Apresiasi Kinerja, Lapas Piru Beri Penghargaan kepada Dua Pegawai Terbaik Triwulan III - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Jumat, 11 September 2026

Apresiasi Kinerja, Lapas Piru Beri Penghargaan kepada Dua Pegawai Terbaik Triwulan III


Piru
, Globaltimurnn.com — Upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru. Salah satunya melalui pemberian penghargaan kepada pegawai yang dinilai mampu menunjukkan kinerja dan dedikasi terbaik.


Penghargaan Triwulan III tersebut diberikan kepada dua pegawai dalam apel pagi yang berlangsung di Lapas Piru, Jumat (11/09/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono.


Dua pegawai yang menerima apresiasi yakni Fernando Leimena sebagai Pegawai Berprestasi dan Irfandi Ajis sebagai Pegawai Layanan Terbaik.


Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, tanggung jawab, dedikasi, serta kontribusi keduanya dalam menjalankan tugas selama periode Triwulan III.


Hery Kusbandono mengatakan, pemberian penghargaan tidak semata-mata menjadi bentuk apresiasi bagi pegawai yang terpilih. Lebih dari itu, reward diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.


Reward ini merupakan bentuk penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukkan. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi penerima maupun seluruh jajaran untuk terus memberikan kinerja terbaik dan menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas, ujar Hery.


Menurutnya, budaya apresiasi perlu terus dibangun di lingkungan kerja agar setiap pegawai memiliki dorongan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.


Hal senada disampaikan Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan, Syaiful Ohorella. Ia menilai penghargaan kepada pegawai berprestasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan kompetensi dan kedisiplinan.


Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi pegawai untuk meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Setiap kinerja positif tentu memiliki nilai dan kontribusi bagi kemajuan organisasi, ungkap Syaiful.


Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha, Hairun Rahila, menekankan bahwa penghargaan tersebut tidak boleh berhenti pada pencapaian personal.


Menurutnya, semangat dan nilai positif yang ditunjukkan penerima reward perlu ditularkan kepada pegawai lainnya sehingga tercipta budaya kerja yang saling mendorong dan mendukung.


Yang paling penting bukan hanya memperoleh penghargaan, tetapi bagaimana semangat untuk bekerja dengan baik dapat dipertahankan dan ditularkan kepada rekan kerja lainnya. Dengan begitu, peningkatan kinerja menjadi budaya bersama, bukan hanya pencapaian individu, tutur Hairun.


Bagi Irfandi Ajis, penghargaan sebagai Pegawai Layanan Terbaik menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas pelayanan.


Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus melakukan perbaikan.


“Saya berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan memberikan pelayanan yang terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab,” kata Irfandi.


Pemberian reward Triwulan III tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Piru dalam menciptakan lingkungan kerja yang memberikan ruang bagi pegawai untuk berkembang dan berprestasi.


Melalui apresiasi yang diberikan secara berkala, Lapas Piru berharap terbentuk iklim kerja yang kompetitif secara sehat, namun tetap mengedepankan kolaborasi, integritas, disiplin, dan semangat pelayanan.


Pada akhirnya, penghargaan tersebut bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan predikat terbaik, tetapi bagaimana capaian individu dapat menjadi energi positif bagi seluruh jajaran untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT