Rutan Ambon Gandeng SMK Negeri 3 Bangun Ketel Penyulingan Minyak Cengkeh, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan - globaltimurnn.com

Minggu, 26 Juli 2026

Rutan Ambon Gandeng SMK Negeri 3 Bangun Ketel Penyulingan Minyak Cengkeh, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas program pembinaan bagi warga binaan. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan SMK Negeri 3 Ambon untuk membangun ketel penyulingan minyak cengkeh sebagai sarana pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal.


Koordinasi yang berlangsung di SMK Negeri 3 Ambon pada Senin (27/07/2026) tersebut menjadi awal dari sinergi antara Rutan Ambon dan dunia pendidikan vokasi dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, aplikatif, dan bernilai ekonomi bagi warga binaan.


Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis pembangunan ketel penyulingan, mulai dari desain, spesifikasi bahan, kapasitas produksi, hingga mekanisme pembuatannya. Fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai media pelatihan pengolahan minyak cengkeh sehingga warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.


Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Rutan Kelas IIA Ambon, Ode Ena, yang memimpin koordinasi tersebut mengatakan, pembangunan ketel penyulingan merupakan bagian dari upaya memperkuat program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada pengembangan keterampilan produktif.


"Koordinasi ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan. Kami mendiskusikan desain, spesifikasi, hingga proses pembuatannya agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dalam program pelatihan. Harapannya, warga binaan memperoleh keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat," ujar Ode Ena.


Sementara itu, perwakilan SMK Negeri 3 Ambon, Slamet Riyadi, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan institusi pendidikan vokasi merupakan langkah positif dalam menciptakan sarana pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


"Pada prinsipnya kami siap mendukung pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh ini. Dengan kompetensi yang dimiliki SMK Negeri 3 Ambon, kami akan membantu mulai dari perencanaan teknis hingga proses pembuatannya agar hasilnya optimal dan memberikan manfaat bagi program pembinaan warga binaan. Kami juga berharap kerja sama ini dapat terus berkembang pada berbagai program produktif lainnya," katanya.


Selain membahas pembangunan ketel penyulingan, pertemuan tersebut juga membuka peluang kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan berbagai program pembinaan berbasis keterampilan. Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan inovasi pembinaan yang selaras dengan potensi unggulan daerah sekaligus meningkatkan kompetensi warga binaan.


Pelaksana Tugas Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas penyulingan minyak cengkeh merupakan wujud komitmen Rutan Ambon dalam menghadirkan pembinaan yang lebih produktif dan berkelanjutan.


"Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Melalui kerja sama dengan SMK Negeri 3 Ambon, kami berharap pembangunan ketel penyulingan ini segera terealisasi sehingga menjadi sarana belajar yang efektif sekaligus membuka peluang usaha bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat," ungkap Jefry.


Ia menambahkan, pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan modern yang berorientasi pada pemberdayaan. Dengan memanfaatkan komoditas unggulan Maluku seperti cengkeh, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman praktis dalam mengolah hasil perkebunan menjadi produk bernilai tambah, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memperbesar peluang untuk berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat.


Melalui kolaborasi bersama SMK Negeri 3 Ambon, Rutan Kelas IIA Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pembinaan yang adaptif, profesional, dan berdampak nyata, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin produktif dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT