
Foto : Seorang Warga Banda Neira Berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan Pada Gunung Api Banda
Banda Naira, Globaltimurnn.com - Kondisi membahayakan jiwa manusia terjadi di Gunung Api Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Seorang perempuan warga Desa Nusantara, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah mengalami terkilir pada pergelangan kaki usai menuruni puncak Gunung Api Banda. Kantor SAR Ambon melalui Pos SAR Banda yang menerima informasi tersebut sekitar pukul 00.20 malam merespon cepat laporan tersebut dengan mengerahkan personil serta unsur masyarakat bergerak menuju Gunung Api Banda pada koordinat 4°31'23.40"S - 129°52'52.38"E, jarak -+ 3,69 Kilometer dan Heading 269,94° arah Barat dari pos SAR Banda.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan "Usai menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan dikerahkan guna mengevakuasi korban. Setelah tiba dilokasi pukul 02.25 dini hari, Tim SAR Gabungan selanjutnya menyiapkan korban untuk dievakuasi.
Proses evakuasi korban berjalan dengan lancar namun tetap memperhatikan safety. Dan alhamdulillah pada sekitar pukul 04.40 dini hari Tim SAR Gabungan bersama korban berhasil tiba dengan selamat di Desa Nusantara selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Arafah menambahkan, Korban atas nama Tiara, perempuan berusia 20 tahun diketahui bersama rekan-rekannya pada tanggal 07/02 sekitar pukul 15.02 WIT mendaki Gunung Api Banda serta ingin mendirikan tenda untuk bermalam pada puncak gunung. Namun setelah tiba di puncak gunung dan menunggu salah seorang rekan mereka yang membawa tenda tak kunjung datang, mereka membatalkan rencana camping di puncak gunung dan memilih kembali. Saat menuruni lereng gunung kaki korban mengalami terkilir dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Data Korban : Tiara (P/20)
Pelaksanaan Operasi SAR melibatkan Unsur SAR diantaranya, Rescuer Pos SAR Banda, serta masyarakat setempat.
Alut dan Palsar yang digunakan yaitu, Rescue Car dan Longboat masyarakat.
Koondisi cuaca dilapangan dilaporkan Berawan tebal, Angin dari Barat hingga Barat Laut kecepatan 20 Knots, dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter.
Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (***)

