globaltimurnn.com


Kamis, 19 Februari 2026

Berkah Jelang Ramadhan, Lapas Namlea Panen Sawi dan Kangkung Segar

Februari 19, 2026

Foto : Berkah Jelang Ramadhan, Lapas Namlea Panen Sawi dan Kangkung Segar

Namlea
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menuai hasil dari giat berkebun warga binaan dengan panen sayuran sawi dan kangkung di lahan pertanian lapas, Kamis (19/02/2026). Panen tersebut dilaksanakan Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, beserta warga binaan dengan hasil panen mencapai 120 ikat sawi dan 150 kangkung cabut. 


“Sayuran sawi dan kangkung ini adalah hasil dari pertanian yang digeluti warga binaan selama 45 hari sebagai salah satu pembinaan kemandirian yang kami programkan. Jumlah dari hasil panen ini mencapai ratusan ikat dimana lahannya seluas 984 m2 yang mencakup area-area lahan kosong di sekitar blok-blok hunian warga binaan,” tutur Mustafa.


Ia menambahkan, warga binaan terus digenjot dan diberdayakan selama di lapas dengan tujuan untuk membimbing dan membina warga binaan ke arah yang lebih positif. 


"Bertani adalah salah satu bidang dari pembinaan dimana mereka kami ajarkan untuk bertanam dan berkebun dimana manfaatnya untuk menumbuh kembangkan keahliannya dalam sektor agribisnis," tambahnya. 


Hal senada juga disampaikan Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy. Menurutnya, pembinaan berbasis sektor pertanian adalah salah satu program yang saat ini menjadi program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional yakni dengan memanfaatlan lahan idle yang ada di setiap Lapas dan Rutan. 


"Lapas Namlea berkomitmen untuk membentuk warga binaan yang produktif khususnya dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan. Kami manfaatkan semua lahan tidur agar programnya terlaksana secara optimal," ujarnya. (Za)

Selengkapnya

Ramadan Berkah, Lapas Wahai Optimalkan Hidroponik Demi Ketahanan Pangan dan Kebutuhan Dapur

Februari 19, 2026

Foto : Ramadan Berkah, Lapas Wahai Optimalkan Hidroponik Demi Ketahanan Pangan dan Kebutuhan Dapur

Wahai
, Globaltimurnn.com – Dalam semangat Ramadan yang penuh berkah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus dukung program ketahanan pangan melalui optimalisasi budidaya sayuran hidroponik. Program ini menjadi pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan sekaligus upaya memenuhi kebutuhan dapur internal Lapas selama bulan suci.


Pada panen terbaru, Kamis (19/02/2026), Warga Binaan berhasil memanen tujuh ikat kangkung hidroponik. Hasil panen tersebut langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas sebagai bahan konsumsi harian, termasuk untuk menu berbuka puasa. Meski jumlahnya masih terbatas, kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya di momen Ramadan.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan kegiatan hidroponik merupakan salah satu program unggulan pembinaan kemandirian yang makin dimaknai di bulan Ramadan. “Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat nilai-nilai pembinaan. Program hidroponik ini tidak hanya mendukung kebutuhan dapur, tetapi juga memberikan keterampilan bercocok tanam kepada Warga Binaan. Kami berharap ke depan hasil panen terus meningkat sehingga manfaatnya makin besar,” harapnya.


Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, menjelaskan metode hidroponik dipilih karena efektif diterapkan di lahan terbatas dan mudah dalam perawatan. “Dengan sistem hidroponik, proses perawatan lebih terkontrol dan hasilnya lebih higienis. Ini sangat mendukung penyediaan bahan pangan sehat selama Ramadan. Kami akan terus mengembangkan sarana dan prasarana agar produktivitas makin optimal,” jelasnya.


Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Lapas Wahai dalam memaknai Ramadan melalui kegiatan produktif. “Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Wahai dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pembinaan Warga Binaan. Apalagi, di bulan Ramadan kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kemandirian dan kebermanfaatan. Program ini harus terus dikembangkan sebagai wujud Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak positif,” ungkapnya.


Melalui optimalisasi budidaya hidroponik di bulan Ramadan, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi Warga Binaan dan lingkungan Pemasyarakatan. (Za)

Selengkapnya

Awal Ramadan, Lapas Wahai Pastikan Penerima PB Bebas dari Narkoba

Februari 19, 2026

Foto : Awal Ramadan, Lapas Wahai Pastikan Penerima PB Bebas dari Narkoba

Wahai
, Globaltimurnn.com — Awali ibadah Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Salah satu langkah nyata yang dilakukan, yakni tes urine terhadap seorang Warga Binaan yang akan menjalani Pembebasan Bersyarat (PB), Kamis (19/02/2026).


Kegiatan ini merupakan deteksi dini sekaligus upaya memastikan Warga Binaan penerima hak integrasi benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan tersebut juga menjadi pelaksanaan program Lapas Wahai, Warga Binaan Bersih Narkoba (Warna Benar) yang secara konsisten dijalankan sebagai upaya pencegahan peredaran gelap narkoba di Lapas.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pelaksanaan tes urine di awal Ramadan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan dan pengawasan di Lapas. “Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin meningkatkan pengawasan dan pembinaan. Lapas Wahai berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba melalui program Warna Benar,” tegasnya.


Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, menambahkan tes urine ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial Warga Binaan. “Kami melaksanakan tes urine ini sebagai komitmen untuk memastikan Warga Binaan penerima PB bebas dari narkoba. Ini langkah preventif agar proses reintegrasi sosial berjalan dengan baik dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan langkah yang dilakukan Lapas Wahai sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. “Program seperti Warna Benar menjadi langkah strategis. Kami mendorong seluruh Uni tPelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk konsisten melakukan deteksi dini dan pencegahan agar Lapas benar-benar terbebas dari peredaran gelap narkoba,” ajaknya.


Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai berharap terus menjaga integritas pembinaan serta memastikan setiap Warga Binaan yang memperoleh hak PB siap kembali ke masyarakat dengan kondisi bersih dan lebih baik. (Za)

Selengkapnya

Melalui Pendampingan Teknis, Penyusunan RUP UPT Pemasyarakatan se-Maluku Didorong Lebih Akurat dan Akuntabel

Februari 19, 2026

Foto : Melalui Pendampingan Teknis, Penyusunan RUP UPT Pemasyarakatan se-Maluku Didorong Lebih Akurat dan Akuntabel

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dalam rangka meningkatkan akurasi dan kepatuhan penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP), Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Fifi Firda, mengikuti kegiatan pendampingan RUP Satuan Pelaksana UKPBJ Wilayah 6 secara virtual, Kamis (19/02/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting tersebut diikuti Fifi Firda selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama Bendahara sebagai tindak lanjut atas hasil monitoring pada 27–30 Januari 2026. Monitoring tersebut masih menemukan adanya kesalahan penginputan data RUP pada Satuan Pelaksana UKPBJ Wilayah 6 sehingga diperlukan asistensi teknis lanjutan.


Pendampingan difokuskan pada penguatan pemahaman teknis penyusunan RUP, perbaikan tata cara penginputan, serta sinkronisasi data agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, dilakukan koordinasi intensif bersama UKPBJ untuk mengidentifikasi kendala teknis sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang terukur dan tepat sasaran.


Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Fifi Firda, menegaskan bahwa penyusunan RUP merupakan tahapan krusial dalam siklus pengadaan barang dan jasa.


“RUP adalah fondasi dari seluruh proses pengadaan. Ketepatan dan kesesuaian data yang kita input menjadi indikator awal tertib administrasi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran. Karena itu, setiap PPK dan staf wajib memastikan tidak ada lagi kesalahan administrasi maupun teknis,” tegas Fifi.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pendampingan ini harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi bersama.


“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pendampingan ini dengan segera melakukan validasi dan perbaikan data pada masing-masing satuan kerja. Ini bagian dari upaya kita memperkuat tata kelola yang transparan, efektif, dan sesuai prinsip good governance,” ujarnya.


Sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, seluruh PPK dan staf PPK pada jajaran UPT Pemasyarakatan se-Maluku diharapkan segera melakukan validasi dan penyempurnaan penginputan RUP di satuan kerja masing-masing.


Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Maluku dalam memastikan perencanaan pengadaan berjalan optimal guna mendukung pelaksanaan tugas pelayanan dan pembinaan pemasyarakatan secara profesional dan berintegritas. (Za)

Selengkapnya

Rabu, 18 Februari 2026

Hadiri Pembukaan Sidang Jemaat GPM Kaibobu, Wabup SBB Sebutkan 2 Hal Penting Ini Untuk Teeus Diingat

Februari 18, 2026

Foto : Hadiri Pembukaan Sidang Jemaat GPM Kaibobu, Wabup SBB Sebutkan 2 Hal Penting Ini Untuk Teeus Diingat

Kaibobu
, Globaltimurnn.com - Pembukaan Sidang Jemaat GPM Kaibobu dihadiri secara lansung Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama. S. Pd, Anggota DPRD SBB, Kades Kaibobu, Majelis pekerja klasis Seram Bara, Ketua Majelis Jemaat GPM Kaibobu, peserta sidang Jemaat, masyarakat Desa Kaibobu. 


Acara pembukaan sidang Jemaat GPM Kaibobu yang di laksanakan tepatnya pukul 10 : 30 Wit, bertempat pada gedung gereja GPM Kaibobu. Kamis 19/02/2026


Dalam ibadah pembukaan kegiatan sidang Jemaat tersebut Ketua Majelis Jemaat GPM Kaibobu Pdt. Mersy Patipeilohy. S. Si dalam hotbah singkatnya saat memipin ibadah pembukaan Sidang ke-40 GPM jemaat Kaibobu menyampaikan bahwa" Kadang manusia merasa dirinya lebih dari orang lain, kadang merasa hebat dari orang lain, sehingga kadang segala keputusan - keputusan yang di sampaikan hanyalah berdasarkan keegoisan diri sendiri, kesombongan diri, sehingga Tuhan perlu hadir dalam setiap diri manusia agar mau menjauhkan diri dari kesombongan, dan keangkuhan diri. 


Patipeilohy juga berharap" janganlah dalam persidangan ada menunjukan rasa kesombongan, sehingga persidangan merupakan sebuah pelampiasan emosi  namun persidangan merupakan forum pencari solusi guna menggapai sebuah keputusan dalam kemajuan gereja. Ucapnya


Sementara itu Majelis pekerja Klasis Seram Barat Pdt. H. Talarima, dalam sambutan-nya sekaligus membuka sidang Jemaat GPM Kaibobu ke-40 mengatakan" Melaksanakan persidangan tersebut sebagai warga gereja GPM Maluku ada dalam minggu sengsara yang mana terus memaknai pelayanan bergereja dalam Gereja GPM dengan terus mengikuti persidangan yang dilaksanakan. 


Dihimbau juga agar semua yang terlibat dalam persidangan agar tetap menjadi bagian dalam setiap peribadatan gereja agar itu bisa menjadi bagian dalam penyusunan program kerja gereja, sehingga bisa menjadi pegangan penting dalam kemajuan gereja GPM di Maluku. Sebutnya


Dilokasi yamg sama Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama. S. Pd dalam sambutan-nya secara singkat menyampaikan" Harapannya agar lewat sidang Jemaat ini dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan GEreja yang sangat kaya dengan orientasi internal Jemaat dan mampu menjawab kesiapan ekonomi dan moral yang terus dihadapi masyarakat Jemaat GPM Kaibobu. 


Gereja diharapkan terus hadir sebagai terang dna garam, menjadi agen perubahan, membawa Damai ,  keadilan dan pengharapan bagi umat gereja. 


Selain itu Kainama mengajak semua peserta sidang untuk mengikuti setiap tahapan persidangan dengan semangat bermusyawarah, kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai nilai kasih dan persatuan Jemaat berpendapat dalam hal yang wajar serta hendaknya disikapi dengan kedewasaan iman, sehingga setiap keputusan yang dihasilkan benar - benar keputusan bersama yang membawa kebaikan bagi gereja dan umat serta masyarakat. Harap Kainama


Selain itu diakhir samabutan-nya Kainama menegaskan dua hal penting yang menjadi dasar penting untuk diketahui semua umat Gereja GPM Kaibobu serta masyarakat secara umum yakni : 

Pertama : sebagai orang Kristen di Kabupaten Seram Bagian Barat, dirinya merasa bangga bahwa ternyata bagi umat Kristen GPM di Negeri Kaibobu-lah baptisan pertama dilaksanakan, sehingga hal tersebut harus menjadi perhatian serius umat GPM Kaibobu maupun secara umum Seram Bagian Barat. 


Kedua : perlu di ingat bahwa pasca pemekaran Kabupaten Seram Bagian Barat, Bupati pertama adalah J. Putilehalat yang adalah putra asli Negeri Kaibobu, dari umat Gereja GPM Kaibobu. Cetusnya


Dua hal penting ini, yang ditegaskan Wakil Bupati saat menyampaikan sambutan-nya saat menghadiri pembukaan sidang Jemaat GPM Kaibobu. (Chri. W) 


Selengkapnya

Kapal Motor Kayu Berpenumpang 9 Orang Terombang Ambing Di perairan Laut Aru, Akibat Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Februari 18, 2026


Foto : Kapal Motor Kayu Berpenumpang 9 Orang Terombang Ambing Di perairan Laut Aru, Akibat Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Aru
, Globaltimurnn.com - Pada tanggal 19/02 sekitar pukul 00.05 WIT, Unit Siaga SAR Dobo menerima informasi dari Ibu Istia seorang Pendeta melaporkan bahwa telah terjadi Kecelakaan Kapal berpenumpang 9 Orang mengalami mati mesin dan terombang-ambing disekitar perairan Desa Nafar, Kabupaten Kepulauan Aru dan meminta bantuan SAR. 


Usai menerima informasi tersebut pukul 00.25 WIT,  Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Dobo dan BPBD Dobo dikerahkan menggunakan RIB USS Dobo menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°57'45"S - 134°17'59"E, Jarak -+ 13,7 Nautical Mile dengan Heading 160° arah Selatan dari Unit Siaga SAR Dobo. 


Pada pukul 01.08 dini hari Kapal Motor Kayu yang mengalami mati mesin  berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan tak jauh dari lokasi kejadian awal. Seluruh penumpang kemudian dipindahkan ke atas RIB dan dievakuasi menuju Kota Dobo. 



Kapala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan "Setelah kami menerima informasi tersebut dan dilaksanakan Operasi SAR Alhamdulillah sekitar pukul 01.08 dini hari seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kemudian pukul 02.40 dini hari Tim SAR Gabungan dan seluruh korban berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Dobo selanjutnya seluruh korban kami serahkan kepada pihak keluarga. 


Awalnya, kapal motor kayu tersebut bertolak dari Desa Selibata tujuan Kota Dobo pada tanggal 18/02 namun saat tiba di sekitar Perairan Desa Nafar kapal mengalami mati mesin dan terombang-ambing. Alhamdulillah setelah dilaksanakannya Ops SAR seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. 


Data korban :

1. Hein 30 L

2. Erwin 31 L

3. Leonadus 45 L

4. Engka Istia 36 P

5. Dimas Mangar 17 L

6. Eros Munabeai 36 P

7. Kenzi Mangar 11 L

8. Febrian Mangar 12 L

9. Kayla Mangar 8 P


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi SAR diantaranya, Rescuer USS Dobo dan BPBD Dobo, dengan Alut dan Palsar yang digunakan yaitu RIB USS Dobo, menghadapi Kondisi cuaca dilapangan dilaporkan Hujan Ringan, Angin dari Barat kecepatan 18 Knot dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Tim) 

Selengkapnya

Pisang Berbuah Asa, Lapas Piru Ubah Napi Jadi Agripreneur, Ketahanan Pangan Jadi Nyata

Februari 18, 2026

Foto : Pisang Berbuah Asa, Lapas Piru Ubah Napi Jadi Agripreneur, Ketahanan Pangan Jadi Nyata

Piru
, Globaltimurnn.com - Di balik tembok Lapas Kelas IIB Piru, kisah manis tengah bersemi. Bukan hanya sekadar cerita tentang pembinaan, tapi transformasi nyata yang mengubah warga binaan menjadi motor penggerak ketahanan pangan. Kamis (19/02/2026) lalu, kebun kemandirian Lapas Piru kembali memanen berkah: empat tandan pisang istimewa dari varietas Dewaka, Haruku, dan Abu-Abu Tenggara.

 

Panen kali ini bukan sekadar angka, tapi simbol harapan. Warga binaan, di bawah bimbinganSubseksi Kegiatan Kerja, dengan tekun memetik hasil jerih payah mereka di lahan yang terus dikembangkan. Ode Mustafa, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas. Lebih dari sekadar bercocok tanam, mereka belajar siklus produksi lengkap, dari bibit hingga produk jadi.

 

Dan produk jadi inilah yang membuat cerita semakin menarik Pisang-pisang segar ini tak hanya dinikmati di dalam lapas, tapi juga diolah menjadi keripik pisang renyah melalui program UMKM Lapas Piru. Bayangkan, kelezatan keripik ini adalah hasil karya warga binaan, sebuah bukti bahwa di balik keterbatasan, kreativitas tetap bisa bersemi.

 

"Kami merasa bangga dan bersemangat! Dari menanam, merawat, hingga mengolah, semua proses ini memberi kami bekal berharga," ujar S, salah seorang warga binaan yang terlibat. Pengalaman ini bukan hanya mengisi waktu, tapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang akan sangat berguna saat kembali ke masyarakat nanti.

 


Hery Kusbandono, Kepala Lapas Piru, menegaskan bahwa kemandirian adalah kunci utama dalam proses pemasyarakatan. "Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang mumpuni, etos kerja yang kuat, dan mental positif. Dengan begitu, mereka siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri dan berdaya saing," tegasnya.

 

Lapas Piru membuktikan bahwa penjara bukan sekadar tempat menghukum, tapi juga lahan subur untuk menumbuhkan harapan dan kemandirian. Kisah panen pisang ini adalah bukti nyata bahwa perubahan itu mungkin, bahkan di tempat yang tak terduga sekalipun. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT