globaltimurnn.com: Gereja
Deskripsi gambar
Tampilkan postingan dengan label Gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gereja. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2025

Gereja Katolik Ajak Semua Pihak Hormati, Hargai Dan Jaga Ketertiban Pekan Suci Prapaskah Di Tanimbar

April 14, 2025

Foto : Gereja Katolik Ajak Semua Pihak Hormati, Hargai Dan Jaga Ketertiban Pekan Suci Prapaskah Di Tanimbar

Ambon
, Globaltimurnn.com - Vikaris Episkopal wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, RD Ponsianus Ongirwalu, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak untuk menghormati dan menghargai serta menjaga ketertiban pada masa minggu Pekan Suci Prapaskah. 


Hal ini disampaikan RD Ponsianus Ongirwalu di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Senin (14/4/25). 


Beberapa prinsip dasar yang disampaikan adalah menghentikan segala jenis hura-hura, pesta pora serta mabuk-mabukan dan perjudian agar dihentikan, termasuk tidak diperkenankan kebisingan seperti berasal dari musik-musik keras atau knalpot kendaraan roda 4 dan roda 2 yang bising. 


Gereja Katolik juga mendukung dalam masa Pekan Suci ini apabila Pemerintah Daerah dan instansi terkait serta aparat keamanan ikut terlibat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. 


Salah satu dukungan diberikan kepada aparat keamanan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menekan peredaran minuman keras yang tidak terkendali dimana minuman keras yang memabukan dapat menjadi sumber masalah yang mengganggu keamanan dan ketertiban.


Di sisi lain, RD Ponsianus Ongirwalu juga mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan oleh aparat keamanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang sudah menjaga keamanan dan ketertiban serta berupaya mencegah munculnya gangguan keamanan, ketertiban dan kriminalitas. 


“Semoga dalam masa Pekan Suci ini dapat berjalan dalam situasi kondusif 

sehingga rangkaian peringatan wafatnya Yesus Kristus hingga peringatan kebangkitan-Nya dapat berjalan aman dan lancar”.tutur RD Ponsianus.


Senada dengan itu, Pastor Kuasi Paroki Sta. Maria Imaculata Wowonda, Ketua Komisi Kerawam Kevikepan KKT - MBD, RD. Sebastianus Takndare, memberikan pandangannya tentang peredaran miras menjelang Prapaskah yaitu Gereja mengimbau bahwa Miras apabila dikonsumsi apalagi berlebihan, dapat mengganggu keselamatan jiwa dan hubungan dengan Tuhan.


Hal ini disampaikan saat ditemui media ini di Pastori Kuasi Paroki Sta. Maria Imaculata Wowonda, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.


Selanjutnya Pastor Sebastianus mengurai dampak negatif yang dapat timbul dari konsumsi Miras di masyarakat Kepulauan Tanimbar antara lain tindakan kriminalitas, dampak kesehatan yang tidak baik, dan membatasi hubungan kemanusiaan dengan orang lain.


Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh Gereja dan masyarakat dalam peredaran Miras menjelang Prapaskah antara lain seruan moral untuk menahan diri dari pemahaman tentang menkonsumsi miras dalam dalam Pekan Suci Prapaskah.


Gereja dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi masalah peredaran miras, dengan tujuan untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.


“Saya menekankan pentingnya menjaga keselamatan jiwa dan hubungan dengan Tuhan, sambil tetap menghargai nilai-nilai budaya dan adat istiadat”. tandas Pastor Sebastianus mengakhiri. (***) 

Selengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025

Momentum Pentahbisan Gedung Gereja Luma Kwate Jemaat GPM Nuruwe Dan Sidang Ke-54 Klasis Kairatu, Rutumalesing Sebut Begini

Maret 30, 2025

Foto : Pdt. Henry Rutumalessy. M. Si Ketua Klasis GPM Kairatu

Nuruwe
, Globaltimurnn.com - Satu momentum bersejarah yang di laksanakan umat Gereja GPM Maluku Klasis Kairatu, tepatnya pada saat penthabisan gedung Gereja Luma Kwate Jemaat Nuruwe, Klasis Kairatu berlangsung meriah penuh hikmat. 


Antusias warga Jemaat sangat luar biasa saat mengikuti prosesi pengresmian gedung Gereja Luma Kwate Jemaat GPM Nuruwe sekaligus penthabisan gedung Gereja yang di resmikan secara lansung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan di tabiskan oleh Wakil Ketua MPH Sinode GPM Maluku. 


Usai kegiatan pengresmian dan penthabisan gedung Gereja, masuk pada sidang klasis ke - 54, Ketua Klasis Kairatu Pdt. Henry Rutumalessy. M. Si kepada wartawan saat di temui disela sela kesibukan-nya saat sidang klasis mengatakan" Dari sidang klasis Kairatu di Jemaat kamal tahun 2024, pihaknya bersepakat sidang klasis ke 54 di Jemaat GPM Nuruwe tersebut harus di lakukan di gedung Gereja Luma Kwate, yang di bangun oleh warga Jemaat kurang lebih 19 tahun. 


Hal ini merupakan sebuah harapan dari beban pergumulan oleh warga Gereja pada Jemaat GPM Nuruwe ini, dengan penthabisan Gereja tersebut beban itu terangkat, dan umat merasa bahwa mereka punya tempat, mereka punya rumah perjanjian dengan Tuhan yang kemudian berimplikasi bagi semangat dan etos kerja pergumulan hidup umat Gereja dari hari ke hari. Jelas Rutumalessy


Dikatakan-nya" Dengan adanya penthabisan Gereja ini, memutus mata rantai pergumulan selama 19 tahun, pihaknya berharap penthabisan gedung Gereja ini guna memacu semangat umat Gereja bukan saja untuk beribadah tetapi juga bisa membangun kehidupan umat Gereja lebih baik. Ucap Rutumalessy


Berkaitan dengan sidang ke-54 GPM Klasis Kairatu, tahun ini adalah tahun terakhir implementasi pebrib GPM dan renstra Klasis dan reatra Jemaat. 


Pihaknya berharap juga implementasi dan pebrib ini memberi ruang kepada Jemaat bisa bertumbuh secara bersama - sama, baik bertumbuh secara iman, tetapi juga pengembangan sisi ekonomi yang sekarang menjadi salah satu sentra pengembangan pendapatan Gereja. Ulasanya


Dengan dua iven besar ini Klasis GPM Kairatu tidak bertumbuh hanya pada pendapatan konvensional di Jemaat - Jemaat dan di Klasis dari kolekta dan syukur - syukur tetapi juga dari pengembangan ekonomi Jemaat yang merupakan tujuan utama. Tuturnya


Dengan disebutkan Klasis Kairatu sebagai pailot objek ekonomi Gereja pihaknya berharap sidang ke - 54 ini mendorong seluruh pelayan dan warga Gereja di Klasis Kairatu untuk sungguh - sungguh mengembangkan ekonomi Gereja yang selama ini tidak di lirik sebagai bagian dari infrastruktur pertumbuhan pendapatan Gereja ekonomi warga Jemaat. Sebutnya


Diakhir keterangan-nya Rutumalessy mengungkapkan bahwa" Klasis Kairatu terdiri dari 32 jemaat, yang tersebar di lima Kecamatan, ada sebanyak 20 Jemaat di pesisir dan dua belas Jemaat di daerah pegunungan. Tutupnya  (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT