55 Keluarga di Laha Terima Olahan Ikan, TP PKK Ambon Perkuat Gerakan Cegah Stunting - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Kamis, 17 September 2026

55 Keluarga di Laha Terima Olahan Ikan, TP PKK Ambon Perkuat Gerakan Cegah Stunting


Ambon
, Globaltimurnn.com — Upaya mendorong pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting terus dilakukan Pemerintah Kota Ambon bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon dan Dinas Perikanan Kota Ambon.


Salah satunya melalui kegiatan Pembagian Produk Olahan Ikan untuk Keluarga Berisiko Stunting di Kota Ambon Tahun 2026, yang berlangsung di Kantor Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (17/09/2026).


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 kepala keluarga menerima 110 paket produk olahan ikan sebagai bagian dari dukungan pemenuhan pangan bergizi sekaligus penguatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).


Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, hadir bersama rombongan TP PKK Kota Ambon dan jajaran Dinas Perikanan Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan gizi anak.


Lisa mengatakan, pencegahan stunting tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah. Peran keluarga sangat menentukan karena pemenuhan gizi dan kesehatan anak berlangsung setiap hari di lingkungan keluarga, Stunting tidak bisa diatasi oleh pemerintah ataupun Tim Penggerak PKK saja. Stunting bisa diatasi dengan komitmen dan kepedulian kita bersama, ujar Lisa.


Ia juga mengingatkan para orang tua agar memperhatikan tumbuh kembang anak sejak masa kehamilan hingga anak tumbuh besar. Asupan makanan bergizi, menurutnya, menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak.


Mulai dari dalam kandungan sampai dia lahir dan dibesarkan, upayakan memberikan asupan gizi yang baik supaya katong punya anak-anak tidak stunting, pesannya.


Dalam kesempatan itu, Lisa kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ikan sebagai sumber protein hewani yang mudah diperoleh, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir seperti Negeri Laha“ Kasih makan anak ikan,” tegasnya.


Menurut Lisa, pemenuhan gizi anak tidak harus selalu menggunakan makanan dengan harga mahal. Potensi pangan lokal seperti ikan, sayuran, daun kelor dan bayam dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.


Selain makanan bergizi, ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan anak. Lingkungan yang bersih dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, Bukan hanya memperhatikan gizi, tapi katong jaga kebersihan lingkungan. Jaga kebersihan anak, katanya.


Lisa menambahkan, bantuan produk olahan ikan yang diberikan pemerintah merupakan bentuk dukungan kepada keluarga. Namun, upaya pencegahan stunting harus dilanjutkan melalui perhatian orang tua terhadap pola makan, kesehatan, kebersihan dan tumbuh kembang anak.


Jangan terlalu berharap dengan bantuan-bantuan. Katong punya, terutama para orang tua yang punya anak balita, harus ingat untuk selalu memperhatikan makanan dan kesehatan anak, ujarnya.


Kegiatan di Negeri Laha diharapkan dapat memperkuat kesadaran keluarga dalam memanfaatkan pangan lokal bergizi, khususnya ikan, sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari, Melalui kolaborasi TP PKK Kota Ambon dan Dinas Perikanan Kota Ambon, kampanye “Ikan Sehat, Anak Hebat” terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun generasi Ambon yang sehat dan berkualitas.


Dari Negeri Laha, pesan pencegahan stunting kembali ditegaskan, pemenuhan gizi anak dimulai dari keluarga, dari makanan yang diberikan setiap hari, dan dari kepedulian orang tua terhadap tumbuh kembang anak. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT