Ambon, Globaltimurnn.com — Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Pesan itu yang ditunjukkan Kodam XV/Pattimura dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., memantau langsung proses penyaluran bantuan tersebut secara virtual melalui video conference (vicon) dari Ruang Puskodalopsdam, Ambon, Senin (31/08/2026).
Bantuan yang dikirim dari Maluku tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas prajurit Kodam XV/Pattimura kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Beragam kebutuhan pokok disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban. Bantuan tersebut terdiri dari 2 ton beras, 880 dus air mineral, 860 dus biskuit, 30 dus pampers, 60 dus teh celup, 450 kilogram gula pasir, 500 paket perlengkapan mandi, 668 dus mie instan dan Pop Mie, 100 helai sarung, 300 helai handuk, 250 liter minyak goreng, 2 paket mainan anak-anak, 40 dus sabun cuci, serta 6 dus dan 2 lusin susu kaleng, ditambah donasi kemanusiaan lainnya.
Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi penanganan bencana dan disaksikan Kasdam XV/Pattimura bersama rombongan. Mereka disambut Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan BNPB Brigjen TNI Mochamad Arief Hidayat, S.Sos., M.M., Dandim 1612/Manggarai Letkol Arh. Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., serta masyarakat yang berada di posko pengungsian.
Usai diserahkan, bantuan tersebut akan didistribusikan ke dua lokasi posko penanganan bencana, yakni Posko Golo Cenggo, Reo, Kabupaten Manggarai, dan Posko Satar Pedut, Kabupaten Manggarai Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan bahwa bantuan yang dikirim bukan sekadar bantuan logistik, tetapi merupakan wujud empati seluruh prajurit terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Hari ini kita bersama-sama menyerahkan bantuan. Mudah-mudahan seluruh prosesnya berjalan lancar dan bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Seluruh prajurit Kodam XV/Pattimura turut prihatin dan berempati atas musibah yang terjadi. Semoga kondisi ini segera dapat diatasi dan masyarakat dapat kembali bangkit, ujar Dody.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB dan seluruh pihak yang terus bekerja di lapangan dalam menangani dampak bencana, termasuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada teman-teman BNPB yang telah bekerja maksimal, siang dan malam. Semoga bantuan yang diserahkan ini dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak dan benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Mochamad Arief Hidayat mengapresiasi dukungan Kodam XV/Pattimura kepada masyarakat Reo, Kabupaten Manggarai.
Ia berharap seluruh bantuan logistik tersebut dapat segera disalurkan kepada warga yang terdampak bencana.
Terima kasih atas dukungan dan bantuan yang luar biasa kepada masyarakat Reo, Kabupaten Manggarai. Semoga logistik ini dapat segera didistribusikan kepada warga terdampak,” ungkapnya.
Pangdam menegaskan, bantuan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan keikhlasan seluruh prajurit serta para komandan satuan yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.
Insyaallah, dengan keikhlasan seluruh prajurit dan para komandan satuan yang mendukung kegiatan ini, mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Manggarai,” pungkas Sang Jenderal Petarung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Asintel Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing, Aslog Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Gusti Nyoman Martayasa, serta Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Wahyu Widya Sasono.
Dari Maluku, bantuan itu membawa pesan yang lebih besar dari sekadar kebutuhan logistik. Ada kepedulian, empati dan semangat persaudaraan yang dikirim kepada saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi masa sulit.
Bagi Kodam XV/Pattimura, jarak bukan alasan untuk tidak hadir. Sebab dalam semangat pengabdian TNI, bersama rakyat bukan hanya semboyan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata. (Za)
