Ambon, Globaltimurnn.com – Upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melalui berbagai kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui pelaksanaan Ibadah Gereja Oikumene yang digelar bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Ambon, Rabu (17/06/2026).
Bertempat di Gereja Ebenhaezer Rutan Kelas IIA Ambon, puluhan warga binaan beragama Kristen mengikuti ibadah dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Adelle Kakisina dari Kementerian Agama Kota Ambon yang hadir memberikan pelayanan rohani sekaligus penguatan iman bagi para peserta.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, kegiatan rohani yang dilaksanakan secara rutin mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan sikap dan karakter warga binaan.
“Melalui kegiatan ibadah seperti ini, kami berharap warga binaan memperoleh penguatan mental dan spiritual selama menjalani masa pembinaan. Pembinaan keagamaan menjadi sarana yang efektif dalam membentuk kepribadian yang lebih baik, menumbuhkan harapan, serta mempersiapkan mereka untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat,” ujar Jefry.
Dalam rangkaian ibadah, warga binaan diajak mengikuti pujian dan penyembahan, doa bersama, pembacaan Firman Tuhan, serta mendengarkan pesan-pesan rohani yang memberikan motivasi untuk terus memperbaiki diri.
Dalam khotbahnya, Adelle Kakisina mengingatkan warga binaan agar tidak kehilangan harapan meski tengah menjalani masa pembinaan. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik dengan tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
“Masa pembinaan ini hendaknya menjadi waktu untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dan selalu membuka jalan bagi setiap orang yang mau bertobat serta berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Suasana ibadah berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Warga binaan terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya pembinaan rohani dalam proses perubahan diri.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama Kota Ambon dan Rutan Kelas IIA Ambon, program pembinaan keagamaan diharapkan terus berkelanjutan guna membentuk warga binaan yang beriman, berkarakter, serta siap kembali menjadi bagian yang produktif di tengah masyarakat.
"Pembinaan Rohani Menjadi Jalan Perubahan, Harapan Baru bagi Warga Binaan di Rutan Ambon."(Za)

