
Foto : Empat Petugas Raih Predikat Pegawai Teladan, Rutan Ambon Perkuat Budaya Kerja Berintegritas
Ambon, Glibaltimurnn.com – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas terus diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja terbaik, empat petugas Rutan Ambon menerima penghargaan sebagai Pegawai Teladan periode Mei 2025, Senin (08/06/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada Salma, Idris, Asmin, dan Niels yang dinilai berhasil menunjukkan performa kerja terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, etika kerja hingga kontribusi terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan bahwa penghargaan Pegawai Teladan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari strategi organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Rutan Ambon.
"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras pegawai yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," ujar Jefry.
Menurutnya, budaya apresiasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kompetitif, dan produktif. Dengan adanya penghargaan tersebut, setiap pegawai didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Keempat penerima penghargaan memiliki keunggulan dan kontribusi yang berbeda-beda. Salma dinilai konsisten menunjukkan dedikasi tinggi serta komitmen kuat dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Profesionalisme dan ketekunannya dalam bekerja menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih penghargaan tersebut.
Sementara itu, Idris memperoleh penilaian positif berkat kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi. Perannya dalam mendukung berbagai program kerja serta kemampuannya menjalankan tugas secara profesional menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.
Asmin terpilih sebagai Pegawai Teladan karena dinilai memiliki integritas dan etos kerja yang baik. Selain itu, kemampuannya membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan sesama rekan kerja turut memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja.
Adapun Niels menerima penghargaan berkat semangat kerja, tanggung jawab, serta konsistensi yang ditunjukkannya dalam setiap pelaksanaan tugas. Sikap positif dan dedikasi yang ditampilkan selama ini dinilai mampu menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya.
Prosesi pemberian penghargaan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Momen tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas capaian para pegawai berprestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan kerja.
Melalui program Pegawai Teladan, Rutan Ambon berharap dapat terus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada prinsip Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (Za)

