
Foto : Safari Ramadhan 1447 H Sukses Digelar di Manusela Pemkot Ambon Tunjukkan Kehadiran dan Peduli Bersama Masyarakat
Ambon, Globaltimurnn.com - Pada Senin (02/03/2026), halaman Masjid Al-Ikhwan di BTN Manusela, RW 21 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, menjadi lokasi ketiga dari lima rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Ambon.
Kegiatan yang menjadi wujud silaturahmi dan kepedulian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, pimpinan OPD terkait, Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua Baznas Kota Ambon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Camat Sirimau, Raja Negeri Batu Merah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Walikota Bodewin menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya acara rutin, melainkan bentuk kehadiran pemerintah yang erat menyatu dengan masyarakat. "Pemerintah kota ada bersama kalian untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan sukacita. Meskipun tidak bisa menjangkau semua warga, setidaknya ini menjadi bukti bahwa kami hadir dan peduli," ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan khusyuk. Bersama Balai POM, pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang beredar juga telah dilakukan. "Alhamdulillah, hasil uji menunjukkan kuliner di Kota Ambon aman dan memenuhi standar keamanan untuk dikonsumsi," jelas Walikota.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Ambon membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang telah terdata, sementara Baznas Kota Ambon menambah 25 paket sembako lagi. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Waihaong dan Wara, dengan dua lokasi lainnya akan segera diikuti.
Walikota juga menegaskan bahwa komitmen membangun kebersamaan lintas agama bukan hanya terwujud melalui Safari Ramadhan, melainkan juga Safari Natal setiap tahunnya. Hal ini menjadi bagian penting dari visi Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Pemerintah juga terus memfasilitasi berbagai perayaan keagamaan, mulai dari Festival Ramadhan, Festival Imlek, Jalan Salib, hingga rencana Festival Ogo-Ogo menjelang Nyepi.
"Kota ini milik kita bersama. Mari kita jaga kedamaian dan saling menghargai. Ramadhan adalah momen emas untuk memperkuat iman, takwa, dan solidaritas sosial," tegasnya.
Terkait kebutuhan infrastruktur yang disampaikan masyarakat seperti perbaikan jalan, penerangan, dan air bersih, Walikota meminta kesabaran karena pembangunan harus dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas akibat keterbatasan anggaran. "Kita punya niat tulus untuk membangun Kota Ambon. Jika anggaran memungkinkan, semua bisa kita kerjakan sekaligus, tapi saat ini kita lakukan secara bertahap," jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Abdul Karim, yang mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT. Mengutip ayat Al-Qur'an, ia menjelaskan bahwa Allah Maha Kaya dan hanya mengharapkan rasa syukur dari hambanya. "Jika kita bersyukur, nikmat akan ditambah, namun jika mengeluh dan kufur nikmat, azabnya sangat pedih," ucapnya.
Ustaz Abdul Karim juga menekankan bahwa syukur tidak hanya melalui lisan, melainkan juga amal perbuatan seperti zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang sah seperti Baznas. "Ramadhan adalah bulan kasih sayang dan perlombaan kebaikan. Mari kita berbagi kepada yang membutuhkan dan jangan pernah mengeluh atas rezeki yang telah ditetapkan Allah," pesannya.
Safari Ramadhan di BTN Manusela pun ditutup dengan suasana khidmat dan penuh keakraban, menjadi bukti komitmen bersama untuk menjaga toleransi dan membangun Ambon yang damai serta sejahtera. (Za)

