globaltimurnn.com

Minggu, 24 Mei 2026

Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Ilegal di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kembali Berhasil Digagalkan Personel Kodaeral IX Ambon

Mei 24, 2026

Foto : Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Ilegal di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kembali Berhasil Digagalkan Personel Kodaeral IX Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Personel Kodaeral lX yang tergabung dalam Pengamanan Kapal PT. Pelni Pelabuhan Yos Sudarso Ambon kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar dilindungi dan barang ilegal oleh  salah seorang penumpang KM. Labobar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Maluku tadi malam (23/5/2026). 


Penemuan barang ilegal yang diselundupkan melalui jalur laut tersebut, berkat kesigapan dan komitmen personel Pengamanan bersama aparat terkait dalam menjaga keamanan wilayah pelabuhan dengan berhasil mengamankan sejumlah barang ilegal milik penumpang KM. Labobar saat pelaksanaan pemeriksaan di mesin X-Ray dan pengawasan di atas kapal. 


Danton Pengamanan Kapal PT. Pelni Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Letda Laut (H) Ricko Aditya mengatakan kronologis kejadian bermula ketika personelnya melaksanakan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang yang akan berangkat menggunakan KM. Labobar.



Dalam proses screening melalui mesin X-Ray, petugas mencurigai sejumlah barang bawaan yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam di area kapal.


Dari hasil pemeriksaan gabungan yang dilakukan oleh anggota Pomal bersama Personel Pengamanan Pelni Kodaeral IX, ditemukan sejumlah barang ilegal berupa 2 ekor Burung Kakatua Jambul Kuning, 1 ekor Burung Nuri Ambon, 2 ekor Burung Perkici, 1 buah tanduk rusa, serta 5 bilah parang yang diduga akan diselundupkan oleh penumpang kapal.


Temuan tersebut langsung diamankan guna mencegah terjadinya pelanggaran hukum, khususnya terkait perlindungan satwa liar dilindungi dan pengangkutan barang berbahaya tanpa izin. 


Satwa yang berhasil diamankan selanjutnya diserahkan ke instansi berwenang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, sementara barang lainnya dilakukan proses pengamanan sesuai prosedur yang berlaku.



Seluruh barang hasil temuan tersebut kemudian diamankan di Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Ambon serta Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon guna proses pendalaman dan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergitas dan kewaspadaan personel Pengamaman Kapal PT. Pelni Kodaeral IX bersama aparat terkait dalam menjaga keamanan pelabuhan, sekaligus mencegah praktek penyelundupan satwa dilindungi maupun barang ilegal yang dapat mengancam keamanan serta kelestarian sumber daya alam Indonesia. (Rdks) 

Selengkapnya

Gandeng Seksi Hukum Polres SBB, Bhabinkamtibmas Desa Piru Gelar Sosialisasi Kamtibmas Di Gereja Ebenhaezer Dusun Hatumuli, Desa Piru

Mei 24, 2026

Foto : Gandeng Seksi Hukum Polres SBB, Bhabinkamtibmas Desa Piru Gelar Sosialisasi Kamtibmas Di Gereja Ebenhaezer Dusun Hatumuli, Desa Piru

Piru
, Globaltimurnn.com - Dalam upaya menjaga situasi dan kondisi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Desa Binaan, Bhabinkamtibmas Desa Piru Aipda Max. Ngilawana dan Seksi Hukum Polres SBB Bripka Viktor Tebiary, SH, melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang UU Nomor 1 Tahun 2023 terkait KUHP Baru. Minggu, 24/05/2026.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Jemaat GPM Hatumuli Pendeta N. Latue dan Perangkat Pelayan, Kepala Dusun Thomi Salelua, Sekdus Jhoni Salenussa serta warga jemaat Dusun Hatumuli Dalam kesempatan itu, Aipda Max. Ngilawana menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan hukum yang berlaku, khususnya terkait penerapan KUHP baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mulai diberlakukan sejak 2 Januari 2026.


Melalui kegiatan Sosialisasi tersebut, Bripka Viktor Tebiary dari Seksi Hukum Polres SBB memberikan pemahaman mengenai sejumlah ketentuan hukum yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, di antaranya terkait Perjudian, Perzinaan, Minuman keras dan Hewan peliharaan yang masuk ke pekarangan orang lain dan merusak tanaman sebagaimana diatur dalam Pasal 278, serta Pasal 336 apabila hewan peliharaan sampai melukai orang lain, sehingga pemilik dapat dikenakan sanksi denda maupun pidana.


Selain itu, Bripka Viktor Tebiary menyampaikan pula larangan memutar musik keras pada malam hari yang dapat dikenakan denda hingga Rp.10 juta sesuai Pasal 265, serta ketentuan mengenai mabuk di muka umum sebagaimana diatur dalam Pasal 316 ayat (1).


Dalam sosialisasi tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat mengenai aturan kohabitasi atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, serta larangan memasuki, menggunakan, atau menguasai lahan milik orang lain tanpa hak maupun izin yang sah.


Aipda Max. Ngilawana berharap melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat semakin memahami aturan hukum yang berlaku serta dapat bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan masing-masing.


Kapolsek Piru AKP Hamsir Buton, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan sosialisasi hukum terbaru. “Bhabinkamtibmas hadir untuk memberikan himbauan sekaligus menjalin komunikasi yang baik dengan warga. Kali ini, sosialisasi terkait perubahan KUHP yang mulai berlaku 2 Januari 2026 menjadi fokus utama,” ujarnya.


Kegiatan sosialisasi ini menegaskan peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta keamanan, ketertiban, dan rasa aman di lingkungan. Dengan kehadiran Polisi secara langsung di tengah warga binaan, diharapkan masyarakat semakin sadar hukum dan aktif menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas.


“Selain memberikan sosialisasi hukum, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait keamanan lingkungan. "tambah Kapolsek Piru. (Tim) 

Selengkapnya

Sabtu, 23 Mei 2026

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 2 Nelayan Asal Tual, Longboat Sempat Alami Mati Mesin Di Perairan Malra

Mei 23, 2026

Foto : Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 2 Nelayan Asal Tual, Longboat Sempat Alami Mati Mesin Di Perairan Malra

Malra
, Globaltimurnn.com - Dua orang nelayan Asal Kota Tual Lanoho Latarisa (65), dan Aan (43) berhasil dievakuasi Basarnas dan Tim SAR Gabungan setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin. Pada, Minggu 24/5/26.


Dua orang nelayan tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan disekitar Perairan Pulau Baer sekitar pukul 09.45 WIT dan dibawa menuju Desa Nam Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga. 


Dalam keterangan Koordinator Pos SAR Tual menyampaikan, '' Informasi Kondisi Membahayakan Jiwa Manusia itu kami terima sekitar pukul 08.40 WIT dari Bapak R. Arjan melaporkan, dua orang nelayan meminta bantuan SAR akibat  kerusakan mesin dan terombang-ambing disekitar perairan Pulau Baer. 


Bersama Tim SAR Gabungan kami bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.00 WIT dan berhasil menemukan kedua korban pada pukul 09.45 WIT. Selanjutnya Korban kami evakuasi menuju Kota Tual tepatnya di Desa Nam guna diserahkan kepada pihak keluarga. 


Sebelumnya kedua korban diketahui pergi melaut sejak tanggal 23/5 disekitar Perairan Pulau Baer dan akan kembali ke Kota Tual pada tanggal 24/5. Namun dalam perjalanan kembali mesin motor tempel mengalami kerusakan. 


Setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga. 


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur diantaranya Basarnas Pos SAR Tual, Bakamla Tual, dan Keluarga korban. 


Alut SAR yang digunakan diantaranya, Rigit Inflatable Boat, dan Rescue Car 


Cuaca dilapangan dilaporkan Hujan Ringan, Angin Tenggara kecepatan 24 a Knots, dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Ditlantas Polda Sultra Gelar Patroli Malam Minggu, Tindak 40 Kendaraan Berknalpot Brong di Kota Kendari

Mei 23, 2026

Foto : Ditlantas Polda Sultra Gelar Patroli Malam Minggu, Tindak 40 Kendaraan Berknalpot Brong di Kota Kendari

Kendari
, Globaltimurnn.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar patroli malam minggu di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Kendari, Sabtu malam (23/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas saat aktivitas masyarakat meningkat pada akhir pekan.


Patroli dipimpin langsung oleh Pamenwas Kasi Gar Ditlantas Polda Sultra Kompol W. Sulistiyono, S.Sos dengan melibatkan personel gabungan Ditlantas Polda Sultra. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan dan arahan di Pos Lantas depan Eks MTQ Kendari. Dalam arahannya, Kompol W. Sulistiyono menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.


Usai apel, personel bergerak melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan pertigaan Jembatan Tripping, Jalan Edi Sabara, serta pertigaan Jalan Baru. Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, petugas juga melaksanakan patroli mobile dan monitoring aktivitas masyarakat yang menikmati suasana malam minggu di Kota Kendari.


Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sultra bersama Satlantas Polresta Kendari turut melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong di kawasan perempatan depan Pos Lantas Taman Kota. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menindak sebanyak 40 kendaraan, terdiri dari 37 unit roda dua dan 3 unit roda empat.


Penindakan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kenyamanan masyarakat dari gangguan kebisingan serta mencegah potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang dipicu penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di wilayah Kota Kendari terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel patroli di lapangan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman pada malam akhir pekan. (V374) 

Selengkapnya

Desa Luhu - Iha, Sepakat Jaga Kamtibmas Di Lingkungan Desa, Dusun Dan Lokasi Tambang Batu Cinabar Huamual SBB

Mei 23, 2026

Foto : Desa Luhu - Iha, Sepakat Jaga Kamtibmas Di Lingkungan Desa, Dusun Dan Lokasi Tambang Batu Cinabar Huamual SBB

SBB
, Globaltimurnn.com - Menyikapi perkembangan situasi di negeri dan lokasi tambang batu cinabar baik di Dusun Iha maupun Desa Luhu Kecamatan Huamual Kab.SBB saat ini terjadi berbagai polemik mulai dari penetapan status wilayah tambang, isu Kamtibmas, pengolahan cinabar menjadi mercury untuk di perjual belikan secara terselubung serta dampak lingkungan yang akan ditimbulkan, hal ini tentu akan menyita perhatian berbagai pihak terutama pemerintah dan aparat keamanan.


Maraknya aktifitas masyarakat di lokasi tambang cinabar Iha-luhu saat ini selain sudah nenjadi mata pencaharian oleh masyarakat lokal maupun non lokal, dinamika ini akan terus memunculkan berbagai spekulasi oleh publik terkait legal standing penetapan status wilayah tambang di lokasi tersebut.


Pasca bentrok kedua negeri iha-Luhu  yg terjadi Februari lalu, terpantau situasi mulai berangsur pulih kembali namun aktifitas warga di kedua kampung dalam hal keluar-masuk negeri menggunakan KR2, KR4 belum sepenuhnya stabil hal ini tentu berpengaruh pada stabilitas Keamanan yg berpotensi menimbulkan kerawanan.


Kapolsek Huamual Iptu. Luken Soplanit yang baru beberapa pekan bertugas telah mengambil langkah startegis bersama personilnya untuk melakukan pendekatan persuasif kepada kedua negeri dalam rangka membahas berbagai persoalan yang dihadapi saat ini, baik di dalam kampung maupun di lokasi tambang.


Selain pendekatan persuasif terkait Kamtibmas Kapolsek Huamual juga melakukan Himbauan kepada masyarakat kedua Desa dan Dusun iha dan Luhu dan beberapa dusunnya untuk tidak melakukan aktifitas penyulingan batu cinabar menjadi Mercury yang saat ini masih marak dilakukan warga setempat.


Berangkat dari hal itu Kapolsek berinisasi untuk dilakukannya pertemuan atau diskusi bersama di kedua negeri dalam rangka membahas berbagai problem yang saat ini dihadapi bersama.


Pertemuan yang berlangsung singkat namun berbobot telah membahas berbagai masalah, mulai dari stop penyulingan dan jual beli mercury maupun kesepakatan bersama dalam menghadapi permasalahan keamanan terutama mengenai aktifitas warga untuk keluar masuk di kedua negeri maupun yg akan menuju ke lokasi tambang dalam menggunakan KR2 maupun KR4.


Dari hasil pertemuan yang berlangsung pada masing-masing kantor negeri, baik di desa Iha maupun Luhu, permasalahan Keamanan adalah yang paling disoroti saat ini, karena di anggap rawan berpotensi memicu gangguan Kamtibmas. Kapolsek Huamual Iptu. Luken Soplanit mengatakan akan secepatnya mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan para tukang ojek di kedua negeri yang saat ini masih menjadi kendala dalam beraktifitas untuk mengantar penumpang ke lokasi tambang hal ini menjadi prioritas Kapolsek karena di anggap rawan sebagai pemicu konflik di kedua negri.


Kapolsek juga mengatakan sudah membuat program dalam mengatasi setiap permasalahan keamanan di kedua negri Iha dan Luhu maupun di lokasi tambang cinabar dan tentunya akan terus melakukan koordinasi dengan kedua raja maupun tokoh-tokoh sentral yang ada di kedua negri demi untuk menjaga kondusifitas yang ada sehingga terciptanya situasi yg aman dan damai.


Dari hasil pertemuan kedua warga  juga menyempatkan diri untuk melakukan deklarasi bersama dalam rangka menjaga dan merawat kamtibmas baik di dalam negeri iha-Luhu maupun di lokasi tambang di Dusun Hulung maupun di lokasi Batu Putia hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan warga kepada pemerintah dan aparat keamanan dalam hal menjaga Kamtibmas demi keamanan dan kenyamanan bersama. (Tim) 

Selengkapnya

Tingkatkan Naluri Tempur, Kodaeral IX Gelar Latihan Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai TW II TA 2026

Mei 23, 2026

Foto : Tingkatkan Naluri Tempur, Kodaeral IX Gelar Latihan Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai TW II TA 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com - Sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi dinamika tugas pertahanan wilayah pesisir, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX menggelar Latihan Menembak Reaksi Lanjutan dan Latihan TTO (Taktik Tempur Operasi) bagi personelnya. 


Latihan yang dihelat di Daerah Latihan Benteng Karang, Desa Telaga Kodok, Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku pada Sabtu (23/5/2026) tersebut, digelar dalam rangka melatih Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai Kodaeral IX Triwulan II Tahun 2026. 


Latihan yang berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin tinggi ini, menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan tempur prajurit guna mengasah kedisiplinan, ketangkasan, ketepatan, serta respons cepat personel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah pertahanan pantai. 


Kegiatan dilaksanakan secara terukur dengan mengedepankan faktor keamanan personel maupun material, serta tetap berpedoman pada prosedur latihan militer yang berlaku.


Pada pelaksanaan latihan hari kedua ini, para prajurit melaksanakan Latihan Menembak Reaksi Lanjutan menggunakan senjata SS2-V4, dengan fokus pada peningkatan kemampuan menembak taktis, kecepatan reaksi, akurasi sasaran, serta koordinasi pergerakan di medan latihan. 


Sementara itu, dalam Latihan TTO, para pelaku dibekali kemampuan taktik pertempuran melalui simulasi situasi operasi lapangan guna memperkuat naluri tempur, kerja sama tim, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.


Kegiatan latihan diikuti oleh 56 personel, terdiri dari 20 pelatih dan 36 pelaku, yang seluruhnya menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap materi latihan. Medan latihan Benteng Karang yang memiliki karakteristik geografis menyerupai kondisi pertahanan wilayah pesisir menjadi lokasi strategis dalam membentuk kesiapan operasional prajurit Kodaeral IX.


Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menegaskan bahwa latihan kemampuan dasar pertahanan pantai merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan profesionalisme prajurit agar senantiasa siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan. 


Melalui latihan yang berkesinambungan lanjutnya, diharapkan seluruh personel mampu memiliki kemampuan tempur yang andal, responsif, dan adaptif dalam mendukung tugas pokok pertahanan wilayah maritim, khususnya di kawasan strategis Maluku.


Dengan semangat juang dan militansi tinggi, prajurit Kodaeral IX terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kekuatan pertahanan yang tangguh melalui latihan yang realistis, terukur, dan berorientasi pada kesiapan tempur demi menjaga kedaulatan NKRl. (Rdks) 

Selengkapnya

Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Raih Gelar Sarjana, Dua Orang Dinobatkan Sebagai Lulusan Terbaik UT Ambon

Mei 23, 2026

Foto : Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Raih Gelar Sarjana, Dua Orang Dinobatkan Sebagai Lulusan Terbaik UT Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Sebanyak lima pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser telah resmi diwisudakan dalam program sarjana tahun akademik 2025/2026. Acara pengukuhan kelima pegawai ini berlangsung khidmat di aula Islamic Center Ambon, sabtu (23/05/2026).


Keberhasilan ini semakin terasa istimewa dengan capaian gemilang dari dua pegawai Lapas Geser yang berhasil menduduki peringkat teratas di Universitas Terbuka Ambon. Pegawai atas nama Alfianti Jessica berhasil mencatatkan namanya sebagai Lulusan Terbaik I, disusul oleh Ali Safa’at yang meraih predikat Lulusan Terbaik II.


Kelima pegawai ini telah resmi diwisudakan setelah menyelesaikan studi Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT). Mereka menempuh pendidikan melalui Sentra Layanan UT (SALUT) di Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang berada di bawah koordinasi Unit Program Belajar Jarak Jauh Universita Terbuka (UPBJJ-UT) Ambon.


Pada rangkaian acara wisuda, Alfianti Jessica menyampaikan pesan dan kesan sekaligus rasa syukurnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Ia mendorong rekan-rekannya untuk menjadi lulusan Universitas Terbuka yang kompeten, tangguh, melek teknologi, dan berdampak bagi negara. Sebagai penutup, ia berpesan, jangan berhenti belajar, sebab kehidupan akan selalu memberikan kita pelajaran.


“Hari ini kita telah memenangkan salah satu dari mimpi besar dalam hidup kita, karena itu jangan pernah takut untuk bermimpi dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kegagalan, sebab kegagalan bukan akhir dari peljalanan melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan, selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati unniversitas terbuka ambon, mari terus belajar dan terus mengabdi bagi masyarakat bangsa dan negara, banggalah menjadi lulusan universitas terbuka,” tutur Alfianti.


Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda yang turut mengikuti prosesi tersebut melalui link kanal youtube UT Ambon TV mengungkapkan rasa bangga dan selamat kepada kelima pegawai Lapas Geser, khususnya Alfianti Jessica dan Ali Safa’at yang meraih predikat lulusan terbaik. 


“Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak tidak menghalangi aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Ilmu Hukum yang telah diraih ini diharapkan dapat diterapkan langsung dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan publik di Lapas Geser. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pegawai lainnya untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkas Nober. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT