Awal Bersekolah, SMAN 2 SBB Jalankan Dua Program Strategies - globaltimurnn.com

Minggu, 12 Juli 2026

Awal Bersekolah, SMAN 2 SBB Jalankan Dua Program Strategies


SBB
, globaltimurnn.com - Memasuki tahun ajaran 2026/2027, SMA Negeri 2 Seram Bagian Barat (SBB) resmi memulai aktivitas pendidikan dengan menggelar upacara bersama di Bumi Toma Kopamina. 


Momen awal sekolah ini ditandai dengan pelaksanaan dua agenda penting sekaligus, yaitu Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).


Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 2 SBB, Rileks Titabano, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya keterlibatan kaum ayah dalam pendidikan melalui GAMAS. 


Selama ini, perhatian terhadap kebutuhan anak di sekolah dinilai lebih banyak didominasi oleh ibu. Ucapnya


Melalui gerakan ini, para ayah didorong untuk lebih peduli dan terlibat aktif. Ujarnya


"Selaku pimpinan sekolah, saya berterima kasih kepada para ayah yang membawa anaknya ke sekolah di hari pertama masuk sekolah. Tutur Titabano


Partisipasi mereka sangat luar biasa untuk mewujudkan ayah yang hebat, anak kuat, Indonesia Maju," ungkap Rileks Titabano.


Penerapan GAMAS di SMA Negeri 2 SBB ini merujuk langsung pada materi panduan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. 


Berdasarkan materi tersebut, GAMAS dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun karakter anak melalui kehadiran figur ayah. Beberapa poin penting pelaksanaan GAMAS meliputi:  

1. Tujuan Gerakan: 

Meningkatkan keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak sejak hari pertama sekolah. 


Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak, meningkatkan semangat belajar peserta didik, serta mendukung pembentukan karakter.  


2. Manfaat Utama: 

Kehadiran ayah di hari pertama sekolah menjadi momentum penting untuk memberikan dukungan psikologis yang mampu membangun kedekatan, meningkatkan rasa percaya diri, menumbuhkan disiplin dan tanggung jawab anak, sekaligus mendukung lingkungan sekolah yang positif dan aman.  


3. Mekanisme di Hari Pertama: 

Para ayah atau wali laki-laki diharapkan meluangkan waktu untuk mengantar anak hingga ke gerbang atau halaman sekolah, memberikan motivasi sebelum anak memasuki kelas, serta mengabadikan momen tersebut.  


4. Kewajiban Pelaporan Sekolah: 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak sekolah wajib membuat daftar hadir orang tua, mendokumentasikan kegiatan, mengumpulkan tanggapan balik berupa pesan dan kesan dari orang tua, serta mempublikasikannya di media resmi sekolah sebelum dilaporkan ke dinas terkait.  


Selain GAMAS, SMA Negeri 2 SBB juga resmi membuka kegiatan MPLS yang tahun ini kembali mengusung konsep MPLS Ramah Anak. 


Program yang telah berjalan selama dua tahun terakhir ini terus ditingkatkan sebagai respons terhadap evaluasi para pemimpin pendidikan di Maluku dan tingkat nasional. 


Evaluasi tersebut menyoroti masih adanya tindakan perundungan (bullying) serta perilaku kurang menyenangkan antar-siswa yang dapat merusak kenyamanan di lingkungan sekolah.


Melalui MPLS Ramah Anak yang akan berlangsung selama lima hari ke depan, para peserta didik baru diharapkan dapat menyimak, memahami, dan mempraktikkan materi yang diberikan oleh para pemateri. 


Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, rukun, damai, dan penuh suka cita, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat.


Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang telah memilih SMA Negeri 2 SBB sebagai tempat untuk meniti masa depan. 


Apresiasi tinggi turut diberikan kepada jajaran panitia yang dipimpin oleh Agus Sholihidin, S.Pd.I., M.Pd., atas dedikasinya dalam memfasilitasi seluruh persiapan sehingga rangkaian acara pembukaan ini dapat berjalan dengan lancar. Pungkasnya (Yan)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT