Wujud Nyata Program Bupati SBB Asri Arman Dusun Kawatu Menuai Asa AGROMARIN DI SBB - globaltimurnn.com

Minggu, 03 Mei 2026

Wujud Nyata Program Bupati SBB Asri Arman Dusun Kawatu Menuai Asa AGROMARIN DI SBB

Foto : Wujud Nyata Program Bupati SBB Asri Arman Dusun Kawatu Menuai Asa AGROMARIN DI SBB

Kawatu
, Globaltimurnn.com - Di tengah hamparan lahan tidur yang bertahun-tahun dibiarkan sunyi, Desa Kawatu kini menjadi saksi bisu lahirnya gerakan agro-revolusi. 


Kelompok tani Mailupu tidak sekadar menanam jagung mereka menanam keberanian, menghidupkan kembali denyut nadi pertanian yang sempat terabaikan. 


Inisiatif ini diprakarsai oleh dua sosok visioner, Bapak Baim Tuharea, mantan Kepala Dinas Pertanian SBB yang tak pernah padam idenya, dan Bapak Mansur Tuharea dari komunitas penggerak SBB sektor agro, Mereka menyulap lahan kosong yang terbengkalai menjadi kanvas hijau penuh prospek.


Apa yang terjadi di Kawatu bukan sekadar aksi tanam-menanam. Ini adalah prototipe nyata dari visi besar Bupati SBB, Asri Arman, melalui program Agromarin yang menjalin sinergi antara pertanian (agro) dan kemaritiman (marin) yang selama ini hanya wacana. 


Dengan pendampingan teknis dari para PPL handal terbaik di Kabupaten SBB Bapak Jemy Laitenu, Bapak Harold Latuperissa, dan Bapak John Lekatompessy, kelompok tani Mailupu membuktikan bahwa lahan tidur bukan kutukan, melainkan berkah yang menunggu tangan-tangan kreatif.


Di bawah komando lapangan yang solid dari Ketua Kelompok Bapak Naftali Rumahasal, serta para penggerak seperti Bapak Otniel Akollo dan Bapak Boby Niak, mereka tidak hanya mengejar hasil panen. 


Mereka membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh, Jagung yang ditanam bukan sekadar komoditas ia adalah simbol kemandirian, mata rantai pangan lokal, dan bibit bagi industri pakan ternak yang selama ini masih impor.


Program Agromarin akan gagal jika hanya jargon, Keberhasilan di Kawatu harus menjadi evaluasi bagi desa-desa lain, Mengapa masih banyak lahan tidur? Karena kurangnya inisiatif kolektif seperti Mailupu, Karena lemahnya intervensi PPL yang merata. 


Karena masih adanya birokrasi yang lamban merespon potensi lokal, Tapi inisiatif Bupati Asri Arman mengajarkan satu hal, pemimpin sejati tidak menunggu perintah, ia memulai aksi.


Prospeknya luar biasa, Lahan tidur di SBB luasnya ribuan hektar, Jika setiap desa memiliki Mailupu sendiri, maka SBB bukan hanya swasembada jagung, tetapi bisa menjadi lumbung pangan Maluku. Program Agromarin akan terwujud ketika sektor pertanian dan perikanan saling menguatkan, inilah ekonomi sirkular yang sesungguhnya.


Kelompok tani Mailupu telah membuka jalan, Mereka menunjukkan bahwa visi misi bupati adalah peta hidup yang digerakkan oleh masyarakat. 


Bupati Asri Arman telah membuktikan desa Kawatu sebagai sekolah lapang, menginspirasi desa-desa lain, dan memastikan bahwa setiap lahan tidur di SBB berubah menjadi ladang harapan, Karena masa depan agromarin tidak dibangun di balik meja rapat, melainkan di atas tanah yang digarap dengan keringat dan keyakinan.


Dari desa Kawatu, kita belajar jangan biarkan lahan tidur, karena di dalamnya tersimpan mimpi yang menunggu untuk bertunas. (Rdks)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT