Masa Depan Anak Adalah Tanggung Jawab Bersama, Pemkot Dukung Penuh Gerakan Delen Met Jullie - globaltimurnn.com

Sabtu, 25 Juli 2026

Masa Depan Anak Adalah Tanggung Jawab Bersama, Pemkot Dukung Penuh Gerakan Delen Met Jullie


Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak melalui pendidikan, perlindungan, dan pengembangan potensi generasi muda. Komitmen tersebut disampaikan dalam pembukaan kegiatan "Berbagi deng Ale Dong" yang digelar Komunitas Delen Met Jullie dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Sabtu (25/07/2026).


Kegiatan bertema "Mari Katong Menyaksikan Anak-Anak Berkumpul Par Balajar Bahasa Belanda Lewat Puisi, Lagu deng Gerak" itu secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Ambon, Roberd Sapulette, ST., MT., yang hadir mewakili Wali Kota Ambon.


Dalam sambutan tertulis Wali Kota Ambon yang dibacakannya, ditegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, bermain, berkarya, serta berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.


Menurut Wali Kota, peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak-hak anak, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.


"Pemerintah Kota Ambon terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter, perlindungan anak, serta penyediaan ruang-ruang kreatif agar setiap anak dapat mengembangkan potensi dan bakat yang dimilikinya," demikian isi sambutan Wali Kota.


Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Komunitas Delen Met Jullie yang secara konsisten menghadirkan program edukatif bagi anak-anak. Menurutnya, metode pembelajaran Bahasa Belanda melalui puisi, lagu, dan gerak merupakan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan kemampuan berbahasa, menumbuhkan kreativitas, sekaligus membangun rasa percaya diri anak.


Ia menilai keterlibatan komunitas dalam dunia pendidikan menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi semua pihak.


"Keberhasilan mencetak generasi yang berkualitas tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Orang tua, sekolah, komunitas, dan seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendampingi tumbuh kembang anak," ujarnya.


Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk terus menciptakan lingkungan yang ramah anak dengan memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan mengekspresikan diri secara positif.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memperluas wawasan, membangun persahabatan, serta semakin termotivasi mengembangkan kemampuan yang dimiliki.


Di akhir sambutannya, Pemerintah Kota Ambon menyampaikan penghargaan kepada Komunitas Delen Met Jullie atas dedikasi dan kepeduliannya dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui kegiatan-kegiatan edukatif yang inovatif.


"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak melibatkan berbagai pihak, sehingga semakin banyak anak-anak Kota Ambon yang mendapatkan kesempatan belajar, berkarya, dan berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta siap menghadapi masa depan," tutup sambutan Wali Kota yang dibacakan Sekda Roberd Sapulette. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT