Bodewin Wattimena Resmi Lantik Roberd Sapulette sebagai Sekda Definitif, Tegaskan Era Baru Birokrasi Ambon yang Profesional dan Melayani - globaltimurnn.com

Senin, 20 Juli 2026

Bodewin Wattimena Resmi Lantik Roberd Sapulette sebagai Sekda Definitif, Tegaskan Era Baru Birokrasi Ambon yang Profesional dan Melayani


Ambon
, Globaltimurnn.com – Setelah melalui seluruh tahapan seleksi terbuka berbasis merit system, Roberd Sapulette, ST., MT. akhirnya resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., dalam prosesi Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (21/07/2026).


Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui kepemimpinan birokrasi yang definitif, profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.


Pengangkatan Roberd Sapulette dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 28474-R-AK.02.03-SD-F-2026 tanggal 3 Juni 2026 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon, serta Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 554 Tahun 2026 tanggal 23 Juni 2026 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon.


Acara pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku selaku Ketua Panitia Seleksi Sekda Kota Ambon beserta seluruh anggota panitia seleksi, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Ambon, Wakil Wali Kota Ambon, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa proses seleksi Sekda berlangsung secara objektif, profesional, dan sepenuhnya mengedepankan prinsip merit system, sehingga menghasilkan figur terbaik untuk memimpin birokrasi Pemerintah Kota Ambon.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses seleksi merupakan bentuk transparansi pemerintah, sekaligus memberikan ruang bagi publik untuk menyampaikan masukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian tanpa mengintervensi keputusan akhir.


"Kami ingin memastikan bahwa setiap pengangkatan pejabat dilakukan sesuai aturan, transparan, akuntabel, dan berbasis pada kompetensi. Karena itu seluruh proses seleksi kami buka secara luas agar masyarakat ikut mengawal jalannya pemerintahan yang bersih," kata Bodewin.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada tiga peserta seleksi lainnya, yakni Apries Benel Haspes, Steven Dominggus, dan Richard Luhukay, yang dinilai memiliki kemampuan serta kapasitas yang sama baiknya.


"Semua peserta merupakan putra-putra terbaik Pemerintah Kota Ambon. Namun karena jabatan Sekda hanya satu, maka keputusan yang diambil hari ini adalah pilihan terbaik bagi organisasi," ujarnya.


Kepada Roberd Sapulette, Wali Kota menitipkan sejumlah tugas strategis yang harus segera diwujudkan, mulai dari memperkuat koordinasi antar-OPD hingga memastikan seluruh kebijakan pemerintah berjalan efektif.


Bodewin menegaskan bahwa Sekretaris Daerah bukan sekadar jabatan administratif, tetapi merupakan pemimpin birokrasi yang bertanggung jawab menggerakkan seluruh perangkat daerah agar bekerja dalam satu arah yang sama.


"Pak Sekda harus menjadi penghubung seluruh OPD, memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, program prioritas terlaksana, dan seluruh ASN bergerak dalam semangat pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.


Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD memberikan dukungan penuh kepada Sekda definitif demi memperkuat soliditas organisasi.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan perhatian khusus terhadap reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.


Ia meminta seluruh OPD segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas agar masyarakat memperoleh kepastian waktu dalam setiap pelayanan pemerintahan.


"Jangan lagi ada birokrasi yang berbelit-belit. Masyarakat harus mengetahui kapan urusannya selesai. Itu menjadi ukuran kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat," ujarnya.


Selain itu, Bodewin menginginkan birokrasi Pemerintah Kota Ambon menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, memangkas prosedur yang tidak efektif, serta membangun budaya kerja yang cepat, responsif, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.


Dalam arahannya, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan netralitas seluruh Aparatur Sipil Negara.


Menurutnya, kualitas birokrasi tidak hanya diukur dari kemampuan bekerja, tetapi juga dari kejujuran, disiplin, dan komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Integritas harus menjadi fondasi utama birokrasi. ASN yang profesional akan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," katanya.


Menutup sambutannya, Bodewin mengajak seluruh ASN melupakan dinamika yang terjadi selama proses seleksi Sekda dan kembali memperkuat kebersamaan untuk membangun Kota Ambon.


Ia menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon harus memberikan dukungan penuh kepada Sekda definitif sebagai pemimpin birokrasi.


"Proses seleksi telah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu, bekerja bersama, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Ambon. Apa yang menjadi arahan Sekda adalah bagian dari kebijakan pemerintah yang harus didukung bersama," tegasnya.


Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengucapkan selamat kepada Roberd Sapulette beserta keluarga atas amanah yang diterima, seraya mengingatkan bahwa jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan, negara, dan masyarakat.


"Selamat menjalankan amanah sebagai Sekretaris Daerah Kota Ambon. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan Kota Ambon serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT