
Foto : Lampu padam akibat adanya tiang bendera yang menjelang ke kabel, serta adanya hewan pada gardu maupun kabel
Kairatu, Globaltimurnn.com - Setelah ramai di ruang - ruang publik, pembicaraan dari berbagai kalangan masyarakat Seram Bagian Barat, terkait padam-nya lampu listrik setiap hari hingga muncul di pemberitaan sejumlah media, pihak ULP PLN Kairatu angkat bicara.
Menurut salah satu staf ULP PLN Kairatu yang di hubungi Husain Talaohu saat dihubungi via pesan whatsaap oleh awak media, dirinya menyampaikan bahwa" Salah satu alasan terjadinya pemadaman adalah seperti yang terjadi gangguan listrik pada pukul 00.01 WIT. hari Sabtu, 13 Juni 2026.
Dikatakan-nya" Penyebab gangguan Terdapat bambu/umbul-umbul yang mengenai kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM) di lokasi Desa Hatusua, sehingga menyebabkan padam pada jalur yang melayani wilayah Kairatu, Waisarisa, Rumahkay. Ungkapnya
Pasalnya" Saat ini petugas teknik ULP Kairatu sudah berada di lokasi, Selain melakukan perbaikan, kami juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang memasang umbul-umbul agar memasangnya jauh dari jaringan listrik demi keamanan bersama.
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, bahkan menyampaikan Terima kasih atas pengertian dan kesabarannya masyarakat. Ucapnya
Selain itu dikatakan-nya" Lampu sering padam karena gangguan aliran listrik yang mana sering terjadi ada hewan yang masuk pada gardu maupun pada kabel listrik seperti ular dan burung. Sebutnya
Pelayanan PLN tetap selalu maksimal, gangguan yang terjadi merupakan hal yang tidak diduga, namun kejadian mendadak akibat alam maupun hewan yang sering terjadi, namun upaya PLN akan terus memaksimalkan pelayanan dengan terus berikan perhatian terhadap setiap hal yang sering terjadi, dan terus berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Jelasnya
Ditambahkan-nya" Untuk diketahui masyarakat dan pihak media masa, bahwa terjadinya pemadaman bukan karena kehabisan BBM atau yang di tuduhkan ada dugaan penyalahgunaan BBM sehingga terjadi pemadaman, hal tersebut tidaklah benar. Pungkasnya (Rdks)

