Bank Maluku Malut Dukung Ambon 451 Tahun: Dari Digitalisasi hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 06 September 2026

Bank Maluku Malut Dukung Ambon 451 Tahun: Dari Digitalisasi hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat


Ambon
, Globaltimurnn.com — Di usia ke-451 tahun, Kota Ambon tidak hanya merayakan perjalanan panjang sejarahnya, tetapi juga menatap masa depan dengan semangat transformasi. Digitalisasi pelayanan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dari perjalanan Ambon menuju kota yang semakin maju dan sejahtera.


Bagi PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut), perjalanan tersebut merupakan ruang untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Kota Ambon.


Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. Ia menilai, di bawah kepemimpinan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, perkembangan kota menunjukkan arah yang semakin positif, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.


“Atas nama Bank Maluku Malut, kami mengucapkan selamat HUT Kota Ambon yang ke-451 tahun. Saya melihat Kota Ambon di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Bodewin Wattimena semakin maju, semakin digital, dan rakyatnya semakin sejahtera,” ujar Syahrisal.


Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Ambon tidak hanya mendorong pembangunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang.


Bank Maluku Malut, kata Syahrisal, siap mengambil bagian dalam proses tersebut melalui berbagai bentuk dukungan dan kerja sama.


“Kami dari Bank Maluku Malut pasti siap untuk mensupport, terutama dari semua sisi, baik dari sisi keuangan melalui kerja sama pemberian kredit, kemudian juga support dari sisi digital,” katanya.


Dukungan digitalisasi tersebut antara lain dilakukan melalui penyediaan alat perekam pajak, dukungan terhadap digitalisasi pasar, serta berbagai program lainnya yang diarahkan untuk memperkuat sistem transaksi dan pelayanan publik.


Tidak hanya melalui dukungan finansial dan teknologi, Bank Maluku Malut juga menyatakan komitmennya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).


Bagi Syahrisal, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Kami dukung juga dari sisi CSR. Kami yakin ke depan Kota Ambon makin maju dan makin digital,” ujarnya.


Transformasi digital juga menjadi bagian dari program literasi keuangan yang dijalankan Bank Maluku Malut.


Syahrisal menjelaskan, pihaknya terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai layanan perbankan sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai.


Langkah tersebut dilakukan untuk membangun cashless society, di mana masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan perbankan digital dan mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai, 

Salah satu sasaran penting dalam program literasi tersebut adalah kalangan pelajar.


Bank Maluku Malut mendorong peningkatan kepemilikan rekening bagi pelajar sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara menggunakan layanan perbankan, termasuk kartu dan ATM.


“Kami melakukan kegiatan literasi dengan tujuan agar masyarakat bisa mengenal bank dan tentu dalam bertransaksi menggunakan kartu dan ATM,” jelasnya.


Menurut Syahrisal, semakin luas masyarakat menggunakan transaksi digital, maka penggunaan uang tunai dapat ditekan. Pada saat yang sama, aktivitas masyarakat di teller perbankan juga dapat dikurangi sehingga transaksi menjadi lebih praktis dan efisien.


“Sehingga penggunaan uang tunai makin berkurang dan tentu aktivitas di teller-teller bank tidak terlalu padat. Saya kira kami melakukan switching untuk transaksi keuangan menjadi digital,” katanya.


Di tengah percepatan digitalisasi, Bank Maluku Malut juga menaruh perhatian besar pada aspek keamanan sistem.


Syahrisal menegaskan, pengembangan layanan digital harus berjalan beriringan dengan penguatan sistem keamanan untuk menghadapi berbagai potensi ancaman siber.


Karena itu, bank terus melakukan penguatan dan menjaga keamanan sistem agar semakin tangguh serta mampu menghadapi serangan-serangan siber.


“Dalam kerja sama digitalisasi dan lain-lain, kami menjaga security sistem kami agar lebih kuat dan lebih resilient terhadap serangan-serangan cyber,” tegasnya.


Kolaborasi juga terus dibangun dengan berbagai pihak, termasuk para pemegang saham, dalam rangka memperkuat likuiditas maupun pengembangan layanan digital.


Bagi Bank Maluku Malut, momentum HUT ke-451 Kota Ambon menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan sendiri. Pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat harus berjalan bersama.


Di usia 451 tahun, Ambon pun tidak sekadar merayakan bertambahnya usia. Kota ini sedang meneguhkan langkah menuju masa depan yang lebih terkoneksi, inklusif, dan digital—sebuah perjalanan yang membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.


Dan Bank Maluku Malut memastikan diri tetap berada di dalam perjalanan tersebut: mendukung Ambon untuk terus maju, semakin digital, dan semakin sejahtera. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT