Produktif dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Piru Panen 20 Kilogram Pepaya California - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Kamis, 29 Oktober 2026

Produktif dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Piru Panen 20 Kilogram Pepaya California


Piru
, Globaltimurnn.com — Ketekunan merawat tanaman kini membuahkan hasil bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru. Melalui program pembinaan kemandirian di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), warga binaan berhasil memanen 15 buah pepaya California dengan total berat mencapai 20 kilogram, Kamis (29/10/2026).


Panen tersebut bukan sekadar menghasilkan buah untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses pembinaan di balik tembok pemasyarakatan dapat membuka ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan produktif.


Dengan pendampingan petugas, warga binaan terlibat langsung dalam proses panen setelah melalui tahapan perawatan tanaman secara berkelanjutan. Setiap buah pepaya yang dipetik memiliki berat berkisar antara 1,5 hingga 3 kilogram, mencerminkan hasil dari ketekunan dan upaya pemeliharaan yang dilakukan.


Hasil panen kemudian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas. Sebagian lainnya dipasarkan kepada pedagang lokal, sehingga hasil kegiatan pertanian tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan internal Lapas, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.


Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, mengatakan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk keterampilan dan tanggung jawab warga binaan.


Menurutnya, proses budidaya mengajarkan warga binaan untuk memahami tahapan pertanian, mulai dari perawatan tanaman hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.


“Melalui kegiatan pertanian ini, Warga Binaan belajar merawat tanaman secara konsisten, memahami proses budidaya, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan. Pendampingan petugas diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Mustafa.


Manfaat pembinaan itu juga dirasakan langsung oleh warga binaan berinisial R, yang terlibat dalam perawatan tanaman pepaya sejak awal penanaman hingga masa panen.


Baginya, keberhasilan memetik buah dari tanaman yang dirawat sendiri memberikan pengalaman berharga. Proses tersebut mengajarkan pentingnya kesabaran, ketekunan, serta konsistensi dalam menyelesaikan pekerjaan.


“Dari awal menanam sampai akhirnya bisa panen, saya belajar bahwa tanaman membutuhkan perawatan dan kesabaran. Senang rasanya melihat hasilnya bisa dinikmati setelah melalui proses yang panjang,” ungkap R.


Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian diarahkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.


Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan pertanian dapat menjadi modal awal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif dan mandiri.


“Kami ingin Warga Binaan memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didukung agar proses pembinaan memberikan manfaat nyata,” ujar Hery.


Pengelolaan kebun SAE menjadi salah satu upaya Lapas Piru dalam mengembangkan pembinaan berbasis keterampilan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan memperoleh kesempatan untuk menghasilkan produk pertanian, memahami nilai kerja, dan belajar bertanggung jawab atas hasil yang dicapai.


Panen 20 kilogram pepaya California ini menjadi gambaran bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga pada pengembangan kemampuan yang dapat menunjang kehidupan setelah masa pidana berakhir.


Dari kebun SAE, harapan untuk membangun kemandirian terus ditumbuhkan. Setiap tanaman yang dirawat dan setiap buah yang dipanen menjadi bagian dari proses belajar untuk menyiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan keterampilan, pengalaman, dan semangat untuk memulai kehidupan yang lebih baik.(Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT