Dari Sekolah Hanya 9 Siswa Hingga Jadi Harapan Baru Pendidikan Waiheru, SMP Negeri 24 Ambon Terus Berbenah - globaltimurnn.com

Jumat, 15 Mei 2026

Dari Sekolah Hanya 9 Siswa Hingga Jadi Harapan Baru Pendidikan Waiheru, SMP Negeri 24 Ambon Terus Berbenah

Foto : Dari Sekolah Hanya 9 Siswa Hingga Jadi Harapan Baru Pendidikan Waiheru, SMP Negeri 24 Ambon Terus Berbenah

Ambon
, Globaltimurnn.com – Perjalanan SMP Negeri 24 Ambon menjadi salah satu sekolah yang terus berkembang di kawasan Waiheru penuh dengan cerita perjuangan, doa, dan dukungan masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 24 Ambon, Rusdin S, Pd. MPD. saat memberikan membersihkan keterangan kepada awak media dalam pembukaan Turnamen Gawang Mini Pendukung Cup Season 3 Tahun 2026 di lingkungan sekolah, Sabtu (16/05/2026).


Rusdin mengungkapkan bahwa SMP Negeri 24 Ambon merupakan sekolah negeri termuda di Kota Ambon yang berdiri pada 27 Juli 2017. Ia menyebut proses lahirnya sekolah tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan Pemerintah Negeri Waiheru.


Menurutnya, ide pendirian sekolah bermula dari diskusi sederhana bersama Raja Negeri Waiheru karena saat itu wilayah tersebut belum memiliki SMP Negeri.


“Awalnya kami melihat kebutuhan masyarakat Waiheru terhadap sekolah negeri sangat besar. Dari situlah muncul gagasan untuk mendirikan SMP Negeri 24 Ambon,” ungkapnya.


Ia menjelaskan, pada tahun pertama sekolah tersebut hanya memiliki sembilan siswa yang sebagian besar merupakan anak-anak putus sekolah. Namun perlahan, jumlah peserta didik terus meningkat berkat dukungan masyarakat, pemerintah, dan kerja keras para guru.


Kini, jumlah siswa SMP Negeri 24 Ambon telah berkembang menjadi sekitar 210 orang.


Rusdin menegaskan bahwa perjalanan sekolah itu penuh tantangan, namun ia percaya sekolah tersebut dapat bertahan dan berkembang karena doa serta dukungan banyak pihak.


“Sekolah ini berdiri bukan semata karena kekuatan manusia, tetapi karena doa orang tua, perjuangan para guru, dan dukungan masyarakat,” katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan Dinas Pendidikan yang telah membantu pembangunan sarana sekolah, termasuk pembangunan enam ruang kelas baru pada tahun 2022 serta tambahan tiga ruang belajar pada tahun 2024.


Dalam kesempatan itu, Rusdin menegaskan bahwa Pendukung Cup bukan sekadar ajang olahraga semata, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberadaan SMP Negeri 24 Ambon kepada masyarakat luas.


“Kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana sekolah ini dikenal dan menjadi bagian dari perkembangan pendidikan di Waiheru,” ujarnya.


Lebih lanjut, Ia menegaskan komitmennya membangun lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi siswa.


Di sisi lain, Rusdin juga menyampaikan permohonan kepada pihak pemerintahan, atas sejumlah kebutuhan infrastruktur yang masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan ruang kelas, akses jalan menuju sekolah, hingga penanganan longsor di sekitar area Masjid Ar-Rahman SMP Negeri 24 Ambon.


Menanggapi hal tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon, Edwin Pattikawa memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Pemerintah Kota Ambon untuk menjadi perhatian bersama.


Edwin juga menyoroti pentingnya pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah tersebut. Sebagai Ketua PMI Kota Ambon, dirinya berkomitmen mendorong pembentukan serta pembinaan PMR sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial bagi siswa.


Dengan semangat pembangunan pendidikan dari wilayah Waiheru, SMP Negeri 24 Ambon kini terus menata masa depan sebagai sekolah yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan prestasi generasi muda Kota Ambon. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT