Tobelo, Globaltimurnn.com – Umat Kristiani di Kabupaten Halmahera Utara menggelar kegiatan Ibadah Pergumulan Bersama dalam rangka menyikapi kondisi alam dan kemarau panjang yang melanda wilayah di Kabupaten Halmahera Utara. Kamis malam, 03 September 2026 di Gedung Graha Bethany, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.
Ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIH Jln. Kemakmuran, Dr. Pdt. Demianus Ice, M.Th. Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, M.TP., Ketua Sinode GMIH Jln. Pusat Pelayanan WKO Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., Kabag Ren Polres Halut AKP. Levina Latusinay, para pimpinan gereja, para Pendeta, pimpinan OPD, jemaat, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah dan doa pergumulan bersama yang dipimpin oleh para pimpinan gereja, dilanjutkan dengan laporan panitia, serta sambutan Sekda Halmahera Utara. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan salam hormat dari Bupati Halmahera Utara kepada seluruh hadirin. Ia menyatakan bahwa berkumpul dalam doa bersama adalah wujud syukur sekaligus permohonan kedamaian kepada Tuhan - kedamaian dengan sesama maupun dengan alam semesta.
Sekda menyampaikan data bahwa saat ini tercatat 37 titik kebakaran dengan luas lahan terbakar mencapai kurang lebih 250 hektare. Atas dasar itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pimpinan gereja dan gembala, untuk menyampaikan kepada jemaat bahwa pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab kita bersama.
“Mari kita bergandengan tangan, saling peduli, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran di lingkungan kita,” ujar Sekda.
Melalui doa dan usaha bersama, diharapkan Tuhan menurunkan hujan yang membawa berkat, keselamatan bagi masyarakat, serta memberikan kekuatan bagi seluruh petugas yang sedang berjuang menangani kebakaran di lapangan. (𝐆𝐈𝐎).
