Pertemuan Bupati Halut dengan Forkopimcam Tobelo Barat, Fokus Bahas Karhutla - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 20 September 2026

Pertemuan Bupati Halut dengan Forkopimcam Tobelo Barat, Fokus Bahas Karhutla


Tobelo
, Globaltimurnn.com – Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., memimpin langsung pertemuan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tobelo Barat serta jajaran perangkat desa se-kecamatan setempat, guna membahas langkah-langkah penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih berlangsung di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Tobelo Barat, Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat. Sabtu, (19/09/2026). 

 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain: Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P.; Ketua Pengadilan Negeri Tobelo Tri Asnuri Herkutanto, S.H., M.H.; Wakapolres Halmahera Utara Kompol Saiful Egal, S.A.P., M.A.P.; Ketua DPRD Kabupaten Halut Christina Lesnussa; Sekretaris Daerah Kabupaten Halut Drs. E.J. Papilaya; Camat Tobelo Barat Herlianus L. Bally, S.H.; serta para kepala desa, sekretaris desa dan staf desa se-Kecamatan Tobelo Barat. 

 

Dalam penyampaiannya, Bupati Dr. Piet Hein Babua menyampaikan bahwa musim kemarau diprediksi masih berlangsung hingga Oktober 2026, dan hingga saat ini luas lahan yang terbakar di Kabupaten Halmahera Utara telah mencapai 509 hektare. Mengingat keterbatasan sarana prasarana, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karhutla tingkat desa sebagai garda terdepan dalam penanganan dini. “Kami akan segera menerbitkan surat edaran terkait status darurat kebakaran. Saya mengapresiasi seluruh upaya tim di lapangan, namun tetap utamakan keselamatan dan laporkan setiap kejadian sejak dini agar dapat segera ditangani,” ujar Bupati.

 

Sementara itu, Wakapolres Halmahera Utara Kompol Saiful Egal menegaskan bahwa pihaknya akan mulai menerapkan proses hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja, mengingat kebijakan imbauan dinilai sudah tidak efektif. “Saat ini tercatat ada 117 titik panas di wilayah Halmahera Utara yang tertangkap satelit, dan penanganan Karhutla ini menjadi prioritas nasional,” jelasnya.

 

Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar juga menyampaikan apresiasi atas sinergitas Babinsa, personel Polri dan perangkat desa di lapangan, serta mendukung penegakan hukum untuk memberikan efek jera. Ketua Pengadilan Negeri Tobelo Tri Asnuri Herkutanto turut menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung langkah preventif melalui koridor hukum.

 

Merespons kendala yang disampaikan para kepala desa terkait keterbatasan pasokan air, anggaran serta alat pemadam sederhana, Bupati Piet Hein Babua menginstruksikan pengerahan 3 unit mobil tangki air untuk disiagakan sebagai suplai air bagi Satgas Desa, serta akan mengupayakan Dana Tanggap Darurat dari Kementerian melalui BPBD guna menutupi kebutuhan anggaran penanganan bencana. (𝐆𝐈𝐎). 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT