Tobelo, Globaltimurnn.com – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah se-Provinsi Maluku Utara resmi dibuka di Ballroom Lantai III Marahai Park Hotel, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo, Selasa (04/08/2026). Kegiatan mengusung tema: “Penguatan Sinergi Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Maluku Utara Bangkit, Tangguh, Aman, dan Berkelanjutan”.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, MTP. Hadir pula Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara Fehby Alting, S.IP., M.Si., Kepala BPBD Halmahera Utara Hentje Hetharia, unsur TNI dan Polri, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Papilaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran penanggulangan bencana yang hadir. “Bapak dan Ibu sekalian adalah pahlawan kemanusiaan. Tugas yang diemban bukan hanya melindungi harta benda, tetapi juga menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa wilayah ini rentan terhadap berbagai bencana—mulai dari gempa, letusan gunung api, angin puting beliung, banjir, hingga kebakaran—sehingga kesiapsiagaan dan kerja sama lintas unsur menjadi keharusan.
Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Fehby Alting menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan semata-mata tanggung jawab BPBD, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Setiap kebijakan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur dan kawasan ekonomi, harus memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana agar pembangunan berkelanjutan dan aman bagi masyarakat. (𝐆𝐈𝐎).
