Ambon, globaltimurnn.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung perkembangan olahraga elektronik (esports) di kalangan generasi muda, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolresta Cup 2026 yang diikuti oleh 35 tim dari berbagai wilayah di Kota Ambon dan sekitarnya.
Turnamen yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tersebut diikuti para peserta berusia 16 hingga 22 tahun, yang merupakan bibit-bibit muda berbakat di dunia esports. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka melalui kompetisi yang sehat, sportif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, KOMPOL Androyuan Elim, S.I.K., M.H., yang hadir mewakili Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Dalam sambutannya, Kasat Reskrim menyampaikan bahwa Polri mendukung perkembangan esports sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda agar mampu berkompetisi secara positif, kreatif, dan menjauhi berbagai aktivitas negatif.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun sportivitas, memperluas persahabatan, serta mempersiapkan atlet-atlet esports Maluku agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sebanyak 35 tim akan bersaing memperebutkan gelar juara Kapolresta Cup 2026. Nantinya, juara I, II, dan III akan mewakili Polresta Ambon pada Kapolda Maluku Cup, menghadapi para juara dari seluruh Polres jajaran Polda Maluku. Tim terbaik pada tingkat provinsi selanjutnya akan melaju ke Kapolri Cup, sebagai ajang kompetisi esports tingkat nasional antarperwakilan kepolisian dari seluruh Indonesia.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Polresta Ambon berharap mampu melahirkan atlet-atlet esports muda yang tidak hanya memiliki kemampuan bermain yang baik, tetapi juga berkarakter, disiplin, serta mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan generasi muda melalui pendekatan yang lebih dekat dengan perkembangan teknologi dan dunia digital. Diharapkan esports dapat menjadi media pembinaan yang positif sehingga para pemuda dapat memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang produktif, kompetitif, dan berprestasi. (Rdks)






