
Foto : Penuhi Kebutuhan Medis, Lapas Namlea Terima Bantuan Obat dan BMHP dari Dinkes Buru
Namlea, Globaltimurnn.com – Kebutuhan medis pada klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea mendapat perhatian khusus dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buru setelah diberikan bantuan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP). Bantuan tersebut diserahkan kepada petugas klinik pratama Lapas Namlea, Fransky Uneputty melalui penanggung jawab kefarmasian, alat kesehatan, dan PKRT Dinkes Kab. Buru, Jumat (20/02/2026).
Adapun bantuan obat-obatan yang diterima adalah 17 jenis obat-obatan dan BMHP yang terdiri dari obat antibiotik, analgesik, pereda nyeri, pencernaan, pernafasan, alergi, antiseptik, hingga multivitamin.
“Sesuai dengan permintaan yang kami ajukan, hari ini kami terima bantuan obat dan alat medis yang akan dipakai untuk melengkapi kebutuhan obat di klinik kami,” ujar Fransky.
Ia menjelaskan stok obat-obatan pada klinik Lapas harus selalu lengkap dan tersedia untuk keperluan perawatan kesehatan bagi warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan. Sehingga stok obat yang telah habis masa pakai atau kadarluarsa harus segera dipenuhi. “Ada sebagian jenis yang masih tersedia tetapi masih ada jenis-jenis lainnya yang sudah habis dan kami lakukan permintaan bantuan kepada pihak Dinkes,” jelasnya.
Sementara itu, pihak unit kefarmasian Dinkes, Nur Asma menyampaikan pemberian bantuan ini diserahkan kepada setiap instansi yang memiliki fasilitas kesehatan dan telah mempunyai ikatan kerja sama dengan Dinkes Kab. Buru khususnya Lapas Namlea.
Dari kerja sama yang telah kami sepakati, setiap permintaan dari Lapas akan kami salurkan sesuai daftar obat yang dibutuhkan, kami harap bantuan ini bisa meningkatkan mutu layanan kesehatan di Lapas, harap Nur.
Dilain kesempatan, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy mengatakan kebutuhan klinik Lapas Namlea terus diperhatikan oleh pihaknya agar dapat memberikan layanan kesehatan memadai.
“Kesehatan juga penting didalam Lapas, terutama untuk warga binaan yang harus kita jaga kondisi kesehatannya agar tetap prima dan sehat. Oleh karena itu, klinik juga harus siaga 24 jam dan lengkap dari segi obat dan alat penunjang medis agar setiap masalah kesehatan bisa tertanggulangi,” tegasnya.
(Za)