Tokoh Muda SBB Minta Kapolres Jangan Bungkam, Tangkap Aktor Penggagas Pesta Tak Berijin, Tangkap Aktor Pengrusakan Pospol Dan Pembakaran Kedai Anggota Polisi - globaltimurnn.com

Kamis, 04 Juni 2026

Tokoh Muda SBB Minta Kapolres Jangan Bungkam, Tangkap Aktor Penggagas Pesta Tak Berijin, Tangkap Aktor Pengrusakan Pospol Dan Pembakaran Kedai Anggota Polisi

Foto : Tokoh Muda SBB Minta Kapolres Jangan Bungkam, Tangkap Aktor Penggagas Pesta Tak Berijin, Tangkap Aktor Pengrusakan Pospol Dan Pembakaran Kedai Anggota Polisi

SBB
, Globaltimurnn.com - Muhammad Andi Bali, S.H., mendesak Polres Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) agar segera melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik insiden penyerangan dan perusakan Pos Polisi Subsektor Lala serta pembakaran sebuah kedai milik anggota Bhabinkamtibmas.


Pernyataan tersebut disampaikan Andi Bali saat berada di depan Mapolres SBB pada Kamis, 4 Juni 2026. 


Menurutnya, peristiwa yang menimpa fasilitas negara dan aset milik anggota kepolisian tersebut diduga tidak terjadi secara spontan, melainkan atas perintah dari pihak tertentu.


"Kami telah bersepakat untuk melakukan aksi besar-besaran di depan Kantor Polres SBB apabila aparat kepolisian tidak bekerja keras dan bergerak cepat untuk mengusut serta menangkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut," tegas Andi Bali.


Ia mengaku telah menerima informasi dari sejumlah saksi yang mengarah kepada beberapa orang yang diduga memberikan perintah saat kejadian berlangsung.


Di tempat yang sama, Aldi Jepang menyatakan bahwa tidak semua warga dan pemuda Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, memiliki karakter yang kejam sebagaimana tergambar dalam peristiwa tersebut.


"Saya sangat terkejut ketika mendengar Pos Polisi ikut diserang hingga mengalami kerusakan, bahkan kedai milik anggota kepolisian juga terbakar. Selama ini saya melihat masyarakat dan pemuda Dusun Tanah Goyang tidak sekejam itu," ujarnya.


Aldi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aksi tersebut diduga terjadi setelah adanya perintah dan komando dari beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.


 Menurutnya, para saksi menyebut adanya instruksi untuk menyerang, merusak, dan membakar yang kemudian memicu tindakan massa.


Namun demikian, Aldi menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan keterangan para saksi yang perlu dibuktikan lebih lanjut melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh pihak kepolisian.


"Dari keterangan para saksi itulah saya memahami mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi. Saya yakin tidak semua warga Dusun Tanah Goyang memiliki watak seperti itu. Hanya ada beberapa orang yang selama ini dikenal sering membuat masalah dan berada dalam lingkaran kelompok tertentu," katanya.


Aldi juga menyatakan keyakinannya bahwa aparat kepolisian yang telah lama bertugas di wilayah tersebut memahami karakter masyarakat setempat dan mengetahui pihak-pihak yang selama ini diduga kerap menjadi pemicu berbagai persoalan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Andi Bali kembali menegaskan permintaannya kepada Polres SBB agar segera mengambil langkah tegas dan cepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.


"Saya meminta kepada Polres Kabupaten Seram Bagian Barat agar segera mengusut tuntas dan menangkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik kejadian ini. Akibat peristiwa tersebut, kondisi di Dusun Tanah Goyang saat ini terlihat tegang dan masyarakat semakin resah," ujarnya.


Menurut Andi Bali, penegakan hukum yang cepat dan tegas akan membantu memulihkan situasi keamanan dan ketertiban di Dusun Tanah Goyang.


"Saya yakin apabila pihak kepolisian mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, maka kondisi di Dusun Tanah Goyang akan kembali normal dan masyarakat dapat menjalani aktivitasnya dengan aman dan tenang," tutup Andi Bali.

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT