Bupati Piet Hein Babua Pimpin Rapat Penanganan Karhutla, Libatkan Swasta & Tegaskan Penegakan Hukum - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 20 September 2026

Bupati Piet Hein Babua Pimpin Rapat Penanganan Karhutla, Libatkan Swasta & Tegaskan Penegakan Hukum


Tobelo
, Globaltimurnn.com - Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., memimpin rapat koordinasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, Jalan Ir. Hein Namotemo, MSP, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo. Senin, 21/09/2026). 

 

Rapat ini dihadiri oleh Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Ketua Pengadilan Negeri Tobelo Tri Asnuri Herkutanto, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Halut Rahmat, S.H., M.H., Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P., perwakilan Polres Halut, perwakilan PT. NHM dan PT. NICO, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, serta pengawas dan koordinator Karhutla di 6 zona, berjumlah sekitar 50 orang.

 

Dalam arahannya, Bupati Piet Hein Babua menegaskan bahwa keterbatasan peralatan pemadam menjadi kendala utama, sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat dan pihak swasta. Ia meminta PT. NICO menyediakan 3 unit truk penampung air untuk pasokan air di lokasi rawan, serta PT. NHM menempatkan minimal 2 unit tandon air (Meko) di setiap desa Kecamatan Kao Teluk yang mengalami krisis pasokan air. Selain itu, Dinas Perhubungan diminta mengimbau pengemudi agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan Satpol PP diinstruksikan mengawasi area publik dari aktivitas pembakaran sampah.

 


“Musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober. Petugas pemadam yang terpapar asap wajib menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan asupan vitamin serta terapi oksigen,” tegas Bupati.

 

Sementara itu, Kepala BPBD Halmahera Utara Hentje Hetharia melaporkan bahwa kebakaran telah meluas ke 16 dari 17 kecamatan, mencakup 69 desa dan 120 titik api, dengan luas area terdampak mencapai 508,6 hektar. Berdasarkan pantauan satelit, jumlah titik panas justru melebihi 800 titik dengan perkiraan luas dampak mencapai 3.000–4.000 hektar. Sebanyak 97% kebakaran disebabkan pembakaran lahan warga, dan 3% berasal dari lemparan puntung rokok.

 

Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar mengusulkan inovasi peralatan pemadam berbasis sepeda motor trail untuk menjangkau area terjal, serta mendesak mobilisasi sarana dan tim tanggap darurat dari perusahaan. Sementara itu, Kajari Halut Rahmat menegaskan penindakan hukum akan dilakukan secara tegas sesuai UU Lingkungan Hidup, UU Kehutanan, dan KUHP, termasuk pemasangan Maklumat Forkopimda hingga ke tingkat desa. Ketua Pengadilan Negeri Tobelo Tri Asnuri Herkutanto juga menyatakan kesiapan mengadili perkara Karhutla sesuai Perma No. 1 Tahun 2023, yang memperluas tanggung jawab hingga ke korporasi.

 


Perwakilan PT. NHM menyetujui penyediaan 42 unit tandon air, dan PT. NICO menyatakan dukungan tim pemadam serta rencana pengadaan mobil water tank berkapasitas besar. Kabag Ops Polres Halut AKP Anwar menambahkan pihaknya telah memerintahkan seluruh Kapolsek melakukan penyelidikan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. (𝐆𝐈𝐎).

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT