Rutan Ambon Kembangkan 61 Bibit Ayam Petelur, Bekali Warga Binaan Keterampilan Beternak - globaltimurnn.com

Deskripsi gambar

Selasa, 20 Oktober 2026

Rutan Ambon Kembangkan 61 Bibit Ayam Petelur, Bekali Warga Binaan Keterampilan Beternak


  • Ambon, Globaltimurnn.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus berinovasi dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu langkah yang mulai dikembangkan adalah budidaya ayam petelur dengan memanfaatkan 61 bibit ayam sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang peternakan, Senin (19/10/2026).


Program ini menjadi bagian dari upaya Rutan Ambon dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai manfaat. Selain berpotensi menghasilkan telur untuk mendukung kebutuhan pangan, budidaya tersebut juga membuka kesempatan bagi warga binaan untuk belajar mengelola usaha peternakan secara bertahap.


Melalui kegiatan ini, warga binaan diperkenalkan dengan berbagai tahapan pemeliharaan ayam petelur, mulai dari pemberian pakan, perawatan ternak, pemantauan kondisi ayam, hingga menjaga kebersihan kandang. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang berguna ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, menegaskan bahwa pengembangan budidaya ayam petelur merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Menurutnya, kegiatan produktif seperti ini dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kemandirian.


“Melalui pengembangan budidaya ayam petelur ini, kami berharap dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Kami ingin program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Ambon memiliki manfaat nyata, sehingga warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan bekal untuk menjadi lebih mandiri ke depannya,” ungkap Meta Putra.


Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Rutan Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa pemeliharaan 61 bibit ayam petelur tersebut merupakan langkah awal untuk mengembangkan kegiatan pembinaan berbasis keterampilan peternakan.


Ia menilai, keberhasilan budidaya ayam petelur membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan perawatan secara rutin. Karena itu, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk kebiasaan kerja yang positif.


“Budidaya ayam petelur ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mempelajari keterampilan baru di bidang peternakan. Dalam prosesnya, diperlukan kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab agar ayam dapat dipelihara dengan baik. Kami berharap kegiatan ini dapat berkembang dan memberikan manfaat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan,” jelas Ode Ena.


Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari warga binaan. Domy, salah seorang peserta, mengaku senang karena kegiatan budidaya ayam petelur memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru sekaligus menjalani aktivitas yang lebih produktif selama berada di rutan.


“Saya senang dengan adanya kegiatan budidaya ayam petelur ini karena kami bisa belajar cara merawat dan memelihara ayam dengan baik. Dari kegiatan ini, kami juga belajar untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan yang kami dapatkan bisa berguna ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap Domy.


Dengan pengelolaan yang terarah, 61 bibit ayam petelur tersebut diharapkan dapat berkembang hingga memasuki masa produksi dan berpotensi menghasilkan telur. Namun, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada pemeliharaan yang konsisten, kecukupan pakan, kebersihan kandang, serta pemantauan kesehatan ternak.


Lebih dari sekadar kegiatan peternakan, program ini menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memahami pentingnya proses, disiplin, dan tanggung jawab dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan kegiatan produktif atau usaha mandiri setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.


Rutan Kelas IIA Ambon berkomitmen untuk terus mendorong program pembinaan kemandirian yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui pengembangan budidaya ayam petelur, Rutan Ambon berupaya mengoptimalkan potensi yang tersedia, mendukung ketahanan pangan, serta mempersiapkan warga binaan agar lebih siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT