Tingkatkan Literasi Keuangan Guru, OJK Maluku Gelar Training Of Trainers dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan kepada Guru SMP/MTs se-Kota Ambon - globaltimurnn.com

Selasa, 14 Juli 2026

Tingkatkan Literasi Keuangan Guru, OJK Maluku Gelar Training Of Trainers dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan kepada Guru SMP/MTs se-Kota Ambon


Ambon
, globaltimurnn.com Tingkatkan Literasi Keuangan Guru, OJK Maluku menggelar Training of Trainers dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan kepada Guru SMP/MTs se-Kota Ambon   


Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus berupaya melaksanakan program  untuk peningkatan literasi  keuangan kepada masyarakat termasuk kepada segmen Guru. 


Keberadaan guru dengan tingkat literasi keuangan yang baik akan berdampak pada peningkatkan literasi keuangan bagi para murid yang ada di lingkungan sekolah. 


Untuk mencapai hal tersebut, OJK Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) dan pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan bagi para guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Sekolah Menengah  Pertama (SMP) dan Madrasah  Tsanawiyah (MTs) se-Kota Ambon pada 30 Juni 2026 yang merupakan program sinergi antara OJK Provinsi Maluku dengan Pemerintah Kota Ambon dan Kementerian Agama Kota Ambon.  


Kegiatan ini diikuti oleh 45 (empat puluh lima) orang guru Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs.  


Kegiatan ini juga merupakan  bagian dari rangkaian pelaksanaan  Bulan Literasi Keuangan 2026 di Kota Ambon dan tindak lanjut Surat Edaran Walikota Ambon Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tanggal 18 April 2026 tentang Implementasi Pelaksanaan Program Bersama  Tingkatkan Literasi Keuangan Satu  Rekening Satu Pelajar (BETA KEJAR).  


Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady dalam sambutannya menyatakan bahwa guru menjadi salah satu faktor  penting yang dapat  mengakselerasi tingkat literasi keuangan dan membentuk karakter  serta perilaku keuangan generasi  muda untuk mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera.   


“Bapak/Ibu Guru kami harapkan  dapat menjadi bagian penggerak  Duta Literasi Keuangan yang akan membangun generasi muda cerdas keuangan melalui penyampaian edukasi keuangan yang terstruktur, pemberian informasi terkini tentang jasa keuangan, dan pembentukan karakter para murid, sehingga mendukung terwujudnya masyarakat Maluku yang lebih baik,” ungkap Haramain.   

 

Haramain menambahkan bahwa para Guru peserta ToT diharapkan dapat turut aktif menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar waspada terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal, kejahatan keuangan, dan penipuan transaksi keuangan.  


“Saya ikut mengajak Bapak dan Ibu Guru peserta ToT menjadi agen perubahan yang menginspirasi  masyarakat untuk cerdas dalam  mengelola keuangan dan berani mengatakan tidak terhadap  berbagai jenis aktivitas keuangan  ilegal dan membantu perkuat  pemahaman masyarakat agar  terhindar dari berbagai bentuk  kejahatan di sektor jasa keuangan termasuk penipuan transaksi keuangan”, pungkas Haramain.  


Kegiatan ToT ini bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi keuangan serta mampu mengimplementasikan Modul Ajar Literasi Keuangan  dalam proses pembelajaran.  Sebagaimana diketahui  sebelumnya bahwa Walikota Ambon telah meluncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs pada perayaan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2026.  


Kegiatan ToT ini menghadirkan  berbagai narasumber mulai dari  Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Ambon, hingga praktisi dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di Kota Ambon, antara lain Bank  Maluku dan Maluku Utara, Bank  Syariah Indonesia, Bursa Efek  Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Pegadaian cabang ambon, dan Adira Finance Cabang Ambon.  (Rdks) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT