Taniwel, Globaltimurnn.com - Tidak menunggu lama, tiba ambon dari Semarang, Gubernur Maluku yang di dampingi Bupati SBB turun lansung Tinjau Warga Patahuwe di pengungsian, tepatnya di Desa Taniwel, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat siang kemarin, sekitar pukul 11 : 00 Wit, bersama Wakil Bupati SBB, Sekda SBB, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov dan OPD lingkup Pemda SBB, Kapolres SBB serta Dandim SBB.
Tertangkap sejumlah kamera, dengan mencucurkan air mata hari melihat kondisi anak - anak korban kebakaran Patahuwe, Gubernur Maluku Dalam pesan-nya mengatakan" Pihaknya Akan bekerja sama pemerintah daerah Kabupaten SBB, guna membangun sarana prasarana bagi warga, teristimewa pendidikan bagi anak - anak, serta pastikan akan lebih cepat kembali ke Desa, pemerintah siap bangun semua rumah, dan pastikan kondisi akan kembali aman dan kondusif. Ujarnya
Gubernur menyampaikan banyak Terima kasih kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan bagi warga Patahuwe, Terima kasih kepada TNI, Sebutnya
Gubernur bangga melihat semua anak anak yang penuh dengan wajah wajah ceria, tidak lain dari itu gubernur berharap hubungan persaudaraan dan kerukunan orang basudara itu akan lebih baik, terus dijaga.
Dalam arahan singkatnya saat tatap muka dengan masyarakat Patahuwe, gubernur menyampaikan bahwa sebagai pemerintah akan tetap menunjukan sikap yang baik dengan hadir lansung serta memberikan sejumlah bantuan, termasuk pembangunan rumah.
Gubernur juga berharap agar semua masyarakat maupun pihak pihak lain agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi serta menjaga kondisi Kamtibmas tetap kondusif.
Pihaknya akan menegaskan sikapnya kepada aparatur penegak hukum untuk menindak setiap pelaku tindak pidana pembuat kejahatan agar segera ditindak sesuai hukum.
Terhadap kerusakan fisik rumah dan pastori, pihak pemerintah provinsi sudah bersepakat dengan pemerintah kabupaten guna membangun yang musnah, dan memperbaiki yang rusak. Jelasnya
Gubernur menyampaikan juga bahwa jauh lebih sulit bagi pemerintah membangun hubungan persaudaraan, hubungan sosial masyarakat baik keagamaan maupun masyarakat adat, sehingga gubernur memohon dukungan semua pihak teristimewa masyarakat agar bisa bersama pemerintah menjaga serta membangun kembali rasa persaudaraan.
Pesan terakhir gubernur Maluku agar masyarakat bisa menahan diri dan juga tidak mudah terprovokasi, tidak mudah terhasut, tetap jaga kebersamaan dan persaudaraan. Pungkasnya (Rdks)


