globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Senin, 28 September 2026

Sambangi Kediaman Kapolres SBB, Kades Neniari Bersama Perangkat Desa, BPD, Tiga, Tomas, Dan Ketua Pemuda, Pererat Silaturahmi, Komitmen Jaga Kamtibmas

September 28, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A, menerima kunjungan silaturahmi Raja Neniari bersama perangkat pemerintahan desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda Desa Neniari, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIT.


Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kapolres SBB tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus membahas perkembangan situasi masyarakat serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Neniari.


Rombongan yang hadir dipimpin Raja Neniari, Aser J. Lekalaete didampingi Sekdes Neniari Manfred Lekalaete, BPD Neniari Frejon Naene dan Dominggu Lumatalale, tokoh adat Mely Lekalaete dan Anton Akolo, tokoh agama Melky Remaur, Ketua Pemudi Desa Neniari Wely Akolo, staf desa Aleka Paty dan Frangkias Titabano, Marinyo Desa Neniari Ledrik Sasake, serta Ketua RT 03 Desa Neniari Bony Lumatalale. 


Dalam pertemuan tersebut, AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A. menekankan pentingnya peran Pemerintah Desa bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Kapolres mengajak Pemerintah Desa untuk terus membangun kebersamaan di tengah masyarakat serta mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.


“Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya dapat diselesaikan secara cepat dan tepat melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas,” ujar Kapolres SBB.


Kapolres SBB juga meminta agar komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Desa Neniari dengan jajaran Kepolisian terus ditingkatkan. Dengan komunikasi yang baik, setiap perkembangan maupun permasalahan yang terjadi di masyarakat dapat segera disampaikan dan ditangani secara bersama-sama.


Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi bagian dari upaya Polres SBB untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Seram Bagian Barat. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku: Kolaborasi dan Inovasi, Kunci Bawa Potensi Maluku ke Pasar Global

September 28, 2026


JAKARTA
, globaltimurnn.com — Gubernur Maluku menegaskan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan orientasi pada hasil nyata dalam mengembangkan pariwisata, ekonomi kreatif, produk unggulan, investasi, dan kebudayaan Maluku.


Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Badan Penghubung Provinsi bersama Dekranasda se-Provinsi Maluku Tahun 2026, di Anjungan Maluku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (28/9/2026).


Rakor mengusung tema “Kolaborasi Strategis Memajukan Promosi Wisata, Investasi, Produk Unggulan, dan Budaya Maluku Menuju Pasar Global.”


“Semoga Rakor ini menghasilkan gagasan, keputusan dan langkah nyata bagi kemajuan ekonomi kreatif, produk unggulan, pariwisata dan kebudayaan Maluku,” ujar Gubernur.


Gubernur menekankan, pembangunan Maluku membutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas kreatif, perguruan tinggi dan seluruh pemangku kepentingan. Selain kolaborasi, inovasi juga menjadi keharusan agar produk Maluku mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan pasar.

“Produk-produk Maluku tidak hanya dikenal karena keunikan tradisinya, tetapi juga harus mampu tampil dengan kualitas, desain, kemasan, teknologi dan pemasaran yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tegasnya.


Gubernur juga meminta agar Rakor tidak berhenti pada diskusi dan rekomendasi, tetapi menghasilkan tindakan yang terukur. Setiap kesepakatan, kata dia, harus memiliki kejelasan pelaksana, kegiatan, waktu pelaksanaan dan ukuran keberhasilan.


Dalam kesempatan itu, Gubernur mendorong optimalisasi Anjungan Maluku di TMII sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan potensi Maluku kepada Indonesia dan dunia, sekaligus mempertemukan budaya, kreativitas, produk, pasar, investasi dan pariwisata.


“Mari kita bangun Maluku bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan karya. Bukan hanya dengan potensi, tetapi dengan nilai tambah. Bukan hanya dengan rencana, tetapi dengan hasil nyata,” katanya.


Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta dan Dekranasda atas terselenggaranya forum strategis tersebut. Ia berharap semangat Lawamena, persatuan dan kerja bersama terus menjadi kekuatan dalam menggerakkan seluruh potensi Maluku menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera.


Rakor turut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif RI Neli Yana, Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Direktur Utama PT Bank Maluku Malut, Operation Director TMII, para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Maluku, pimpinan perangkat daerah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Kepala UPTD Taman Budaya, Kepala Museum Siwalima, serta Ketua dan Sekjen FORKAPSI. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku: Kolaborasi dan Inovasi, Kunci Bawa Potensi Maluku ke Pasar Global

September 28, 2026



JAKARTA
, globaltimurnn.com — Gubernur Maluku menegaskan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan orientasi pada hasil nyata dalam mengembangkan pariwisata, ekonomi kreatif, produk unggulan, investasi, dan kebudayaan Maluku.


Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Badan Penghubung Provinsi bersama Dekranasda se-Provinsi Maluku Tahun 2026, di Anjungan Maluku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (28/9/2026).


Rakor mengusung tema “Kolaborasi Strategis Memajukan Promosi Wisata, Investasi, Produk Unggulan, dan Budaya Maluku Menuju Pasar Global.”


“Semoga Rakor ini menghasilkan gagasan, keputusan dan langkah nyata bagi kemajuan ekonomi kreatif, produk unggulan, pariwisata dan kebudayaan Maluku,” ujar Gubernur.


Gubernur menekankan, pembangunan Maluku membutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas kreatif, perguruan tinggi dan seluruh pemangku kepentingan. Selain kolaborasi, inovasi juga menjadi keharusan agar produk Maluku mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan pasar.


“Produk-produk Maluku tidak hanya dikenal karena keunikan tradisinya, tetapi juga harus mampu tampil dengan kualitas, desain, kemasan, teknologi dan pemasaran yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tegasnya.


Gubernur juga meminta agar Rakor tidak berhenti pada diskusi dan rekomendasi, tetapi menghasilkan tindakan yang terukur. Setiap kesepakatan, kata dia, harus memiliki kejelasan pelaksana, kegiatan, waktu pelaksanaan dan ukuran keberhasilan.


Dalam kesempatan itu, Gubernur mendorong optimalisasi Anjungan Maluku di TMII sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan potensi Maluku kepada Indonesia dan dunia, sekaligus mempertemukan budaya, kreativitas, produk, pasar, investasi dan pariwisata.


“Mari kita bangun Maluku bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan karya. Bukan hanya dengan potensi, tetapi dengan nilai tambah. Bukan hanya dengan rencana, tetapi dengan hasil nyata,” katanya.


Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta dan Dekranasda atas terselenggaranya forum strategis tersebut. Ia berharap semangat Lawamena, persatuan dan kerja bersama terus menjadi kekuatan dalam menggerakkan seluruh potensi Maluku menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera.

Rakor turut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif RI Neli Yana, Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Direktur Utama PT Bank Maluku Malut, Operation Director TMII, para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Maluku, pimpinan perangkat daerah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Kepala UPTD Taman Budaya, Kepala Museum Siwalima, serta Ketua dan Sekjen FORKAPSI. (Rdks) 

Selengkapnya

Longboat Berpenumpang 14 Orang Sempat Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

September 28, 2026


Dobo
, globaltimurnn.com - Tim SAR Gabungan kembali berhasil menyelamatkan 14 orang penumpang longboat mati mesin di sekitar Perairan Pulau Babi, Kabupaten Aru. Senin. 28/9/2026.


Longboat masyarakat tersebut diketahui bertolak dari Pulau Maikoor tujuan Kota Dobo berlayar pada pukul 12.00 wit. Usai mengalami mati mesin, situasi membuat longboat berpenumpang orang dewasa dan anak-anak itu  mengalami kepanikan disekitar Perairan Pulau Babi pada pukul 13.50 wit.


Kepala Kantor SAR Ambon mengatakan, "Setelah dilaporkan oleh keluarga, pada pukul 15.50 wit Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan jarak -+ 10,12 mil laut. Dengan jarak yang cukup jauh, Tim SAR Gabungan berharap bisa tiba sesuai perkiraan dan segera bisa mengevakuasi para korban.


Hampir dua jam perjalanan,  akhirnya sekitar pukul 16.51 wit longboat naas tersebut berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat. Proses evakuasi korban dilakukan dan dibawa menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga. 


Data korban:

1. NANDO IWAMONY (L/ 14 THN)   Selamat

2. ECY IWAMONY (L/57 THN)  Selamat

3. SARI BOY (L/9 THN)   Selamat

4. JENY (L/20 THN)    Selamat

5. ROBECA YAKOB (L/2 THN)  Selamat

6. ELSINA M GAIR (L/44 THN)   Selamat

7. EMY KOIL (L/42)  Selamat

8. WILY (L/6 BLN)  Selamat

9. JENY PARJEL (L/5 THN)  Selamat

10. ADHE PARJEL (L/42 THN)  Selamat

11. SEKI GOIN (L/43 THN (CAPT)  Selamat

12. YETTA BARJER (L/47 THN)  Selamat

13. YEFI MANUHURY (L/43)  Selamat

14. SILAS PITER (L/60 THN)  Selamat


Operasi SAR melibatkan Unsur dari Unit Siaga SAR Dobo dan menggunakan satu unit Rigit Inflatable Boat. 


Cuaca dilapangan dilaporkan Berawan, Angin Tenggara kecepatan 29 Knots, dan Tinggi Gelombang 2,5 Meter.


Dengan ditemukannya seluruh korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Andy Koly Pimpin Paripurna DPRD Penyampaian Pengantar Nota KUA PPAS, APBD Perubahan Pemda SBB Tahun Anggaran 2026

September 28, 2026


Kairatu
, globaltimurnn.com - Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Andy Koly. SH memimpin lansung rapat paripurna DPRD Kabupaten SBB, dalam rangka penyampaian pengantar nota rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Seram Bagian Barat tahun anggaran 2026.


Kegiatan rapat paripurna tersebut diselenggarakan pada kantor DPRD Kabupaten SBB sementara di Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, sore tadi sekitar pukul 17 : 00 Wit. Senin 28/09/2206


Dalam keterangan awal pengantar jalan-nya rapat paripurna tersebut, Andy Koly selalu Ketua DPRD mengatakan" Selaku Insan beragama dirinya menyampaikan permohonan Izin mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan Puji syukur kehadiran Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan yang maha kuasa yang karena atas berkenaannya semua dapat berkumpul di gedung rakyat yang terhormat untuk menyelenggarakan rapat paripurna dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Seram Bagian Barat. Ucapnya


Dikatakan-nya" berdasarkan mekanisme pembahasan terhadap anggaran dan pendapatan belanja daerah, sebelum pembahasan terhadap Rancangan peraturan daerah terlebih dahulu dilakukan pembahasan terhadap perubahan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara yang akan disepakati dalam nota kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD. 


Koly juga menambahkan bahwa" Bupati akan menyampaikan rancangan perubahan kebijakan umum anggaran dan rancangan prioritas maupun anggaran sementara perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten seram bagian barat tahun anggaran 2026.


Setelah penyampaian-nya itu, Andy Koly selaku Ketua DPRD mempersilahkan Bupati SBB Ir. Asri Arman. MT menyampaikan pidatonya, dan membaca rancangan anggaran KUA PPAS Kabupaten SBB. Pungkasnya 


Rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten SBB tersebut, dihadiri oleh Bupati SBB Ir. Asri Arman. MT, Sekda Kabupaten SBB A. Tuasuun, Wakil Ketua II DPRD SBB Abd.  Rauf Latulumamina. S. Sos, sejumlah pimpinan OPD lingkup pemda SBB, para staf ahli, dan Asisten, sejumlah anggota DPRD. (Rdks) 

Selengkapnya

Dinding Disemprot BRI, Dasarnya Apa ? BRI Kairatu Cabang Masohi Disorot, Diduga Langkahi PP No. 47 Tahun 2024

September 28, 2026


Kairatu
, Globaltimurnn.com - Tulisan “BANK BRI – NASABAH DALAM PENGAWASAN BANK BRI” terlihat disemprotkan pada dinding sebuah rumah warga di wilayah Kecamatan Inamosol, KM 9, Dusun Kawatu, Desa Rumberu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tuai sorotan. 


Tindakan tersebut menimbulkan pertanyaan" siapa yang memerintahkan, apa dasar kewenangannya, dan mengapa penandaan dilakukan ketika pemilik rumah tidak berada di tempat.


OJK mengatur bahwa penagihan kredit wajib dilakukan sesuai norma dan peraturan perundang-undangan serta tidak boleh menggunakan tindakan yang bersifat mempermalukan konsumen. 


Sementara itu, PP Nomor 47 Tahun 2024 mengatur penghapusan piutang macet UMKM, bukan secara khusus mengenai penandaan dinding rumah nasabah. 


Database Peraturan | JDIH BPK

Kini publik menunggu penjelasan Kepala BRI Kairatu, Cabang Masohi, yang beralamat di Gemba Desa Waimital, Apakah penyemprotan tulisan tersebut merupakan prosedur resmi BRI? Jika iya, apa dasar dan SOP-nya? 


Akibat kesal dengan sikap pihak BRI, sebagian masyarakat yang rumahnya di semprot hendak menghapus sendiri tulisan hitam yang disemprotkan pihak BRI. 



BRI Kairatu cabang Masohi, perlu menjelaskan hal tersebut, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak BRI Kairatu Cabang Masohi, pimpinan BRI Kairatu Cabang Masohi yang coba di konfirmasi lewat awak media datangi lansung kantor BRI di Waimital gemba, namun sudah beberapa kali upaya konfirmasi dilakukan namun gagal tidak bisa ditemui, belum bisa terhubung dan belum ada keterangan konfirmasi, media ini masih tetap menunggu konfirmasi dan klarifikasi pihak - pihak yang diberitakan dalam pemberitaan media ini. (***) 

Selengkapnya

Petani Kelapa Halut Gelar Aksi Dukung Perda Hilirisasi dan Jaga Iklim Investasi

September 28, 2026


TOBELO
, Globaltimurnn.com - Aliansi Masyarakat Peduli Petani Kelapa Halmahera Utara (AMPPK-HALUT) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Senin (28/9/2026).


Aksi yang dikoordinatori Hein Rajawange tersebut melibatkan ratusan massa yang berasal dari kalangan petani dan masyarakat Kecamatan Tobelo Tengah, Tobelo Selatan, Tobelo Timur, dan Tobelo Barat.


Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan dukungan terhadap Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Hilirisasi Buah Kelapa di Halmahera Utara. Massa juga meminta Pemerintah Daerah dan DPRD Halut konsisten menjalankan perda tersebut serta menjaga iklim investasi industri kelapa agar tetap berjalan secara efektif dan efisien.


Massa aksi juga menegaskan bahwa masyarakat Halmahera Utara membuka ruang bagi investor untuk menanamkan modal dan mengembangkan investasi, khususnya dalam sektor industri kelapa.


Saat melakukan hearing terbuka di depan Kantor Bupati Halut, Bupati Halmahera Utara menyampaikan bahwa kebijakan hilirisasi kelapa merupakan langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa, menjaga dan meningkatkan harga jual, serta memperkuat perekonomian daerah.


“Hilirisasi buah kelapa bukan bertujuan membuat para petani mengalami kesulitan, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani kelapa,” ujar Bupati.


Bupati juga mengajak para petani kelapa untuk tetap bersatu serta tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan petani kelapa. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan meminta seluruh pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Halmahera Utara.


Sementara itu, perwakilan massa aksi menyatakan bahwa petani dari sejumlah kecamatan tersebut mendukung pemerintah daerah dan merasa resah terhadap aksi-aksi yang mengatasnamakan petani kelapa.


Mereka menegaskan bahwa kehidupan masyarakat petani sangat bergantung pada hasil perkebunan kelapa sehingga situasi keamanan dan stabilitas ekonomi daerah perlu dijaga agar tidak terganggu oleh berbagai kegiatan yang dapat menimbulkan keresahan.


Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, sekitar pukul 11.33 WIT massa bergerak menuju Kantor Pajak Tobelo. Di lokasi tersebut, massa meminta klarifikasi dari salah satu pegawai terkait pernyataan yang dinilai menyepelekan Perda Hilirisasi Buah Kelapa.


Massa kembali menegaskan bahwa masyarakat Halmahera Utara membutuhkan situasi yang tenang dan kondusif serta meminta seluruh aparatur pemerintah menjaga sikap dalam menyikapi kebijakan Pemerintah Daerah. 


Seluruh rangkaian aksi berakhir pada pukul 13.00 WIT dengan situasi aman dan kondusif. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT