Ambon, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota Ambon mulai mempercepat program peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah kawasan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pekerjaan jalan aspal tahun anggaran 2026 kini mulai memasuki tahap pelaksanaan setelah sejumlah paket pekerjaan melewati proses lelang dan kontrak.
Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, ST., MT., mengatakan terdapat empat paket pekerjaan jalan aspal yang diproses Pemerintah Kota Ambon pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, dua paket telah menyelesaikan proses kontrak dan segera memasuki pekerjaan fisik.
Untuk pekerjaan jalan aspal Pemerintah Kota Ambon tahun 2026, ada empat yang baru proses lelang. Dari empat itu, dua sudah berkontrak, kata Melianus saat diwawancarai.
Dua pekerjaan yang telah berkontrak tersebut berada di kawasan Benteng dan Jembatan Jodoh. Menurutnya, pekerjaan di kawasan Benteng lebih dahulu berjalan karena proses kontraknya dilakukan lebih awal.
Sementara untuk ruas Jembatan Jodoh, kontrak pekerjaan baru dilakukan pada 18 Agustus 2026. Setelah tahapan Pre Construction Meeting (PCM) selesai, PUPR akan melanjutkan dengan Mutual Check 0 (MC-0) sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Untuk Jembatan Jodoh, kemarin baru berkontrak tanggal 18. PCM juga sudah selesai. Besok kita ambil MC-0, sehingga minggu depan pekerjaan sudah harus mulai, jelasnya.
Melianus menambahkan, selain Jembatan Jodoh, Pemkot Ambon juga menyiapkan pekerjaan pada ruas Jalan Benteng Karang menuju lokasi pembangunan tempat pengolahan sampah. Saat ini, pekerjaan tersebut masih berada dalam tahapan proses persiapan.
Ia menegaskan, perbaikan jalan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon meningkatkan kualitas infrastruktur dasar sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kita terus berupaya supaya kondisi jalan di Kota Ambon semakin baik dan masyarakat semakin nyaman,” ujarnya.
Untuk pekerjaan di Jembatan Jodoh, PUPR menetapkan waktu pelaksanaan selama sekitar 30 hari kalender. Dengan panjang ruas yang ditangani berkisar antara 700 hingga 800 meter, pekerjaan tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target apabila kondisi lapangan mendukung.
Untuk jenis pekerjaan aspal, jadwal pekerjaannya hanya 30 hari. Panjangnya sekitar 700 sampai 800 meter. Jadi kita targetkan pekerjaan selesai dalam waktu 30 hari, tandas Melianus.
PUPR Kota Ambon memastikan proses pekerjaan akan terus dipantau agar pelaksanaannya berjalan sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan. Pemerintah berharap peningkatan sejumlah ruas jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan yang menjadi sasaran pekerjaan. (Za)
