Wali Kota Ambon: 16 Klinik Halal dan Simulator Perikanan Buka Peluang UMKM Naik Kelas - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Kamis, 20 Agustus 2026

Wali Kota Ambon: 16 Klinik Halal dan Simulator Perikanan Buka Peluang UMKM Naik Kelas


Ambon
, Globaltimurnn.com – Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan naik kelas.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Peluncuran dan Peresmian Fishing Navigation (Bridge) dan Engine Simulator serta 16 Klinik Halal Wilayah Indonesia Timur, yang berlangsung di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, Jumat (21/08/2026).


Menurut Bodewin, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peresmian fasilitas, tetapi menjadi momentum penting untuk membangun ekosistem pengembangan SDM yang terintegrasi, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.


Ia menilai keberadaan Bridge dan Engine Simulator, 16 Klinik Halal, serta pengukuhan 84 penyuluh kelautan dan perikanan sebagai Pendamping Proses Produk Halal merupakan rangkaian program yang saling berkaitan dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian masyarakat.


“Ini menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem sumber daya manusia serta memperkuat kemampuan di bidang kelautan dan perikanan,” ujarnya. 


Ia juga mengatakan, keberadaan Fishing Navigation (Bridge) dan Engine Simulator di BPPP Ambon diharapkan mampu memberikan ruang pembelajaran yang lebih baik bagi calon awak kapal perikanan.


Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan salah satu kunci agar masyarakat Maluku, khususnya generasi muda, mampu memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan secara optimal.


Masyarakat tidak hanya dituntut mampu mengelola sumber daya yang tersedia, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan memberikan nilai tambah terhadap potensi tersebut dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Karena itu, peningkatan kapasitas SDM harus berjalan seiring dengan pengembangan sarana pelatihan yang memadai serta pendampingan yang berkelanjutan.


Selain simulator, Wali Kota memberikan perhatian khusus terhadap peluncuran 16 Klinik Halal di wilayah Indonesia Timur.


Ia menilai sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk UMKM.


Menurutnya, UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat. Banyak pelaku usaha di Ambon dan Maluku yang menghasilkan produk pangan serta berbagai produk olahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas.


Namun, potensi tersebut harus didukung peningkatan kualitas produk, keamanan, legalitas, dan jaminan kehalalan.


Dalam konteks itu, kehadiran Klinik Halal menjadi sangat penting. Klinik Halal diharapkan dapat menjadi ruang konsultasi, edukasi, pendampingan dan fasilitasi bagi para pelaku usaha untuk memahami serta memenuhi proses sertifikasi halal secara lebih mudah, jelasnya.


Wali Kota berharap keberadaan 16 Klinik Halal dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pengetahuan, pendampingan maupun akses informasi mengenai sertifikasi halal.


Dengan semakin banyaknya produk UMKM yang memiliki legalitas dan sertifikasi halal, peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar modern, diyakini akan semakin terbuka.


Dalam kesempatan yang sama, Bodewin menyambut baik pengukuhan 84 penyuluh kelautan dan perikanan sebagai Pendamping Proses Produk Halal di kawasan Indonesia Timur.


Menurutnya, para penyuluh memiliki posisi strategis karena selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.


Mulai dari nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan hingga kelompok masyarakat lainnya menjadi bagian dari masyarakat yang selama ini mendapatkan pendampingan penyuluh.


Ketika fungsi penyuluh diperkuat, maka sebenarnya kita sedang membangun sebuah rantai pendampingan yang terintegrasi, mulai dari pembangunan kapasitas SDM, pengembangan usaha, peningkatan kapasitas produksi, sampai dengan pemenuhan aspek kehalalan, katanya.


Ia menilai integrasi tersebut penting agar produk yang dihasilkan masyarakat tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga memiliki legalitas dan daya saing untuk menembus pasar yang lebih luas.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon akan terus memberikan dukungan dan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.


Pemerintah daerah, kata dia, berupaya menghadirkan berbagai program pelayanan dan fasilitasi, termasuk membantu pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan perizinan maupun sertifikasi yang diperlukan.


Fokus kami adalah mengembangkan berbagai kebijakan dan memberikan fasilitasi kepada pelaku usaha agar mereka dapat terus bertumbuh, ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kekuatan utama untuk menghadapi keterbatasan yang ada.


Menurutnya, kerja bersama harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang semakin mandiri dan memiliki kemampuan meningkatkan kesejahteraan.


Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada BPPSDM KP, BPJPH, Loka BPJPH Maluku, BPPP Ambon serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.


Ia berharap sinergi yang telah dibangun tidak berhenti pada kegiatan peresmian, tetapi terus diperkuat dan diperluas sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Sinergi antara peningkatan kompetensi dan seluruh hal yang dilakukan hari ini harus memberikan dampak bagi upaya kita bersama untuk membangun Maluku dan Indonesia yang sama-sama kita cintai, tegasnya.


Dan menilai penguatan SDM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, sertifikasi produk serta dukungan terhadap pengembangan produk lokal merupakan bagian penting dalam membangun ekonomi masyarakat.


Karena itu, Pemerintah Kota Ambon siap terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar berbagai program yang dilaksanakan BPPP Ambon dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Maluku dan Kawasan Indonesia Timur. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT