
Foto : Lanal Aru Jalani Audit Kinerja Administrasi dan Pengecekan Fisik Alat Apung
Aru, Globaltimurnn.com - Pangkalan TNl Angkatan Laut (Lanal) Aru menjalani pendalam materi administrasi dan pengecekan fisik Alat Apung yang dimiliki satuan dalam Audit Kinerja iternal oleh Tim Inspektorat Kodaeral lX di hari kedua ini, Jumat (8/5/2026).
Tim Inspektorat Kodaeral lX yang diawaki Ir Um ltkodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Togar Pangaribuan didampingi Ir Ops ltkodaeral IX Kolonel (Mar) Sigit Sugihartono dan Irben Itkodaeral IX, Kolonel Laut (T) Hendri Priyono di hari ke-2 ini dokumen administrasi di Lanal Aru.
Hal ini sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja serta pengelolaan anggaran satuan.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh ketelitian dan profesionalisme tersebut, dilanjutkan pada pukul 14.00 WIT dengan verifikasi fisik di lapangan melalui peninjauan langsung Alat Apung (Alpung) Lanal Aru, yakni KAL Pulau Trangan dan Patkamla Enau.
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan unsur, kesesuaian administrasi dengan kondisi riil di lapangan, serta optimalisasi dukungan operasional dalam pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perairan.
Dalam pelaksanaannya, Tim Audit Kodaeral lX melakukan pengecekan terhadap kondisi material, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan operasional unsur patroli yang menjadi ujung tombak pengawasan dan pengamanan laut di wilayah kerja Lanal Aru.
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari fungsi kontrol organisasi agar seluruh pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan Wasrik ini, diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan bagi jajaran Lanal Aru dalam meningkatkan kualitas kinerja satuan, efektivitas organisasi, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran maupun pelaksanaan kegiatan operasional.
Kehadiran Tim Wasrik Kodaeral IX juga menjadi wujud komitmen TNI AL dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, modern, dan tangguh demi mendukung kesiapsiagaan pertahanan laut di wilayah timur Indonesia. (V374)

