![]() |
| Foto : 4 Pelaku Kekerasan Bersama Dan Penganiayaan Warga Ursana Di Rumberu Resmi Di Polisikan, Polisi Buru Pelaku |
SBB, Globaltimurnn.com - 4 (empat) pelaku kekerasan bersama dan penganiayaan terhadap warga masyarakat Desa Hunitetu, Dusun Ursana kilo 7, yang terjadi sehari kemarin, resmi dipolisikan oleh keluarga korban siang kemarin di Polsek Kairatu.
Berdasarkan informasi yang diterima media Globaltimurnn.com pagi ini, keluarga korban sebagai pelapor menjelaskan" Kemarin saat sejumlah aparat keamanan baik dari pihak TNI, maupun Polri dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan BAP cek ke TKP, pelaku yang di undang sempat mendekati lokasi Balai Desa, namun sangat di sayangkan beberapa menit kemudian pelaku kemudian menghilang masuk hutan hingga saat ini belum diketahui keberadaan mereka.
Keluarga korban berharap Polisi sebagai penegak hukum dapat bertindak terukur, masif, dan sesuai prosedur serta penanganan dengan serius penegakan hukum-nya.
Keluarga korban berharap pelaku segera dapat di proses sesuai hukum yang berlaku atas perbuatan-nya, yang sudah melakukan kekerasan bersama dan penganiayaan.
Sementara Kapolsek Kairatu AKP. Esau Masbaitubun saat dihubungi menjelaskan" Pihaknya menyikapi akan persoalan tersebut bersama personel lansung datangi Dusun Ursana dan bersama masyarakat serta Kadus melakukan pertemuan singkat guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Pasalnya" Pihaknya lansung melakukan koordinasi dengan pihak Dusun dan pihak Desa Rumberu baik pihak Desa maupun pihak Ketua Majelis Jemaat GPM Rumberu guna membantu 5 personel Polsek Kairatu dalam melaksanakan proses penyelidikan terhadap keempat pelaku yang sedang melarikan diri ke hutan. Ujarnya
Ditambahkan-nya" Saat melakukan pertemuan di Dusun Ursana pagi tadi, dirinya berharap kepada masyarakat untuk tetap menahan diri dan menjaga Kamtibmas tetap. Dalam situasi yang aman.
Bahkan dihimbaukan kepada masyarakat agar percayakan kepada Polisi sebagaimana persoalan tersebut sudah dalam proses pengaduan pihak korban sehingga pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan upaya penanganan untuk menghadirkan pelaku untuk bisa di proses sesuai aturan yang berlaku.
Pihaknya juga berharap agar masyarakat Rumberu membantu untuk selalu menyampaikan informasi keberadaan pelaku sehingga bisa perlancar proses penanganan hukum. Pungkasnya
Informasi terakhir yang diterima pagi ini dari keluarga korban, korban sedang dirawat di puskesmas Inamosol, dan sementara alami sesak nafas akibat benturan akibat di hantam oleh pukulan keempat pelaku. (V374)

