Menteri Agama Kunjungi Maluku : Dorong Banda Jadi Wisata Strategis & IAKN Ambon Jadi Universitas - globaltimurnn.com


Jumat, 16 Januari 2026

Menteri Agama Kunjungi Maluku : Dorong Banda Jadi Wisata Strategis & IAKN Ambon Jadi Universitas

Foto : Menteri Agama Kunjungi Maluku : Dorong Banda Jadi Wisata Strategis & IAKN Ambon Jadi Universitas

Ambon
, Globaltimurnn.com – Menteri Agama melakukan kunjungan kerja di Provinsi Maluku pada tanggal 16 hingga 17 Januari 2026, sebuah kegiatan yang dinilai sangat berarti bagi masyarakat setempat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kementerian Agama dan jajarannya. Hal itu disampaikan kepada awak media pada Sabtu (17/01/2026) oleh Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN), Prof. Dr. Yance Zadrak Rumahuru, MA.

 

Kunjungan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku dan dilakukan bersama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). 


Salah satu highlight kunjungan adalah kunjungan Menteri Agama ke berbagai situs sejarah dan budaya di Pulau Banda, seperti rumah bekas tinggal Hatta Syahrir dan rumah budaya, serta pemeriksaan kondisi istana Mini yang ada di kawasan tersebut. 


Dalam kesempatan itu, Menteri menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan benda-benda bersejarah dan budaya sebagai khazanah ilmu pengetahuan yang menjadi milik seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya masyarakat Maluku atau warisan dari masa penjajahan Belanda.

 

Pulau Banda dipandang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata strategis nasional, menjadikannya sebagai pilihan berikutnya setelah Bali, Lombok, dan Raja Ampat. Menteri Agama juga menyampaikan harapan agar Menteri Kebudayaan, Bapak Trison, dapat segera mengunjungi Banda untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah menggarap kawasan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia.

 

Selain fokus pada pariwisata dan budaya, kunjungan Menteri juga menyentuh isu pengembangan perguruan tinggi di Maluku. Dinyatakan bahwa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon akan menjalani transformasi kelembagaan menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) Ambon. Proses ini didukung karena lembaga tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan dan akan mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Agama.

 

Harapannya, koordinasi erat antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan mempercepat proses perubahan bentuk tersebut. Selain itu, perbedaan penerapan persyaratan teknis antara wilayah barat dan timur Indonesia juga akan menjadi perhatian khusus untuk mempermudah jalannya proses.

 

Universitas Kristen Negeri Ambon yang akan segera berdiri akan memiliki 21 program studi, terdiri dari program studi agama dan program studi umum yang terbuka bagi seluruh kalangan dari Sabang hingga Merauke tanpa memandang latar belakang agama. Saat ini, lembaga tersebut telah memiliki 68 dosen beragama Islam, dua dosen beragama Katolik, dan sekitar satu persen dari total 5.000 mahasiswanya adalah beragama Islam, yang tersebar di berbagai program studi seperti Pendidikan Anak Usia Dini, Pariwisata, Agama dan Budaya, Pendidikan Seni, serta Teknologi Pendidikan.

 

Untuk menjawab kebutuhan pembangunan sumber daya manusia di kawasan Timur Indonesia, UKN Ambon juga akan membuka program studi Sosiologi bidang yang sebelumnya hanya tersedia di Makassar. Informasi lebih lengkap mengenai profil lembaga dan seluruh program studi yang ditawarkan dapat diakses melalui situs resmi (iakn-ambon.ac.id.) (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT