Ambon, Globaltimurnn.com — Pemerintah Kota Ambon resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan 26–30 dan Golongan II Angkatan 13 Tahun 2026 di Balai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Selasa (06/10/2026).
Latsar tersebut diikuti 240 peserta, terdiri dari 200 CPNS Golongan III dan 40 CPNS Golongan II. Peserta terdiri dari 149 perempuan dan 91 laki-laki.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon, Roberd Sapulette, ST., MT., mengatakan Latsar bukan sekadar tahapan administratif untuk menjadi PNS, tetapi menjadi proses pembentukan karakter, integritas, disiplin dan kompetensi sebagai aparatur negara.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya menyampaikan selamat mengikuti Pelatihan Dasar kepada seluruh peserta. Saudara telah melewati proses seleksi yang panjang dan ketat, sehingga amanah sebagai calon ASN harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Roberd.
Ia meminta peserta memegang teguh nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Menurutnya, ASN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta memberikan pelayanan yang cepat, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Roberd juga menekankan pentingnya jiwa bela negara dan budaya antikorupsi. Para CPNS diminta menjauhi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan.
“Laksanakan tugas secara profesional dan jangan pernah melakukan praktik korupsi, kolusi maupun nepotisme. Layani masyarakat Kota Ambon secara adil dan tanpa pilih kasih,” tegasnya.
Pelaksanaan Latsar menggunakan metode blended learning, meliputi pembelajaran mandiri melalui MOOC, e-learning, aktualisasi di unit kerja serta pembelajaran klasikal. Pembelajaran tatap muka berlangsung pada 6–12 Oktober 2026 di BPSDM Provinsi Maluku dengan beban 62 jam pelatihan.
Roberd berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan Latsar untuk memperluas pengetahuan, membangun jejaring dan membentuk karakter sebagai aparatur yang profesional.
“Saudara adalah bagian dari masa depan birokrasi Pemerintah Kota Ambon. Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, berkarakter dan benar-benar hadir untuk melayani masyarakat,” pungkasnya. (Za)
