
Foto : Raja Laha Soroti Efek Ganda Audisi LASQI 2026, Bangun Prestasi Generasi Muda, Hidupkan UMKM Negeri
Ambon, Globaltimurnn.com – Pelaksanaan Audisi Generasi Muda LASQI 2026 tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala di Negeri Laha tidak hanya menjadi panggung bagi lahirnya bibit-bibit muda berbakat, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat, Sabtu (30/05/2026).
Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Negeri Laha sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026 tersebut. Menurutnya, kehadiran ratusan peserta, pendamping, panitia, dan pengunjung dari berbagai wilayah menjadikan audisi LASQI sebagai kegiatan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan perlombaan atau seleksi peserta. Ada manfaat besar yang dirasakan masyarakat, baik dalam pembinaan generasi muda maupun dalam pergerakan ekonomi warga,” ujar Mewar saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia menilai LASQI telah membuka ruang yang sangat positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menyalurkan potensi mereka dalam bidang seni budaya Islam. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diberikan kesempatan untuk tampil, belajar, dan berkompetisi secara sehat.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan melalui LASQI menjadi investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa nama baik daerah di masa mendatang.
“Semakin banyak ruang yang diberikan kepada generasi muda untuk berkembang, maka semakin besar peluang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu berprestasi dan menjadi kebanggaan daerah,” katanya.
Mewar menegaskan bahwa Pemerintah Negeri Laha siap memberikan dukungan kepada peserta yang nantinya berhasil lolos ke tingkat selanjutnya. Dukungan tersebut dinilai penting agar para peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik ketika mewakili daerah pada tingkat kota maupun provinsi.
Selain aspek pembinaan, ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan audisi turut memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Negeri Laha. Aktivitas masyarakat meningkat seiring ramainya peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Kota Ambon.
Para pelaku UMKM, pemilik kios, hingga pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi kegiatan disebut ikut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama pelaksanaan audisi berlangsung.
“Perputaran ekonomi terlihat cukup baik. Kehadiran peserta dan keluarga mereka memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan-kegiatan berskala kota maupun kecamatan yang diselenggarakan di desa atau negeri-negeri perlu terus diperbanyak karena mampu menciptakan efek berganda yang menguntungkan masyarakat.
Di satu sisi, kegiatan tersebut menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia, sementara di sisi lain mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan jasa masyarakat.
Karena itu, Mewar berharap LASQI terus hadir sebagai program pembinaan yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak generasi muda di Kota Ambon.
“LASQI memberikan manfaat yang sangat luas. Bukan hanya melahirkan generasi muda yang berbakat dan berkarakter, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Audisi Generasi Muda LASQI 2026 tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala sendiri diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah sebagai bagian dari proses seleksi menuju kompetisi tingkat Kota Ambon. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak, serta siap menjadi duta daerah dalam berbagai event seni budaya Islam di tingkat yang lebih tinggi. (Za)
