HUT ke-46 Tirta Yapono, 271 Anak Stunting Dapat Bantuan, Jaringan Air Bersih Diperluas - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Rabu, 19 Agustus 2026

HUT ke-46 Tirta Yapono, 271 Anak Stunting Dapat Bantuan, Jaringan Air Bersih Diperluas


Ambon
, Globaltimurnn.com — Memasuki usia ke-46 tahun, Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui dua langkah sekaligus, yakni membantu keluarga dengan anak yang masuk dalam penanganan stunting serta memperluas akses terhadap air bersih di sejumlah kawasan yang masih mengalami keterbatasan pelayanan.


Dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Perumdam Tirta Yapono, sebanyak 271 anak yang masuk dalam penanganan stunting menjadi sasaran bantuan sembako. Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian apel pagi Pemerintah Kota Ambon, Kamis (20/08/2026).


Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si., dan akan disalurkan kepada seluruh penerima melalui Tim Penggerak PKK Kota Ambon.


Pak Wali meminta kita menjawab kebutuhan 271 anak stunting melalui pemberian sembako. Pembagiannya akan dilakukan oleh tim PKK melalui Ibu Ketua Tim PKK bersama jajaran. Jadi, tidak boleh ada pengertian yang berbeda. Semua yang masuk dalam data 271 anak stunting akan mendapatkan bantuan, ujar Pieter usai kegiatan.


Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus dukungan terhadap program Pemerintah Kota Ambon dalam mempercepat penanganan stunting.


Namun, Pieter menegaskan bahwa persoalan stunting tidak dapat diselesaikan hanya melalui pemberian bantuan pangan. Menurutnya, akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.


Kalau kebutuhan air bersih tidak terpenuhi, stunting akan tetap meningkat. Karena itu, intervensi kita bukan saja sebatas bantuan, tetapi juga kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih, katanya.


Sejalan dengan komitmen tersebut, Perumdam Tirta Yapono terus melakukan pengembangan jaringan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum memperoleh pelayanan air bersih secara optimal.


Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Lorong Batako, Kudamati Atas. Pieter mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Ambon untuk menentukan jadwal peresmian jaringan air bersih baru di kawasan tersebut yang direncanakan berlangsung pekan depan.


“Kita harap nanti pekan depan saya akan bicara dengan Pak Wali, kira-kira tanggal berapa untuk melakukan peresmian jaringan air bersih baru di Lorong Batako, Kudamati Atas,” ungkapnya.


Selain Kudamati Atas, jaringan air bersih di kawasan Benteng Karang juga direncanakan untuk diresmikan pada September 2026.


Pieter menjelaskan, pengembangan sejumlah jaringan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon dan kemudian diteruskan kepada Perumdam Tirta Yapono.


Ada beberapa titik yang kita datangi karena masyarakat menyuarakan kebutuhan air bersih. Permintaan itu lewat Pak Wali Kota dan kemudian diteruskan kepada kami, jelasnya.


Perhatian serupa juga diberikan kepada masyarakat di Halong Atas, tepatnya di belakang Kopertis, RT 36/RW 12.


Pieter mengatakan, berdasarkan peninjauan langsung di lokasi, terdapat sekitar 26 kepala keluarga (KK) yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.


Selama ini, warga harus mengandalkan pasokan air melalui mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Ada 26 KK yang membutuhkan air bersih. Mereka mengambil air dari mobil tangki dan nilainya cukup mahal, katanya.


Kondisi tersebut mendorong Perumdam Tirta Yapono untuk mencari solusi agar masyarakat tidak terus bergantung pada pasokan air tangki yang membutuhkan biaya tambahan.


Pieter menargetkan kebutuhan air bersih masyarakat di RT 36/RW 12 Halong Atas dapat ditangani pada September 2026.


Pemerintah kota lewat Perumdam hadir menjawab apa yang menjadi kebutuhan mereka. Kita harap RT 36/RW 12 Halong Atas juga akan kita selesaikan bulan September, ujarnya.


Pieter menegaskan, pemberian bantuan kepada anak yang masuk dalam penanganan stunting dan perluasan jaringan air bersih merupakan bagian dari tanggung jawab Perumdam Tirta Yapono sebagai perusahaan daerah.


Menurutnya, momentum HUT ke-46 tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia perusahaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.


Rangkaian ini adalah bagian dari tugas kita, sekaligus dalam rangka HUT ke-46 Perumdam Tirta Yapono dan rangkaian HUT Kota Ambon, pungkasnya.


Melalui program sosial dan perluasan pelayanan air bersih tersebut, Perumdam Tirta Yapono diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan yang lebih merata sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT