Ternate, globaltimurnn.com - SOSBANG Satgaswil Malut berkolaborasi dengan Kesbangpol Kota Ternate dengan TEMA "Paskibraka Tangguh Ideologi Pancasila" kepada Calon Paskibraka Kota Ternate Tahun 2026 guna mencegah Bahaya Penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme Dan Terorisme (IRET) serta Kekerasan Nihilistik tipe TCC.
Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menjadi narasumber dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon pasukan pengibar bendera pusaka tingkat kota ternate tahun 2026, di dampingi BRIPKA AMRI dan HIDAYAT M. SALEH, SE selaku pelatih dari para calon paskibraka kota ternate tahun 2026.
Kegiatan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIT s.d. selesai di ruang aula Kantor Kesbangpol Kota Ternate, Kel. Marikurubu, Kec. Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, dengan peserta calon paskibraka kota ternate sebanyak 63 siswa pilihan dari sma sekota ternate.
Dalam kegiatan tersebut Briptu Idris Tuguis ( Banit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri ) sebagai narasumber dari Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri.
Briptu Idris Tuguis menyampaikan Data bahwa terdapat 112 anak terpapar radikal-terorisme yang tersebar di 26 wilayah, dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Barat (18 anak) dan Jawa Tengah (11 anak). Rentang usia 10-18 tahun menegaskan kerentanan remaja terhadap proses radikalisasi yang berlangsung bertahap dan relatif koheren secara ideologis. Paparan umumnya terjadi melalui keluarga, lingkungan sosial, serta konsumsi propaganda dan glorifikasi aksi teror yang membingkai kekerasan sebagai Bentuk perjuangan atau pengorbanan.
Di sisi lain, 70 anak terpapar kekerasan tipe TCC tercatat di 18 provinsi, dengan 67 anak telah mendapatkan intervensi. Kasus terbanyak ditemukan di DKI Jakarta (15 anak) dan Jawa Barat (12 anak), dengan rentan usia 11-19 tahun. Berbeda dari radikalisasi terorisme, kekerasan pada kelompok ini bersifat nihilistik dan tidak koheren secara ideologis, lebih dipicu oleh faktor psikososial seperti perundungan, kekerasan domestik, keterasingan, dan konsumsi intensif konten kekerasan daring.
Akhir dari kegiatan tersebut, BRIPKA AMRI (Pelatih Calon Paskibraka) menyampaikan terimakasih kepada Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri yang sudah mau hadir dan memberikan pengetahuan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan kepada Calon Paskibraka Kota Ternate Tahun 2026. (V374)


