonesia Prabowo Subianto Mudah-mudahah Adanya Perhatian Serius Untuk Bangunan Baru Di Sekolah Dasar Kristen Laturake Kecamatan Taniwel. 


Pantauan media ini, Sekolah Dasar Kristen Laturake Siswa Harus Belajar di ruangan Yang Lain Untuk Menerima pelajaran Dari Guru Mereka. 


Dari informasi yang di dapat, sejumlah orang tua murid dari SD Kristen Laturake menyampaikan permohonan adanya perhatian dari pihak - pihak terkait baik pemerintah daerah maupun pihak pengelolaan sekolah agar bisa memperhatikan kondisi bangunan sekolah yang di alami SD Kristen Laturake selama ini, agar siswa bisa menerima ilmu dengan baik, dan bisa meraih masa depan sebagai generasi bangsa. (OP) 


Selengkapnya

𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗱𝗮 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁, 𝗔𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻 𝗜𝗜𝗜 𝗩𝗮𝗹𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗼 𝗟𝗲𝗶𝘄𝗮𝗸𝗮𝗯𝗲𝘀𝘀𝘆 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗙𝗼𝗿𝘂𝗺 𝗘𝗠𝗦 𝗚𝗠𝗜𝗛

Oktober 02, 2026


Halut
, 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥𝐭𝐢𝐦𝐮𝐫𝐧𝐧.𝐜𝐨𝐦 — Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) menjadi tuan rumah pelaksanaan Regional Forum Evangelical Mission in Solidarity (EMS) yang berlangsung di Gedung Gereja GMIH Imanuel, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (2/10/2026). 


Bupati Halmahera Utara diwakili Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Ir. Valentino F. Leiwakabessy, M.MA, turut hadir bersama Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa. 


Turut hadir Ketua Sinode GMIH Jl. Kemakmuran Tobelo, Pdt. Dr. Demianus Ice, S.H., M.Th., Ketua Sinode GMIH Jl. WKO Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., Perwakilan Mission Council Member Indonesia Pdt. Marthen Sambira, M.Th., serta General Secretary EMS Pdt. Dr. Dieter Heidtmann. 


Dalam sambutannya, Ketua Sinode GMIH Pdt. Dr. Demianus Ice menegaskan bahwa tema Evangelical Mission in Solidarity tidak hanya berkaitan dengan pemberitaan Injil, tetapi juga panggilan gereja untuk menghadirkan kasih, kepedulian, keadilan, perdamaian dan solidaritas di tengah kehidupan masyarakat.


Menurutnya, gereja harus mampu hadir menjawab berbagai persoalan kehidupan serta memperkuat pelayanan di bidang spiritual, sosial, pendidikan, ekonomi dan kemanusiaan.


“Forum ini menjadi ruang penting untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan pelayanan, membangun kerja sama dan menemukan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan gereja,” demikian inti sambutannya.


Ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada gagasan dan rekomendasi, tetapi menghasilkan komitmen bersama yang dapat diwujudkan melalui pelayanan nyata bagi jemaat dan masyarakat. 

𝙈𝙚𝙬𝙖𝙠𝙞𝙡𝙞 𝘽𝙪𝙥𝙖𝙩𝙞 𝙃𝙖𝙡𝙢𝙖𝙝𝙚𝙧𝙖 𝙐𝙩𝙖𝙧𝙖, 𝘼𝙨𝙞𝙨𝙩𝙚𝙣 𝙄𝙄𝙄 𝙑𝙖𝙡𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙤 𝙁. 𝙇𝙚𝙞𝙬𝙖𝙠𝙖𝙗𝙚𝙨𝙨𝙮 menyambut hangat seluruh peserta di Negeri Bumi Hibualamo, dan merupakan kebanggaan bagi Halmahera Utara menjadi tempat berlangsungnya forum ini. 


"Gereja tidak hidup sendiri, melainkan bagian dari persekutuan yang luas. Pemerintah dan gereja memiliki peran masing-masing, namun jika disatukan, kita wujudkan pembangunan yang lebih baik”, ucapnya. 


Ia berharap gagasan yang dibicarakan tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memperkuat pelayanan sosial, persatuan, dan kehidupan bersama.


Sementara itu, Perwakilan Mission Council Member Indonesia, Pdt. Marthen Sambira, menyampaikan apresiasi kepada Sinode GMIH atas kesiapan dalam menyelenggarakan forum tersebut.


Ia menilai pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kekeluargaan dan persaudaraan dalam membangun persekutuan gereja. EMS, kata dia, memiliki panggilan untuk terus menghadirkan solidaritas, perdamaian dan pengharapan di tengah berbagai tantangan kehidupan.


Hal senada disampaikan General Secretary EMS, Pdt. Dr. Dieter Heidtmann. Ia menyampaikan terima kasih kepada GMIH dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara atas sambutan serta dukungan terhadap pelaksanaan forum.


Kehadiran para delegasi EMS di Halmahera Utara, menurutnya, menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, sukacita dan pengharapan sekaligus memperkuat kerja sama pelayanan ke depan.


Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan berjalan bersama dalam menciptakan perdamaian serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.


“Persaudaraan merupakan salah satu tugas utama yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” menjadi salah satu pesan utama dalam forum tersebut.


Forum Regional EMS di Halmahera Utara diharapkan menjadi momentum memperkuat jejaring pelayanan GMIH dengan mitra-mitra gereja, sekaligus mendorong kerja bersama yang berlandaskan kasih, kepedulian, perdamaian dan solidaritas. (🅁🄴🄳).

Selengkapnya

Kapolres SBB Sampaikan Pesan Ukhuwah dan Kamtibmas Usai Sholat Jumat di Negeri Latu

Oktober 02, 2026


Latu
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., melaksanakan kegiatan pengamanan Sholat Jumat sekaligus memakmurkan tempat ibadah di Masjid Al Fajar, Negeri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (2/10/2026).


Kegiatan Sholat Jumat yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WIT tersebut diikuti oleh sekitar 100 jamaah. Bertindak sebagai Bilal/Muadzin yakni Idris Musa, Khatib Abubakar Patimura, serta Imam Sholat Jumat Hasan Patimura.


Kehadiran Kapolres SBB bersama personel dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.


Usai pelaksanaan Sholat Jumat, AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menyampaikan pesan kepada jamaah dan masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres terlebih dahulu memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang diberikan amanah untuk memimpin Polres Seram Bagian Barat.


Kapolres kemudian menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah, yang menurutnya harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.


“Ukhuwah itu harus kita bangun mulai dari dalam rumah. Dari hal-hal kecil, bagaimana kita menjaga hubungan antara suami, istri, anak dan anggota keluarga lainnya. Kalau ukhuwah di dalam keluarga kuat, maka akan menopang ukhuwah yang lebih besar di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan yang terjadi di dalam keluarga, termasuk munculnya sikap saling menyakiti dan kezaliman di antara anggota keluarga, dapat menjadi tantangan bagi terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis.


Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun persaudaraan yang lebih luas. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk membangun komunikasi yang baik, saling menghormati, saling mengingatkan dan menjaga kepedulian terhadap sesama.


Dalam pesannya, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga ukhuwah di tengah berbagai tantangan kehidupan.


“Mari kita sama-sama menjaga ukhuwah di antara kita. Jangan sampai perbedaan dan persoalan kecil membuat hubungan persaudaraan menjadi renggang. Kita perlu saling menguatkan karena kita akan menghadapi berbagai goncangan besar dalam kehidupan. Karena itu, persatuan dan persaudaraan harus tetap kita jaga,” tutur AKBP Refindo.


Selain menyampaikan pesan keagamaan, Kapolres SBB juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Kapolres menegaskan bahwa Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat.


“Kamtibmas merupakan sebuah konteks yang multifungsi dan sangat berpengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Ketika keamanan dan ketertiban terjaga, masyarakat dapat menjalankan aktivitas, bekerja, beribadah, menempuh pendidikan dan melaksanakan kegiatan sosial dengan aman dan nyaman,” jelasnya.


Untuk itu, Kapolres mengajak masyarakat Negeri Latu dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menyelesaikan setiap persoalan secara bijaksana dan mengedepankan komunikasi serta kebersamaan. (Rdks)

Selengkapnya

Sambangi Kecamatan Amalatu, Kapolres SBB Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Pesan Agama

Oktober 02, 2026


Amalatu
, globaltimurnn.com - Di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kapolres SBB AKBP. Refindo Pradikta Rulando. S. I. K, M. A. P, C. L. M. A didampingi Kasubsi Penmas Sihumas Polres SBB Ipda. Asep H. S. Souisa, S. Sos menggelar sholat jumaat sekaligus silaturahmi bersama para tokoh di Kecamatan Amalatu, dan sejumlah masyarakat ketiga Desa, Latu, Tomalehu, Hualoy. Jumaat 02/10/2026


Hadir dalam kegiatan silaturahmi Kapolres SBB, Camat Amalatu, sekertaris Desa Hualoy, Kepala Desa Latu, Ketua BPD Latu, ketua pemuda Latu, sekertaris Desa Latu, Bhabinkamtibmas Latu, Bhabinkamtibmas Hualoy, dan sejumlah tokoh, baik dari Latu, Hualoy dan Tomalehu. 


Dalam cerita lepas Kapolres dan para tokoh di Desa Latu itu, ada kesepakatan yang dibangun secara bersama terhadap beberapa usulan yang diminta kepada Kapolres guna bisa kembali difungsikan. 


Hal yang paling penting dalam menjaga Kamtibmas tetap kondusif itu, dimulai dari kesepakatan akan kembali memaksimalkan pelayanan Kamtibmas lewat permintaan penambahan personel Polsek untuk Polsek Amalatu, serta sebuah harapan agar bisa diperjuangkan nomenklatur nama Polsek yang tadinya Polsek Kairatu Timur agar bisa menjadi Polsek Amalatu sesuai nama Kecamatan.  Usul Kades Latu dalam percakapan itu


Selain itu, usulan lain yang di sampaikan juga bahwa, akan diaktifkan kembali regu Dakwa Kamtibmas Polres SBB (Redam), hal tersebut disepakati Kapolres SBB. 


Bahkan ketua pemuda Latu juga menambahkan perlu adanya kendaraan roda empat di Polsek Amalatu, guna menjawab kelancaran pelayanan Kamtibmas di Kecamatan Amalatu, karena dalam melaksanakan aktifitas pelayanan Kamtibmas ke Desa - desa terasa sangat kesulitan, jika menggunakan roda dua apalagi saat membutuhkan banyaknya personel turun lapangan. Ucapnya


Harapan-nya ada perhatian Kapolda sebagai prioritas dari 3 Desa di Kecamatan Amalatu guna peningkatan pengamanan dengan penambahan personel. 


Kapolres SBB juga mengatakan bahwa" Adanya Komunikasi yang terhambat sehingga kadang solusi tidak bisa ketemu, sehingga lewat silaturahmi dan sholat bersama dengan demikian dapat membuka hubungan komunikasi yang lebih baik, dan berbagai hal pun dapat tersalurkan. Sebut Kapolres


Diakhir kegiatan silaturahmi tersebut, Kapolres menitipkan pesan Kamtibmas pada ketiga Desa tersebut agar tetap jaga dan rawat silaturahmi sebagai orang basudara, guna mewujudkan Kamtibmas yang tetap kondusif, dan saling menopang dalam setiap pembangunan di masing - masing Desa, kususnya Kecamatan Amalatu. Tutupnya  (Rdks) 

Selengkapnya

Bacok Orang, Jubi (43) Warga Taman Jaya Jadi Tersangka, Diancam Dua Tahun Penjara, Ini Kata Kapolres SBB

Oktober 02, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kasus penganiayaan yang terjadi di Dusun Masika Jaya, beberapa waktu lalu, hingga jatuhnya korban akibat di bacok, lewat Press Release yang digelar pagi tadi pukul 09 : 30 Wit, bertempat di ruang Aula Polres SBB, Kapolres SBB ungkap kronologis kejadian dan penanganan. Jumat 2/10/2026


Kapolres SBB AKBP. Refindo Pradikta Rulando. S. I. K, M. A. P, C. L. M. A, yang di dampingi Kanit Pidum Ipda. I Komang Arjaya, selain itu dihadiri juga Waka Polres SBB Kompol. Pieter F Matahelumual. SH. MH, Kasi Humas Polres SBB AKP. Esau Masbaitubun, serta sejumlah PJU Polres SBB. 


Dalam keterangan-nya Kapolres menyampaikan" Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/238/IX/2026/SPKT/Polres Seram Bagian Barat/Polda Maluku, 28 September 2026, dan surat perintah penyidikan nomor : sp.sidik/ /Res.1.6/IX/Satreskrim,  tanggal 30 September 2026, maka Satreskrim Polres SBB lakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan tersebut. Ungkap Kapolres


Dikatakan-nya" Berdasarkan dua alat bukti yang sah penyidik satreskrim Polres SBB menyimpulkan bahwa pada 28/09/2026, sekitar pukul 02 : 30 Wit, bertempat di pekarangan rumah Sukono Dusun Masika Jaya, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, satu warga Agus Ulate dibacok.


Pelaku pembacokan La Jubi alias Jubi (43) kini ditetapkan sebagai tersangka, oleh Satreskrim Polres SBB. 


Pemeriksaan perkara tersebut, Satreskrim Polres SBB menghadirkan sebanyak enam orang saksi, dari keterangan saksi di dapati bahwa awal kejadian dari acara pesta joget, yang akhirnya timbul sebuah keributan, sehingga akhirnya korban di bacok. 


Tersangka kini ditahan di rutan Polres SBB, sambil menunggu proses selanjutnya, dan tersangka dikenakan pasal 446 ayat (2) dan ayat (1) KUHPidana tentang tindak pidana penganiayaan dengan pidana penjara paling lama dua (2)  tahun enam (6) bulan atau pidana denda paling banyak kategori III. Sebut Kapolres


Sementara dari keterangan Kanit Pidum Polres SBB bahwa" Korban sementara menjalani perawatan medis pada Rumah Sakit J. Leimena ambon, dan kini dalam masa pemulihan, awalnya saat di RSUD Piru, korban sempat membutuhkan transfusi darah, akhirnya bisa teratasi. Pungkasnya  (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT