Ambon, Globaltimurnn.com — Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taha Abubakar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon yang digelar di Islamic Center, Jumat (28/8/2026).
Menurut Taha, kegiatan LASQI bukan sekadar menjadi ruang untuk menampilkan kemampuan seni bernuansa Islami, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun karakter sekaligus membuka ruang bagi generasi muda Kota Ambon untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Ia menilai, keterlibatan anak-anak hingga kalangan dewasa dalam kegiatan tersebut merupakan sesuatu yang positif. Sebab, melalui kegiatan seni dan keagamaan, generasi muda dapat diarahkan untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan membangun.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan LASQI Kota Ambon. Ini merupakan kegiatan yang positif karena memberikan ruang bagi anak-anak muda, mulai dari usia dini hingga dewasa, untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka,” ujar Taha.
Taha berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga LASQI tidak hanya menjadi wadah perlombaan atau pertunjukan, tetapi berkembang menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda.
Menurutnya, Kota Ambon memiliki banyak anak muda yang mempunyai potensi di bidang seni, termasuk seni Islami. Potensi tersebut perlu mendapatkan perhatian, pembinaan, serta kesempatan untuk tampil agar dapat berkembang secara maksimal.
Harapan saya, kegiatan seperti ini jangan berhenti sampai di sini. Anak-anak kita perlu terus diberikan ruang untuk belajar, berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka. Dari kegiatan seperti inilah kita bisa melihat dan melahirkan generasi muda yang berprestasi, katanya.
Politisi PPP itu juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, lembaga seni, orang tua dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dukungan bersama dinilai penting agar pembinaan generasi muda tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang baik.
Ia menambahkan, kegiatan LASQI dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga keberagaman seni dan budaya yang hidup di Kota Ambon.
“Kita ingin anak-anak muda Kota Ambon tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berprestasi, memiliki karakter dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama serta budaya,” tandas Taha.
Taha berharap LASQI Kota Ambon ke depan semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang tidak hanya berprestasi di tingkat kota, tetapi juga dapat membawa nama Ambon ke tingkat provinsi, nasional, bahkan lebih luas. (Za)
