
Foto : Rutan Ambon Perkuat Sistem Keamanan, Tambah CCTV untuk Maksimalkan Deteksi Dini dan Pengawasan 24 Jam
Ambon, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keamanan dan ketertiban melalui peningkatan sistem pengawasan berbasis teknologi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penambahan empat unit kamera pengawas (CCTV) baru di sejumlah titik strategis, sehingga total CCTV yang beroperasi di lingkungan rutan kini mencapai 14 unit.
Peningkatan sarana pengamanan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemantauan serta mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dengan cakupan pengawasan yang semakin luas, petugas dapat memantau seluruh aktivitas di dalam rutan secara lebih optimal, cepat, dan responsif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi pengawasan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman, tertib, dan profesional.
Penambahan CCTV ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperkuat deteksi dini dan meningkatkan efektivitas pengawasan di lingkungan rutan. Dengan dukungan teknologi yang memadai, kami berharap potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir sehingga pelaksanaan tugas pengamanan berjalan lebih optimal, ujar Jefry, Selasa (09/06/2026).
Senada dengan itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IIA Ambon, Rifky, menjelaskan bahwa perluasan jaringan CCTV menjadi langkah strategis dalam mendukung tugas pengamanan yang berlangsung selama 24 jam.
Menurutnya, kamera pengawas yang ditempatkan pada sejumlah area dengan tingkat aktivitas tinggi akan membantu petugas melakukan pemantauan secara menyeluruh, sekaligus mempercepat pengambilan keputusan ketika ditemukan situasi yang membutuhkan penanganan segera.
CCTV merupakan sarana pendukung yang sangat vital dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Dengan bertambahnya titik pengawasan, petugas dapat memantau kondisi lingkungan rutan secara lebih maksimal, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta mengambil langkah cepat apabila terjadi situasi yang memerlukan penanganan, jelas Rifky.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi pengawasan tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas kinerja petugas agar lebih efektif, akuntabel, dan profesional.
Empat unit CCTV tambahan tersebut dipasang di beberapa lokasi strategis yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih intensif. Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, rekaman CCTV juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan tugas serta membantu proses penelusuran apabila terjadi insiden di dalam lingkungan rutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Ambon dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang modern, profesional, dan berorientasi pada penguatan keamanan serta ketertiban. Dengan sistem pengawasan yang semakin terintegrasi, diharapkan seluruh aktivitas di lingkungan rutan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan terkendali.
Melalui penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi, Rutan Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (Za)

