Ambon, Globaltimurnn.com — Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan di pundak, tetapi menjadi penanda bertambahnya tanggung jawab dan tuntutan untuk memberikan pengabdian yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., saat memimpin upacara laporan korps kenaikan pangkat 31 perwira Kodam XV/Pattimura periode 1 Oktober 2026.
Upacara berlangsung di Serambi Kehormatan Makodam XV/Pattimura, Ambon, Kamis (01/10/2026), dan diikuti para pejabat serta keluarga besar Kodam XV/Pattimura.
Dari 31 perwira yang menerima kenaikan pangkat, sebanyak lima perwira naik dari Letnan Kolonel menjadi Kolonel, empat perwira dari Mayor menjadi Letnan Kolonel, serta 22 perwira dari Kapten menjadi Mayor.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan, kenaikan pangkat patut disyukuri sekaligus dimaknai sebagai bentuk penghargaan negara terhadap perjalanan pengabdian, dedikasi, loyalitas, serta prestasi para prajurit.
Kenaikan pangkat bagi prajurit bukan merupakan hadiah dan bukan pula sesuatu yang otomatis, tetapi merupakan wujud penghargaan dari negara atas prestasi, dedikasi, dan loyalitas pengabdian yang telah ditunjukkan oleh para perwira, ujar Pangdam.
Ia menjelaskan, proses kenaikan pangkat dilakukan berdasarkan penilaian pimpinan yang objektif, menyeluruh, dan transparan. Penilaian tersebut mencakup kerja keras, prestasi, serta keberhasilan setiap perwira dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Karena itu, Pangdam mengingatkan agar kenaikan pangkat tidak berhenti sebagai sebuah kebanggaan pribadi. Justru, semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan.
Menurutnya, para perwira yang memperoleh kenaikan pangkat harus mampu menunjukkan peningkatan kualitas diri, kepemimpinan, keteladanan, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dihadapkan dengan tuntutan dan tantangan tugas TNI AD ke depan, saya berharap para perwira dapat menjadi panutan dan teladan bagi bawahannya. Lakukan yang terbaik dengan berani, tulus, dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas, tegasnya.
Pangdam juga mendorong para perwira untuk menjadikan momentum kenaikan pangkat sebagai titik awal untuk meningkatkan kontribusi bagi satuan. Mereka diharapkan mampu membangun organisasi sekaligus membentuk prajurit yang semakin kuat, tangguh, profesional, dan siap menjalankan tugas pokok sebagai alat pertahanan negara.
Pengabdian tersebut, lanjut Pangdam, tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di lingkungan satuan, tetapi juga melalui upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat komitmen pengabdian, serta memberikan karya terbaik bagi satuan, TNI AD, bangsa, dan negara, pesan Mayjen TNI Dody.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Basudara Pattimura.
Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para perwira yang menerima kenaikan pangkat hadir bersama keluarga. Ramah tamah tersebut menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi, soliditas, dan kebersamaan keluarga besar Kodam XV/Pattimura.
Dengan kenaikan pangkat tersebut, para perwira diharapkan tidak hanya membawa pangkat baru di pundak, tetapi juga semangat baru untuk menjawab tuntutan tugas dan memberikan pengabdian terbaik bagi TNI AD, bangsa, dan negara. (Za)
