Lapas Namlea Sabet Predikat Program Pembinaan dan Produk Warga Binaan Terbaik pada Anev Triwulan II Ditjenpas Maluku - globaltimurnn.com

Selasa, 04 Agustus 2026

Lapas Namlea Sabet Predikat Program Pembinaan dan Produk Warga Binaan Terbaik pada Anev Triwulan II Ditjenpas Maluku


Ambon
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) terbaik dalam kategori Program Pembinaan dan Produk Warga Binaan pada kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon, Selasa (05/08/2026), dihadiri para pejabat administrator serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Maluku. Anev tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro.


Dalam arahannya, Ricky menegaskan bahwa kegiatan evaluasi tidak hanya bertujuan mengukur capaian kinerja, tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarsatuan kerja guna meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.


"Triwulan II menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana target organisasi telah tercapai. Saya berharap seluruh UPT tidak cepat berpuas diri, melainkan terus berinovasi, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan," ujar Ricky.


Pada kesempatan tersebut, dipaparkan berbagai capaian kinerja UPT Pemasyarakatan selama periode April hingga Juni 2026, meliputi pengelolaan anggaran, administrasi, pelayanan publik, kehumasan, pelaksanaan program pembinaan, aspek keamanan, hingga kinerja Balai Pemasyarakatan (Bapas).


Di antara seluruh UPT yang dievaluasi, Lapas Kelas III Namlea berhasil menonjol dengan meraih predikat terbaik pada kategori Program Pembinaan dan Produk Warga Binaan.


Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran dalam mengimplementasikan program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang pembinaan dan ketahanan pangan.


"Capaian ini merupakan bukti komitmen seluruh jajaran Lapas Namlea dalam menjalankan program pembinaan secara optimal. Melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi area pertanian produktif, kami berupaya menciptakan pembinaan yang tidak hanya membentuk karakter warga binaan, tetapi juga menghasilkan produk yang bernilai. Program ini akan terus kami jalankan secara konsisten dan berkelanjutan," ungkap Marasabessy.


Ia menambahkan, kegiatan Anev menjadi sarana evaluasi yang penting untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja pada periode berikutnya.


"Kami akan mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus terus membenahi berbagai aspek lainnya, mulai dari pelayanan, tata kelola, hingga peningkatan kualitas pembinaan. Harapannya, Lapas Namlea dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi Pemasyarakatan di Maluku," pungkasnya. (Rdks)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT