Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar Meriah di Halmahera Utara, Usung Tema "Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia" - globaltimurnn.com

Minggu, 31 Mei 2026

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar Meriah di Halmahera Utara, Usung Tema "Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia"

Foto : Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar Meriah di Halmahera Utara, Usung Tema "Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia"

TOBELO
, Globaltimurnn.com - Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 secara khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Senin (1/6/2026), mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 

Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, peran Perwira Upacara diemban oleh Pasi Ops Kodim 1508/Tobelo, Kapten Inf. Herry Susanto, dan Komandan Upacara adalah Danramil 1508-02/Galela, Kapten Inf. Suharno.

 

Upacara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi daerah dan unsur pimpinan instansi vertikal, antara lain Wakil Bupati Halut Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Pd.,M.Pd, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu SH.,S.I.K, perwakilan Kejari Halut Leonardus Lakdewa, SH, perwakilan PN Tobelo Hakim Brian Sairado Purba, SH.,MH, serta perwakilan Dandim 1508/Tobelo Mayor Arh Muhammad Ali. Turut hadir pula Sekda Halut Drs. E.J Papilaya, MTP, Danki I Yon A Pelopor Satbrimob Polda Malut Iptu Bernard A. Lamau, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, para perwira TNI-Polri, pimpinan OPD, Camat, serta para ASN Pemerintah Daerah Halmahera Utara.

 

Pasukan upacara terdiri dari gabungan berbagai elemen, mulai dari personil Kodim 1508/Tobelo, Kompi Senapan C Yonif 732/Banau, Satbrimob Polda Malut, Polres Halut, Satpol-PP, ASN Pemda, hingga gabungan siswa SMA Negeri 1 Halut dan SMP Negeri 1 Halut, serta Purna Paskibraka Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Utara. 


Dalam amanat Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, disampaikan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", pemerintah menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan Indonesia sekaligus menjadi kontribusi bangsa dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pemersatu bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik, Pancasila dinilai tetap menjadi landasan moral yang mampu menjaga stabilitas, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Selain itu, Indonesia disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dan perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah, mufakat, serta semangat kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila menjadi dasar bagi peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional, termasuk melalui kontribusi pasukan perdamaian dan berbagai upaya penyelesaian konflik di tingkat regional maupun global.


Pemerintah juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Para menteri dan kepala daerah diminta memastikan setiap kebijakan publik berorientasi pada keadilan sosial, kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat persatuan bangsa dengan menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keharmonisan nasional.


Menutup amanatnya, pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memperkokoh komitmen kebangsaan serta menjaga nilai-nilai religiusitas, kemanusiaan, dan persatuan. Dengan semangat tersebut, Pancasila diyakini akan terus hidup dan menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan bangsa yang maju, adil, dan damai. (𝐆𝐈𝐎).

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT