Damkar Ambon Jadi "Ayah Pengganti", Hadirkan Kepedulian untuk Anak-Anak di Hari Pertama Sekolah - globaltimurnn.com

Jumat, 10 Juli 2026

Damkar Ambon Jadi "Ayah Pengganti", Hadirkan Kepedulian untuk Anak-Anak di Hari Pertama Sekolah


Ambon
, Globaltimurnn.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon tak hanya dikenal sebagai garda terdepan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan. Kini, institusi tersebut juga mengambil peran sosial melalui Gerakan Ayah Pengganti, sebuah program yang bertujuan menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan bagi anak-anak yang kehilangan figur ayah.


Program tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, BKKBN Kota Ambon, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, serta didukung oleh Dinas Pendidikan dan sejumlah sekolah di Kota Ambon.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, AP., M.Si, mengatakan Gerakan Ayah Pengganti lahir dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah, baik karena telah meninggal dunia maupun karena harus berpisah dalam waktu lama akibat pekerjaan.


"Masih ada anak-anak yang tidak merasakan perhatian dan kasih sayang seorang ayah. Ada yang kehilangan ayahnya, ada pula yang ayahnya bekerja di luar daerah, seperti menjadi awak kapal, sehingga jarang bertemu dengan keluarga. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang lahirnya Gerakan Ayah Pengganti," ujar Alfredo di Ambon, Jumat (10/07/2026).


Ia menjelaskan, melalui program tersebut para personel Damkar akan menjadi figur pendamping yang memberikan motivasi, perhatian, serta dukungan moral kepada anak-anak agar tetap memiliki semangat dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari.


Alfredo mengaku bangga karena Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon dipercaya menjadi bagian dari program yang dinilai memiliki nilai kemanusiaan tinggi.


"Ini merupakan kehormatan bagi kami. Tugas kami bukan hanya melindungi masyarakat saat terjadi kebakaran atau keadaan darurat, tetapi juga hadir memberikan kepedulian kepada anak-anak yang membutuhkan sosok penyemangat dalam hidup mereka," katanya.


Sebagai langkah awal pelaksanaan program, pada Senin, 13 Juli 2026, yang merupakan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, personel Damkar Kota Ambon akan menjemput sekitar 30 anak untuk diantar ke sekolah masing-masing.


Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang membangun rasa percaya diri sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam memulai aktivitas belajar.


Menurut Alfredo, Gerakan Ayah Pengganti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kolaborasi antarinstansi dalam memperkuat perlindungan dan pendampingan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.


"Paling penting dari program ini adalah memastikan bahwa anak-anak merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak kehilangan semangat untuk meraih cita-cita mereka. Kehadiran kami diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus memberi rasa aman bagi mereka," ungkapnya.


Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap Gerakan Ayah Pengganti dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT