Ambon, Globaltimurnn.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan dan pembekalan empat Taruna dan Taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Tingkat II Angkatan 59 sebelum menjalani Orientasi Lapangan (Orlap) di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Maluku, Kamis (18/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, didampingi Kepala Bagian Umum, Sarwono, serta jajaran pejabat struktural.
Orientasi lapangan menjadi tahapan penting bagi para taruna untuk mengenal secara langsung dunia kerja pemasyarakatan, sekaligus mengimplementasikan teori yang diperoleh selama masa pendidikan ke dalam praktik nyata di lapangan.
Dalam arahannya, Ricky Dwi Biantoro menekankan pentingnya membangun integritas, profesionalisme, dan semangat belajar selama menjalani orientasi lapangan.
"Orientasi lapangan bukan sekadar menjalankan program pendidikan, tetapi menjadi kesempatan emas untuk memahami secara langsung tugas dan fungsi pemasyarakatan. Serap ilmu sebanyak mungkin dari para petugas yang telah berpengalaman dan jadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk menjadi insan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab," tegas Ricky.
Menurutnya, tantangan pemasyarakatan saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kuat serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Senada dengan itu, Kepala Bagian Umum Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, mengingatkan para taruna dan taruni untuk menjaga kedisiplinan, etika, serta sikap selama berada di lingkungan kerja pemasyarakatan.
"Kompetensi akademik yang baik harus dibarengi dengan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai pemasyarakatan. Jaga nama baik institusi, tunjukkan sikap yang santun, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja," pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Zulkifli Bintang, memberikan penguatan terkait pentingnya memahami proses pelayanan dan pembinaan yang menjadi inti dari sistem pemasyarakatan modern.
Ia berharap para peserta orientasi dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari secara langsung berbagai aspek pelaksanaan tugas pemasyarakatan, mulai dari pembinaan warga binaan hingga pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Salah satu Taruna Poltekip Angkatan 59, Yusran, mengaku antusias mengikuti orientasi lapangan yang akan dijalani. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memahami realitas tugas pemasyarakatan secara langsung.
"Kami sangat bersyukur mendapatkan arahan dan pembekalan dari pimpinan Kanwil Ditjenpas Maluku. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan integritas agar siap menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan di masa depan," ungkapnya.
Melalui orientasi lapangan ini, Kanwil Ditjenpas Maluku berharap para taruna dan taruni Poltekip Angkatan 59 mampu mengembangkan kapasitas diri, memperkuat karakter, serta meningkatkan kesiapan mereka sebagai generasi penerus pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan. (Za)

