Halut, Globaltimurnn.com – Dalam Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo yang berlangsung di Hibualamo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Sabtu malam (01/08/2026), Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, S.Pi.,M.Hum selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus mewakili Rektor Universitas Halmahera (UNIERA), menyampaikan pesan penting tentang makna persatuan dan pentingnya menjaga semangat kerja sama yang telah terjalin.
Festival Lentera Hibualamo, ungkap Dr. Lilian, bukan sekadar tentang lentera, melainkan simbol cahaya harapan, persatuan, dan semangat membangun Bumi Hibualamo. Ia sangat mengapresiasi mahasiswa dari tiga universitas—Universitas Gadjah Mada, Universitas Khairun, dan Universitas Halmahera—yang mampu bersatu melampaui perbedaan latar belakang budaya, daerah, dan kampus untuk bersama-sama mengabdi kepada masyarakat Halmahera Utara.
“Semangat kolaborasi ini tidak boleh berhenti di sini, melainkan harus terus hidup melalui kerja sama berkelanjutan di bidang pengabdian, penelitian, maupun pendidikan antar perguruan tinggi, ” tegas Dr. Lilian
Kepada para mahasiswa, Ia berpesan agar menjadikan pengalaman KKN sebagai pembelajaran hidup yang berharga: “Ilmu terbaik tidak hanya kita temukan di dalam ruang kuliah, melainkan juga lewat interaksi langsung dan hidup bersama masyarakat.”
Dosen asal Ambon ini juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat yang telah menerima kehadiran para mahasiswa dengan penuh kehangatan, serta kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara atas dukungan penuh yang diberikan. “Semoga festival ini menjadi inspirasi nyata, agar kita terus membangun Halmahera Utara yang lebih maju dengan semangat kebersamaan yang tak terpisahkan,” tutupnya.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, Sekretaris Daerah Halmahera Utara, para dosen pembimbing universitas lain, perwakilan instansi, tokoh adat, serta ratusan mahasiswa dan masyarakat. (𝐆𝐈𝐎).
