Walikota Ambon Apresiasi Evaluasi Kota Cerdas 2025 " Ambon Raih IPP Kategori A-" - globaltimurnn.com


Kamis, 05 Februari 2026

Walikota Ambon Apresiasi Evaluasi Kota Cerdas 2025 " Ambon Raih IPP Kategori A-"

Foto : Walikota Ambon Apresiasi Evaluasi Kota Cerdas 2025 " Ambon Raih IPP Kategori A-"

Ambon
, Globaltimurnn.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Watimena mengapresiasi penyelenggaraan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 yang digelar secara virtual pada Selasa (04/02/2026) di Ruang Vlissingen Balai Kota. 


Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) RI dan kementerian/lembaga terkait atas kesempatan yang diberikan kepada kota Ambon untuk bergabung dalam evaluasi nasional ini.

 

Menurut Bodewin, evaluasi Smart City bukan hanya sekadar penilaian angka, melainkan momentum krusial untuk menilai capaian yang telah diraih, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan langkah strategis guna mewujudkan Ambon sebagai kota yang cerdas, inovatif, dan berkelanjutan.

 


"Pembangunan Smart City di Ambon tidak hanya berfokus pada teknologi semata. Lebih dari itu, ini adalah upaya transformasi untuk membuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan benar-benar responsif terhadap kebutuhan masyarakat kita," jelas Wali Kota.

 

Pengembangan kota cerdas juga menjadi bagian penting dari program prioritas kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2025-2030, khususnya pada poin 13 yang mengamanatkan kelanjutan pembangunan Ambon Smart City. 


Program ini menegaskan bahwa implementasi Smart City harus dilakukan secara terintegrasi lintas sektor dan menjadi dasar dalam setiap tahap perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah.

 

Pada tahun 2025, kota Ambon juga meluncurkan sejumlah inovasi strategis yang menjadi andalan dalam pelayanan publik, antara lain:

 


- Call Center 112 sebagai nomor panggilan    darurat satu pintu

- WAJAR dan Kaluar Bacarita sebagai sarana   komunikasi yang akrab dan mudah diakses oleh rakyat

- Pengelolaan Sampah Berbasis MRF  (Material Recovery Facility) dan RDF (Refuse Derived Fuel) sebagai solusi berkelanjutan untuk permasalahan sampah

 

Tak hanya itu, capaian yang patut disyukuri adalah pencapaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025 sebesar 4,06 dari skala maksimal 5,00, yang menempatkan Ambon dalam kategori A-. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa berbagai upaya reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan memberikan hasil positif bagi masyarakat.

 

"Melalui evaluasi ini, saya berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami secara menyeluruh bagaimana perkembangan Smart City di Ambon, mulai dari capaian hingga tantangannya. Semoga dari sini kita bisa menghasilkan rekomendasi yang konkret dan mudah untuk diterapkan guna menguatkan pembangunan kota cerdas kita ke depannya," pungkas Bodewin. (Za) 

 

 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT