Wali Kota Ambon Perketat Penggunaan Gadget di Sekolah, Libatkan Orang Tua Bentengi Anak dari Dampak Negatif Era Digital - globaltimurnn.com

Kamis, 23 Juli 2026

Wali Kota Ambon Perketat Penggunaan Gadget di Sekolah, Libatkan Orang Tua Bentengi Anak dari Dampak Negatif Era Digital


Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon segera menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan handphone (HP) dan gadget di seluruh sekolah sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin, kondusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. 


Kebijakan tersebut akan dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Ambon yang akan diberlakukan bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Ambon.


Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., menegaskan bahwa selama jam pelajaran berlangsung siswa tidak diperkenankan menggunakan handphone, baik untuk bermain maupun aktivitas lain yang tidak berkaitan dengan proses belajar mengajar.


"Pemkot Ambon akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh sekolah. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, siswa tidak diperbolehkan menggunakan handphone agar mereka lebih fokus mengikuti pelajaran," tegas Wali Kota.


Ia menjelaskan, setiap sekolah akan menyiapkan tempat penyimpanan khusus berupa loker untuk menyimpan handphone milik siswa sebelum proses belajar dimulai. Setelah jam pelajaran berakhir, perangkat tersebut dapat diambil kembali oleh masing-masing siswa.


Menurutnya, langkah tersebut bukan bertujuan melarang anak mengenal teknologi, melainkan mengatur penggunaannya agar lebih bijaksana dan mendukung proses pendidikan.


"Teknologi adalah bagian dari kehidupan saat ini, tetapi penggunaannya harus tepat. Di sekolah, prioritas utama anak adalah belajar, berinteraksi dengan guru, dan membangun karakter," ujarnya.


Wali Kota juga menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini membutuhkan dukungan penuh dari orang tua. Pengawasan di rumah dinilai menjadi faktor penting karena anak tetap memiliki akses terhadap perangkat digital di luar lingkungan sekolah.


Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, orang tua diharapkan lebih aktif mendampingi anak saat menggunakan gadget agar tidak terpapar konten negatif, seperti pornografi, perjudian online, kekerasan, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan media digital lainnya.


"Pemerintah tidak anti terhadap teknologi. Yang kami inginkan adalah anak-anak memanfaatkan teknologi secara sehat, cerdas, dan bertanggung jawab sehingga mendukung prestasi belajar serta pembentukan karakter mereka," kata Wattimena.


Melalui kebijakan ini, Pemkot Ambon berharap tercipta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, disiplin, serta mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di era digital. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT