Pembinaan Kemandirian di Rutan Ambon Berjalan Optimal, Budidaya Terong Tunjukkan Hasil Positif - globaltimurnn.com

Jumat, 19 Juni 2026

Pembinaan Kemandirian di Rutan Ambon Berjalan Optimal, Budidaya Terong Tunjukkan Hasil Positif


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan budidaya tanaman terong yang dikembangkan di area lahan tanam (brandgang) rutan. Program ini menjadi salah satu sarana pembinaan produktif yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia secara maksimal. Sabtu (20/06/2026).


Saat ini, tanaman terong yang dikelola warga binaan menunjukkan pertumbuhan yang baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perawatan rutin yang dilakukan setiap hari, mulai dari penyiraman, penyiangan gulma, hingga pemupukan yang dilakukan secara teratur di bawah pengawasan petugas.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, mengatakan bahwa kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan karakter warga binaan.


“Budidaya tanaman terong ini menjadi media pembelajaran yang efektif bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan bercocok tanam. Selain menghasilkan produk pertanian, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kerja yang positif sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Jefry.


Menurutnya, pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan karena memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan produktivitas selama menjalani masa pidana.


Sementara itu, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menjelaskan bahwa perkembangan tanaman terus dipantau secara berkala oleh petugas bersama kelompok tani warga binaan. Pendampingan dilakukan sejak tahap penanaman hingga menjelang masa panen agar warga binaan memahami seluruh proses budidaya secara menyeluruh.


“Kami berupaya memberikan pembelajaran yang aplikatif kepada warga binaan, mulai dari teknik penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen. Dengan demikian, mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha maupun sumber penghasilan setelah kembali ke lingkungan masyarakat,” jelasnya.


Salah seorang warga binaan yang tergabung dalam kelompok tani, berinisial J.S, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Ia menilai program budidaya terong memberikan manfaat positif sekaligus menjadi aktivitas yang produktif selama menjalani masa pembinaan.


“Melalui kegiatan ini saya belajar bagaimana cara menanam dan merawat tanaman dengan benar. Kami bekerja bersama-sama setiap hari dan merasa bangga melihat tanaman tumbuh dengan baik. Pengetahuan yang diperoleh tentu akan sangat berguna bagi kami setelah bebas nanti,” ungkapnya.


Melalui program budidaya tanaman terong ini, Rutan Kelas IIA Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan sehingga mampu menciptakan pribadi yang lebih terampil, produktif, dan siap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.


Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata komitmen Rutan Ambon dalam mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan serta mendukung semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat” melalui berbagai program pemberdayaan yang berdampak positif bagi warga binaan. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT